SESAKIT INI MENCINTAIMU

SESAKIT INI MENCINTAIMU
Bab 3 MALU


__ADS_3

Viko pun mengikuti Yana ke kamar tetapi Yana meminta Viko menunggu diluar kamar , dia tidak ingin mengajak lelaki masuk ke kamarnya yang menurutnya kamar bertapa. (Tau sendiri kan gimana kamar cewe yang hemmm).


" Om tunggu sini dulu kita ke ruang belajar ku saja jangan dikamar ku, kita bukan muhrim ". Mendorong mundur Viko saat memasuki pintu kamar Yana


BRAAKKK


Viko sampai terlonjak kaget mendengar Yana menutup pintu dengan keras dan mendorong tubuh Viko keluar.


" Eh eh apa apaan sih main dorong aja, ya udah siapa juga yang mau masuk kamar mu , cepetan ambil buku mu ". teriak Viko dari luar kamar.


" Dih dih tadi manja sekarang cuek dasar om aneh". Geritik Yana membereskan buku dan laptopnya.


" Apa kamu panggil aku apa Om, emang nya aku Om kamu apa, kamu itu calon istriku ". Ucap Viko mulai ngelantur sembari melotot ke arah Yana yang mulai membuka pintu dan nampak kesulitan membawa bukunya.


Yana tidak mendengarkan ucapan Viko dan segera bergegas menuju ruang belajar di samping balkon. Saat Yana sampai di meja belajarnya dan meletakkan semua barangnya. Viko yang tak sadar dan melamun berhenti mengikuti Yana menabrak tubuh Yana dari belakang alhasil Yana pun tersungkur ke meja.


" aissh om pelan-pelan Napa sih kalau jalan ". omel Yana


" Maaf gak sengaja ". jawab santai Viko


" Ya sudahlah, Yuk om belajar disini aja ". Ajak Yana duduk di sofa dengan malas.


" Jangan panggil om napa panggil Mas atau kak aja ". Viko mendengar Yana memanggilnya om serasa geli


" Iya mas , dih maunya dipanggil mas padahal kan emang om om". Hehe Yana pun tertawa


" Aku calon suamimu jangan membantah , meskipun saya om om tapi saya bisa membuatmu capek dan ga bisa jalan seminggu".


" Capek apaan tuh wkwk haha udah ah, emang apa yang mau om lakuin sehingga Yana ga bisa jalan wkwk ngawur aja om wkwk hahaha ".


" Sekali lagi panggil aku om aku akan memberimu pelajaran , panggil aku mas paham kan !!!"


" Hahaha baik baiklah om .. eh maksudnya mas Viko yang menyebalkan 😂😂".

__ADS_1


" Kata menyebalkan hilangkan , sekarang aku berubah pikiran panggil aku Sayang, emang aku setua itu apa hah !!".


" Dih ngelunjak, Emang om itu gak tau malu ya wkwk ".


" Udah sana belajar, buang-buang waktu aja".


" Makanya gak usah nurut kalau disuruh ngikut kalo emang buang-buang waktu." gerutu Yana dan mulai membuka laptopnya.


" Udah diem cepet tuh diselesaikan biar aku cepat keluar dari sini". perintah Viko tegas dan mulai mengeluarkan aura keganasannya.


Yana langsung membuka laptop dan buku yang dibawanya , memang Yana tengah melakukan ujian online , karena memang sekarang jaman serba canggih , sedangkan Yana ke kampus hanya mendengar teori dan praktek saja . Yana yang langsung membuka soal dan mulai mengerjakannya.


Yana mulai bisa menjawab pertanyaan nya dengan mantap, dan saat tengah mengerjakan soal terakhir Yana mulai kewalahan karena soalnya tidak pernah diajarkan dan Yana mulai menengok Viko yang asik membalas email pekerjaannya . Yana yang mulai kesal pun mencubit kaki Viko yang membuat Viko kaget dan marah .


" Awwww... Sakit Yana, kenapa kamu mencubit kaki ku " . Meringis kesakitan sembari mengelus kakinya.


" Iihhh om kalo mau main hp jangan disini mending turun aja deh , tadi katanya disuruh ngajarin Yana malah main hp sendiri , Yana udah mau selesai tuh ngerjain sendiri , tapi om malah ...". belum selesai melanjutkan kata-katanya ..


Viko mulai mengangkat dagu Viyana dan mulai mendekatkan wajahnya kearah gadis ayu di depannya. Yana yang mulai ketakutan pun memundurkan wajahnya kebelakang namun gagal karena Viko mulai memegang tengkuknya dan mulai menempelkan benda kenyal ke bibir Yana. Yana yang kaget pun melotot kan kedua matanya ke arah Viko dan mulai mendorong dada bidang lelaki itu.


" Ih tapi kan gak usah nyosor cium orang juga kali ah , kan jadi bibir aku udah gak perawan dasar mesum". memegang bibir nya sembari ngedumel.


" Sekarang panggil aku mas Viko sayang gak pake nolak , kalau nolak Hmmm ". melirik bibir Viyana Namaun malah mendapat tatapan tajam ke arah Viko .


" Aih udah deh .. Ehh Iya om eehh , Jadi ngajarin aku enggak, mas malah keasikan main hp huhh". Ucap Yana kesal


" Duh maaf maaf mana mana lihat , maaf tadi lagi asik balasin email kerjaan Yan". Ucap Viko menyesal.


" Email apa Email haha , nih om eh mas .. soal ini udah susah banget padahal belum pernah ada teori nya yang dijelasin ". Menunjuk soal dilayar laptopnya.


" Oh ini mudah banget jadi bla BLA BLA bla BLA ". Viko mengajari dengan seksama dan sampai Yana paham. Yana melirik kesamping . Wajah mereka berdua saling dekat , Yana merasakan nafas Viko menerpa lehernya pun bergidik ngeri, takut kejadian beberapa menit tadi terulang kembali, Yana pun menggeser tubuhnya sedikit menjauh dari viko.


" Oke begini ya mas ". Menunjukan hasil jawaban nya .

__ADS_1


" Iya , bener banget pinter banget sih kamu ". Mengacak rambut Yana dengan gemas dan mencubit pipi gembul yana .


" Dih ga usah diacak-acak juga Napa mas huhh. Kan liat rambut Yana kusut huhh . Btw Aku kirim ya mas ". Sambil meniup poni rambut nya keatas yang menambah kesan kecantikan Yana. Viko hanya memandang dengan senyum smirk nya.


Setelah 3 jam selesai ujian Yana pun mengajak Viko bermain game dan mereka pun Mabar bersama. Keasikan main akhirnya Yana kalah karena tiba-tiba mendapat email dari dosennya yang menyatakan Yana mendapat nilai terbaik dalam ujian itu .


Membaca pesan itu Yana pun sangat bahagia sampai tak bisa mengontrol dirinya dan tidak sengaja Yana pun memeluk tubuh gagah Viko . Viko pun terkaget melihat Yana memeluknya . Dan tanpa sengaja Viko pun mencium pipi Yana . Yana pun tersentak kaget karena Viko yang telah mencium pipinya setelah ayahnya. ,( duh tadi bibir sekarang pipi , hati-hati ya mas Viko nanti malah jatuh cinta hehe )


" Mas aku dapat nilai bagus loh makasih ya mas , ternyata materi itu yang nilainya besar , makasih banget mas ". Sembari memeluknya saking bahagianya.


" Iya iya sama-sama apa sih yang ngga buat kamu ". Membalas pelukan dan mencium pipi gemoy Yana .


Mmuaach


Mmmmuaach ketiga kalinya mencium pipi Yana .


Yana pun melepas pelukan nya dan menghindar dari tubuh Viko , menyembunyikan pipinya yang merah seperti kepiting rebus. Tetapi saat melewati Viko sialnya Yana tersandung karpet dan tidak sengaja jatuh di atas tubuh Viko.


Pandangan mereka saling bertemu. Yana merasakan jantungnya berdetak kencang serasa mau copot . Sedangkan Viko biasa saja . Hem apakah Yana jatuh cinta ?? Tapi Yana tipe cewe yang tidak mudah jatuh cinta lalu apa dong.


...


..


..


..


...


Tolong Krisannya ya ..


Semoga suka kalo tidak suka skip aja ..

__ADS_1


Maaf ini tulisan pertamaku jadi maaf kalo masih ada kata atau kalimat yang kurang tepat ..


to be continued.


__ADS_2