Sistem Anime Traveler

Sistem Anime Traveler
F. T 05


__ADS_3

"Apakah sudah semuanya..? Ya tak ada yang kuat di sini, ini sama sekali tak seperti pertempuran.. Tak ada yang menarik sepertinya.. " Gumam Zed.


Namun saat Zed duduk bosan di sana, Tiba-tiba ia melihat Mavis berlari menuju Katedral dimana patung tengkorak Naga berwarna biru itu berada.


"Oh benar, masih ada hal ini.. " Ucap Zed sambil tersenyum.


.


.


. __________\=Skip\=_________


"Yuri.!! Precht.!! " Teriak Mavis saat ia berlari bersama Zera memasuki bangun Katedral itu.


"Ini terlihat sepertinya misi mu sukses dengan baik.. " Ucap Precht


"Seperti yang kau lihat, kita melakukan jauh lebih baik dari kata berhasil. Aku benar-benar terkesan dengan apa yang bisa di lakukan sihir.. " Ucap Yuri


"Sirius Orb..?! " Tanya Mavis


"Oh.? Sepertinya kau langsung pada intinya. Ya itu benar, karena tujuan kita sama sampai sekarang.. Masalahnya adalah apa yang selanjutnya. " Ucap Yuri


"Dimana Sirius Orb itu.?! " Tanya Mavis sambil mendekati Yuri dan Precht.


"Maaf.! Anda tidak akan meletakkan jari di atasnya.


Kitalah yang mendapatkannya.. " Ucap Yuri sambil menujukan Sirius Orb itu.


"Kau tak boleh menyentuh itu..!! " Teriak Mavis


"Yayaya.. Ini adalah sebuah Orb yang terletak di legenda pulau Sirius, bukan..? " Ucap Yuri


"Salah..!! Kita hanya tidak pernah tau rahasia di balik Orb itu..!! " Ucap Mavis


"Orb itu bukanlah jenis Harta..!! Itu sangat berbahaya..!! "


"Ada apa itu..?? " Tanya Precht yang mulai curiga.


"Dahulu kala, Orb Síríus menyerap begitu banyak kekuatan jahat sehingga tidak ada yang bisa mengendalikannya..! Itu disegel di Pulau Síríus..!" Ucap Mavis.


Ia mendapatkan informasi ini dari Master guild tengkorak Biru yang sebelumnya berhasil ia tangkap


"Jika ada yang menyentuhnya, mereka akan segera jatuh di bawah kendali kekuatan jahat..! "


"Yuri, jatuhkan Orb Sirius itu..!! " Teriak Precht


"Apa..?! Kamu percaya cerita itu..? " Tanya Yuri ke Precht


"Ini adalah kebenarannya.. " Ucap Mavis


"Apakah kamu tidak ingat ahli strategi macam apa dia?!" Ucap Yuri


"Dia memasang jebakan..! Dia mencoba mencuri bola itu dari kita..! "


"Sejujurnya .... ! Apakah dia tidak mengerti apa-apa..? " Ucap Zera


"Tolong Yuri.!! " Ucap Mavis


"Jika aku jadi kamu.. Aku akan mendengarkan Gadis kecil ini atau kau akan menyesalinya.. " Ucap Zed sambil bersandar di pintu masuk.


"Kalian takan membodohi ku..!! Karena Aku.. " Namun sebelum Yuri menyelesaikan kata-katanya, Tiba-tiba Orb Sirius itu mulai bersinar sangat terang dan mengagetkan semuanya.


"Ap.. Apa yang terjadi..? " Ucap Yuri yang juga terkejut melihat Orb di tangannya bersinar.


"Yuri..!!! " Teriak Precht sambil mencoba menyentuh Yuri.


Namun tiba-tiba sebauh kekuatan sihir yang kuat meletus dari Orb itu dan melontarkan Precht.


Yuri mencoba melepaskan Orb itu namun itu percuma karena tak bisa di lepaskan dari tangannya. Dan kemudian kekuatan sihir itu meletus dan melesat ke atas Katedral itu dan memasuki patung tengkorak Biru di atasnya.


Patung tengkorak itu mulai bergerak dan kemudian ia mulai berlari menghancurkan semuanya yang ada di kota.

__ADS_1


"Apa apa yang terjadi di sini..??! " Teriak Precht saat melihat bangunan Katedral itu mulai hancur dan Yuri yang tak ada lagi di sana.


"Yuri telah tertangkap oleh kekuatan jahat itu dan sekarang berubah menjadi simbol terbesar dari kejahatan itu.. " Ucap Mavis


"Jadi.. Apapun yang membuat tengkorak naga itu bergerak adalah... " Ucap Precht mencoba menebak.


"Lebih seperti.. Yuri.. " Ucap Mavis


.


.


. __________\=Skip\=_________


Sementara itu di luar, Tengkorak naga itu mulai menghancurkan seisi kota.


Zed saat ini sudah ada di udara berdiri di atas pasirnya melihat tengkorak itu.


"Mari kita juga ikut bersenang-senang..


Keluarlah Shukaku..!!! "


Zed mulai mengeluarkan Shukaku yang ukurannya tak kalah besar dengan tengkorak naga itu.


Di sini apa yang Zed buat bukan bijuu Shukaku yang sebenarnya, tetapi hanya seperti boneka hidup yang ia buat dengan kekuatannya.


Shukaku itu muncul di depan tengkorak Naga itu dan langsung menghentikannya.. Ia kemudian meraung ke atas langit dan mulai menekankan tengkorak itu ke tanah..


Karena Shukaku ini bukan Shukaku yang sebenarnya, maka kekuatannya pun jauh lebih besar karena ini berasal dari Zed langsung.


Kemudian Shukaku itu mulai menyiapkan serangan Bijudama dari mulutnya dan bersiap menembakkannya..


Namun saat itu teriakan Mavis terdengar dari belakang Zed.


"Zed..!! Tolong jangan hancurkan tengkorak itu..!! " Teriak Mavis yang saat ini sedang di bawa oleh Precht mendekati Zed.


Melihat itu Zed menghentikan serangan Shukaku. Lalu ia mulai turun ke bawah menemui Mavis.


"Itu adalah Yuri..! Aku punya cara mengembalikannya. Jadi tolong jangan hancurkan tengkorak itu.. " Ucap Mavis


"Terimakasih.. " Lalu Mavis berlari menaiki tengkorak itu dan menuju depan wajahnya, lalu ia menggunakan sihir yang telah ia persiapkan sebelumnya..


"LAW..!!! " teriak Mavis di depan tengkorak itu dan kemudian sebuah sinar keluar menyinari seluruh kota dengan Mavis sebagai pusatnya.


Kemudian Tengkorak yang terkena sinar itu pun mulai runtuh dan mulai berjatuhan.


Dan Orb Sirius pun terjatuh dan mulai menggelinding di sana. Kemudian Orb itu hancur dengan sendirinya.


Setelah itu dari tempat Orb itu sebelumnya, Yuri tiba-tiba muncul kembali di sana. Dalam keadaan tak sadarkan diri.


Dan Mavis juga tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri namun ia di tangkap oleh Shukaku dan kemudian meletakkannya di tanah secara perlahan.


Dan kemudian sosok Shukaku yang besar itu mulai menghilang berubah menjadi Pasir lagi, namun sebelum menghilang ia mengaum ke atas langit untuk yang terakhir kalinya.


"Apa yang terjadi padannya..? " Tanya Warrod.


"Kita Harus memeriksanya.. " Ucap Precht


"Tak perlu.. Dia hanya terkena efek samping dari sihir yang baru saja ia gunakan.. " Kata Zed mendekati Mavis.


"Dia harus membayar untuk sihir yang terlalu kuat untuknya dan ia belum sepenuhnya memahami sihir itu.. "


"Dan mulai sekarang untuk bayaran atas sihir ini adalah.. Tubuhnya takkan pernah lagi tumbuh dewasa mulai sekarang.. "


"Apa..??!! " Teriak Precht dan Warrod.


"Sudahlah.. Lebih baik kalian bawa Yuri dan Mavis ke penginapan di sekitar sini untuk istirahat sementara.. " Ucap Zed.


"Aku akan pergi mengurus beberapa sisa Anggota Guild yang tersisa dan membersihkan sampah mereka.. "


.

__ADS_1


.


. __________\=Skip\=_________


Keesokan harinya Yuri bangun dengan Magnolia yang sedikit rusak dengan Warrod di sebelahnya, yang senang melihatnya bangun.


Meski awalnya bingung, dia dengan cepat dan mendesak menanyakan keberadaan Mavis dan apakah dia baik-baik saja atau tidak.


Warrod mengkonfirmasi bahwa dia aman, dan bersama dengan Precht, mereka mengatakan kepadanya bahwa Zed telah membantunya pulih namun mengatakan bahwa karena konsekuensi dari menggunakan versi sihir agung yang tidak ia kenal dengan cukup. dia tidak lagi dapat tumbuh dan menjadi dewasa, dan akan tetap secara fisiknya saat ini yaitu fisik anak tiga belas tahun selamanya.


Dipenuhi dengan rasa bersalah, Yuri lari untuk menemukan Mavis yang saat ini sedang berdiri di samping danau, yang juga sangat senang melihatnya bangun.


Dia mengungkapkan rasa malu yang dia rasakan atas apa yang terjadi padanya, tetapi Mavis menghentikannya dan mengatakan kepadanya bahwa itu adalah keputusannya sendiri yang menyebabkan apa yang terjadi padanya.


Mengklaim bahwa itu bukan salah siapa pun, Mavis menyatakan bahwa dia senang dia baik-baik saja. Yuri menundukkan kepalanya dan mulai menangis sambil berteriak bahwa dia seharusnya membiarkannya mati, karena rencananya adalah melarikan diri setelah dia mendapatkan Tenrou Jade/ Orb Sirius. Dia berlutut di depan Mavis dan mulai meminta maaf.


Setelah beberapa saat, Mavis dan Yuri berbicara di atas batang kayu di dekatnya. Dia meyakinkan Yuri bahwa dia dalam kesehatan yang sempurna, hanya saja tidak akan menua lagi.


Yuri mengungkapkan kepada Mavis bahwa ketika dia dirasuki, dia mendengar suara Mavis mengatakan bahwa mereka semua adalah teman.


Yuri mengatakan padanya bahwa dia menganggapnya sebagai teman dan menyarankan agar mereka pergi mencari beberapa peri setelah dia lebih tenang.


Yuri kemudian menyatakan bahwa dia, selain dari Precht dan Warrod adalah satu-satunya orang yang dia percaya dari lubuk hatinya dan bahwa dia ingin hidup untuk mimpi Mavis sekarang, karena dia telah menyelamatkan hidupnya.


Mavis berterima kasih padanya tetapi menolak, mengatakan bahwa seseorang harus hidup untuk impian mereka sendiri.


Namun, Yuri mengabaikan itu dan menyatakan mimpi barunya adalah untuk melindungi dan selalu percaya pada Mavis sampai akhir, dan dia berjanji bahwa tanpa memandang usia atau jenis kelamin, mereka akan selalu berteman. Mavis setuju dengan senyuman.


Yuri melihat ke bawah dan ragu-ragu membawa Zera dan bertanya tentang keberadaannya. Zera keluar dari balik batu dan Mavis memberitahunya dengan riang bahwa dia harus berhenti bersembunyi dan mulai terbiasa dengan Yuri dan yang lainnya.


Sebelum dia bisa memberikan alasan, Yuri menyela dan memberi tahu Mavis bahwa dia tidak bisa melihat Zera.


Faktanya, tidak ada yang bisa melihat atau mendengar Zera selain Mavis, dan dia pasti ilusi yang diciptakan Mavis untuk dirinya sendiri.


Tidak dapat menerima bahwa Zera adalah ilusi, Mavis bersikeras bahwa dia berdiri di sana sebelum Yuri , yang menegaskan bahwa dia tidak dapat melihatnya.


Namun, Zera mengakui kebenarannya. Tujuh tahun yang lalu, di Pulau Tenrou dia meninggal. Pada saat itu, bakat Mavis dengan Sihir Ilusi berkembang, dan dia secara tidak sadar memanggil Zera ke dalam keberadaan tanpa menyadari bahwa dia adalah ilusi.


Karena Mavis menganggap Zera nyata, Zera tidak terlihat oleh orang lain, tidak seperti ilusinya yang lain. Tapi sekarang setelah Mavis menyadari kebenarannya, ilusi Zera mulai terurai.


Mavis menolak untuk menerima kebenaran, tapi Zera memeluknya, mengatakan kepadanya bahwa Yuri ingin dia bergerak maju, yang membutuhkan menghilangkan ilusi Zera.


Zera menunjukkan bahwa penggunaan Hukum oleh Mavis bukan satu-satunya hal yang menghambat pertumbuhannya, tetapi tekanan untuk mempertahankan ilusinya juga.


Saat Zera mengenang waktu mereka bersama, Mavis bersikeras agar dia tidak pergi, menyarankan agar dia bisa memanggilnya lagi. Zera mengatakan itu tidak mungkin, karena melakukan itu adalah sesuatu yang hanya bisa dilakukan Mavis secara tidak sadar, dan tidak bisa melakukannya lagi begitu dia tahu Zera adalah ilusi.


Mavis memohon Zera untuk tidak meninggalkannya sendirian, tetapi Zera mengatakan Mavis memiliki teman sejati sekarang dan Zera akan hidup di hatinya, seperti peri.


Saat Mavis tenang, Zera memintanya untuk mengumpulkan keberaniannya dan membuatnya menghilang, meminta maaf karena telah menjadi anak nakal, berterima kasih padanya untuk waktu mereka bersama dan berjanji untuk berteman dengannya.


Saat Zera memudar, dia muncul di hadapan Yuri, memintanya untuk mengawasi Mavis, dan dia setuju.


Di tempat lain di Magnolia , Precht dan Warrod mendengar suara Zera, dan mendiskusikan bagaimana Yuri meminta mereka untuk bermain bersama Mavis, mengetahui bahwa Zera tidak nyata, sebagai sesuatu yang hanya bisa dilihat oleh Mavis sendiri.


Warrod menyimpulkan bahwa fakta bahwa mereka dapat melihat Zera berarti bahwa Mavis telah mengakui bahwa dia adalah ilusi.


Setelah Zera menghilang, Mavis memberi tahu Yuri bahwa demi Zera, dia akan bergerak maju, dan berterima kasih kepada Zera untuk semuanya.


.


.


. Bersambung


#Note. Disini pulau Sirius sama saja dengan pulau Tenrou


Sedangkan Tenrou Jade sekarang di sebut juga Orb Sirius di sini.


Dan karena banyak yang ingin up banyak, disini Thor potong Chapture ini.


Sebenarnya Chupter ini dan sebelumnya adalah satu Chapture, tapi karena banyak yang coment minta di banyakin maka Thor potong jadi dua Chapture.

__ADS_1


Dan bisa di baca sendiri, sebenarnya Satu Chapture Thor buat itu sama aja kaya Dua Chapture Normal orang lain..


Thor selalu usahain buat 3000 kata lebih tiap Chap bahkan bisa 4000n kata, dan kali ini Cuman separuhnya saja.


__ADS_2