
Bab 1. MENOLAK
" Ma ..." Panggil Pak Bian
" Iya Pa , ada apa ?" Jawab Bu Maya
" Ma papa berencana menjodohkan Anak kita dengan Anak nya Pak Boy Menurut mama bagaimana ..?"
" Anak pertama pak Roy kan sudah dewasa pa, apa Yana mau ?"
" Mau tidak mau harus mau ma , apapun cara nya ".
" Mama ikut aja pa, selagi itu terbaik untuk Yana ".
" Mama nanri kasih pengertian ya , dan Viko juga anaknya baik mah, dewasa , mapan, penyayang pasti dia bisa membahagiakan Yana ".
" Iya papa , nanti mama kasih tau Yana ".
" Papa ingin anak-anak kita sudah ada yang menjaga ma , papa takut nanti papa sudah tidak bisa menjaga anak-anak lagi ".
". Huussst papa jangan bicara seperti itu ".
Pukul 13.25 Yana baru selesai kuliah , Yana dan teman-temanya langsung pergi ke kantin .
" Yan , gimana hubungan lu sama Tomi?". Tanya Manda
" Iya nih Yan , kok akhir-akhir ini kamu jarang banget jalan sama dia?". Tanya Mita
" Aku udah putus sama Tomi , dia ternyata selingkuh sama Maharani , anak Fakultas ekonomi". Jawab Yana
" Pak , Bakso nya 3 ya sama minumnya es jeruk ". Mita memesan makanan favorit mereka
" Sabar ya Yan , smoga lu daper yang lebih baik lagi". Ujar Manda
" Iya Yana , sabar ya ". Mita
" Iya temen-temen , lagian jomblo itu bebas wkwk". Jawab Yana sambil tertawa
" Njaayyy , lu enak bisa pacaran lah gua pacaran aja kaga boleh ,," ucap Mita memonyongkan bibirnya
__ADS_1
" Njirr , udah gede ga boleh pacaran wkwkw " ledek Manda
" Hiss apaan sih ,, lebih baik ga pacaran tapi langsung nikah aja , ga usah pacaran , ntar pacaran setelah nikah aja ". Ucap Yana menenangkan Mita
" Iya juga ya Yan , ngemeng-ngemeng kamu mau apa menikah langsung ?" Tanya Manda
" Mau sih , tapi gimana ya rasanya kalo menikah sama orang yang kita tidak cinta ? Apakah kita akan selalu bahagia?" Tanya Yana ke teman nya
" Entah lah ,, kamu tanya aja sama kak Rini kakakmu ?" .
" Iya juga ya , tapi yang aku lihat kak Rini bahagia"
" Iya kalo gitu coba aja eeaa wkwk ".
" Njijaaayy udah ah kok malah berhalu ". Ucap Yana ngambek
Rini adalah Kaka perempuan Yana, Rini dan Yana terpaut sangat jauh , Rini 25tahun dan Yana 19 tahun. Pak Bian dan Bu Maya menikah juga karena dijodohkan oleh orang tuanya. Saat sedang asyik makan Pak Bian mengirim pesan Yana untuk segera pulang .
Papa
"Yan, apa kuliahmu sudah selesai? Jika sudah cepatlah pulang ada hal yang ingin papa bicarakan " Pesan Pak Bian
" Iya Pa , bentar lagi Yana pulang , ada hal apa pa kok kayaknya penting banget ?" Balas Yana
" Oke pa "
Tak ada respon apapun dari papanya Yana pun segera pulang dan pamit kepada temannya karena takut papanya marah karena menunggu lama. Yana dari kecil sudah dididik pak Bian agar disiplin dan mandiri. Sehingga sampai besar pun Yana mengerti dan paham kata-kata papanya itu.
Setelah Yana pamit kepada teman-temannya akhirnya Yana sampai didepan gerbang rumahnya. Pak Sodiq pun langsung membuka pintu untuknya. Yana adalah anak orang kaya , papa nya pengusaha batu bara yang sukses, mama Yana pemilih Butik ternama di Indonesia, tetapi Yana tidak suka memamerkan kekayaan itu semua. Yana sederhana, cantik , manis, tinggi , da putih. Tak segan banyak lelaki yang menyukainya. Tetapi Yana hanya menganggapnya teman, karena Yana mengerti mereka hanya numpang tenar.
" Assalamualaikum ma pa " memasuki ruang tamu dan mencium tangan mama dan papa
" Waalaikumsalam duduk Yan"! perintah pak Bian
" Waalaikumsalam, duduk sini sayang" kata Bu Maya menunjuk kursi sebelahnya.
" Ada apa ya ma pa kok kayaknya serius". Tanya Yana .
" Begini Yana to the poin aja ya , Papa mau menjodohkan kamu dengan anak teman papa , bagaimana papa harap kamu ga menolak".
__ADS_1
" Aa...aaapppaa ? Dijodohkan , pa Yana gak suka di jodohkan apalagi Yana gak kenal dan gak suka sama perjodohan pa" . Yana mendegus kesal
" Yana kamu tau dan sangat kenal dengan orangnya dia Viko anak pak Roy yang dulu kamu masih kecil main ke sini , eh tapi kamu mungkin lupa ".
" Pa please jangan paksa Yana ,. ".
" Sayang, dicoba dulu saja , nak Viko orangnya baik ". Bujuk mama
" Pa ma aku belum siap untuk menikah, aku ingin bebas, aku ingin bisa kuliah dan kerja , aku ingin membahagiakan papa dan mama". Rengek Yana
" Yana , kamu ingin buat papa dan mama bahagia kan , katamu tadi ?"
" Iya Pa" .
" Kalau begitu kamu harus mau menerima perjodohan ini".
" Pa aku gak mau , apa dengan perjodohan papa da mama bisa bahagia ".
" Iya Yana , papa melakukan ini semua demi kamu , papa ingin kamu ada yang menjaga, papa gak mau jika papa gak ada nanti kamu masih gelantungan tanpa arah".
" Gelantungan tanpa arah maksudnya pa?."
" Papa ga mau kamu kenapa-napa nak, papa sayang kamu ".
" Turuti ya nak, perintah papa dan mama ,mama yakin pilihan papa tidak akan menyesatkan mu".
" Apa tidak ada cara lain yang bisa Yana lakukan untuk membahagiakan papa dan mama "?.
" Tidak ada ". Kata pak Bian ketus
" Maaf pa ma Yana gak bisa , jangan paksa Yana ". Yana pun pergi meninggalkan ruang tamu dan masuk kedalam kamarnya.
" Issshh papa sama Mama apaan sih, main jodohkan aja, duhh kan kejadian juga ngapain sih aku tadi ngomong menikah karena dijodohkan ,kan akhirnya jadi gini duh Yana , Yana pengen bahagiain mama sama papa dengan Yana sukses pa ma bukan karena perjodohan ". Gumam Yana
Saat Yana melamun tiba-tiba Yana dikagetkan oleh tangan dibahunya dan menyadari kehadiran kakaknya Rini .
" duoorr .. hayoh ngelamun apa ?" Mengagetkan Yana . Rini yang sengaja diam-diam datang kerumahnya untuk menginap karena suaminya tengah pergi ke Sulawesi untuk mengurus pekerjaan.
" Issshh Kaka mah bikin kaget aja sih Untung aku ga punya penyakit jantung huuhhh" dengus Yana
__ADS_1
" Iya iya maaf hehe lagi ngelamunin apa sih kok serius banget ".
" Mbuh .. Yana mau mandi kak Rini pergi aja deh huh ".