
Pada saat itu mereka lagi belajar bahasa Inggris, dan Miss Alice mengadakan tugas kelompok.
Yang setiap satu kelompok terdiri dari lima orang, hanya tinggal aku, Lia, Satrio, dan arlan doang yang belum mendapatkan kelompok. Akhirnya Miss Alice memutuskan untuk mereka berlima menjadi satu kelompok.
Mereka di suruh membuat descriptive text, namun pada saat billah membawa flashdisk.
Satrio dan arlan mengadakan demo karna tidak setuju dengan perkataan Billah yang tidak ingin memasukkan nama mereka.
*"Tolong masukkan nama kami ke kelompok"ucapan para dua cowo tersebut sambil menunjukkan kertas kepada Billah
Billah hanya tertawa melihat kelakuan mereka berdua.
"Kita bayar dah tapi lu masukin nama kita"tanyanya ke Billah
"Bayar 10k y?"tanya Billah ke mereka berdua
"Anjirr mahal banget, 5k lah mau gak?"ktanya ke Billah*
"Ogah gw yang bikin kalian mah tinggal enaknya aja, kan gw bikin gituan cape anggap aja upahnya"kta Billah tersenyum seolah sedang mengerjai mereka berdua
"Lu punya berapa lan?"tanyanya kepada temannya
"Ogah ah gw mah kalo segitu"kta Arlan ke Satrio
__ADS_1
"Tapi emang lu udah bikin tugasnya?"tanyanya
"Udah nih gw bawa flashdisk nya"kta Billah
"Y udah mana sini flashdisk nya gw mau liat?"tanyanya ke Billah
"Nih tapi jangan sampe ilang y?"tanya Billah sambil mengasih flashdisk nya
Merekapun membawa flashdisk nya ke tempat duduk mereka, dan mereka berusaha untuk menamai flashdisk nya. Mereka juga ingin membawa pulang flashdisk nya, namun mereka melihat dulu ke arah Billah kaya seolah olah mereka sedang merencanakan sesuatu.
"Eh ini flashdisk nya gw bawa pulang y?"tanya Satrio ke Billah
"Gak, enak aja entar flashdisk gw ilang, ah elah siniin apa flashdisk gw"ucapnya kesel ke mereka berdua
"Ah elah li tolongin kek itu flashdisk gw diambil Ama mereka"ktanya kepada sahabatnya sambil meminta bantuan
"Lah itu kan flashdisk lu bil, kenapa gak lu ambil sendiri"tanya sahabatnya ke billah
Billah pun sudah merasa kesel Kepada dua cowo tersebut namun ia berniat untuk mengambil flashdisk nya sendiri dan di situ lah dia menampar Satrio pake LKS para teman temannya pun hanya tertawa melihat mereka berdua.
"Siniin apa flashdisk gw"ktanya kesel namun ia berusaha menatap matanya Satrio
Satrio hanya tertawa dan melihat Billah yang begitu marah namun Billah seperti seolah olah tidak seperti lagi marah.
__ADS_1
"Yah flashdisk nya ilang lagi"kta satrio ke Billah
"Ah elah seriusan napah, mana flashdisk gw"ktanya dengan nada keras
"Bodo sih kalo ilang lu harus ganti"ktanya kesel
"Benaran dah ilang gw gak tau kemana"kta satrio dengan memasang muka serius agar tidak ketahuan
"Ah elah bohong juga lu"ktanya
Dan akhirnya sebuah LKS pun melayang ke mukanya Satrio plak, Satrio yang hanya menatap Billah sambil tertawa.
"Lu marah kaya gak marah dah"kta satrio heran
"Apaan sih lu gak jelas"ucapnya yang sangat dingin
"Udah napah Yo balikin aja flashdisk nya"kta Arlan ke Satrio
Akhirnya Satrio mengembalikan flashdisk nya Billah, dan tertawa melihat Billah marah marah seperti tadi.
**Namun makin lama Satrio terus mendekati Billah, bukan cuma sekedar mendekatinya. Jarak mereka lah yang sangat begitu dekat sehingga tidak ada cela diantara mereka berdua.
*Maaf ya kalo misalnya ceritanya agak gak seru 🙏
__ADS_1
Aku lagi gak niat bikin novel kalo bukan karena bosen🤣🤣🤣. Tapi jangan lupa like and komen y guys😘😗😅**