
Di tengan Hutan Magical Beast. Tiba-tiba sebuah pulau yang sangat besar muncul dan melayang di sana..
Banyak Magical Beast dalam radius bermil mil yang melihat dan merasakan Aura dari sana ketakutan dan mulai lari serta sembunyi, tak ada yang berani mendekati pulau terbang itu.
Namun tak lama, pulau itu mulai lenyap dari pandangan semuannya. Bahkan Aura yang sanagat mengerikan itu pun lenyap tak tersisa..
Semua Magical Beast dan orang yang di sekitar sana, mulai merasa lega dan ketakutan lagi.
Banyak rumor mulai beredar, ada yang mengatakan Magical Beast yang sangat kuat bari saja lahir, ada yang mengatakan Reruntuhan baru, muncul di pegunungan Magical Beast. Ada juga mengira itu makam dari sekrang Dlu Di.
Namun semua itu hanya sebatas Rumor, karena mereka semua tak ada yang berhasil menyelidikinya lagi setelah Pulau dan Aura itu lenyap.
.
.
.
. . ________\=Skip\=_______
Sementara itu, yang sebenarnya terjadi adalah Zed yang membawa 'Yggdrasil' kembali ke Dou Qi Continent dari Dunia iblis.
Dan asal usul Aura yang mengerikan itu adalah, aura dari Zed sendiri bukan dari pulau itu.
Hal ini di karenakan Level zed yang sudah mencapai Dou Sheng atau Dou Saint bintang Satu. Dan juga Aura kekuatan itu adalah karena banyaknya nyawa yang Zed Bantai seblumnya.
Walau Zed sudah memiliki Kekuatan Dewa Asura, namun itu dalam Jiwanya. Bukan kekuatan Qi. Jadi saat Zed kembali ke Dou Qi Continent ini, Zed masih melupakan Aura Pembantaian yang masih menyertainya.
Serta Sisa sisa dari Aura Death Qi yang masih nampak padanya menambahkan kekejaman serta kengerian diantara Aura tekanan Dou Saint miliknya.
Setelah Zed menyadarinya, dia mulai menekan auranya dan memasang penghalang di sekitar pulau terbang atau 'Yggdrasil' miliknya.
Serta Zed juga membuat ilusi agar tak ada yang bisa melihat dan merasakannya lagi.
"Aku melupakan sisa aura pembunuhan di sekilingku. Dengan menggunakan Aura pembunuhan ini atau lebih tepatnya pembantaian ini, mungkin aku bahakan tak perlu menggunakan tekanan seorang Dou Saint untuk membuat orang-orang gemetar ketakutan.."
"Mengingat jumlah pembunuhan yang aku lakukan, mungkin bahkan Aura pembantaianku sudah setara dengan Aura atau Area dewa kematian dan Haki.."
"Aku harus mengubah tempat ini agar lebih hidup.
Mokuton: Daijurin no Jutsu (Elemen Kayu: Teknik Hutan Raksasa).."
Setelah itu Zed menciptakan hutan lebat di 'Yggdrasil' agar membuatnya lebih hijau
" Sekarang tinggal rumah.
Mokuton: Shichūka no Jutsu (Elemen Kayu: Teknik Rumah 4 Pilar)"
Zed mumai membangun Sebuah rumah bergaya Jepang kuno dari elemen kayu miliknya.
"Kurasa ini cukup.." Setelah selesai membuat rumah dan memandangnya Zed cukup puas dengan hasilnya
"Aku masih ada waktu sekitar satu tahun lagi. Aku masih bisa menaikan levelku. Aku juga harus mengeluarkan Xiao Bai dan Nai'er.."
"Yomotsu Hirasaka"
Zed mamasuki dunianya. Dan di sana dia melihat Xiao Bai sednag bermain dengn Nai'er dan juga seekor Hydra kecil di sana..
"Aku melupakannya selama ini, jika aku ingat Kuroka ini bisa di bilang binatang panggilan yang setara dengan Kurama bukan..??"
(Note : *Kuroka* ini adalah Hydra sembilan kepala, binatang Kuchiyose yang ada di dunia kelereng Zed seblumnya yang telah menyatu dengan kekuatan Mata Zed.
Ada di Chap. - 10.)
" Xiao Bai, Nai'er dan.. Kuroka bukan..?? " Zed.
"kkiiikkk.. Kiiiikkk.. Kiiikkk.." Xiao Bai langsung naik ke pundak Zed dan memeluknya..
"Kau menutupi mataku Xiao Bai..!" Zed.
"Tuan.."Nai'er
" Tuan... Ya benar Tuan Hamba adalah Kuroka, sekarang Hamba sudah bisa merubah ukuran tubuh hamba sesukaa hati... " Kuroka
" Baiklah.. Sampai di mana perkembangan mu saat ini Nai'er..?? " Zed
" Saya sudah ada di tingkat Sembilan Dou Disciple Tuan.." Nai'er
" Hemm...?? Ini cukup cepat bukan... "Zed
*Sistem apa ada alasan kenapa perkembagan Nai'er sangat cepat..?? *
[Ding. Menjawab Host. Itu di karenakan Tubuh Nai'er sudah di tempa dengan Energi kematian atau Death Qi..
Walau Nai'er tak bisa memanfaatkannya untuk berlatih, namun tubuhnya sudah di tempa secara alami dengan Death Qi.
Jadi, walau Nai'er belum berlatih namun kekuatan Fisiknya sudah setara dengan Dou Practitioner..]
*Hheeemmm.. Bemar juga. Bahkan para iblis saja sangat kuat, jadi walau manusia tak mampu menyerapnya secara langsung. Namun tubuh mereka secara tak sadar sudah di tempa dengan Death Qi.
Pantas perkembangannya sangat cepat. *
*Tapi ini masih terlalu lemah untuk ikut keluar dengan ku.. *
"Tuan...??" Nai'er yang melibat Zed melamun pun mulai memanggilnya.
"Ohh.. Maaf aku hanya memikirkan sesuatu.." Zed
"Kuroka, aku akan memberimu pilihan. Aku ingin kau mengikuti dan menjaga Nai'er, menjadi pasanganya. Atau dengan kata lain aku ingin menjadikan Nai'er Jinchuriki Mu. Apa kau bersedia ..??"
__ADS_1
"Sesuai keinginan mu Tuan. Hamba akan selalu mengikuti semua keinginan mu." Kuroka menjawabnya tanpa berpikir panjang.
"Kami semua yang ada di sini tercipta dari jiwa anda, jadi anda hanya perlu memberikan kami perintah dan kami semua akan melaksanakannya."
"Bahkan jika anda memerintahka kami untuk bunuh diri, kami akan melakukannya."
"Baiklahh.."Zed melihat ke arah Nai'er kali ini.
" Nai'er.. Kekuatanmu saat ini terlalu rendah, dan kau takan bisa mengikuti ku ke dunia luar dengan kekuatanmu saat ini. "
" Jadi.. Aku akan memberikanmu pilihan.
Pertama. Seperti yang kau dengar barusan. Aku akan menjadikanmu Jinchuriki.."
"Jinchuriki artinya aku akan menyegel kuaatan lain kedalam dirimu yaitu Kuroka ini. Dan jika sudah, maka hidup dan mati kalian akan menjadi satu."
"Dan kau akan bisa memanfaatkan kekuatan dari Kuroka, jika dia menyetujuinya.."
"Ke dua adalah kau akan tetap tinggal di dalam sini sampai kau menjadi seorang Dou Ling atau Dou Spirit."
"Ketiga, kau bisa kembali kekeluargaku, yaitu Keluarga Xiao.
Jadi mana yang kau pilih..??"
"aku akan memilih yang pertama Tuan.. Jika itu Kuroka, aku bersedia.." Nai'er
"Aku ingin segera bisa membantu Tuan dan berguna untuk tuan.."
"Baiklah.. Kalian berdua bersiaplah.." Zed
"Xiao Bai. Kau turun sebentar aku akan membantu Nai'er dulu.."
Kemudian Zed mengubah pola kedua matanya menjadi seperti pola galaksi yang sangat luas, dan sebuah tanda muncul di atas dahi Zed.
Kemudian Zed mulai membuat dua Segel 4 Simbol, satu di bawah Kuroka dalam ukuran normalnya, dan satunya di bawah Nai'er.
Kedua Segel Empat Simbol itu digunakan secara bersamaan, akan menghasilkan Segel 8 Trigam.
Ini adalah Segel yang pernah di pakai oleh Minato untuk menyegel Kyubi pada Naruto.
Kemudian kedua Segel mulai menyala dan mengeluarkan cahaya, perlaham tapi pasti Cakra Kuroka mulai menyatu ke dalam Nai'er dan perlahan tubuh Kuroka pun menghilang. Dan kemudian tak lama di perut Nai'er mulai muncul sebuah Segel.
"Baiklah. Nai'er.. Biasakan dirimu menggunakan kekuatan Kuroka mulai sekarang.. Aku harap dalam setengah tahun lagi kau bisa terbiasa dan kekuatanmu bisa meningkat." Zed
"Baik Tuan..." Nai'er
"Ayo kita pindah.. Aku sudah membuat tempat di luar.." Zed melihat ke sekeliling mencari Xiao Bai yang tak terlihat saat ini.
"Xiao Bai.. Cepat datang atau aku akan meninggalkanmu di sini..!!"
"kkiiikkk.. Kiiiikkk.. Kiiikkk.." dari kejauhan terdengar suara Xiao Bai, dia membawa banyak buah di tangannya saat dia berlari mendekat
"Haiihh kau ini.." Zed
.
.
. . ________\=Skip\=_______
Zed, Nai'er dan Xiao Bai muncul di 'Yggdrasil' kai ini.
"Nai'er.. Pilih salah satu kamar di dalam untukmu istirahat, dan mulai besok seterusnya. Aku ingin kau mulai berlatih di sini.."
"Baik tuan.." Nai'er.
Setelah Nai'er pergi zed mulai berjalan ke taman yang sudah Zed buat. Di sana Zed membuat sebauh kolam dengan air mancur bambu.
Zed duduk di dekatnya dan mulai melanjutkan Kultivasinya lagi di sana.
Alasan Zed membuat itu adalah agar Zed lebih nyaman dan tenang saat berkultivasi.
Saat ini Zed ada di Dou Saint bintang Satu. Dia ingin sesegera mungmin mencapai puncak dunia ini.
Dou Saint atau Dou Sheng sendiri adalah Eksistensi puncak bahkan di antara kekuatan tingkat atas, Dou Sheng adalah alam yang begitu rusak, sehingga logika mulai gagal di sini.
Bintang satu Dou Sheng bisa dengan mudah mengalahkan lusinan Ban Sheng, bintang dua bisa dengan mudah mengalahkan satu bintang, dan seterusnya.
Setelah mencapai bintang keenam, seorang Praktisi dapat membuka alam terpisah untuk dihuni orang lain, dan yang ketujuh dapat memanfaatkan semua Dou Qi di alam tersebut, secara efektif menjadi dunia.
Bintang sembilan Dou Sheng mewakili puncak dunia, tanpa keberadaan lain yang mendekati itu. Tindakan santai apa pun dari Dou Sheng dapat menghancurkan kota, menghancurkan gunung, dan menghancurkan ruang angkasa itu sendiri.
Hanya Eksistendi Dou Di yang mampu melawannya.
Sayangnya untuk masuk ke Dou Di di dunia ini (Dou Qi Continent) Adalah hal yang sangat sulit. Bukan tekniknya melainkan karena kurangnya satu hal.
Hal ini lah yang menjadikan Alasan mengapa tidak ada lagi Dou Di di dunia ini selama ribuan dan ribuan tahun adalah karena elemen hilang yang memungkinkan bagi Dou Sheng bintang Sembilan untuk menerobos ke Dou Di dan elemen yang hilang itu dikenal sebagai Yuan Qi.
dalam jumlah terbatas dan jumlah terakhir dari Yuan Qi sudah digunakan oleh Kaisar Kuno Tuo She , Dou Di.
Hun Tian Di berhasil mencapai Dou Di hanya melalui pil kelas Di.
Walaupun Zed ingin sesegera mungkin menaikan kekuatannya, namun Zed tak terburu-buru. Saat ini keberadaanya saja sudah menjadi Eksistensi yang terkuat di Dou Qi Continent ini.
Setelah tiga bulan berkultivasi akhirnya Zed mencapai Bintang Dua dari Dou Saint.
Zed membuka matanya.
"Sistem.. Apa memungkinkan aku bisa menyatukan kekuatan mata RinneSharingan ku dengan kekuatan Sage ku..??"
__ADS_1
[Ding. Menjawab Host. Itu bisa di lakukan..]
"Bagus.. Mulai penggabungannya sekarang Sistem.."
[Ding Memulai proses Lenggabungan...]
Waktu terus bergulir saat Zed melakukan penggabungan kekuatannya. Kali ini memakan waktu cukup lama.
Setelah empat bulan lamanya akhirnya Zed mendengar Notifikasi dari sistem.
[Ding. Proses penggabungan Selesai..]
Setelah itu, Zed mulai membuka matanya. Dan saat ini matanya sama seperti saat dia memasuki mode Sagenya.
*Bbboooooommmmmmm..
Sebuah tekanan yang sangat kuat bisa di rasakan..
Tidak ada letusan energi yang terjadi, tapi saat Zed membuka matanya, Dia secara tak sengaja melepaskan tekanan yang tampak seperti itu dapat menghancurkan seluruh alam semesta.
Tekanan itu tidak berasal dari energi spiritual atau dari Dou Qi miliknya. Melainkan hanya dari Aura yang keluat dari matanya itu.
Saat Zed menarik nafas, cahaya dan tekanan yang memancar dari matanya langsung menghilang dalam sekejap.
Di dalam matanya saat ini hanya berwarna Hitam pekat dengan banyak bintang dan galaksi di dalamnya.
Seakan-akan semua tata surya berada di kedua mata Zed. Namun itu bukan hanya kemungkinan,melainkan kenyataan.
Saat ini Zed benar-benar memiliki Alamnya sendiri. Dunia miliknya saat ini berubah menjadi alam semesta yang independen.
Itu adalan universa yang baru. Tak terikat dengan Univers manapun.
Namun saat ini Zed masih belum memahaminya, karena dia masih ada di sini.
Yang dia rasakan hanya semua kekuatannya benar-benar meningkat pesat.
[Ding Selamat. Host berhasil membangkitkan mata Primordial.. Mata yang mewakili seluruh alam semesta dan kekuatan nya.
Kekuatan mata Penyalin Host meningkat menjadi mata pencipta.
Ini setara dengan kekuatan Sihir Arc perwujudan.]
[Ding peringatan sistem. Di karena kan peningkatan mata Host.
Seluruh kekuatan serangan berbasis Elemen Host akan mengalami peningkatan, jadi di sarankan Host lebih hati-hati dalam menggunakan serangan apapun kali ini. ]
"Walau tak ada peningkatan dalam basis kekuatanku, namun ini juga hal yang baik.."
"Aku masih harua memikirkan apa yang akan aku lakukan.."
"aku bisa saja memusnahkan semua musih Xiao Yan kali ini. Namun mungkin hal ini akan memengaruhi kekuantanya di masa depan."
"jika begitu.. Aku hanya perlu improfikasi saja nantinya.."
Ya sengan kekuatan Zed saat ini, tak ada satupun lawan yang dapat membahayakannya.
Jadi dia tak terlalu ingin membuat langkah besar sekaligus kali ini.
Karena dia tau, orang-orang terdekat nya dan Xiao Yan. Tak ada yang akan mati, mereka hanya akan di tangkap saja.
Jadi Zed memutuakan menaha diri jika mungkin.
Zed kembali berkultivasi saat ini. Dia masih memiliki waktu sekitar Lima bulanan lagi untuk menaikan Levelnya.
Dia berasumai bahwa dalam lima bulan ini paling tidak dia akan memasuki bintang Tiga Dou Saint.
.
.
.
. Waktu berlalu dengan cepat, dan Lima bulan terlewati sekarang.
"Sayang Sekali, aku tak bksa memasuki bintang Sembilan kali ini.."
Zed yang sudah membuka matanya dan memeriksa Levelnya masih sama di bintang dua.
Walaupun sedikit kecewa, namun dia paham. Dia hanya berkultivasi tanpa menggunakan Pil atau yang lainnya, jadi perkembangannya pun melambat.
Apa lagi saat ini bisa di bilang dia sudah dekat dengan puncak dunia ini.
"Waktunya memanggil Xiao Bai dan Nai'er.. Aku akan memeriksa adik kecilku..
Seharusnya sebentar lagi dia akan memulai pertandingan dengan Nalan itu."
Setelah itu Zed memanggil Xiao Bai dan Nai'er. Saat ini Xiao Bai masih di tahap Empat Magical Beast, dan Nai'er sudah di bintang satu Dou Shi atau Dou Master.
Ini mungkin efek dari Kuroka di tubuhnya..
"Dua tahun aku tak pernah melihat dunia luar.. Sekarang waktunya membuat sedikit kekacauan.."
Zed membawa Xiao Bai di pundaknya dan memeluk pinggang Nai'er terbang keluar dari 'Yggdrasil'..
.
.
.
__ADS_1
.
. BERSAMBUNG