
Satu bulan semenjak kepergian Bimo, billah sekarang jadi lebih suka melamun dan terus memikirkan Bimo.
Teman temannya merasa sedih melihat keadaan Billah yang kadang kadang suka menangis sendiri dan selalu menyebut nama Bimo, mereka terus berusaha agar Billah melupakan Bimo yang sekarang sudah tidak ada di dunia ini.
"Udahlah bil, lu gak usah kaya gini"kta Shari yang sedih melihat keadaan Billah
"Lu gak mau kan buat Bimo khawatir di atas sana, dan pastinya Bimo gak bakalan tenang kalo lu masih belum bisa ngelepasin dia"kta Lia sambil memeluk Billah yang dari tadi hanya diam seperti pikirannya kosong
Tiba-tiba air mata Billah jatuh dan dia terus sebut nama bimo.
"Bimmmmm, lu ngapain ninggalin gw sendirian lu tau gak kalo gw sayang banget sama lu bimmm"teriaknya sambil menangis
"Lu harus ikhlas bil biar Bimo tenang di alam sana"kta satrio yang berusaha menenangkan gadis itu
"Tapi...Satrio gw kangen sama dia"suaranya terisak-isak
"Lu berdoa aja buat dia, agar dia selalu di terima disisi Allah"kta satrio menghapus air matanya Billah
__ADS_1
Satrio langsung memeluk Billah lalu mencium keningnya Billah, dia mengerti dengan apa yang dirasakan oleh Billah ketika kehilangan orang yang ia sayangi.
"Berjanjilah padaku kalo kamu tidak akan pernah menangis lagi dan aku juga ingin kamu mengikhlaskan kepergian Bimo agar dia bisa tenang"ktanya sambil menatap mata gadis itu
"Baiklah aku akan berjanji pada dirimu kalo aku tidak akan pernah menangis lagi"kta Billah tersenyum manis kepada Satrio
"Bil, seandainya kamu tau kalo aku sebenarnya menyukai dirimu tapi apa kau tidak mempunyai perasaan apapun kepada ku?"batinnya
"Hai, satrioooo lu kenapa melamun?"tanya Billah ke Satrio
"Gw gpp kok bil, gw cuma berfikir kapan ya gw bisa nikah Ama lu"gombalnya ke Billah
"Hahahaha gw bercanda kali bil tapi kenapa pipi lu Semerah itu"ktanya sambil menertawakan Billah yang sedari tadi pipinya sudah memerah
"Auu akhh lu nyebelin banget"dengus Billah sambil memalingkan mukanya
"Hahahaha lucu banget sih anak kecil ku ini"ktanya mencubit pipinya Billah
__ADS_1
Billah tidak menghiraukan perkataan satrio dan dia masih memikirkan bimo, gara gara dia Bimo meninggal dunia.
Dia terus mengingat kenangan saat bersama Bimo dan tanpa ia sadari air matanya sudah jatuh, Satrio langsung bertanya kepada billah.
"Lu jahattt Bim katanya lu gak akan ninggalin gw sendirian tapi apa buktinya hah!!!"ktanya sambil memandangi foto pria yang selama ini ia cintai
"Heyy lu kenapa bil? kok tiba-tiba lu nangis dan mengapa lu bilang Bimo jahat"kta satrio ke billah
"Dia jahatt sat, dia bilang ke gw kalo dia gak bakalan ninggalin gw sendirian tapi kenapa sekarang dia ninggalin gw begitu aja"ktanya sambil memeluk Satrio
"Lu tenang bil, lu gak boleh terus terusan kaya gini"kta satrio menenangkan Billah
"Dia jahattt, apa lu benci sama gw Bim sehingga lu ninggalin gw"teriaknya menangis
Satrio tau saat ini gadis itu sangat membutuhkan Bimo, bahkan yang cuma ada di pikirannya adalah Bimo.
Billah juga tidak memikirkan kesehatannya, karena bagi dia Bimo lah yang terpenting di dunia ini.
__ADS_1
Satrio pun berpamitan untuk pulang ke rumahnya karena dari tadi mamanya sudah meneleponin dirinya.