Siapa yang akan ku pilih?

Siapa yang akan ku pilih?
Hanya sebuah kenangan


__ADS_3

Setelah seminggu semenjak Bimo meninggal dunia, Billah hanya bisa mengurung dirinya di kamar.


Tentu Siti sebagai mamanya sedih melihat Billah terus terusan seperti ini, bahkan juga semenjak Bimo tiada Billah tidak makan bahkan juga tidak keluar dari kamarnya.


Siti pun akhirnya menelepon Satrio, Lia, dan shari untuk membujuk Billah agar mau keluar kamar.


Tiga orang itu pun sampai di rumahnya billah, setelah sampai Satrio, Lia, dan Shari langsung buru-buru ke atas menuju kamarnya Billah.


Tok...Tok...Tok


Namun tidak juga di bukakan pintunya oleh pemilik kamar tersebut, akhirnya mau gak mau Satrio harus mengobrak pintu kamar gadis tersebut.


Mereka kaget yang melihat Billah pingsan dan juga melihat banyak rontokan rambut berserakan kemana mana, Satrio langsung mengangkat tubuh gadis itu(ya untungnya badannya tidak terlalu berat 🤣).


Mereka langsung buru membawa Billah ke rumah sakit, perlahan Billah membuka matanya ia pun sadar dari pingsannya.


Billah hanya terdiam sambil menangis karena dia masih mengingat kenangan saat bersama Bimo.

__ADS_1


"Sat, gw kangen sama Bimo kenapa dia selalu ninggalin gw sendirian"ktanya sambil menangis


"Lu gak sendirian kok kan ada kita bertiga yang selalu nemenin lu bil"kta Shari dan Lia yang dari tadi sudah ada di sana


"Tapi gw kangen sama Bimo, dan apa benar sebentar lagi gw bakalan nyusul Bimo?"tanyanya ke Satri


"Itu gak bakalan terjadi, gw bakalan terus jagain lu kok bil"kta satrio mengelus rambutnya billah


"Gw tau sat kalo sebenarnya gw mengidap penyakit kanker otak stadium akhir kan dan itu kemungkinan buat gw hidup cuma dikit"ktanya sambil menatap matanya Satrio dengan serius


"Ba...gaimana lu tau"kta satrio yang kaget mendengar ucapannya Billah


Satrio hanya bisa menunduk karena merasa bersalah karena dia tidak memberitahu gadis itu dari awal.


"Gw bakalan jagain lu bil dan juga gw gak mau kehilangan lu"kta satrio langsung memeluk erat gadis itu


Billah hanya yang sudah meneteskan air matanya karena ia juga tidak ingin pergi ninggalin Satrio begitu aja.

__ADS_1


"Apa Bimo baik baik aja ya?"tanyanya ke Satrio


"Pastilah Bimo baik baik aja dan lu sekarang jangan sedih lagi oke"kta satrio tersenyum kepada billah


"Gw nyesel sat, udah pernah nyuekin dia"Ktanya


Mereka berempat pulang ke rumahnya billah, mama nya sangat senang dengan ke pulangan anaknya yang tadi pergi ke rumah sakit.


"Kamu gpp kan anak ku"kta Siti yang terus-terusan mencium pipi sang anak


"Ya ma Billah gpp dan sekarang Billah laper ingin makan perkedel ken..."ktanya namun terhenti kan karena dia mengingat lagi tentang Bimo bahwa Bimo dulu juga sangat suka perkedel yang Billah bawa buat bekel


"Kenapa kau diam sayang? mamih kan membuat kan mu"kta Siti langsung menuju ke dapur


"Hei bil, lu kenapa tiba-tiba nangis lagi sih?"tanya Satrio ke Billah


Namun Billah masih terdiam dia bahkan belum bisa mengikhlaskan kepergian Bimo, dia hanya bisa menatap foto Bimo di layar ponselnya sambil meneteskan air mata.

__ADS_1


Satrio hanya bisa menghelan napas yang sudah tidak tau lagi harus berbuat apa lagi agar Billah lupa dengan Bimo, karena sekarang yang ada dipikirannya adalah Bimo.


__ADS_2