
flash on
"paman Yusri, kenapa paman melamun." lirih Lisa dan melambaikan tangannya
"eh, iya Nona." sontak kaget Yusri, yang sudah sadar dari lamunannya
"paman ini .... " lirih Lisa dan mengerucutkan bibirnya
"nona Lisa, saya kan meminta nona untuk memanggil saya dengan nama saya, kenapa nona memanggil saya dengan sebutan " paman" ". imbuh Yusri. ia yang melihat Lisa mengerucutkan bibirnya, membuat ia gemas dengan tingkah laku nona nya.
"baiklah paman Yusri, eh-maksudnya Yusri." gumam Lisa cengengesan
*****
sampainya di gerbang villa majikannya, Lisa dan Yusri turun dari mobil, Lisa melihat villa di hadapannya yang begitu besar dan elegan.
"nona, ini koper anda." Yusri memberikan koper kepada Lisa.
"makasih Yusri." Lisa berterima kasih kepada Yusri dan tak lupa dengan senyumannya yang begitu ramah.
"ingat pesan ini nona, identitas Nona adalah gadis biasa yang bekerja untuk membantu orang tua anda, dan identitas ini jangan sampai terbongkar ." jelas Yusri dengan wajah ramah nya
"baiklah, akan aku ingat ." imbuh Lisa dan masuk kedalam villa tersebut.
^
ting .... Tong .... ( suara bel berbunyi )
pintu terbuka dan disambut oleh pelayan villa itu.
"iya non, cari siapa ya ....?" tanya wanita paruh baya yang bernama Bi Liza.
"saya Lisa bi, saya diperintahkan untuk jadi pelayan disini bi." jelas Lisa dengan senyumannya yang begitu ramah
"oh nak Lisa, mari masuk." bi Liza mempersilahkan Lisa masuk dan menghidangkan minum.
"tidak usah repot-repot bi-?"
__ADS_1
"panggil saja bi liza." seru ni Liza dengan senyumannya yang begitu ramah
"apa cuma bi liza yang menjadi pelayan di villa ini ?" tanya Lisa dengan ramah dan melihat sekeliling ruangan
"tidak non, disini ada dua pekerja, kalau pelayan untuk melayani tuan muda cuma bibi, dan kalau bertugas di luar seperti membersihkan kebun,itu pak Anto." jelas bi Liza.
Lisa yang mendengarkan itu hanya menganggukkan kepalanya.
" bi, pekerjaan Lisa apa saja?" tanya Lisa
"pekerjaan non Lisa melayani tuan, seperti menyiapkan baju, menghidangkan teh atau kopi , membersihkan kamar tuan muda dan menghidangkan makanan, untuk memasak dan membersihkan ruangan biar bibi saja" jelas bi liza.
"baiklah bi, terimakasih."
"sama-sama non." balas Bi Liza dengan ramah
"bi Lisa tidak perlu memanggil Lisa dengan sebutan "non" panggil saja Lisa ." pinta Lisa
"baiklah nak Lisa ."
" baik bi, sekali lagi terimakasih." imbuh Lisa dengan senyuman ramahnya.
^
siang sudah menjelang sore, Lisa bersiap untuk melayani majikannya, Lisa memakai pakaian khusus untuk pembantu, rambut yang panjang ia kucir satu dan poninya yang berantakan ia rapikan.
Lisa menemui bi Liza untuk menyiapkan makan malam.
"Bi, biar Lisa bantu" pinta Lisa dan mulai membantu bi Liza.
"nak lisa, bibi lupa bilang kepada nak lisa, kalau tuan muda sudah pulang,nak Lisa siapkan teh dan berikan kepada tuan muda dan tuan muda ketika sudah pulang dan ingin mandi, ia akan melemparkan pakaiannya ke sembarangan tempat, dan lagi kamar tuan harus selalu bersih jangan sampai adab yang berantakan dan ketika tuan mudah sudah selesai mandi, nak Lisa siapkan pakaiannya." jelas bi Liza dengan begitu panjang lebar
" sepertinya ini pekerjaan seorang istri deh."
batin Lisa dan tersenyum kepada Bi Liza dengan terpaksa
"baik bi". lirih Lisa
__ADS_1
tak berapa lama masakan mereka telah selesai, Lisa membereskan bekas masakan nya, selang beberapa menit majikannya pulang, bi Liza langsung membuka pintu sedangkan Lisa langsung membuatkan teh untuk majikan nya.
Lisa masih ingat dengan perkataan bi Liza yang baru bi Liza katakan, ia langsung menghampiri majikannya di kamar dan mulai pekerjaan pertama nya, lisa mengetuk pintu kamar majikannya.
tok .... tok ....
"masuklah" pinta majikannya dan tidak memandang Lisa sedikit pun
"baik tuan, ini teh nya saya letakkan di meja." lirih Lisa dan menundukkan kepalanya
"Hmmm .... "
"siapkan pakaian saya" pintanya dan melepaskan bajunya, ia melemparkan ke sembarangan tempat.
Lisa yang sedikit menundukkan kepalanya ia melihat majikannya buka baju di hadapannya.
" *ke-kenapa majikan ku ini seenaknya saja membuka baju di hadapan ku " batin lisa dan gugup melihat tubuh majikan nya yang berkotak- kotak dan tak melihat wajah majikannya
"astaga Lisa, apa yang kau lihat, kau sudah mengotori matamu." batin Lisa dan memukul-mukul kepadanya , Lisa kembali menunduk dan memungut pakaian majikan nya dan tak lupa ia memiliki pakaian di lemari dan diletakkan di atas tempat tidur*.
majikannya yang sudah selesai mandi, ia keluar dengan handuk yang melintir di pinggangnya, ia melihat pelayanan yang sedang menaruh pakaian nya di atas tempat tidur.
"sepertinya aku pernah melihatnya, tapi dimana?" pikir pria itu yang masih mematung melihat pelayan itu
Lisa yang telah selesai menaruh pakaian majikan di tempat tidur dengan rapi, ia membalikkan tubuhnya, ia membulatkan kedua matanya dengan sempurna dan terkejut melihat majikannya yang hanya menggunakan handuk dan lebih terkejut nya ketika melihat wajah majikannya.
"kau!!" teriak pria itu dan mendekati pelayan nya itu
_
_
_
_,
bersambung ....
__ADS_1