
*Billah pun masih memeluk erat Bimo, namun Bimo tidak masalah kalo di peluk seharian. tapi dia ingin tau kenapa Billah menangis seperti ini.
"Bil, lu tuh sebenarnya kenapa? cerita lah sama gw?"tanya Bimo sambil mengusap air matanya Billah
"Gw gpp Bim, lu gak perlu khawatir dengan kondisi gw"jwbnya terseda seda
"Lu bohong sama gw bil, mana mungkin lu gpp tapi nangis kejar kaya gini"kta Bimo mengusap kepalanya Billah
"Asal lu tau bil, kita udah kenal lama malah gw juga tau bagaimana diri lu"ktanya dengan tegas
"Ya tapi gw emang gpp Bimooo"ktanya dengan tegas, agar meyakinkan Bimo kalo dia itu sebenarnya tidak kenapa Napa
"Ok kalo lu gak mau cerita gw gak maksa, tapi asal lu tau gw sama lu itu udah bagaikan kaya keluarga"kta Bimo ke Billah sambil mengecup keningnya Billah
"Jadi lu cuma nanggap gw sebagai keluarga doang, padahal gw suka sama lu Bim"ucapnya dalam hati
"Hey lu kenapa bengong?"tanya Bimo ke billah
"Gw gpp cuma hanya berpikir betapa jeleknya lu"ktanya ngeledek Bimo
"Hmm mulai dah"kta Bimo sambil mengelitik perutnya Billah
__ADS_1
"Akhh geli Bim"ucapnya
Mereka pun bercanda dengan ria, Bimo pun menyuruh Billah untuk turun ke bawah dan makan siang dengannya.
"Ayok turun ke bawah perut gw udah laper nih"kta Bimo sambil memegangkan perutnya yang sudah bunyi dari tadi
"Emang lu belum makan dari tadi apa?"tanyanya Billah ke Bimo
Bimo hanya mengangguk dengan pelan, Billah pun merasa gemas dengan pipi chubby nya Bimo dan dia mencubit pipi chubby nya itu .
"Ikhh gemes dah sama anaknya Suparno"ktanya mencubit pipinya Bimo
"Auu sakit kali bil"ktanya sambil memegang pipinya itu yang merasakan kesakitan
Billah pun lagi asik memainkan handphonenya dan mendapatkan pesan dari Satrio yang ingin ketemu dengan Billah di kafe sore ini, Billah pun bersiap siap untuk menemui Satrio.
Setelah sampai di kafe tersebut yang ternyata Satrio sudah menunggu lama sang gadis tersebut, namun dia hanya terdiam dan melihat sang gadis tersebut yang begitu cantik dengan menggunakan kemeja warna hijau muda dan celana Levis di kuncir kuda. yang membuat nya terpesona pada penampilan sang gadis tersebut.
"Silakan duduk, lu mau mesan apa?"tanyanya
"Gw pesan jus alpukat aja"jwbnya dengan simpel
__ADS_1
Setelah Satrio memesankan minuman untuk sang gadis tersebut, pesanannya pun sudah jadi. sebenarnya ada hal penting yang ingin satrio omongkan ke Billah mengenai perasaannya itu.
"Oh ya lu mau ngomong apa ke gw?"tanya Billah dengan judes
"Sebenarnya dari awal kita kerja kelompok bareng, gw udah mulai suka sama lu. namun belum berani mengungkapkannya, dan hari ini gw mau bilang ke lu kalo gw suka sama lu. lu mau kan jadi pacar gw?"tanyanya dengan penuh penjelasan
"Maaf sat, tapi gw gak bisa nerima lu buat saat ini tolong berikan gw waktu untuk berfikir"jwb Billah sambil melepaskan tangannya Satrio yang dari tadi menggenggam tangannya Billah
"Ok gw paham Ama lu, dan gw juga bakalan ngasih lu waktu untuk menjawab pertanyaan gw"ktanya dengan tampang kecewa
"Lu gak marah Ama gw kan yo?"tanya Billah ke Satrio
"Gw gak mungkin marah sama lu, karna gw juga gak bisa maksa lu buat jadi cewe gw"jwbnya
Malam yang sangat larut dan Billah pun memutuskan untuk pulang dengan naik taksi ketimbang di anterin dengan Satrio, dia gak tau dengan perasaannya sendiri. sebenarnya dia suka sama bimo, namun di sisi lain dia juga suka dengan Satrio. yang membuatnya harus memilih salah satu dari mereka.
Kira kira si Billah milih siapa ya?
Jangan lupa like and komen ok😘😘😘
__ADS_1
*