
"Jadi akan berapa lama kau di sana mengambil Dou Qi adik kecilku.. Yao Lao..??"
.
.
. . ________\=Skip\=_______
Setelah zed mengatakan itu, dari kalung atau cincin Xiao Yan mulai keluar asap putih dan mulai terlihat wujud seorang laki-laki dewasa dengan pakaian serba putih dan rambut putih panjang dan mata merah lebar. Kulitnya sangat pucat dan dia memiliki sosok yang tinggi dan kurus
" Nak.. Siapa kau.. Dan bagaimana kau tau aku ada di sini..." Yao Lao
"Aku hanya merasakan kehadiran mu sebelumnya, saat aku mengantar kan Adiku kemari..."Zed.
"Jadi apa tujuanmu..?"
Walau Zed sudah tau semuanya, namun tak mungkin Zed mengatakannya. Dan dia juga butuh bantuan Yao Lao untuk melatih Xiao Yan.
"Tak ada, karena aku tak memiliki tubuh fisik lagi aku haya bisa bertahan di dalam cincin ini dan aku membutuhkan banyak Dou Qi, dan karena kebetulan ayak ini adalah pemilik cincin itu. Aku mengambil sedikit Dou Qi miliknya untuk menyembuhkan diri." Yao Lao
" Aku tak terlalu perduli dengan asal usulmu, namun aku akan memperingatkan mu.. Jangan macam-macam dengan Adiku..atau.... " Zed mengeluarkan Api sejernih air di sekelilingnya untuk menunjukan apa yang ia bisa.
" aku akan melenyapkan Tubuh Spiritual milikmu.. "
Yao Lao yang melihat itu jauh lebih tertarik dengan Api milik Zed ketimbang ucapannya.
" Nak. Dari mana kau mendapatkan inti api itu.. Dan terlebih lagi, api milikmu sepertinya bukan salah satu dari Dua puluh Tiga inti api yang ada.. "
" Api ku bernama *Divine Flame* ini adalah jenis inti api abadi yang takan pernah bisa di padamkan." Zed.
"aku harap kau tak memiliki niat lain, sebagai ganti semua hal yang kau laukan. Aku ingin kau bisa membantunya menjadi kuat lagi." Zed.
"Tak masalah, itu adalah tujuanku setelah melihat keteguhan anak ini." Yao Lao
"Baiklah, aku akan meninggalkanya padamu. aku harap kau tak memaksaku merubah mu menjadi abu." Zed meninggalkan nya dan pergi dari ruangan itu.
"Sungguh anak yang luar biasa, selain kekuatannya saat ini. aku juga bisa merasakan tekanan seperti Raja dari dalam dirinya." Yao Lao kemudian dia memandang Xiao Yan
"Tak ku sangka, selain anak ini yang sangat berbakat sejak kecil. Tapi masih ada monster lain di clan kecil ini.."
Kemudian Yao Lao mulai memudar dan kembali lagi ke dalam cincin Xiao Yan.
.
.
. . ________\=Skip\=_______
KeEsokan harinya
Zed yang telah beristirahat memutuskan pergi ke belakang gunung tempat ibu Xiao Yan di makamkan.
" Aku akan melihat pertunjukan yang bagus di sini.." Zed duduk di salah satu dahan pohon di sana dengan menggunakan "Stealth" agar tak terlihat siapapun.
Tak lama setelah itu, Xiao Yan datang ke makam ibunya dan kemudian Yao Lao mulai menampakan dirinya.
Yao Lao mulai menawarkan bantuan untuk menjadikan Xiao Yan menjadi muridnya. Dan dengan semua kejenakaan antara mereka, hampir membuat Zed tertawa melihatnya..
"Memangnya kenapa..?? Hanya satu biji core elemen kayu level satu, masih dapat di beli kan..?"
"Enak sekali guru ngomong..!!" Xiao Yan
"kalau beberapa macam barang ini di gabung harganya sudah mencapai seribu koin emas. Uang simpananku saja selama ini cuman seratus koin emas.. "
"itu masalahmu. Elixier pertumbuhan ku itu barang kualitas tinggi. Itu tak mudah untuk di beli.
Aku memintamu membelikan sedikit bahan saja, dan kau sudah mengeluh.." Yao Lao
"miskin sekali kamu ini.."
"kau..!! Kembalikan saja Energi petarungku..!!" Xiao Yan
"Anak muda, jangan heboh begitu.. Kalo kamu tak punya uang, kau bisa meminjam pada orang lain.." Yao Lao
"Mudah sekali kau bicara.. Pinjam sama siapa..??" Xiao Yan
"Mana ku tahu.. Kau pikir saja sendiri.. Hahhaaa..." Yao Lao
"Sialann kau aku akan memukul mu..!!" Xiao Yan
"hahahaahaa.... Maaf maaf.. Aku tak bisa menahanya lagi.. Hahhaaa..."
Zed yang tak tahan melihat interaksi antar keduanya pun tertawa keras dan muncul di atas pohon lalu melompat turun.
Mendengarkan suara itu Xiao Yan dan Yao Lao melihat ke arah suara itu muncul, dan dari sana mereka melihat Zed muncul dari udara tipis.
Dan menurut yang Zed katakan, artinya dia sudah ada di sana lama dan mengamati mereka.
Memikirkan hal itu membuat keduanya sedikit merinding, karena mereka sama sekali tak dapat melihat atau merasakan kehadirannya.
"kakak.. Kau sudah kembali.." Xiao Yan tak tau Zed sudah datang ke Xiao Clan, karena saat Zed muncul dia sudah pingsan.
"Yaa.. Aku sudah pulang dari kemarin.." Zed
"Sepertinya kau sudah memiliki seorang guru, maaf untuk saat ininaku tak bisa menolong mu untuk soal uang, namun aku bisa membantumu dengan urusan kasar dan berlatih.. Sekarang setelah aku kembali takan ada yang akan berani menggertak mu lagi. Aku akan menjaga semua orang. "
"Ya tak masalah kak.. Ehh.. Tunggu.. Tunggu.. Apa maksudnya menjaga dan membantu berlatih.." Xiao Yan
"apa kak sudah bisa menggunakan Dou Qi..??"
"Haaihhh.. Bocah bodoh, saudara mu itu adalah orang terkuat saat ini di Xiao Clan mu.. Apa kau tak tau..??" Yao Lao
"Eehhh....??? Benarkah..??" Xiao Yan
"Yaa.. Sekarang, klan Xiao kita akan menjadi yang terkuat. Jika ada yang berani membuat masalah, aku akan menghadapi nya.." Zed
__ADS_1
"Nak.. Aku tau kau kuat, tapi di luar sana masih banyak ahli yang lebih kuat dari mu.." Yao Lao
"Hahhaha... Selama itu bukan Dou Di, aku masih bisa mengalahkannya.. Sekarang.." Zed.
"dengan Dou Grandmaster bintang Sembilan mu itu..?? Jangan bermimpi nak.." Yao Lao
"Apa kau tak percaya..?? Aku punya cara tersendiri untuk mengalahkan mereka. Apa kau mau bukti..??" Zed.
"Tunggu.. Tunggu.. Kak kau sudah mencapai Dou Grandmaster bintang Sembilan...?? Bukankah Lima tahun lalu kau bahkan tak bisa berlatih..?"Xiao Yan
" Ya... Memang, tapi selama kau percaya dan mau berusaha. Langit takan bisa menahanmu..."Zed.
"aku akan membantu mu menjadi kuat mulai sekarang. "
" Akan aku tunjukan sesuatu yang menarik, lihat dan perhatikan lah.. Ini di sebut Hachimon Tonkou, atau Delapan gerbang. Tian clas. Level Tinggi. "
" Apa..?? " Xiao Yan dan Yao Lao kaget mendengar tingkatan nya.
" Perhatikan akan aku mulai.
Gerbang Pembukaan : Kaimon Buka...
Gate of Healing : Kyūmon Buka...
Gerbang Kehidupan :, Seimon Buka... "
" ini adala titik aman dari semua teknik ini, untuk selanjutnya itu akan memberi dampak pada tubuh.
Gate of Pain : Shōmon Buka...
Gerbang Batas :, Tomon Buka...
Gate of Joy : Keimon Buka...
The Gate of Wonder : Kyōmon Buka... "
Zed langsung membuka ke Tujuh gerbang dan kekuatannya langsung menembus semua tingkatan di atasnya dan mencapai Dou Sheng atau Dou Saint puncak.
Penampilan Zed saat ini dia mengeluarkan pancaran hijau di sekelilingnya, hasil dari keringatnya yang menguap Energi yang di keluarkan Zed.
Jika Zed membuka gerbang ke Delapan dia bisa mencapai Dou Di atau Dou God
Namun Zed tak ingin melakukannya karena jika dia melakukannya, maka akan ada banyak ahli yang menyadarinya.
Saat ini saja banyak ahli kuat yang merasakan tekanan energi yang Zed keluarkan dan mulai mencari-cari asalnya. Lalu Zed mulai membubarkan atau membatalkan teknik Hachimon Tonkou
"ini.. Ini. Benar-benar Dou Sheng...!!" Yao Lao
"kakak Zed. Kau sangat kuat.." Xiao Yan
"Ini adalah teknik Rahasia yang aku ciptakan berdasarkan semua pengalaan ku saat aku menjelajahi dunia luar, walau teknik ini kuat ini juga memiliki efek samping." Zed.
"Kak ajari aku teknik ini.." Xiao Yan mulai bersinar di matanya melihat teknik tadi
Namun efeknya pun bukan main-main dan jika kau tak kuat kau akan mati. "
"Aku hanya membuka sampai gerbang ke tujuh dan itu memiliki efek samping dari membuka gerbang adalah serat otot pengguna akan tercabik-cabik, menyebabkan rasa sakit yang hebat jika ada atau siapa pun yang menyentuhnya."
"Dan jika kau membuka gerbang ke delapan itu akan mengakibatkan Kematian. Karena itu namanya adalah
The Gate of Death (Shimon)"
"Ini terletak di jantung, mengharuskan pengguna untuk menusuk dada mereka tepat di atas jantung untuk membukanya. Membuka gerbang ini akan menyebabkan darah pengguna memancarkan aura uap merah menyala dari semua pori-pori tubuh, rambut, dan alis mereka. Melepaskan gerbang ini akan menghabiskan semua energi tubuh sekaligus membuat jantung memompa dengan daya maksimum. Melebihi kekuatan setiap gerbang lainnya, pengguna diberikan kira-kira seratus kali kekuatan normal "
"Jika kau sudah mencapai Dou Grandmaster, aku akan mengajarkannya padamu. Karena itu, berjuanglah untuk menjadi kuat ok.." Zed berkata sambil mengacak-acak rambut Xiao Yan
"Baiklah.. Aku akan menjadi kuat.." Xiao Yan
"Yaa.. Seperti itu lah adikku.. Kalo begitu aku akan pergi dulu.. Sampai jumpa.. "Stealth"
Zed langsung menghilang dari pandangan mereka dan kemudian dia pergi dari sana.
"Kau benar-benar memiliki saudara seorang monster.. Saat ini dia hanya di tahap Dou Grandmaster bintang Sembilan. Namun bagai mana jika dia sudah naik tingkat.. Aku yakin takan ada yang bisa melawannya." Yao Lao
"Yaa.. Aku tak menyangka, dulu sewaktu aku kecil. Kakak ku selalu menjadi olok-olok dan ejekan semua orang karena tak memiliki Dou Qi sama sekali.
Namun siapa sangka.. Sekarang dia mungkin orang terkuat di sini." Xiao Yan
"Ya.. Aku pikir tak hanya di sini saja, bahkan di luar sana juga.." Yao Lao
*Apa lagi dia juga memiliki Api yang aneh. *
"Emm.. Aku setuju.. Ehh.. Aku lupa.. Aku masih harus mencari cara membeli bahan ini.. Guru apa tak bisa di kurangi lagi bahannya.." Xiao Yan
"Dasar murid bodoh.. Apa kau kira kita sedang membuat makanan.. Kau oake menawar.." Yao Lao berbicara sambil memukul kepala Xiao Yan
"Akkhh.. Kemablikan saja Dou Qi miliki ku..!!" Xiao Yan.
Di kejauhan Zed yang sebenarnya belum pergi hanya tersenyum melihat itu.
"Mereka memang pasangan murid dan guru yang aneh.
Muridnya sableng.. Gurunya gendeng..
Hahaaahaaa itu mirip dengan mereka, jadi inget filem jaman dulu pas di bumi...."
Setelah itu Zed benar-benar pergi dari sana dan kembali ke kamarnya..
.
.
. . ________\=Skip\=_______
Di dalam kamar Zed di kediaman Klan Xiao
__ADS_1
" Aku hanya satu langkah lagi dari Dou Ling atau Dou Spirit. Untuk mempermudah aku butuh Pil Pemecah Penghalang Jantung Ungu."
"Sistem belikan aku Pil Pemecah Penghalang Jantung Ungu. Dan Mutiara Yin Yang. ."
Lalu tak lama muncul Pil obat.
itu seluruhnya berwarna hijau dan seukuran mata naga. Di permukaan pil bundar, ada tiga garis, satu hijau, satu ungu, dan satu putih, yang disusun dengan sangat teratur.
Pil Pemecah Penghalang Jantung Ungu.
Dan satu lagi Mutiara Yin Yang adalah Elixir yang dapat meningkatkan kecepatan latihan. Itu muncul sebagai mutiara hitam dan putih dan mengandung Energi Yin dan Energi Yang .
Kemudian Zed langsung mengonsumsi Pil Pemecah Penghalang Jantung Ungu. dan menjalankan teknik Melahap Surga miliknya.
Tak lama setelah itu kekuatannya terus melonjak naik dan..
*Bbbaaaammmmmmm...
Ledakan Dou Qi terjadi dan Zed berhasil naik ke tingkat. Dou Ling atau Dou Spirit.
Zed masih terus berKultivasi di ruangannya. Untuk menstabilkan Kultivasinya tak lupa Zed juga mengonsumsi Mutiara Yin Yang.
Kekuatannya menjadi sangat setabil dan memsuki tahap Dou Ling bintang Dua sekarang..
.
.
. . ________\=Skip\=_______
Sementara itu di pasar wilayah klan Xiao.
Xiao Yan dan Xun'er sedang mencari semua bahan yang di butuhkan untuk membuat Elixier yang Yao Lao sebutkan sebelumnya.
Di sana akhirnya Xiao Yan meminjam uang dari Xun'er untuk membelinya karena dia tak memiliki uang.
Setelah sekian lama berkeliling akhirnya Xiao Yan menemukan hampir semua barang yang dia butuhkan, kecuali Core elemant kayu.
Di sana mereka bertemu dengan Jie Lie Ao. Tuan muda dari keluarga Jie Lie.
Dia menawarkan kalung dengan Core elemen kayu, awalnya Xun'er ingin menerimanya untuk di pake Xiao Yan.
Namun di cegah oleh Xiao Yan, dan dia menawarkan kalung yang sebelumnya di lihat oleh Xun'er, dan akhirnya Xun'er memilih kalung dari Xiao Yan.
Melihat Xun'er tak memilih kalung miliknya, Jie Lie Ao mulai menjadi marah
"Hehhehe.. Aku tak tau kalo Nona Xun'er memiliki hobi aneh.." Jie Lie Ao
"Jie Lie Ao.. Xun'er tidak tertarik dengan uang. Menyerah saja sebelum patah hati.." Xiao Yan
"Benarkah..?? Terima kasih atas nasihat nya.. Dasar brengsek, hari ini akan aku tunjukkan siapa bosnya..!!" Jie Lie Ao
"Oohhh... Memangnya siapa Bosnya di sini Tuan Muda Jie Lie Ao..??"
Namun tiba-tiba ada tangan yang memegag Bahunya dan memberikan tekanan yang sangat besar.
"Kauu... Siapa kau.." Jie Lie Ao berusaha membebaskan dirinya dari tangan itu di atas bahunya namun dia tak bisa.
"aku.. Namaku Zed. Saudara Xiao Yan.. Jadi apa kau ingin menunjukan siapa Bosnya..???" Zed bertanya sambil tersenyum.
Namun senyum itu seperti senyum iblis bagi Jie Lie Ao. Tekanan kekuatan yang Zed berikan benar-benar menekan Dou Qi miliknya dan tak bisa berbuat apa-apa lagi..
" Apa kau tau siapa aku..?? Aku tuan muda dari keluarga Jie Lie. Jika kau melukai ku. Keluarga ku akan..." sebelum Jie Lie Ao menyelesaikan kata-katanya. Zed sudah memotong duluan.
"Atau Apa..??" zed.
"Apa kau percaya, sebelum kau berteriak, aku bisa memisahkan kepalamu ini yang tak berguna dari badan mu..??"
"Egghh...."Jie Lie Ao menelan ludahnya saat mendengar ucapan Zed, melibat dari caranya bicara dan tatapannya itu, Jie Lie Ao yakin Zed tak hanya sebatas mengancam.
Namun zed benar-benar sungguh-sungguh berani membunuhnya saat ini.
" Akk.. Aku minta maaf.. "Jie Lie Ao
" Baiklah.. Karena aku dalam kondisi hati yang baik saat ini, aku akan melepaskan mu.. Pergilah sebelum aku berubah pikiran.. "Zed.
" Babaaaiik.. "Jie Lie Ao dan dua pengawal nya langsung lari dari sana.
" Kakak.." Xiao Yan dan Xun'er mendatangi Zed.
" Apa kalian tak apa-apa..?? "zed
" Ya kami baik-baik saja.. "Xiao Yan
" Baiklah. Aku akan pergi lagi. Kalian lanjutkan saja kencannya.. Hahhaaa..
Hiraisin.." Zed
Mendengar kata-kata Zed membuat Xun'er memerah, dan Xiao Yan otak babal sama sekali tak memahaminya.
Mereka melanjutkan jalan-jalannya.
Sementara Zed muncul di tempat awal Zed datang ke dunia ini.
" Baiklah aku perlu membiasakan diri dengan kekuatan ku saat ini."
"Mari mencari mangsa yang tak beruntung untuk uji coba kekuatanku."
.
.
.
. BERSAMBUNG
__ADS_1