
Setelah mereka selesai makan, mereka pun mengerjakan tugas bersama.
Di antara mereka sangatlah sunyi masing-masing dari mereka tidak ada percakapan apapun, hujan pun makin lama makin lebat.
Satrio cemas bagaimana caranya dia pulang dan dia tidak mungkin nginap di apartemen billah, saat ini mereka sedang berada di apartemen milik keluarganya Billah.
Tapi Billah malah menyarankan untuk nginap sehari di apartemennya, dan lagian ini sudah sangat larut hujan belum juga berhenti.
"Bagaimana kalo lu nginap sini aja Yo"ktanya ke Satrio
"Tapi emang boleh?"tanya Satrio yang sedikit bingung
"Bolehlah lagian ini kan di apartemen bukan di kostsan gw, kecuali kalo lu di kostsan gw baru gak boleh"ktanya tersenyum
"Terus gw tidur di mana bil?"tanya Satrio ke Billah
"Ya ampun Yo lu gitu doang gak usah bingung apa, noh tidur di sofa"ktanya sambil menunjuk ke arah sofa
"Hmm, baiklah sehari doang ya gw nginap disini"kta satrio yang mau gak mau harus menerima tawaran dari Billah
Namun entah apa yang di cemaskan dirinya, apa mungkin Billah tidak takut kalo seketika dia bisa khilaf.
__ADS_1
Apa yang sebenarnya dipikiran Billah?apa dia tidak takut aku khilaf, ya tuhan dia begitu menyiksa ku padahal kami berdua baru kelas sepuluh tapi kita sudah tidur sekamar.
Gila banget ini mah namanya dia bahkan tidak memikirkan diri ku yang sangat tersiksa ini akibat dirinya itu, pintanya sambil memandangi sang gadis yang sedang tidur di kasurnya sambil memainkan handphonenya.
Malam sangat panjang dan kedua orang itu belum juga tidur, Billah pun sangat laper dan memutuskan untuk keluar mencari makanan bersama Satrio.
"Satriooooooo, Ayuk anterin gw cari makanan"ktanya sambil meneriakkin di telinganya Satrio
"Bil lu bisa gak sih gak usah gitu yang namanya teriak, berisik tau"kta satrio mengusap usap telinganya
"Hehehe maaf ya kalo gitu, tapi gw laper ayukk lah cari makanan"ktanya dengan tampang memeras
Satrio hanya menghelan napas dan dia langsung mengambil celana panjangnya dan jaket agar dia tidak kedinginan, sedangkan Billah memakai celana pendek Levis dan jaket Levis yang agak sobek dibagian keteknya ya namanya juga model😂.
Mereka pun nyampe di sebuah minimarket dan sebuah kebetulan dia bertemu dengan Bimo, namun cewe itu langsung melewatinya begitu saja tanpa menyapanya.
Bimo tau Billah masih marah dengannya dan sekarang dia berusaha menjauh dari dirinya.
Mereka berdua memasuki minimarket Billah pun langsung mengambil keranjang dan cukup banyak makanan ringan yang ia ambil, Satrio hanya menghelan napas dia bahkan tidak bisa bayangin jika dia dan Billah menikah pastinya cukup banyak uang yang mereka perlukan.
Setelah mereka selesai memilih makanan dan tentu mereka juga tidak lupa untuk membayar makanan yang mereka beli.
__ADS_1
Billah langsung mengajak Satrio pergi ke pasar malam yang ada di dekat apartemennya itu, mereka menyoba mainan satu persatu.
Begitu banyak kesenangan yang didapatkan Billah ketika bersama Satrio, selesai bermain mereka membeli es krim dan kali ini Billah yang mentraktir es krim untuk mereka berdua.
"Lu mau es krim gak Yo tenang aja hari ini gw yang traktir"ktanya sambil tersenyum ke Satrio
Satrio hanya mengerutkan keningnya seolah-olah dia tidak mengerti dengan tingkah laku gadis tersebut.
"Ya udah gw mau samain aja es krim nya kaya lu"kta satrio ke Billah
Billah pun memesan es krim dua rasa coklat dan stroberi, agar Billah bisa menyicipi rasa stoberi yang di beli untuk Satrio.
Setelah dia memesan es krim nya dia langsung menghampiri Satrio, dan Satrio lagi melahap es krim nya tiba tiba aja Billah Langsung mencium bibirnya Satrio.
"Hmm enak dah es krim stroberi nya"godaannya sambil mengelap bibirnya
Satrio hanya bengong melihat Billah yang tadi tiba-tiba menyium bibirnya, Yap sepertinya gadis itu sedang menggoda dia.
Mereka pun langsung balik ke apartemen setelah puas bermain, Satrio masih memikirkan hal yang tadi seolah-olah itu adalah mimpi.
"Woyy lu ngapain bengong aja, tidur Sono besok kita mulung wkwkwk"ktanya sambil tertawa
__ADS_1
Mereka pun langsung tertidur pulas dan jangan salah Satrio dia tidur di sofa dan Billah tidur di kasurnya.