
Di pagi hari yang sangat cerah Billah sedang berdandan untuk pergi ke taman bersama ke dua sahabatnya.
Nmun, dia tidak sengaja melihat Bimo berjalan dengan seorang wanita yang sangat begitu cantik.
Billah yang melihat memandangan yang tidak begitu mengenakan, dia pun langsung pergi menjauh dari situ.
Ke dua sahabatnya hanya bengong melihat Billah yang tiba-tiba pergi dan meninggalkan mereka berdua, ternyata pas kedua sahabatnya itu menengok ke belakang mereka melihat Bimo berjalan bersama seorang wanita.
Akhirnya mereka pun menyusul Billah yang sedang menangis itu, mereka berdua sangat bingung dan akhirnya mereka pun mencoba bertanya kepada Billah.
"Bil lu gpp kan?"tanya Lia kpd sahabatnya itu sambil menenangkan nya
"Gw gpp kok Li, gw tadi cuma kelilipan doang"jwbnya berbohong
"Lu lagi gak bohong kan bil Ama kita berdua"kta Shari yang tahu kalo Billah saat ini sedang berbohong
"Buat apa gw bohongin lu berdua"ktanya dengan santai
"Yakin bukannya tadi lu ngeliat Bimo jalan sama cewe ya"ledek Lia ke billah
"Yakin ya elah ngapain juga gw nangisin dia"ktanya ke Lia
"Baguslah kalo gitu"kta shari
Tiba tiba Satrio menghampiri mereka bertiga dan ingin sekalian mengobrol dengan mereka, namun ia gagal karena tiba tiba Bimo datang dan langsung merangkul si Billah.
Billah yang di rangkul Bimo langsung buru-buru pergi dan melepaskan rangkulannya Bimo, dia pun langsung berpamitan pulang bersama Satrio.
__ADS_1
"Satrio nebeng dong, Ampe rumah gw boleh gak?"tanyanya ke Satrio
"Kan ada Bimo ngapa harus Ama gw yang nganterin lu pulang"jwb Satrio ke Billah yang sangat heran dengan tingkah lakunya Billah
"Lu mau gak sih anterin gw kalo mau gak usah banyak tanya dah"dengusnya dengan kesal
Satrio hanya mengangguk seolah menjawab pertanyaan nya Billah, sedangkan mereka bertiga hanya bengong melihat Billah yang begitu aneh.
Akhirnya Satrio pun membawa Billah pergi ke pinggiran sungai, dan Satrio berteriak agar semua bebannya yang ia punya selama ini hilang. dan dia pun menyuruh Billah untuk berteriak juga agar masalahnya terlepas semua.
"Aaaaaaaaaaaaa"teriak Satrio yang begitu sangat keras
"Ayuklah nyoba gw jamin masalah lu bisa terlepaskan"kta satrio ke billah
Akhirnya Billah pun menyobanya, ternyata benar apa yang di katakan Satrio ketika kita berteriak maka beban kita bakalan terlepas begitu saja.
"Seru juga ya teriak kaya gitu berasa beban gw ilang semua, makasih ya satrio"ktanya tersenyum kepada Satrio
"Sama sama bil, owh ya habis ini lu mau juga jajanin es krim gak?"tanya Satrio yang hanya bisa melihat Billah tersenyum
"Mau, ayukk sekarang kita beli es krim"ktanya sambil menarik tangannya Satrio
"Ya udah ayukk"kta satrio ke billah
Mereka tidak sengaja bertemu dengan Bimo yang juga membeli es krim untuk pacarnya, namun Bimo sadar kalo Billah yang diam hanya melihat dia dengan pacarnya.
"Bil tunggu dengerin penjelasan gw"kta Bimo sambil memegang tangannya Billah
__ADS_1
Namun dengan cepat Billah pun langsung melepaskan tangannya dari genggamannya bimo dan langsung menampar pipinya Bimo.
Plakkk
"Lu jahat bim, Ama gw lu pernah bilang ke gw lu gak bakalan lagi yang namanya bikin gw kecewa, tapi apa lu malah bikin gw kecewa"ucapnya sambil menangis
"Ya gw minta maaf bil Ama lu, sebenarnya gw masih cinta Ama mantan gw"kta Bimo sambil meminta maaf
Namun, Billah langsung menampar lagi pipinya bimo.
Plakkkk
Kali ini tamparannya cukup keras dan Bimo hanya bisa pasrah, emang dia pantes mendapatkan tamparan tersebut dari Billah.
"Lu jahat bim Ama gw, kenapa lu gak bilang dari awal kalo lu masih sayang sama mantan lu itu. lu pikir gw gak sakit hati apa bim
terus terusan di bohongin lu, gw juga dah cape lu bohongin Mulu"penjelasannya ke Bimo
Satrio pun langsung buru-buru mengajak Billah pergi, agar tidak membuat kerusuhan.
Bimo, Nissa (mantannya Bimo), dan Billah
Kira kira bimo cocoknya Ama sapa ya, Ama Nissa atau Billah?
**Hayo silakan like and komen guyss biar authornya semangat bikin Novelnya 👌
__ADS_1
kalo gak ada yang ngelike aku males lah bikin Novelnya 🤣🤣🤣🤣🤣**