Siapa yang akan ku pilih?

Siapa yang akan ku pilih?
Tidak ingin kehilangan (1)


__ADS_3

Setelah ia mengobati Satrio dia pun kembali ke kelasnya.


Bel pulang pun berbunyi


Ting Ting Ting


"Horeeeee pulang"sorak para siswa


Billah pulang dengan berjalan kaki, dia hanya diam dan dia juga merasa aneh pada dirinya.


Tiba tiba saja tadi rambutnya rontok Dengan sendirinya, makin hari rambutnya semakin tipis.


Satrio pun langsung berhenti ketika melihat Billah yang sedang berjalan kaki sambil menangis.


"Bil lu gpp kan?"tanyanya ke billah


Billah hanya tersenyum kepada Satrio seolah-olah dia menjawab pertanyaan nya Satrio.


"Bil gw serius sama lu"ktanya dengan tatapan serius ke Billah


Namun lagi lagi dia tidak menjawab pertanyaannya Satrio, dia hanya tersenyum dan mengangguk.


"Bil jawab gw lu gpp kan"ktanya yang masih belum menyerah untuk menanyakan ke gadis itu


Billah hanya menatap Satrio lalu dia menangis, Satrio hanya diam dan dia sangat bingung sebenarnya apa yang terjadi dengan Billah.

__ADS_1


"Bil jawab gw sekali aja lu gpp kan?"tanyanya sambil menguncang tubuh sang gadis tersebut


"Gw gpp Satrio"kta Billah yang tersedu sedu


"Ya udah kalo gitu lu gw anterin pulang"ktanya sambil mengasih helm ke Billah


Selama perjalanan Billah hanya diam, dia pun juga menangis.


Satrio sangatlah heran kenapa dengan gadis itu, apakah dia sudah tau dengan penyakitnya?Gw gak mau kehilangan lu bil dan gw juga bakalan berusaha membuat lu sembuh. batinnya sambil menahan nangis dia sangat kasian terhadap gadis itu.


Setelah sampai di apartemen billah dan Satrio pamit untuk pulang.


Billah langsung ganti baju dan dia juga menatap ke cermin ada beberapa rambutnya yang agak tipis, dia merasa begitu aneh seolah-olah hidupnya sudah tidak lama lgi.


Dia hanya berbaring di tempat tidur dan menatap ke handphonenya, dia ingin sekali meminta maaf kepada Bimo atas apa yang ia lakukan sebelum dia meninggal kan dunia ini untuk selama lamanya.


"Oke gw siap siap dulu ya"kta Bimo ke Billah


Billah pun langsung bergegas menuju taman yang dimana dia sudah janjian dengan Bimo.


Bimo nyampe di tempat yang diomongkan oleh Billah, dia hanya melihat Billah dengan muka yang sembab.


"Lu ada apa bil nyuruh gw ke sini?"tanya Bimo heran


"Gw cuma mau minta maaf sama lu Bim, atas apa yang udah gw lakuin ke lu.

__ADS_1


emang sikap gw kekanak Kanakan tapi gw minta maaf ke lu, sebelum gw meninggalkan dunia ini untuk selama lamanya


Gw sayang Ama lu Bim dan juga gw sayang sama satrio, kalian lah yang sudah membuat dunia gw penuh warna. terimakasih gw gak bakalan ngelupain kebaikan lu berdua"ktanya panjang lebar sambil memeluk Bimo


"Shutt lu gak boleh ngomong gitu bil"kta Bimo sambil mengusap usap rambutnya billah


"Gw lagi gak bercanda Bim, lu liat ini rambut gw udah tipis dan tiap Beberapa waktu rambut gw sering rontok"ktanya sambil menunjukan bagian rambut yang sudah terlihat sangat tipis


"Tapi siapa tau penyakit lu itu bisa sembuh bil, lu pasti bisa ngadapin ini semuaaa"kta Bimo sambil berkaca kaca matanya


"Gw udah gak bisa Bim, lagian siapa coba yang pengen gw hidup di sini"ktanya ke Bimo


"Gw, Satrio, ke dua sahabat lu itu masih ingin lu hidup, kita semua menyayangi lu bil"kta Bimo ke billah


"Gw cuma mau lu jaga mereka bertiga buat gw dan gw juga mau lu tolong jagain orangtua gw"ktanya tersenyum kepada Bimo


"Gak bil, yang bakalan jagain mereka adalah lu SENDIRI TAU GAK"kta Bimo penuh penekanan


"LU BIL PASTI BISA NGELAWAN PENYAKIT LU ITU"kta Bimo yang memeluk gadis itu


"Tapi bim"ktanya ke Bimo


"Lu gak boleh ninggalin kita bil, gw sayang banget sama lu bil dan gw juga gak mau kehilangan lu"kta Bimo yang memeluk erat gadis itu agar tidak pergi meninggalkannya


Billah hanya diam dan langsung menangis di dalam pelukan Bimo, dia tau banyak sekali orang-orang yang masih menyayangi dirinya.

__ADS_1


Dia sangat beruntung mempunyai teman teman yang perhatian sama dia dan sayang juga sama dia.


#Jangan lupa baca karya author yang lain dan jangan lupa buat like and komen 😘👌


__ADS_2