
5 bulan kemudian....
Perhatian semuanya!! Di himbau kepada seluruh murid baru SMA Garuda untuk segera menuju lapangan karena 5 menit lagi upacara pembukaan kegiatan ospek akan segera di mulai!!...
"Ayo! Cepat! ..."
"Cepat! ..."
Teriakan- teriakan itu tak lain berasal dari para osis yang tengah mengintruksi para murid baru SMA Garuda agar segera berada di lapangan dan melaksanakan upacara pembukaan kegiatan ospek SMA Garuda.
" Mana kaos kaki lo!" ucap salah satu anggota osis, mereka kini tengah memeriksa kelengkapan para murid baru SMA Garuda, satu persatu murid baru di periksa oleh anggota osis tersebut. Sampai akhirnya tibalah ia dengan salah satu murid yang menurutnya sangat aneh itu, Bagaimana tidak gadis tersebut memakai kotak kardus yang telah ia modifikasi seperti bentuk muka seseorang memiliki 2 lubang di bagian mata dan juga satu lubang kecil di bagian bawahnya yang terlihat seperti hidung untuk membantunya bernafas.
"Siapa nama lo?" ucap Gretha salah satu anggota osis yang kini menjabat sebagai wakil ketua osis SMA Garuda.
" Anya kak" ucapnya gugup
" Apa ada aturan pakai kardus di kepala selama ospek?" tanyanya dingin
" Ngak kak" jawabnya gugup
" Sekarang lo lepasin ini kardus"ucapnya memerintah
" Maaf kak, saya ngak bisa" jawabnya kembali
"Kenapa? Lo takut matahari, takut muka lo gosong? Lebay banget lo, Sekarang lo lepasin ini kardus!" ucapnya sambil berusaha menarik kardus tersebut dari kepala Anya.
Namun dengan sigap Anya berusaha mempertahankan kardus tersebut agar tidak terlepas dari kepalanya. "Jangan kak, Saya mohon" ucapnya kembali.
" Lepasin sekarang!" ucapnya kembali dengan nada membentak dan sontak membuat semua orang yang berada di lapangan tersebut mengalihkan pandangan mereka ke sumber keributan tersebut.
Seperti menjadi bahan tontonan para murid yang lainnya kini keduanya menjadi pusat perhatian di tengah lapangan itu, Gretha yang berusaha melepaskan kardus yang menutupi kepala Anya dan Anya yang berusaha mempertahankan kardus itu agar tidak terlepas dari kepalanya.
__ADS_1
"Ada apa ini?" ucap seorang laki-laki yang menghampiri keduanya tersebut.
"Rajendra, lo lihat cewek ini dia ngak mau lepasin kardus dari kepalanya padahal di aturan kita ngak ada yang nyuruh pakai kardus" ucap Gretha kepada Rajendra.
Rajendra Errando seorang ketua osis SMA Garuda, laki-laki dengan sejuta pesonanya memiliki kulit putih dengan tinggi 180cm, memiliki tatapan tajam seperti elang dengan alis tebal yang menambah ketampanannya tak heran berkat ketampanannya itu ia menjadi most wainted SMA Garuda. Namun sayang ketampanannya tersebut tertutupi oleh sifat dingin serta kekejamannya yang tak pandang bulu ketika memberikan sanksi kepada siapa saja yang melanggar aturannya.
"Ma- maaf kak sekali lagi saya benar-benar ngak bisa lepasin kardus ini dari kepala saya, saya mohon jangan paksa saya kak" ucap Anya dengan sedikit terisak tangisnya, jujur saat ini ia sangat takut untuk melepaskan kardus tersebut dari kepalanya.
Rajendra yang melihat Anya yang sepertinya bersikeras pada pendiriannya tersebut merasa iba dan kasihan. " Biarkan dia seperti itu" ucapnya yang kemudian bergegas pergi meninggalkan mereka berdua yang masih menjadi bahan tontonan publik itu.
"Apa!"ucap Gretha tercengang dengan jawaban yang di berikan Rajendra.
"Endra Kok lo gitu sih,ini jelas-jelas itu ngak ada di peraturan kita" sambungnya kembali sambil mengejar Rajendra yang kini semakin menjauh.
"Rajendra!" Gretha Panggilnya kembali
"Gretha!Terus mau lo gimana? Ngak akan ada gunanya juga lo paksa dia,lebih baik lo persiapkan anggota osis lainya untuk ngehandle acara selanjutnya" ucap Rajendra menatapnya. "Dan gue ngak mau kejadian tadi seperti tadi ke ulang lagi" ucap Rajendra kembali dan berlalu pergi meninggalkan Gretha.
*******
*Perhatian semuanya kita akan istirahat terlebih dahulu selama 20 menit, saya harap kalian dapat menggunakan waktu yang telah di berikan tersebut dengan sebaik - baiknya. Karena setelah ini kita masih memilik banyak rangkain kegiatan, dan saya tidak ingin ada yang pingsan selama kegiatan berlangsung. Mengerti!" *
Siapp Mengerti kak!!
"Hai!... Boleh kenalan? Gue Balaaditya Enzi pradipta, panggil aja Aditya" ucap Aditya sambil mengulurkan tangannya. Melihat respon wanita di depannya tidak merespon uluran tangannya itu, ia segera menarik kembali tangannya dan memilih duduk di sebelah gadis tersebut.
"Kenapa ngak gabung sama yang lain? Dari pada disini sendirian, mending gabung sama yang lain itung-itung sekalian berbaur sama yang lain biar banyak dapat teman" ucapnya. "Lo ngak suka keramaian ya? Atau lo orangnya introvert? tebaknya lagi. Namun respon cewek tersebut tetap sama, tidak ada jawaban bahkan menoleh pun tidak.
Setelah menyelesaikan beberapa kegiatan ospeknya. Mereka di berikan kesempatan istirahat guna mengembalikan energi mereka setelah sebelumnya terkuras akibat dari kegiatan ospek sebelumnya. Ada yang memakan bekalnya, hingga perbincangan mengenai seputar kegiatan ospek yang telah mereka lalui sebelumnya. Dan Anya, ia memilih menyendiri di sebuah kursi taman menikmati hembusan angin yang menyejukkan serta keindahan sekolah barunya saat ini.
"Nama lo siapa?" Aditya kembali mengulangi pertanyaan sebelumnya.
__ADS_1
"Anya!" ucap Anya pada akhirnya
Perhatian lepada seluruh murid baru SMA Garuda di harapkan segera berkumpul kembali kelapangan karena acara selanjutnya akan segera di mulai kembali.
"Aku duluan, permisi" ucap Anya yang kemudian berlalu pergi meninggalkan Aditya yang berada di taman dan kemudian bergegas menuju lapangan untuk mengikuti rangkain kegiatan ospek selanjutnya.
Rangkaian kegiatan ospek berjalan dengan sangat baik selama 3 hari ini, para murid baru SMA Garuda sangat antusias mengikutinya sehingga kegiatannya pun berjalan dengan baik dari awal acara hingga acara itupun selesai.
Dan Hari yang di tunggu pun telah diba.Hari dimana para murid baru menjalankan aktivitas barunya sebagai murid SMA Garuda.
"PERINTAH SAYA AMBIL ALIH! SEMUANYA. ISTIRAHAT DI TEMPAAAT... GRAKK!!" suara lantang dari pemimpin upacara memenuhi lapangan tersebut. Memerintah kepada siapa saja yang berada di lapangan tersebut untuk mematuhi perintahnya tak terkecuali para guru dan staff yang berada disana.
" Selamat pagi semua! Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh murid baru SMA Garuda. Generasi baru yang akan mencetak prestasi-prestasi baru di SMA Garuda dan mengharumkan nama sekolah kita di kanca Internasional, dan saya berharap disini kalian lebih mengembangkan bakat dan prestasi kalian. Dan saya harap kalian betah disini sampai kalian lulus nantinya seperti para senior kalian sebelumnya.." ucap sang kepala sekolah yang saat ini menjadi pembina upacara dan berkesempatan langsung untuk mengucapkan kata sambutan kepada para murid baru SMA Garuda.
Setelah 15 menit lamanya upacara dilaksanakan kini para murid SMA Garuda mulai memasuki kelasnya masing-masing untuk memulai pelajaran pertamanya.
Hari senin adalah hari yang benar-benar menguras energi dan otak seperti murid kelas X IPS 3 saat ini . Bagaimana tidak setelah selesai upacara mereka melanjutkan pelajaran pertamanya yaitu pelajaran matematika. Benar-benar hari yang melelahkan.
Setelah satu jam lamanya, akhirnya jam istirahat pun berbunyi yang seketika membuat para murid sangat bahagia, mereka sudah tak sabar untuk menuju kantin sekolah untuk sekedar mengisi perut mereka yang keroncongan sedari tadi.
" Oke anak-anak, pelajaran hari ini kita cukupkan sampai disini dulu kita akan lanjutkan minggu depan. Selamat istirahat" ucap bu Ria sang guru matematika yang kemudian pergi meninggalkan kelas.
" Akhirnya... Yok kantin guys" ucap salah satu murid perempuan mengajak teman-temannya.
Hening... Suasana kelas kembali hening, mereka memilih menuju kantin untuk mengisi perutnya yang keroncongan disana.
" Ini buat lo" ucap seseorang menyerahkan sebuah roti dan sekotak susu coklat. Anya yang sebelumnya menelungkupkan kepalanya di bawah meja seketika mengangkat kepalanya untuk melihat orang tersebut.
" Aditya..."
Bersambung.....
__ADS_1