
di sebuah rumah sederhana seorang pria terlihat sedang cemas , ia berjalan kesana kemari seperti sedang mencari seseorang .
Nico pria sederhana yang berpropesi sebagai tukang ojek online rupanya sedang mencari buah hatinya.
saat ia baru pulang mengantar penumpang
ia tak menemukan Aiden di rumahnya .
biasanya jika nico pergi mengantar penumpang yang memesan jasanya , putranya akan setia menunggunya di rumah , walaupun hanya sendirian.
Nico berlari keluar rumah berharap Aiden berada di luar sedang bermain dengan teman-teman sebayanya.
namun hasilnya nihil , Aiden tak berada di sana .
Nico sudah bertanya kepada beberapa tetangga namun mereka juga tak melihat Aiden bahkan sejak pagi Aiden yang biasa main bersama anak-anak mereka tapi hari ini Aiden tidak datang bermain.
Nico semakin cemas mengetahui hal itu , ia menyalahkan dirinya sendiri karna telah lalai menjaga putra semata wayangnya.
di kediaman Reymond
" mama "
ucap anak kecil kepada Reva , anak kecil itu tersenyum matanya berbinar saat setelah melihat Reva datang.
dan yang di panggil malah menoleh ke belakang , menengok ke kanan dan kiri mencari orang yang di panggil mama oleh anak tersebut .
namun ia tak menemukan siapapun di sana
Reymond yang melihat hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
" kamu cari siapa celingak celinguk kaya gitu ?"
tanya Reymond seakan tau isi pikiran Reva
" cari mamanya anak itu "
jawab Reva polos
" ciiihhh ,,, kau itu pura-pura bodoh atau memang bodoh beneran "
" maksud kak ReY apa , menyebutku bodoh?? "
__ADS_1
" mama ,,, apa mama tidak mau membukakan gerbang ini untukku , apa mama akan terus membiarkanku berdiri di depan gerbang ini "
ucap anak kecil tersebut karna Reva dan Reymond tidak juga membukakan gerbang dan malah asyik berseteru karna Reymond mengatai Reva bodoh .
" hei anak kecil kau memanggil mama pada siapa ? "
tanya Reva pada anak kecil tersebut
" tentu saja pada tante , masa aku panggil mama sama om itu "
jawab anak kecil tersebut sambil menunjukan jari kelingkingnya ke arah Reymond.
" hey , tapi aku bukan mamamu "
" aku tau kau bukan mamaku , karna mamaku lebih cantik dari tante "
" lalu kenapa kau memanggilku mama ?"
" bukakan dulu aku pintu gerbangnya , baru aku akan menjawab semuanya "
"kau minta saja pada om ini untuk membukakan gerbang , karna ini rumahnya bukan rumahku "
" om ganteng tolong bukakan pintu gerbangnya , aku ingin berbicara dengan mama "
dengan satu jentikan jari pintu gerbang tersebut langsung terbuka , anak kecil tersebut langsung masuk menghampiri Reva dan Reymond .
Reymond pergi masuk ke Rumah utama dan di ikuti Reva yang juga sudah mengajak anak kecil tersebut untuk ikut masuk .
di dalam rumah anak itu menatap takjub ke arah seisi rumah.
" waahh bukan hanya di luarnya tapi di dalamnya pun begitu mewah , aku baru pertama kali masuk ke rumah semewah ini , rumah kakek juga mewah tapi tidak semewah rumah ini , om muka tembok itu pasti sangat kaya " ucap anak kecil itu pelan namun ucapannya tentu saja di dengar Reymond karna Reymond mempunyai pendengaran 10 X lipat lebih tajam dari pada manusia biasa .
" ciihh dasar bocah kurang ajar , berani sekali dia mengataiku muka tembok "
ucap Reymond dalam hatinya karna mendengar anak tersebut mengatainya om muka datar.
dan Reva ,,, jangan di tanya lagi jangankan ucapan pelan seperti itu , ucapan dalam hati saja bisa Reva dengar jika itu berasal dari manusia biasa,
ia pun tersenyum kecil mendengar anak itu mengatai Reymond.
" hey nak apa kau akan terus memandang ke seisi rumah ini ? , kapan kau akan memberikanku penjelasan "
__ADS_1
tanya Reva karna kesal melihat anak tersebut masih asyik dengan pikiran-pikirannya sendiri .
anak kecil itu datang ke arah Reva
" maaf mama , aku sangat takjub dengan rumah ini , rumah ini begitu sangat mewah , aku baru pertama kali melihat dan memasuki rumah mewah seperti ini "
"hey kenapa kau terus memanggilku mama , aku bukan mamamu"
ucap Reva kesal karna Anak tersebut terus memanggilnya mama.
di sela-sela perbincangan mereka datang Arthur yang pulang dari Rumah sakit , semalam setelah memeriksa kondisi Reva , Arthur langsung pergi ke Rumah sakit karna ada pasien yang harus ia tangani.
" siapa anak kecil itu kak? "
tanya Arthur kepada Reymond sambil menunjukan jarinya ke arah anak kecil yang duduk di sebwlah Reva.
" anaknya Reva "
jawab singkat Reymond dan membuat Arthur tersedak minuman yang baru saja ia teguk..
" aapaaa? ,,, kamu udah punya anak Re,, kok gak pernah cerita , apa ini anak kamu dengan si brengsek Romi , tapi mana mungkin... kamu bilang pernikahanmu dengan si Romi itu hanya berjalan selama 2 tahun dan selama itupun Romi tak pernah menyentuhmu , apa jangan-jangan ini anakmu dengan laki-laki lain sebelum kamu menikah dengan Romi "
tanya Arthur penuh selidik tanpa jeda bak mobil yang Remnya blong ,,,
Arthur dan Reymond memang sudah mengetahui latar belakan Reva , mereka juga sudah mengetahui tentan Romi mantan suami Reva .
dari mana mereka tau???
tentu saja dari anak buah Reymond yang menyelidikinya dan Reva sendiri juga sudah bercerita banyak kepada Arthur dan Reymond.
hanya satu yang tidak mereka ketahui
Reva adalah Liora dan Liora adalah Reva
dua jiwa yang menjadi satu.
" tentu saja bukan ,, walaupun aku sudah menikah tapi aku masi virgin"
jawab Reva tegas penuh penekanan
kemudian Arthur dan Reymond bertanya bersamaan
__ADS_1
membuat anak kecil itu geleng-geleng kepala melihat 3 orang dewasa sedang berdebat memperdebatkan anak siapa dirinya.
" Lalu dia anak siapa ???"