Short Story About Sadness

Short Story About Sadness
Episode 36 (When i love u)


__ADS_3

Saat melepasmu pergi jauh


Berakhir dengan luka yang dalam


Sanggupkah ku untuk menunggumu


Menuggu sesuatu yang tak pasti


Kembalilah, kembalilah kasih


Kembalilh ku rindu engkau di sini


Perlahan-lahan kau mnghilang


Berlari-lari kau ku cari


Terbayang-bayang kau pun datang


Meski ku mereka-reka


Belarut-larut kau meraju


Berlarut-larut ku merindu


Sampai habis air mataku


Hingga kini ku masih menuggu


Berharap keajaiban kan datang


Meski ku tau kau tak pernah mengerti


Apa yang sebenarnya ku mau


Perlahan-lahan kau mnghilang


Berlari-lari kau ku cari


Terbayang-bayang kau pun datang


Meski ku mereka-reka


Belarut-larut kau meraju


Berlarut-larut ku merindu


Sampai habis air mataku


Oh.. Siang malam ku nanti


Sebuah jawaban atas perhatianku


Berlari-lari kau ku cari


Terbayang-bayang kau pun datang


Meski ku mereka-reka


Belarut-larut kau meraju


Berlarut-larut ku merindu


Sampai habis air mataku


Belarut-larut kau meraju


Berlarut-larut ku merindu


Sampai habis air mataku


Sampai habis air mataku


Air mataku refleks menetes seusai aku menyanyikan lagu itu. Semua mata yang berada di ruangan itu pun mengarah padaku. Aku yang berada di atas panggung pun langsung bergegas turun karna risih melihat seisi ruangan begitu tajam menatapku.


Setelah turun dari panggung acara pensi di kampusku itu aku pun memutuskan untuk keluar dari ruangan itu.


Aku berjalan masih di penuhi air mata di pipiku. Dan akhirnya ku labuhkan kaki ku di tempat sunyi di tepi sungai. Tumpah lah kini air mata yang sedari tadi ku bendung di tempat itu.


"Kalo air mata itu bisa ngebuat lo lebih enakan, nangis aja, kita ini manusia jadi nggak ada salahnya kan kalo nangis"kata seseorang dari balik pohon yang kini sudah duduk sejajar bersamaku


"Tapi gue cuma mau ngingetin, dany nggak akan tenang di alam sana kalo lo terus nangis kaya begini"lanjut seorang pria yang kini juga ikut duduk di sampingku.


2 orang itu adalah andre dan nia. Mereka adalah sahabatku, tak lama kemudian muncul monica dan devan yang ikut menghiburku karna resah melihatku belakangan ini selalu menangis, semenjak sepeninggalan kekasihku, kekasih 5 menit ku.


Sepatah kata pun tidak keluar dari mulutku. Aku menjawab semua nasihat mereka masih dengan tangisan yang semakin menjadi di pipiku. Kini pikiranku melayang pada saat-saat pertama aku bertemu dengan kekasihku daniel, dan detik terakhirku bersamanya.


__flash back__


"Kalo lo emang ngerasa hebat! Lo pasti berani nerima tantangan gue!"tantang seorang perempuan cantik berambut sebahu yang sedang berdiri di depanku


"Bukannya gue nggak mau, tapi ini menyangkut urusan hati ryn, kita nggak mungkin ngejadiin hati orang buat bahan taruhan!"akupun berusaha menolak tantangan eryn, musuh abadiku.


"Lo takut banget si, gue cuma ngajak lo taruhan buat ngedapetin andre! Dan siapa yang kalah dia harus angkat kaki dari kampus ini selama 1 bulan,"eryn semakin menjadi mengajakku untuk taruhan mendapatkan seorang cowo manis, imut, dan pintar itu, yang tak lain adalah andre. Aku tau eryn itu begitu mencintai andre tapi aku bingung,


Ia mengajak ku taruhan! Apa maksud semua ini?

__ADS_1


"Udahlah key, terima aja, nanti gue bakal bantu elo!"bisik nia yang berada di belakang ku.


"Gue tau kenapa elo nggak mau nerima tantangan gue kali ini, karna lo itu ngehianatin masa lalu lo itu!"eryn pun membuatku geram dan akhirnya menerima tantangannya.


"Oke, gue terima tantangan lo itu!"aku pun langsung berbalik dari eryn dan pergi menuju kantin di universitas bina nusantara itu di ikuti nia sahabatku.


Namaku keyla patricia, aku anak seorang pengusaha kaya, nama ayahku fedinand steward wirayuda. Siapa yang tak kenal dengan ku , selain anak pengusaha terkenal aku juga salah satu siswa populer yang di gemari banyak pria. Aku memang hidup dengan segala kemewahan tapi aku sama skali tidak pernah mendapatkan kasih sayang sejak mamahku meninggal. Papah selalu sibuk dengan urusannya, pulang ke rumah saja 2 bulan sekali. Aku punya sahabat bernama nia, dan monica. Eryn adalah musuh abadiku. Seisi kampus menyebutnya seperti itu, kami terkenal sering memperebutkan sesuatu yang sudah di tentukan oleh kami berdua atau taruhan. Eryn bersikap seperti itu padaku karna merasa tersaingi oleh ku. Ayahnya adalah dekan mahasiswa di kampus itu, sebelum aku pindah ke kampus ini eryn adalah mahasiswa yang terpopuler dan sangat disegani di kampus itu. Tapi semenjak aku pindah ke kampus itu posisinya tergeser olehku karena kampus itu termasuk aset ayahku.


***


Terlihat eryn sedang berusaha untuk mendapatkan andre. Tapi aku melihat andre sepertinya risih dengan sikap eryn terhadapnya. Aku, nia dan monica hanya geleng-geleng kepala melihatnya. Aku bersama kedua temanku pun memutuskan untuk duduk di taman kampus.


"Key, gue denger-denger dari anak-anak lo lagi taruhan dapetin andre yah?"tanya monica sembari menyuapkan sukro ke mulutnya


"Iya, abis dia tuh kalo minta maksa nic!"jawabku santai


"Dia nggak maksa ko, tapi dia tau kelemahan lo key, lo kan kalo udah denger kata-kata masa lalu langsung bakbikbek, jadi iya ajadehh"kata nia


"Yahh terserahlah" mood aku langsung hilang jika orang lain sudah mengusik tentang masa laluku.


***


Dengan beribu cara eryn berjuang untuk mendapatkan andre. Sedangkan aku hanya melihat semua akal-akal eryn saja. Aku tidak melakukan usaha apapun sampai akhirnya kini andre di suruh memilih antara aku atau eryn. Entah bagaimana cara berpikir andre, aku sangat bingung mengapa ia memilihku. Sontak eryn marah besar terhadapku, karna ia sama sekali tidak melihatku melakukan usaha apapun untuk mendapatkan andre.


"Ok! Kali ini gue kalah, gue akan cuti selama dua bulan dari kampus! Tapi inget keyla, gue akan kembali dan ngancurin lo!!" eryn pun langsung pergi meninggalkan aku, andre dan semua yang menyaksikan kejadian itu.


***


1 bulan berlalu...


Aku dengar hari ini eryn akan come back ke kampus. Oh iya ternyata andre lebih memilihku dari pada eryn itu karna nia, andre itu sudah pacaran dengan nia, dan nia pula yang menyuruh andre untuk memilihku.


Kulihat dari koridor kampus, eryn sedang berjalan memasuki kelasnya di temani seorang pria yang sepertinya tak asing bagiku. Benar saja!! Pria itu adalah mario bezaleel. Pria yang selama ini aku tunggu-tunggu. Pria yang selama ini aku yakini sebagai cinta pertama dan terakhirku yang katanya pergi ke uk karna pekerjaan ayahnya. Kini melintas di depan mataku bersama eryn musuh abadiku.


Apa maksud semua ini? Apakah memang mario sama skali tidak menganggapku? Apa dia tak tau aku begitu setia menunggunya selama ini? Ternyata benar, seisi kampus kini membicarakan eryni dan mario yang pacaran. Mengapa setiap kali bisma melihatku ia seperti tidak mengenaliku? Apa salahku padanya hingga ia tega seperti ini padaku?


3 hari sudah aku tidak mengikuti mata kuliah, aku memilih menyendiri di sebuah tempat yang sunyi dan sepi dan tak jauh dari kampus. Tempat itu berada di tepi sungai, dan di kelilingi oleh rumput-rumput yang hijau dan pohon-pohon rindang.


Di tempat itu aku sering meluapkan emosi ku tanpa seorangpun yang tau. Tapi ternyata aku salah, ternyata ada seorang yang selalu mendengarkanku saat aku sedang menangis


"3 hari belakangan ini, gue liat lo selalu ada di tempat ini, sambil nangis-nangis, dan itu tepat semenjak kedatangan eryn ke kampus ini lagi"suara lembut itu menggema di kupingku, dan arahnya dari belakangku. Saat aku menoleh ke belakang aku benar-benar tidak tau siapa dia?


"Lo siapa? Ngapain lo disini? Tau apa lo tentang gue?"tanya ku berturut-turut pada pria itu


"Lo emang nggak tau siapa gue, karna gue emang nggak setenar lo, tapi gue tau siapa elo! Siapa sih yang nggak kenal keyla patricia di kampus ini?"pria itu seperti sengaja menekan perkataanya di saat menyebutkan namaku


"Maksud lo apaan?"aku hanya bingung sendiri


"Mario itu, cowo-nya eryn, musuh abadi lo, masa lalu lo kan?"pria itu seperti mengorek tentangku


***


Pagi ini kantin tampak ramai, aku, monic dan nia pun memasuki kantin. Aku memesan bakso. Saat memakan bakso pikiranku melayang dan teringat akan ucapan eryn waktu itu 'inget keyla , gue akan kembali buat ngancurin lo!"kata-kata itu terus menghantui ku, aku yaki eryn pasti tau bahwa mario itu masa laluku. Jadi dengan mudah ia akan menghancurkanku. Mario berjalan di depanku sendirian, dan ia pun menyadarkanku dari lamunanku. Entah bagaimana bisa mulutku refleks menyebut namanya ketika ia berjalan di depanku


"Mario bezaleel"ucapku secara tak sadar


"Keyla?"mario pun menoleh dan membuatku terkejut


"Maaf yah!"hanya kata itu yang terucap dari mulutnya. Jadi dia ingat siapa aku? Tapi mengapa ia seperti orang yang tak mengenali ku.


Monica dan nia saat itu tidak mendengar mario berbicara padaku. Walaupun mereka sahabatku tapi aku lebih suka memendam semuanya sendiri.


***


"Papah, kata kepala kampus lusa orang tua mahasiswa di suruh hadir untuk rapat"kataku berbicara pada papahku yang baru pulang dari pejalananya 2 bulan yang lalu


"Nanti papah akan menyuruh orang untuk menghadiri rapat itu"


"Tapi pah di suruhnya orang tua"


"Keyla, kamu tau kan kampus itu milik papah, jadi suka-suka papahlah mau datang atau tidak"


"Kenapa papah nggak pernah perhatian sih sama aku"akupun mengalihka pembicaraan


"Kamu itu mahasiswa, kamu belajar tentang kesopanan kan, nggak sopan tau mengalihkan pembicaraan!!"bentak papah


Aku pun langsung keluar rumah dan mengambil mobilku menuju tempat di pinggir sungai itu. Sesampai di tempat itu aku melihat pria yang tadi siang sedang bersandar di rumput-rumput itu.


"Lo itu siapa sih! Sekarang ngapain lagi kesini?!"


"Ini kan tempat umum, jadi suka-suka gue dong"


"Gue nanya lo itu siapa?!"


"Oh iya lo belom tau yah gue siapa? Gue daniel"pria itu meyulurkan tangannya


"Lo udah tau kan siapa gue?!"aku tak membalas uluran tangannya itu.


"Orang kaya yang memprihatinkan. Dan sepertinya bahagia itu mahal sekali bagi orang kaya seperti anda"daniel langsung pergi setelah ia mengucapkan itu dengan enteng.


***


Sering kali aku ketempat itu, sering pula aku menjumpai daniel disana. Karna sering bertemu kita kini menjadi akrab. Akupun sudah mulai bisa terbuka padanya. Ternyata daniel itu asyikk juga yahh!! Pikirku.


Aku pun bercerita tentang mario padanya bahwa aku sangat mencintai mario, sampai aku rella menunggu dia sampai selama itu. Tapi apa balasan atas kesabaranku ini, hanya sakit yang ku terima.

__ADS_1


Suatu hari di tempat itu pula aku sangat terkejut ketika daniel menyatakan cintanya padaku. Aku bingung harus menjawab apa.


"Keyla jujur dari awal kita ketemu, gue udah suka sama lo? Gue tau lo sangat mencintai mario? Tapi apa lo nggak bisa ngebuka hati lo buat orang lain, dia itu udah nyakitin lo!"daniel pun mengungkapkan isi hatinya


"Lo emang bener, gue sangat mencintai mario, sampai saat ini pun gue masih sangat mencintai dia walaupun gue tau dia udah nyakitin gue, gue udah terlanjur cinta sama dia, jadi gue minta maaf,"


"Jadi lo nolak gue?"tanya daniel


"Gue belom nolak lo, dan gue juga nggak nerima lo!"


"Maksudnya?"


"Kasih gue waktu,,"


"Berapa lama?"


"Sampe gue bener-bener bisa lupain mario!"


"Gue akan nunggu lo sampe kapanpun"


"Lo yakin?"


"Yakin"jawabnya


"Kenapa lo begitu yakin?"


"Karna gue tau suatu saat nanti lo bakalan cinta sama gue!"


"Ihh so tau banget sihh!"


"Awas yah, kalo suatu saat nanti gue denger lo ngomong 'daniel aku sangat mencintai kamu'"


"Ihh apaan sih lebay deh"


"Key?"


"Apa?"


"Apa lo yakin bisa ngelupain mario?"


"Gue belom tau"


"Gimana lo bisa lupain dia kalo lo ga ada kemauan dari diri lo"


"Gue juga nggak ngerti"


"Apa lo nggak keberatan, kalo gue bakal bantu lo ngelupain mario?"


"Nggak"


***


Seisi kampus kini taunya aku dan daniel itu pacaran. Padahal nerima aja belom!


"Ciee pacarnya daniel ni yehh"goda devan dan andre


"Apaan sih?"jawabku risih


"Jadi udah lupa nih sama masa lalunya?"mendengar perkataan andre kaki ku yang tadinya berjalan seketika berhenti


"Nggak usah ikut campur urusan gue"akupun bersikap begitu jutek pada andre saat ia bertanya seperti itu. Aku pun pergi meninggalkan mereka.


"Andre lo si pake ngomong gitu!"tegur devan


"Yee gue nggak tau si key masih sensi sama kata masa lalu itu"andre pun seperti merasa bersalah


***


Sudah 1 bulan aku menjalani hubungan dengan daniel tanpa status yang jelas, akupun bingung harus bagaimana, di satu sisi aku tak bisa menolaknya, tapi aku juga tak bisa menerimanya.


Oh iya mario sudah putus dengan eryn, lalu ia pernah datang padaku dan menjelaskan semuanya, mengapa ia menerima eryn. Rupanya itu semua akal eryn, eryn menyuruh ayahnya yang sudah kenal dengan keluarga mario agar ia dapat pacaran dengan mario. Dan bodohnya mario mau saja menurut dengan wanita itu, mario memang dari dulu sangat patuh terhadap orang tuanya.


***


Seharian ini aku mengajak daniel jalan-jalan. Tak tau mengapa aku sedang ingin jalan dengannya. Aku mengajak daniel ke makam mamahku, ke tempat nenekku . Sebenarnya aku ingin memanfaatkan momen itu untuk menjawab daniel. Tapi aku masih bingung aku harus jawab apa?


**Selanjutnya part di part 2


***Baca juga cerita aku ya thor biar bisa saling support.


Judulnya :


1.Balas Dendam Ratu (Tamat)


2.Budak Gadis Imut


3.Sora Yang Pemalas (Tamat)


4.Cinta Jatuh (Tamat)


5.Short Story About Sadness



Protagonis Sang Pemilik Harem*****

__ADS_1



__ADS_2