
🌷🌷 Izinkan aku untuk mencintaimu berikan satu kesempatan untukku aku berjanji akan membuatmu bahagia , aku sangat merindukanmu kembalilah aku takut kehilanganmu🌷🌷
Viko Adrian Hermawan
keesokan harinya Viko dan Dio pun berangkat ke kota C. sesampainya disana Viko segera turun dan Dewi Fortuna berbaik hati kepadanya dia melihat Yana yang berjalan memasuki kantornya. dan secepat mungkin Viko memanggil Yana dan pemilik nama segera menoleh karena mendengar suara gak asing baginya. akhirnya dengan kaget Yana menoleh dan berlari seketika melihat Viko mendekat kearahnya. dia sangat merindukan suaminya namun luka yang ditanam Viko sangatlah pedih seperti belati tajam menghujam jantungnya. kecewa, marah, benci , rindu menjadi satu namun keegoisan Yana membuatnya semakin membenci Viko. dan segera mungkin meminta untuk menceraikan nya .
" Yana ". Panggil Viko dan seketika Yana mendengar suara yang tak asing baginya menoleh dan sangat terkejut melihat suaminya ada disana.
" hahh suara ini". menoleh dan terkejut
" apaahh Viko kenapa dia ada disini jangan-jangan , eh dia kok mau mendekat nggak nggak aku harus pergi ".
" Yana ". Panggil Viko sekian kali dan segera menghampiri Yana tetapi malah dia berlari meninggalkan Viko
" larii ahh gue benci sama dia ". melangkahkan kakinya pergi
" Yana apa kamu sebenci itu sama aku.? Gumam dalam hati
Viko hanya bisa melihat punggung yana dari kejauhan. Dio yang melihat tatapan Viko merasa iba karena baru pertama melihat bosnya menjadi sangat sendu. Viko merubah wajanya menjadi datar dan dingin. beberapa karyawan itu melirik dan melihat ke arah viko.
__ADS_1
" **Ahhh siapa lagi dia Tuhan".
" ahh tampan sekali".
" gak kalah tampan sama bos Tomi ya".
" eh tampanan dia kali".
bisik karyawan wanita disana.
" Kenapa kalian menatap saya seperti itu ". kata nya dengan dingin.
" ah tidak tuan maafkan kami". ucap karyawan dan meninggalkan Viko dan Dio
" tuan aku percaya nona Yana pasti akan memaafkan tuan".
Viko terus melangkah menuju ruang meeting Tomi yang sudah menunggunya segera memberi hormat. meeting pun berjalan dengan lancar sesekali Viko melirik Yana yang duduk diam disamping Tomi. dan juga sesekali Tomi melempar senyum kepada Yana yang dilihat langsung oleh suaminya. wajah Viko seketika memerah rahangnya mengeras seakan ingin menerkam mangsanya.
"Aaaahhh perasaan apa ini kenapa aku begitu marah melihat mereka melempar senyum dan kenapa Yana sangat nyaman memberikan senyum itu kepada Tomi aarrggg ". gumam dalam hati Viko
setelah meeting selesai mereka akhirnya menandatangani kontrak kerja. Tomi dan asisten , sekretarisnya juga kembali keruangan . Tinggal Yana dan Viko yang Masih berada di dalam ruangan itu. Yana ingin segera keluar namun dia harus membereskan berkas-berkas yang berantakan. Suasana didalam sana sangat canggung . Akhirnya Viko yang memulai percakapan terlebih dulu ..
__ADS_1
" Yana ". panggil Viko
" hemmmzz ". jawab dengan berdehem.
" Yana ". panggil Viko lagi
" apaan sih hobi banget manggil-manggil ". ketus Yana
" Kamu marah sama aku ?".
" Gak ". jawaban cuek Yana
" Kalo kamu gak marah kenapa kamu pergi ninggalin aku kamu tau ...". belum selesai berbicara Yana memotong ucapannya.
" gak tau dan jangan bahas ini lagi , aku udah selesai aku mau keluar, permisi ". Yana melangkah keluar namun balik lagi.
" Dan aku harap anda jangan mencari dan menganggu saya lagi, tenang saja saya yang akan mengurus gugatan perceraian kita, permisi". Yana akhirnya pergi dari ruangan tersebut. Viko terus memandang kearah pintu berharap Yana berbalik lagi namun Viko harus menerima kenyataan pahit bahwa Yana akan menceraikannya..
" Sampai mati aku tidak akan pernah melepaskanmu Yana,. kamu milikku dan kamu hanya akan menjadi milikku,. kalo aku gak bisa milikin kamu jangan harap lelaki lain bisa memilikimu ". Ucap dalam hati dan tersenyum devil.
visual Dio ya asisten Viko .
__ADS_1