
" what!!! berkeja sebagai pembantu dan identitas di ganti" kejut Nana dan sontak berdiri dari duduk nya.
"aku tidak salah dengarkan" tanya Nana dan menggoyangkan tubuh Lisa
"hei .... kepalaku pusing, kalau kau terus menggoyangkan tubuhku" cetus Lisa dan memegang kepalanya
"aku minta maaf." seru Nana dan kembali duduk di posisinya
" yang benar saja identitas mu di ganti, walaupun itu hanya tiga bulan, dan lebih parahnya kau berkeja sebagai pembantu!" cetus Nana yang masih kaget dengan perkataan sahabat nya
"mungkin itu yang terbaik, tapi aku setuju jika identitas ku di ganti, dengan begitu siapa yang akan merendahkan dan siapa yang rela menerima aku apa adanya, aku akan tau" tutur Lisa dan memandang wajah sahabat nya
"hmm .... bagaimana pun kau putri tunggal Pama Arlan, kau saja tidak pernah di publikan, kau selalu di jaga dan takut di lukai oleh pria manapun dan lagi orang perusahaan pun tidak tau kalau kau putri tunggal paman Arlan hou, orang ke 2 yang terkaya di dunia, perusahaan ada di mana-mana dan satu lagi orang yang paling terpengaruh di negara ini." imbuh Nana memandang wajah lisa
"jadi apa kau akan setuju dengan perjanjian itu?" tanya Nana
"sepertinya iya, aku akan berusaha dalam tiga bulan untuk mencari calon suamiku, dari pada di jodohkan dengan laki-laki yang tidak kukenal" cetus Lisa dan memalingkan wajahnya
"baiklah itu terserah mu, yang penting nanti di Jerman jaga dirimu dan jangan sampai identitas mu di ketahui ." ceramah nana
" iya sahabat ku yang paling aku sayangi" ucap Lisa dan mendekati Nana untuk memeluknya
"tapi nanti kita gak pernah ketemu lagi dong" sedih Nana dan mempererat pelukannya terhadap Lisa
__ADS_1
" tapi kita bisa saling kasi kabar kan." tutur Lisa dan melepas pelukannya
" baiklah, Ayok kita kembali" pinta Lisa dan memutar balik tubuhnya, ketika Lisa berjalan satu langkah, Lisa di tabrak oleh pria yang bertubuh besar dan tinggi
Brukkk ....
"sthhh au .... " pekik Lisa
" apa kau tidak punya mata!" bentak pria yang menabrak Lisa
"hei .... sebenarnya aku yang bertanya itu kepadamu, apa kau tidak punya mata!" cetus Nana yang geram melihat pria itu membentak Lisa
"hei .... jaga bicaramu! apa kau tidak tau siapa yang kau marahi ini !" saut teman pria itu yang tidak kalah geramnya melihat wanita itu
"diam lah ....!" cetus Lisa dan pria yang menabraknya bersamaan.
lisa menatap tajam pria yang di hadapannya
"apa yang kau lihat?" tanya pria yang menabrak Lisa dengan wajah sombongnya
"apa kau tidak berniat minta maaf, karena sudah menabrak ku tanpa sengaja" imbuh lisa
"Hing ....minta maaf! apa aku tidak salah dengar, seharusnya kau yang minta maaf kepadaku, karena sudah menabrak ku" cetus pria itu dan menatap sinis kepada lisa
__ADS_1
"hey .... apa kau tuli, kau yang sudah menabrak ku, apa kau tidak lihat" cetus Lisa yang sudah menahan amarahnya
" itu salah kau sendiri, kenapa ada di hadapanku" pungkas pria itu yang tidak mau kalau dengan lisa
"kau ini .... " gumam Lisa yang amarahnya sudah memuncak.
Lisa mendekati pria itu dan menatap tajam pria itu, Lisa melihat kebawah dan menginjak kaki pria itu, sontak pria itu berteriak kesakitan.
"settt Argghhh ... " pekik pria itu
Lisa menarik tangan sahabat nya dan berlalu pergi, setelah agak jauh, Lisa berhenti dan memutar balik tubuhnya, Lisa menunjukkan ekspresi wajahnya yang mengejek.
"wekk .... " ejek Lisa dan melanjutkan jalannya keluar dari restauran.
"hey .... kau mau kemana, awas saja kau, jika kita berjumpa lagi aku akan balas dendam!" teriak pria itu dan memegang kakinya yang merasa kesakitan
"apa itu sakit?" tanya sahabat pria itu dan menahan tawanya yang berdebat dengan wanita
"apa kau tidak melihat nya." cetus pria itu dan menatap tajam sahabat nya
bersambung ....
jangan lupa like, komen dan vote nya ya kakak²☺️🙏😘
__ADS_1