SESAKIT INI MENCINTAIMU

SESAKIT INI MENCINTAIMU
part 13


__ADS_3

🌷 Tolong jangan beri secuil harapan apapun kepadaku kalau nyatanya kamu hanya menyakitiku , aku ingin bebas dan bahagia dengan caraku sendiri🌷


Liyana Axhria Andriawan


" Dio tolong ijinkan Yana ke atasannya, dan katakan bahwa Yana akan menjemput saudaranya atau apalah aku ingin membawa Yana dan menjelaskan semuanya". Pinta Viko ke Dio


" Baik tuan ". Dio pergi meninggalkan Viko.


Viko melangkahkan kakinya menuju keruangan Yana dan menemuinya. Yana yang mengetahui bahwa suaminya mengarah ke ruangannya berinisiatif untuk ke kamar mandi. Viko dengan segera mengejar dan menangkap Yana. Yana yang sudah tertangkap pun berontak namun dia tidak bisa berteriak karena masih dalam kawasan kantor. Viko yang memeluk Yana dengan erat ditempat umum banyak mata yang melihatnya dan mengarahkan tatapan tajam ke Yana.


" Duhh perasaan apa ini huaahh kenapa sih si Viko meluk meluk mana ditempat umum lagi huahh ". Gumam Yana


" Duh kak lepasin Kaka gak malu apa dilihat karyawan kantor cihh ni kan bukan kantor anda tuan". Meronta-ronta dalam pelukan namun gagal kekuatan Viko membuat Yana terdiam.


" Maafin aku". Ucap Viko lirih namun terdengar di telinga Yana.


" Maaf buat apa kak? Kaka gak ngelakuin kesalahan apapun , please kak lepasin aku malu , ini masih jam kerja ".


" Ikut aku sebentar saja , aku ingin menyelesaikan ini semua, ku harap kamu mau baru aku akan melepaskan pelukanku".


" Tapi kak ini masih jam kerja aku gak bisa keluar masuk lah ".


" Dio sudah mengijinkanmu jadi ayo". Melepaskan pelukan dan menarik tangan Yana.


" Sebentar aku ambil tas dan hp dulu Kaka tunggu disini saja ".

__ADS_1


" Tidak tidak aku ikut nanti kamu kabur lagi. Ayo ". Menarik dan menggenggam tangan Yana.


" Duhh jantung please jangan jedag jedug joget joget dong". Gumam hati Yana


" Sampai matipun aku tidak akan membiarkan mu meninggalkanku lagi, kamu akan selalu bersamaku". Gumam Viko dalam hati dan tanpa sadar mencium punggung tangan Yana membuat jantung Yana semakin jedag jedug jedeeeeerrrd....


Sesampainya di ruangan nya Yana segera mengambil tas dan hp di meja nya. Melihat tatapan Zakia temannya yang melirik kearahnya dan melihat genggaman tangan Viko terheran dan menatapnya seakan meminta penjelasan, Yana paham tatapan itu pun langsung menceritakan nya.


" Whaaaattttt jadi pak Viko suami mu , wahh pak Viko jahat banget bisa-bisanya membuat Yana menderita dan menangis, mau apa lagi bapak hahh , kalo bapak hanya menyakiti Yana lebih baik tinggalkan Yana dan bercerailah pak". Maki Zakia ke Viko


" Cepatlah kita pergi sekarang , dan kau diam lah kau tak tahu apapun". Melirik dan menunjuk kearah Zakia .


Dio yang sudah berada disamping Viko dan melihat tatapan bosnya pun paham dan langsung mengurus Zakia dan membawanya pergi.


" Mau apa anda tuan membawa saya pergi, ini masih jam kantor ". bantah Zakia dan berusaha melepaskan genggaman tangan Dio namun gagal.


" bapak budeg ya lepasin iihhh kasar banget sama cewek, aku sumpahin bapak jomblo seumur hidup kalau bapak masih tidak mau melepaskan genggaman tangan bapak".


" Bapak bapak saya bukan bapak kamu, dan menurutlah saya sudah mengizinkan keatasan mu dan ikutlah bersamaku , saya tidak akan membiarkanmu menganggu nona Yana dan tuan saya paham" ucap Dio tegas


" ciihhh jelas saya akan menganggu karena saya tidak terima sahabat saya diperlakukan seperti itu , mending lepasin tangan saya , ". mengibaskan tangannya.


" Diamlah ". teriak Dio dan berhasil membuat Zakia terdiam dan menurut.


" Cihh galak amat , pasti dia jomblo hahaha siapa juga cewek yang mau sama dia, ganteng sih tapi kek es gini haha mana mau sama dia , aku aja ogah meskipun di dunia ini hanya ada dia satu-satunya cowok gue kagak bakal mau lah amit-amit hiihhh". gumam Zakia dalam hati .

__ADS_1


Dio melihat mobil bosnya sudah tidak ada diparkiran pun melepas gengaman tangannya. dan segera masuk ke mobil yang dibawa pengawal nya.


" masuklah ". membuka pintu depan dan mempersilahkan Zakia masuk.


" ciihh romantis juga ". ucap pelan Zakia namun masih bisa didengar Dio. Dio yang mendengar pun tersenyum sinis.


.


.


.


.


.


.


" Yana aku minta maaf sama kamu, aku tau aku salah tolong jangan jauhin aku lagi , aku kesepian tanpa kamu ". ucap Viko dengan nada memelas dan memohon


" Hahaha bukannya kalo gak ada aku Kaka bisa leluasa ya , bisa ngelakuin hal menjijikan itu sesuka kamu, ". ucap Yana dengan nada bergetar menahan tangisnya.


" Aku sayang sama kamu Yana, aku menyesal melakukan itu semua maafkan aku ".


" Hahaha sayang Kaka bilang sejak kapan Kaka sayang sama aku ? kalo emang kakak sayang sama aku Kaka gak bakalan melakukan hal bodoh seperti itu".

__ADS_1


" Aku menyesal Yana , tolong jangan pergi tetap lah disisiku aku mencintaimu, entah sejak kapan aku mulai mencintaimu, tapi percayalah aku sangat-sangat mencintaimu". mengeggan tangan


" please kak aku mohon jangan beri harapan apapun , udah cukup Kak aku kecewa sama kamu ". melepaskan tangan Viko dan bergegas pergi dari restauran.


__ADS_2