SI CANTIK BERKEPALA KARDUS

SI CANTIK BERKEPALA KARDUS
1


__ADS_3

Bel istirahat baru saja berbunyi beberapa menit yang lalu, seluruh murid berhamburan meninggalkan kelasnya. Ada yang memutuskan menuju kantin untuk mengisi perutnya ataupun menuju lapangan hanya untuk menyaksikan pertandingan basket yang kini sedang berlangsung. Namun berbeda dengan Anya,Gadis dengan nama lengkap Lavanya Jennitra Amora atau biasa di panggil Anya. Seorang gadis culun dengan kaca mata sebagai ciri khasnya kini masih betah di kelasnya dengan menatap kotak makan di atas mejanya.


“Aduhh,kasih ngak ya?tapi gimana nanti cara ngomongnya" "Latihan dulu deh".


“Noah,aku suka sama kamu,ntah dari mana rasa suka itu tapi ketika aku melihatmu hatiku rasanya menghangat” terlalu lebay bermonolog pada dirinya sendiri.


“Noah,kamu tampan jadi aku suka sama kamu”


terlalu kaku...


“Noah,aku benar-benar sangat menyukai kamu sejak pertama kali kita bertemu”.


Kok geli banget ya...


"Huh ternyata benar-benar sulit untuk memilah kata yang pas disaat ingin mengungkapkan perasaan." monolognya kembali


Ia masih saja berjalan mondar-mandir didalam kelasnya, berusaha latihan agar tidak gugup ketika ia  mengungkapkan perasaanya di hadapan Noah.Ya, pria dengan nama lengkap  Noah Alvendra, seseorang yang berhasil mencuri hati Anya pada saat pertama kali mereka bertemu. Lucu bukan Anya jatuh cinta pertama kalinya pada seorang pria hanya karena tatapan matanya saja yang bahkan dapat membuatnya tergila-gila pada pria itu.


Kringg...kringg...kringg...


waktu istirahat tinggal lima menit lagi. Diharapkan kepada seluruh murid SMA Garuda dapat segera masuk kembali kedalam kelas untuk mengikuti mata pelajaran selanjutnya.


“Hah! Lima belas menit lagi, sebaiknya aku langsung bergegas menemui Noah” ucapnya ketika mendengar waktu istirahat akan berakhir. Gadis itupun langsung berlari menuju lapangan dimana tempat pria pujaannya itu berada, dengan menenteng sebuah kotak makan yang telah di buat dengan penuh cinta sebagai ungkapan bentuk perasaan yang akan ia tunjukkan kepada pria tersebut.

__ADS_1


“N-noah! Aku ingin berbicara sesuatu padamu” ucapnya yang kini berada di balik tubuh pria itu, Sepertinya pria itu baru saja menyelesaikan  pertandingan basketnya itu. terlihat ia sedang beristirahat santai bersama dengan teman-temannya, mereka terlihat asik dengan obrolan santainya. Noah yang merasa namanya terpanggil pun seketika membalikkan tubuhnya  untuk melihat apa yang ingin dilakukan gadis culun di hadapannya ini.


“Mau ngomong apa?” tanyanya. Sambil menatap lurus ke arahnya.


Anya yang tengah gugup itupun kini kian bertambah gugup rasanya lantaran pria di hadapannya kini tengah menatapnya seakan menunggu apa yang ingin Anya katakan padanya.


“A-aku suka sama kamu Noah ”


Akhirnya dengan segenap keberanian yang ia punya. Kata yang ingin di ucapkannya keluar dengan sempurna, ia terlihat sangat gugup sekarang bahkan hanya untuk bertatapan wajah dengan pria dihadapannya itu ia tidak berani. Anya hanya dapat tertunduk memberikan kotak bekalnya itu kepada pria pujaannya.


Hening


Semua orang yang berada di sekelilingnya sepertinya kini sedang memperhatikan mereka, Seorang gadis culun dengan beraninya menyatakan perasaannya kepada most wainted sekolah di tengah keramaian seperti ini. Tentu saja hal itu sangat menarik perhatian mereka, apa yang akan terjadi selanjutnya? Mereka tampak antusias sekali mendengar jawaban daei pernyataan Anya barusan, bahkan ada beberapa dari mereka yang mengambil gambar maupun merekam video untuk mengabadikan moment tersebut.


Noah yang melihat Anya yang kini tengah menyodorkan kotak makan  yang  telah ia siapkan sebelumnya dihadapannya itupun, tanpa pikir panjang ia pun segera mengambil kotak makan tersebut dan segera membukanya untuk melihat apa yang telah dipersiapkan Anya untuknya. Sedangkan Anya ketika ia  merasa Noah telah mengambil kotak makan tersebut iapun segera mendongakkan kepalanya untuk melihat jawaban dari pernyataannya pada pria di hapannya kini.


makan pemberiannya tersebut. Seakan memberi harapan padanya Anyapun ikut tersenyum. Namun....


Byurrrr


" N-noah?


Betapa kagetnya Anya. Noah tiba-tiba saja menumpahkan makanan yang ia buat itu di

__ADS_1


atas kepalanya membuatnya tersentak kaget, Apa ini? kenapa rasanya begitu sakit. Seakan di buat terbang tinggi dengan memberinya harapan, Namun di jatuhkan dengan rasa kecewa dan malu bersamaan. Noah telah menjatuhkan Anya sedalam-dalamnya.


“Apa! Lo pikir gue bakal terima lo, Mimpi!”


“Coba lo lihat penampilan lo sendiri dekil culun dan menjijikkan, lihat muka lo aja gue udah mau muntah, dan apa yang bisa di banggakan dari penampilan lo yang seperti ini. ngak ada Anya, ngak ada yang menarik dari diri lo, Dan lo berharap  bisa bisa sama gue, Heh! Jelas  ngak sebanding. Nihh ya gue kasih tau kalau di bikin perbandingan lo tuh sama gue beda jauh levelnya,ibarat kata kita tu bagaikan bumi dan langit beda jauh banget dan ngak pernah bisa sebanding karno level lo tu jauh dibawah gue." kata-kata yang baru saja Noah lontarkan begitu  sangat tajam bagaikan belati yang menusuk hatinya. SAKIT.


 "Hahahah dasar jelek"


"Emang enak di tolak"


"Makanya sadar diri"


"Ngak punya kaca ya dirumah? ntar gue beliin dehh biar lo bisa ngaca tiap hari"


"Rasain, emang pantes lo di tolak,ngak sadar diri sihh"


"Ehh,liat tu mukanya,foto-foto"


Huuuuu


Seketika lapangan yang tadinya sepi mendadak menjadi ramai ,mereka seperti melihat sebuah pertunjukkan gratis. Sorak-sorak mulai ramai terdengar  meneriaki gadis culun yang kini telah gagal menyatakan perasaanya kepada sang pujaan hati. Benar bukan,mana mungkin seorang most wanted sekolah seperti Noah mau bersanding dengan gadis jelek seperti Anya,itu jelas tidak akan mungkin pernah terjadi.


Putus sudah harapannya,tidak hanya penolakan ia dapatkan bahkan hinaan dan makian yang ia dapatkan dari pria yang ia cintai selama ini dan itu dilakukannya di hadapan banyak orang. Jangan ditanya lagi bagaimana persaanya saat ini dan betapa malunya harga dirinya diinjak-injak dihadapan semua orang.

__ADS_1


Anya yang melihat sekelilingnyapun tidak dapat berbuat banyak hal  ia hanya berdiri kaku dengan tangan yang mengepal kuat seragamnya untuk menyalurkan rasa sakit dan malunya, Pria yang ia sukai sejak  lama tidak hanya menyakiti perasaanya tapi juga mempermalukannya di depan semua orang, Namun bukannya merasa bersalah pria di hadapannya  kini juga tengah menertawakan dirinya yang  terlihat sangat menyedihkan saat ini. Dan pada akhirnya Anya memutuskan untuk pergi menjauh dengan  air mata yang mengalir sangat deras membasahi pipinya, serta membawa segala rasa sakit yang akan menjadi trauma baginya.


Bersambung......


__ADS_2