
Di sebuah hutan yang dipenuhi dengan aura kuno. Pohon-pohon setinggi seribu kaki berdiri seperti banyak raksasa yang menutupi matahari. Bahkan cahaya dari langit mengalami kesulitan menerangi hutan.
Sepintas, bagian terdalam dari hutan diresapi dengan kegelapan yang menakutkan. Kadang-kadang, terdengar beberapa magical Beast ganas mengaum yang dari kedalaman hutan yang menyebabkan seseorang merasakan kedinginan di dalam hati seseorang.
Ini adalah the Ancient Wasteland Region yang disebut juga sebagai wilayah terlarang manusia. Bahkan seorang elit Dou Zun kemungkinan akan mati setelah memasukinya.
Wilayah ini di penuhi Kabut beracun yang dapat menyebabkan semuanya yang terkena akan langsung mati, dan lagi kabut beracun ini tidak mempan dengan pelindung Dou Qi.
Dan semakin dalam akan banyak Cacing beracun, benda ini sangatlaj kecil. Mereka sangat kecil sehingga mereka tidak terlihat oleh mata telanjang..
mereka hanyut di dalam hutan ini. Orang-orang yang tak tau akan mengisap ratusan juta cacing beracun kecil ini…
Hanya mengandalkan Api surgawi lah cara termudah untuk menangani para cacing ini, namun sayangnya tak semudah itu untuk menemukan atau mengendalikan Api surgawi.
Sesosok orang muncul di tepi hutan ini dan mengamati hutan itu dengan memejamkan matanya.
Setelah beberapa saat sosok orang itu tiba-tiba kembali menghilang begitu saja, ia muncul dan menghilang lagi tanpa meninggalkan jejak Qi atau fluktuasi energi apapun.
Sosok itu kembali muncul di pegunungan tanpa akhir di belakang aliran gunung yang terdapat hutan sebelumnya. Pegunungan ini sangat tinggi, muncul seperti banyak naga besar yang tidur. Sebuah aura kuno dan tak terbatas menyebar dari pegunungan, berlama-lama di atas tanah.
Tempat itu adalah Wilayah Wasteland Kuno yang sebenarnya.
banyak aura ganas dalam pegunungan kuno yang tak ada habisnya.
pohon kuno hijau subur yang berdiri sendirian di dalam dataran luas ini, sepuluh ribu kaki jauhnya. Udara bersih menyebar dari atas pohon kuno. Kadang-kadang berubah menjadi berbagai bentuk, tampak misterius dan tak terduga.
’’Hu … Apakah ini Pohon Kuno Bodhisattva yang legendaris…? ’’
Ucap sosok itu setelah menghembus nafasnya sejenak dan kemudian membuka matanya yang hitam legam dan terdapat banyak galaxy di dalamnya.
berbagai magical Beast di kejauhan dari berbagai kekuatan yang berbeda tiba-tiba berhenti mengaum dan kemudian baik Beast tanah atau terbang langsung bersujud dan gemetar ketakutan..
Di depan sosok itu adalah sebuah pohon besar yang menjulang sangat tinggi ke langit.
Pohon Kuno Bodhisattva di depannya telah ada selama periode waktu yang tidak diketahui, tapi satu hal yang pasti, itu sudah ada sejak zaman prasejarah.
itu tampak tenang, tiba-tiba lima sosok muncul di depan Pohon Kuno Bodhisattva.
Mereka itu ternyata adalah ahli kelas Ban Sheng yang tersembunyi di dalam Pohon Kuno Bodhisattva ini.
Lima elit Ban Sheng itu tidak memiliki aura kehidupan di dalamnya … para ahli itu sebenarnya hanyalah boneka yang di hasilkan oleh pohon Kuno Bodhisattva ini dari mereka yang ingin mengusiknya.
Begitu seseorang mencapai kelas Ban Sheng, seseorang akan menjadi eksistensi dekat dengan puncak dunia. Ban Shengs adalah kekuatan yang relatif kuat bahkan di klan kuno, tetapi para ahli tingkat seperti itu telah ditangkap dan berubah menjadi boneka. Adegan ini tidak diragukan lagi bisa menyebabkan semua orang yang melihatnya akan merasakan kedinginan di hati mereka
Walaupun pohon itu tampak tidak membentuk kecerdasannya sendiri. Sosok itu yang ternyata Zed tau bahwa ini hanya area luarnya saja. Bagaian dalam pohon ini menyembunyikan jebakan yang bahkan membuat seorang doi Di pun tak sanggup melawannya.
Dan alasan sebenarnya tidak terlihat memiliki kecerdasan sendiri adalah karena pohon ini telah terluka saat melawan sosok Dou Di berpakaian hitam.
Karena Pohon Kuno Bodhisattva itu tidak sepenuhnya menghilangkan Dou Di pakaian hitam seperti yang dibayangkan orang karena beberapa emosi negatif Dou Di berkumpul dan menyerbu Pohon Kuno Bodhisattva pada saat dia akan dibunuh …
Apa yang disebut emosi negatif ini secara bertahap bergabung dengan Pohon Kuno Bodhisattva selama bertahun-tahun yang tak terhitung jumlahnya, secara samar-samar menyebabkan semangat sederhana Pohon Kuno Bodhisattva untuk mulai miring ke sisi gelap dan dingin.
Dengan kata lain, selama periode waktu yang panjang, Pohon Kuno Bodhisattva secara bertahap terkikis oleh emosi negatif Dou Di sampai mulai menjadi sedikit jahat.
Ilusi itu telah terbentuk karena kejahatan ini. Ada sejumlah ahli yang tidak diketahui yang telah kehilangan diri mereka dalam ilusi selama bertahun-tahun yang tak terhitung jumlahnya.
Jika seseorang menggambarkan Pohon Kuno Bodhisattva saat ini dengan cara yang sederhana, akan lebih baik untuk mengatakan bahwa/itu tubuh pohon itu memiliki dua roh yang terpisah. Satu awalnya milik itu sementara yang lain diciptakan dari emosi negatif dari Dou Di yang berpakaian hitam. Semangat yang dibuat dari Dou Di menjadi jahat.
__ADS_1
Saat Zed memandang kelima boneka itu, Zed mengeluarkan sedikit tekanan ke arah mereka. Dan terlihat kelima boneka Ban Sheng itu mulai membengkak dan kemudian masing-masing boneka tiba-tiba meledak.
Alasannya adalah Zed memasukkan energinya kedalam Boneka itu sampai mereka tak mampu menampungnya lagi dan akhirnya meledakkan diri mereka.
Zed hanya tersenyum kemudian ia tak mencoba masuk kedalam pohon Kuno Bodhisattva itu, ia mengeluarkan api transparan miliknya. Namun saat ini api ini sama sekali tak memiliki suhu panas apapun.
Itu bagaikan sebuah mainan saja. Lalu api itu mulai menyelimuti seluruh pohon itu tanpa membakar sedikitpun daun atau ranting-rantingnya.
Setelah beberapa saat Zed menghilangkan Api miliknya, lalu berjalan mendekati pohon itu.
"Apakah kamu sudah lebih baik sekarang...? " Ucap Zed
Pohon Kuno Bodhisattva itu mulai bergerak bagaikan tertiup angin, dan seperti mengerti perkataan Zed. Kemudian salah satu rantingnya mulai memanjang dan mulai mendekati Zed.
Ranting itu mulai bergerak seperti sebuah tangan dan membelai Zed. Sebenarnya apa yang Zed lakukan sebelumnya adalah menghilang efek samping dari emosi negatif yang tertinggal di dalam pohon itu.
Zed membakar semua emosi negatif dari sisa Dou Di yang tertinggal, dan juga memberikan sedikit energinya kepada Pohon Kuno Bodhisattva itu. Jadi ia tak hanya sembuh tapi juga lebih baik, dan kesadarannya mulai tumbuh secara perlahan.
"Karena sekarang kau sudah sembuh, maka aku ingin kau membantu adikku.. Karena aku sama sekali tak membutuhkan apapun darimu.. " Kata Zed sambil memegang ranting itu.
"Aku akan memindahkan mu ke tempat lain.. " Ucap Zed.
Kemudian ia mulai membuat suatu gerakan dan tiba-tiba pohon Kuno Bodhisattva itu tiba-tiba mulai menghilang, dan hanya menyusahkan sebuah lubang besar di tempat asal pohon Kuno Bodhisattva itu berada.
"Satu lagi masalah selesai.. Untuk sekarang.. Apakah lebih baik aku mengambil api Purifying Demonic Lotus..? " Gumam Zed.
"Tidak.. Aku rasa biarkan saja Xiao Yang yang mengambilnya, jika tidk mungkin kejadian itu takan terjadi.. Aku mungkin akan merasa bersalah.. "
Setelah itu Mata Zed memandang ke langit dan kemudian ia menutup matanya.. Setelah itu banyak keretakan ruang mulai terbentuk di depan Zed.
Itu membentuk sebuah lubang yang masing-masing memperlihatkan sebuah aula yang suram di dalamnya.
Zed berniat melenyapkan semua Hall of soul dalam sekali serang. Karena ia tak ingin menunda terlalu lama lagi.
Lalu Zed kemudian mengangkat tangannya dan berbagai bola api transparan mulai terbentuk.
"Lenyap Lah dari dunia ini.. "
Kemudian Zed melemparkan semua bola api itu kedalam lubang dan langsung menyerang semua Hall of Soul. Dalam sekejap mata semuanya langsung menguap tanpa ada sisanya lagi.
Tanpa ada jeritan, tanpa ada perlawanan apapun. Semuanya tersapu bersih menyusahkan lubang besar di tempat masing-masing Hall Of Soul itu berada.
Hanya beberapa abu yang bisa terlihat di sana, semua barang, benda dan jiwa di sana langsung lenyap terbakar tanpa sisa.
Setelah melihat hal ini, Zed menutup semua keretakan ruang di depannya. Kemudian sosoknya kembali menghilang dari sana.
Setelah beberapa saat Sosok Zed muncul di suatu atas suatu tempat, ini berada di dimensi atau ruang yang tersembunyi.
Zed memperhatikan sekeliling dan kemudian matanya mulai fokus pada salah satu tempat..
"Hun Tiandi.. Keluarlah..!! " Ucap pelan Zed, namun suaranya menggelegar menyelimuti seluruh Hun Realm.
Kemudian beberapa sosok mulai terbang dari kejauhan dan muncul di depan Zed.
Salah satunya adalah sosok yang mengenakan kain putih keabu-abuan. Dia tampaknya berusia tiga puluhan atau lebih. Wajahnya tampan dengan sepasang mata luar biasa cerah yang seolah bisa melihat menembus hati seseorang. Hun Tiandi..
Di sebelahnya ada sosok Seorang pria berpakaian hitam tertutup rune dengan mata hitam murni yang tidak memiliki sklera.Matanya muncul seperti lubang hitam dan dipenuhi dengan kekuatan melahap yang mengerikan.
__ADS_1
Dia menginjak api hitam dan berdiri di langit. Karena dia ditutupi oleh api hitam, penampilannya agak kabur. Namun, gelombang aura yang sangat kuno dan aneh perlahan muncul di tempat ini ketika muncul. Itu adalah Nihility Devouring Flame .
Ada juga beberapa sosok lainnya dari Four Demon Saints milik Hun Realm. Hun Jing, Hun Yan, Hun Sha, Hun Tu
Ada juga yang lainnya seperti Hun Huzi, Hun Mo, Hun Mie Sheng, Hun Feng, Hun Yu, Hun Lin, Hun Ya, Hun Li, Hun Qian Mo, Hun Chi, Hun You, Hun Qing
"Sepertinya kalian lolos dari pembasmian serangga sebelumnya.. " Ucap Zed sambil tersenyum.
Pasalnya semua Hun Clan yang memiliki kekuatan tinggi ternyata masih ada, jadi kemungkinan besar Hall of Soul hanya di huni oleh anggota yang level rendah.
Sebenarnya apa yang Zed pikiran memang benar, sebelumnya saat melihat penampilan Zed, Hun Tiandi sudah memerintah semua Anggota Clan untuk berkumpul dan tidak menyebar.
"Siapa yang mulia ini..? " Tanya Hun Tiandi.
Ia bertanya karena bagaimana pun ia belum pernah melihat secara langsung sosok Zed yang sebenarnya. Dia hanya tau dari berbagai laporan saja.
Dan lagi saat ini sosok Zed sangat berbeda, dia saat ini hanya mengenakan celana tanpa atasan yang memperlihatkan tubuh atas penuh dengan tato api transparan. Dan mata hitam legam yang bahkan lebih menakutkan dari mata Nihility Devouring Flame yang sudah bertransformasi.
Dan lagi kekuatan yang saat ini di rasakan adalah seperti sebuah kekuatan tanpa batas yang terus meluap. Walaupun mereka tak yakin apakah sosok di depannya adlah Dou Di atau bukan.
Yang jelas sosok itu jauh lebih kuat dari mereka yang sudah ada di Dou Sheng bintang Sembilan.
Jadi selain Dou Di apa lagi..?
Tanpa menunggu mereka beraksi atau menjawab pertanyaan Hun Tiandi, Zed mengeluarkan banyak rantai yang langsung mengikat semuanya yang ada di depannya dan menutup bagian mulut mereka..
Bahkan Nihility Devouring Flame yang terkenal mampu melahap segalanya pun tak mampu bergerak dan membebaskan diri.
"Tak perlu banyak bicara.. Aku akan mulai melenyapkan kalian semua.. " Ucap Zed.
Kemudian sosoknya tiba-tiba menghilang dan muncul lagi tepat di depan Hun Tiandi dan langsung memusukan jarinya ke dada area jantung.
Setelah mendapatkan Esensei darah dari Hun Tiandi, Zed kemudian dia mulai membuat beberapa segel tangan yang cukup rumit kali ini.
Zed berniat membentuk The Myriad Bloodline Death Curse / Kutukan Kematian Sepuluh Ribu Garis Darah. Sama seperti sebelumnya.
Zed membuat sebuah prasasti aneh yang yang berkilau seperti Grafik bintang - bintang atau lebih seperti galaksi.
Ini adalah “Prasasti Dimensi Void!” yang Zed sudah sedikit di perkuat lagi kali ini, karena tujuannya jauh lebih luas.
Kemudian dia mulai mengeluarkan Api, atau Esensei api tanpa warna miliknya. Heavenly Flame yang keluar hanya seukuran kepalan tangan, namun suhu di sana terasa jauh lebih mengerikan dari Nihility Devouring Flame.
Grafik bintang, nyala Api tanpa warna , dan bola Esensei darah akhirnya bergabung menjadi nyala Hitam.
Nyala api Hitam menembakkan selusin benang tak kasat mata ke langit. Setiap benang takan mampu di lihat oleh siapapun kecuali Zed Dan Hun Tiandi..
Karena Esensei darah itu berasal darinya..
Hun Tiandi yang melihat itu gemetar ketakutan, pasalnya ia telah mendengar teknik ini sebelumnya dalam laporan.
Walaupun ia awalnya tak percaya, namun melihat hal ini secara langsung dan
Zed kali ini tidak hanya memerintahkan mereka untuk mencari semua yang memiliki Bloodline sama dengan Hun Tiandi. Namun semua yang berkaitan dengannya.
“Sekali lagi The Myriad Bloodline Death Curse.. Akhirnya lengkap...!! " Zed. Kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Hun Tiandi dan yang lainnya.
.
__ADS_1
.
. Bersambung.