
Bruuukkk
Liora terpental saat sebuah mobil menabrak dirinyaa.
aaaiiissshhh bokongku ...
gumam Liora sambil mengusap-usap bokongnya yang mencium aspal jalan .
Liora berjalan ke arah mobil yang menabraknya itu
setelah sampai Liora langsung menggedor kaca pintu mobil tersebut
duuggg
duuggg
duuuggg
( anggap aja suara gedoran kaca mobil ea 😁😁 )
" woi keluar lo , bisa nyetir gak sih ?? lo buta ya masa ada orang segede gini masi lo tabrak juga , apa jangan-jangan ini mobil hasil curian ea makannya lo bawanya ugal-ugalan "
cerocos Liora bak mobil yang remnya blong sambil menggedor-gedor kaca pintu mobil.
tak berselang lama seseorang keluar dari dalam mobil ,,,,
" omg ada pangeran turun dari kayangan "
gumam liora
"sorry , gw gak sengaja lagian loe kaya hantu tiba-tiba nongol di tengah jalan "
ucap seseorang yang keluar dari dalam mobil , seorang pemuda dengan kulit putih tubuh tinggi tegap dan pastinya dengan wajah yang lumayan tampan menurut Liora .
Liora masih terpaku menyaksikan ketampanan makhluk ciptaan Tuhan itu , tanpa ia sadari telapak tangannya terluka dan mengeluarkan darah segar akibat dia terjatuh tadi .
" hey nona apa kau baik-baik saja "
tegur si pemuda kepada Liora sambil mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Liora .
sedangkan yang di tegur masih asyik dalam pikirannya sendiri dan tiba-tiba
__ADS_1
Bruukkk...
Liora tumbang dengan darah segar yang masih mengalir di kedua telapak tangan Liora .
si pemuda yang tak lain bernama Arthur itu langsung mengangkat tubuh Liora dan membawanya kedalam mobil.
3 hari kemudian...
di sebuah kamar terlihat seorang wanita sedang terbaring dengan jarum cairan inpus menempel di tangannya ,,,
wanita itu tak lain adalah Liora , sudah 3 hari Liora tak sadarkan diri dan sekarang dia sedang berada di sebuah kamar rumah milik Arthur .
saat Liora pingsan Arthur langsung membawanya ke Rumah yang ia tempati .
Arthur adalah seorang dokter umum di sebuah Rumah sakit swasta di kota Bogor
di rumah itu Arthur tidak tinggal sendiri , dia tinggal bersama kedua saudaranya .
di hari ke 4 Liora mulai sadar dan membuka matanya , Liora berusaha mengumpulkan kesadarannya saat sudah terkumpul Liora mengedarkan pandangannya .
Di lihatnya kamar yang lumayan besar dengan dinding berwarna abu-abu , kemudian Liora beranjak dari tempat tidur , saat akan berjalan Liora merasakan perih di tangannya ,
di lihatnya jarum inpus masih menancap di tangannya , dengan pelan Liora pun melepas jarum itu .
saat tengah asyik melihat-lihat tiba-tiba seseorang masuk , seorang wanita muda dengan pakaian seperti pelayan , wanita itupun langsung menyapa Liora.
"nona anda sudah sadar , bagai mana keadaan nona sekarang apa ada yang sakit ?"
tanya si pelayan yang bernama Ami itu kepada Liora
" aku tak apa-apa , oh ia sebenarnya aku kenapa dan ini Rumah siapa " ( Liora )
" nona tak sadarkan diri selama 4 hari setelah tuan muda kedua tidak sengaja menabrak nona , dan sekarang nona sedang berada di Rumah majikan saya " (Ami)
" majikan " (Liora)
" iya nona saya pelayan yang di tugaskan merawat dan menemani nona selama di rumah ini , maaf kalau saya boleh tau siapa nama nona ??, maaf jika saya lancang " (Ami)
" tak apa , namaku Liora... eh maksudku Reva kau bisa memanggilku Rere jangan panggil aku nona karna aku bukan nona mu " (Liora)
aku tidak boleh menggunakan nama Liora , ya mulai sekarang namaku Reva
__ADS_1
( gumam Liora dalam hatinya )
" baik lah nona Rere , jika nona butuh sesuatu panggil saja saya , saya ada di bawah nona .
di lemari itu sudah tersedia pakaian nona bisa mandi dan memakainya " (Ami)
" dimana Tuanmu ?" (Liora)
” tuan yang mana yang nona maksud " (Ami)
" memangnya Tuan mu ada berapa ? , maksudku Tuanmu yang membawaku kesini " (Liora)
" oh Tuan muda kedua sedang ada di Rumah sakit nona , mungkin sebentar lagi pulang , dan di rumah ini ada 2 tuan muda dan 1 nona muda " (Ami)
"oh ya sudah kalau begitu aku akan mandi dan bersiap ingin bertemu dan berterima kasih kepada tuanmu " (Liora)
"silahkan nona" (Ami)
setelah berbincang dengan Ami , Liora pun bergegas mandi dan bersiap , setelah merasa cukup rapi Liora keluar kamar dan menuju ke lantai 1 rumah tersebut , saat sampai di ruang tengah di lihatnya dua pemuda sedang duduk santai sambil memegang gelas teh di tangan mereka , merasa seseorang memperhatikan mereka kedua pemuda itu pun mengalihkan pandangannya .
mata mereka bertemu dengan mata Liora ...
dan
deg..
deg..
deg....
Liora mematung..
*aroma ini , aku mengenal Aroma ini .
aroma ini tidak asing di penciumanku ....
😊😊😊*
hayoooo Aroma apa tuhh...
penasaran kan ,,
__ADS_1
aku juga penasaran
😁😁😁🙏🙏