
Di Wilayah Beast Region. The Bone Mountain Range..
Ini terletak di bagian barat daya dari Beast Region, Itu cukup terkenal di dalam Wilayah Binatang. Ini karena pegunungan ini memiliki lautan tulang yang menyebabkan seseorang terpana.
Tulang binatang buas yang tak terhitung jumlahnya terlempar ke tempat ini. Tulang-tulang binatang buas ini secara bertahap akan melepaskan beberapa kekuatan binatang unik di dalamnya mengikuti aliran waktu.
Jenis energi ini tidak banyak berguna bagi manusia tapi itu bukan makanan yang buruk untuk Magical Beast. Oleh karena itu, itu telah menghasilkan Pegunungan Bone ini menjadi tempat di mana banyak Magical Beast suka berkumpul.
Penampakan peninggalan kuno kali ini yang di incar Xiao Yan dan yang lainnya terletak di Pegunungan Beast Bone di Wilayah Binatang ini. Tempat itu juga dapat dianggap sebagai wilayah Python Nine Serene Deep Ground.
Saat ini di atas langit ada seseorang yang berdiri di sana bersama seekor kera putih kecil di pundaknya..
Itu adalah Zed dan Xiao Bai..
"wilayah Beast Region ini sangat cocok untuk jenis mu berkembang..
Banyak peninggalan sisa dari para Beast yang meninggal di sini yang akan membuat para Beast berkembang lebih cepat.." Zed
"eemm... Tapi Xiao Bai tak suka tinggal di dekat tulang-tulang seperti ini.." Xiao Bai
"di sini hanya ada tulang tak ada makanan.."
"Kau ini..." Zed menepuk kepala kecil Xiao Bai.
"Siapa yang akan menyuruh mu tinggal di sini..??
Aku pasti akan membuatmu menjadi yang terkuat dari kalangan Beast.."
*Hemmmm.. Karena Xiao Bai beebasis Es, bagaimana jika aku memberikan dia Buah iblis Es..?? Apa dia akan menjadi lebih kuat..?? Atau aku hanya perlu meningkatkan garis darahnya saja..??* Zed sedikit berfikir untuk mengembangkan kekuatan Xiao Bai dengan Cepat.
*Lupakan... Lebih baik fokus pada satu ini dulu.. *
Kemudian Zed mulai memperhatikan lingkungan di sekitar dan kemudian fokus pada satu arah.
"Ketemu..!!"
Kemudian Zed dan Xiao Bai terbang dan tiba-tiba mereka seperti memasuki Air, dimana udara di depan mereka menunjukkan riak air dan saat mereka memasuki nya. Mereka langsung menghilang dari Beast Region..
Namun sesaat sebelum riak ruang itu benar-benar menghilang, dapat di lihat di sana Itu terdapat sebuah aula besar. Itu adalah aula setinggi sepuluh ribu kaki yang tampak seperti gunung keci
Aula besar berwarna merah cerah. Melihat dari kejauhan, tampak seolah-olah nyala api muncul dari sana, tampak sangat mencolok di tengah-tengah lautan tulang yang putih dan lebat ini.
Tak lama pemandangan di sana kembali normal menunjukkan area pegunungan lagi seperti semula.
.
.
.
. ________\=Skip\=_______
Di dalam Aula besar itu, sosok Zed langsung melesat kedalam dan kemudian dia masuk ke dalam aliran magma api di bawah tanah..
Tak berselang lama, Zed dan Xiao Bai yang memasuki magma itu muncul di ruang Aula yang cukup lebar.
Ada sebuah pintu batu yang sangat berat di tempat itu. Sepuluh tombak lurus seperti tubuh berdiri di tempat itu tanpa gerakan apa pun. Kulit tubuh-tubuh ini berwarna perak cerah. Mata mereka kosong dan mereka tanpa ekspresi. Seolah-olah mereka adalah mayat lama.
’itu adalah Earth Demon puppet. '
Zed berjalan santai melewati mereka, namun setelah dekat dengan pintu.. Boneka itu mulai bergerak mencoba menyerang Zed..
"Diam di tempat...!!" suara Zed terdengar pelan di sana, namun semua boneka itu benar-benar menuruti perintah zed..
"Kambali ke tanpat kalian masing-masing...!!" Zed kembali memerintahkan dan ke sepuluh boneka itu pun menuruti dan kembali berdiri di tempat semula..
Alasan kenapa mereka menurut adalah karena Zed menggunakan salah satu kemampuannya..
Yaitu 'Perintah Dewa'..
Dengan itu Zed sama sekali tak perlu bertindak apapun kepada para boneka itu, lalu Zed dan Xiao Bai berdiri di depan pintu batu itu..
"Hemm.. Pintu yang lumayan besar bukan..??" Zed
"biar aku mencoba menghancurkannya..!!" Xiao Bai
"Tak perlu.." Zed hanya tersenyum kemudian dia melihat pintu Batu sekali lagi.
"Buka..!!"
Saat Zed mengatakan hal itu, pintu batu itu Langsung terbuka. Kemudian Zed memasukinya..
"Ehh.. Ayah.. Bagaimana kau membukanya..??" Xiao Bai yang penasaran mencoba bertanya..
"Itu Sihir.." Jawab Zed main-main..
"Sihir..?? Apa itu..??" Xiao Bai sama sekali tak tau apa itu sihir..
"Heehe.. Lupakan, mari kita masuk terlebih dahulu.." Zed
Sebenarnya apa yang di katakan Zed tak sepenuhnya bohong, dia memang menggunakan semacam sihir.
Atau lebih tepatnya adalah kemampuan
'Sihir kata-kata' miliknya..
Selama ini Zed tak pernah mengungkapkan kekuatan lamanya karena memang itu tak benar-benar di perlukan..
Dan untuk sekarang, Zed menggunakannya karena dia ingin masuk tanpa harus merusak apapun di dalam sana.
Saat mereka berdua masuk ke sana, Zed dapat melihat ada beberapa pola teleportasi di sana yang mengarah ke berbagai tempat..
"Xiao Bai, aku akan mengajakmu ke tempat yang bagus.." Zed tersenyum saat melihat ke depan..
"Tampaknya Ayah melihat sesuatu..?? Tempat macam apa itu..??" Xiao Bai
"Kau akan tau nanti.. Yang jelas, kau pasti akan menyukainya.." Zed membawa Xiao Bai ke salah satu pola dan tiba-tiba menghilang dari sana.
Saat mereka muncul lagi, hal pertama yang mereka rasakan adalah Gelombang aroma obat yang kaya yang telah disembunyikan selama bertahun-tahun yang tak terhitung jumlahnya segera melonjak ke hidung mereka..
Dan saat pemandangan semakin jelas, hal yang mereka lihat itu adalah hutan … hutan kuno yang sepenuhnya terbuat dari berbagai bahan obat langka dan berharga.
"Waooo.. Banyak makanan..!!" Xiao Bai langsung melompat dan mengambil berbagai bahan obat di sana dan mulai memakannya..
"Xiao Bai, kau tinggal lah disini sebentar..
Ambil saja semua yang kau inginkan, namun jangan habiskan semuanya ok..!!" Zed memberikan perintah kepada Xiao Bai.
"Eemm.. Emmm..." Xiao Bai mencoba berbicara saat mulutnya penuh dengan tanaman obat.
"Baiklah.. Ingat jangan habiskan semuanya terutama obat yang sudah ayah katakan akan di butuhkan oleh Xiao Yan.." Zed.
"Nanti Xiao Yan dan yang lainnya akan memasuki Hutan ini juga, kau bisa ikut dengan mereka dan nanti kita bisa bertemu lagi.."
"Oh benar, Xiao Bai..!!" Zed melemparkan cahaya aneh ke arah Xiao Bai, yang terakhir menunjuk tanda pusarah di tangan Xiao Bai.
"Emm.. Untuk apa ini ayah..??" Xiao Bai
"jika kau menemukan tulang burung besar, arahkan tanda itu ke padanya ok..!!" Zed
Xiao Bai yang mendengar itu hanya memiringkan kepalanya..
__ADS_1
Dia nampak bingung..
"Emm.. Baiklah akan Xiao Bai lakukan.."
Walaupun tak mengerti, Xiao Bai tetap menuruti kata-kata Zed.
Kemudian Zed mengalihkan pandangannya ke arah lain dan mulai melesat dari sana meninggalkan Xiao Bai yang tengah asyik makan lagi..
Tak lama setelah itu, zed menemukan Sebuah aula tua yang sangat besar akhirnya muncul di depan matanya..
Aula besar ini berwarna kuning perunggu. Tak terhitung tahun telah menyebabkan warna kuning perunggu ini muncul lebih dalam. Sebuah aura kuno menyebar dari setiap lempengan batu, menyebabkan seseorang merasakan kebimbangan yang telah tenang selama bertahun-tahun yang tak terhitung jumlahnya.
Aula besar itu sangat lebar. Seseorang yang berdiri di dalam seperti semut. Di tengah aula besar ada sepuluh kelompok lampu besar. Gugus cahaya ini digantung di udara. Seseorang dapat melihat beberapa gulir seperti objek dalam cahaya yang menyilaukan.
Sementara itu di tengah-tengah sepuluh kelompok cahaya. Ada kursi batu di tempat itu. Di kursi batu itu ada kerangka putih sepenuhnya giok. Tangan kerangka membentuk segel seperti itu …
Itu adalah Kerangka elit Dou Sheng yang di cari Xiao Yan..
selusin tokoh manusia duduk di sekitar kursi batu yang menjulang tinggi. Tokoh-tokoh manusia ini berwarna abu-abu batu. Mereka muncul seperti patung batu dari jarak yang sangat jauh. Kedua mata mereka tertutup rapat. Mereka mempertahankan sikap mereka ini selama bertahun-tahun yang tak terhitung jumlahnya. Meskipun ini adalah kasusnya, tubuh selusin batu di atas patung seperti angka menyebabkan semua orang takut berada dalam jarak seratus kaki dari kursi batu. Mereka adalah Puppet.
Mereka ini mirip dengan Sky Demon Puppet milik Xiao Yan . Dan juga selusin boneka ini memiliki kekuatan kelas Dou Zun.
Zed sama sekali tak memperdulikan boneka atau pun gulungan itu, dia berjalan ke arah kerangka tulang milik Dou Sheng itu..
Serangan berbasis ruang tiba-tiba muncul dan menyerang Zed.
"Mengaum..!! .”
Kerangka itu tiba-tiba meraung keras ke langit.
(Maaf Thor ga tau bunyi kalo krangka bukan binatang yang meraung 😂 jadi di tulis *Mengaum* doang.🙏)
Serangan yang menakutkan meledak di permukaan tubuh kerangka Dou Sheng ini seperti kembang api. Itu berhenti sejenak sebelum tiba-tiba mengangkat kepalanya.
Suara serak yang agak samar dan dalam yang samar-samar tampaknya dipancarkan dengan tenang dari zaman kuno …
"The Great.... Heaven... Fortune.... Palm..!!!"
Suara serak dan kuno terhenti ditransmisikan darinya..
Setelah itu , warna merah dari tubuh kerangka Dou Sheng tampaknya telah menjadi hidup. Itu benar-benar berkumpul di tangan kerangka itu...
Dalam sekejap, itu sudah dicelup tangan kanan sampai tampaknya telah dicelupkan ke dalam darah selama bertahun-tahun yang tak terhitung jumlahnya. Itu sangat gelap dan dalam yang menyebabkan seseorang merasakan kedinginan di dalam hati seseorang.
”Mengaum!”
Ketika jejak terakhir darah berkumpul di telapak tangan kanan, sebuah titik hitam berukuran kedelai tiba-tiba muncul di telapak kerangka Dou Sheng...
Bintik hitam ini benar-benar hitam yang sangat ekstrim. Jika seseorang meliriknya, bahkan jiwa seseorang akan tampak tertelan ke dalamnya. Itu sangat aneh.
Skeleton Dou Sheng tiba-tiba mengangkat tangannya ketika titik kecil berwarna hitam muncul. Setelah itu, ia menghantam tanah yang sangat jauh dari aula.
Lantai batu tidak mengeluarkan suara apa pun ketika kelapa palm mendarat. Saat itu membuat kontak, lantai batu yang sangat keras langsung menghilang, mengungkapkan batu warna coklat tua di bawahnya.
Tanah menghilang. Sebuah lingkaran cahaya hitam tiba-tiba muncul dari lantai batu. Setelah itu … tiba-tiba menyebar
Cahaya hitam tersebar.. Terlepas dari apakah itu lantai batu, tiang batu atau benda lainnya, tempat di mana lingkaran hitam yang dicapai akan menghilang. Itu benar-benar menghilang. Bahkan tidak sedikitpun …
Perasaan semacam ini seperti lubang hitam, tampak misterius dan menakutkan.bagian dalam lingkaran cahaya telah meletus menjadi kekuatan hisap yang sangat menakutkan.
Semua hal akan menghilang ketika mereka menyentuh lingkaran cahaya hitam dan bahkan tidak meninggalkan ampas di belakangnya..
"Hanya kerangka Dou Sheng binatang lima.. Ini membuat ulah..!!" Zed hanya tersenyum
Semua serangan itu benar-benar tak berarti apapun padanya, semua serangan itu seolah-olah tenggelam ke dalam tubuh Zed dan tak menimbulkan masalah sama sekali..
"Akan aku tunjuk apa itu Black Hold yang sebenarnya...!!"
"Glutony...!!!!"
Dari tangan Zed muncul Hisapan lain yang jauh lebih kuat, semua gelombang hitam tadi benar-benar terhisap kedalam telapak tangan Zed sampai tak tersisa..
Hanya ada kerangka tadi yang kembali jatuh terduduk di atas tahta batu lagi..
Kemudian patung patung di sana mulai membuka matanya dan mulai bergerak..
"Diam...!!!"
Namun sekali lagi Zed menggunakan otoritas Perintah Dewa nya untuk membuat para patung di sana diam..
"Aku akan menyimpan mu.." Zed mengulurkan tangannya ke arah kerangka itu, kemudian sebuah tulang rusuk dan cairan kuning melayang ke arah Zed dan mauk ke salah satu cincinnya..
Setelah itu, Zed juga menyimpan kerangka itu ke dalam cincin lainnya..
"Untuk para patung ini.. Aku akan menghapus sisa segel jiwa di dalamnya, dan biarkan Xiao Yan mengambilnya nanti..."
"untuk sekarang...!!"
Zed kemudian duduk di tahta batu itu dan mulai menunggu sisanya datang ke sana..
"Setelah urusan di sini selesai, aku akan memajukan kultivasi ku ke tingkat selanjutnya.. Dan setelah itu aku akan datang ke Hun Realm dan membuka Makam kuno Tou She Ancient God’s Mansion itu untuk membebaskan Zhu Kun itu.."
"Dengan ini aku tak perlu khawatir dengan maslah internal Ancient Void Dragon tribe lagi.."
.
.
.
. ________\=Skip\=_______
Tak lama setelah itu, sejumlah kecil orang yang tersisa semuanya berasal dari pecahan-pecahan yang memiliki reputasi besar di Dataran Tengah...
Ini termasuk suku Heaven Demon Phoenix, Wind Lightning Pavilion, Burning Flame Valley, Sekte Xuan Mendalam dan faksi lainnya mulai sampai di sana..
Orang-orang itu yang melihat sosok duduk di tahta batu sambil memejamkan matanya di tengah-tengah aula luas itu sangat terkejut, karena hampir semua yang datang mengenali siapa itu..
"Zed..??"
(untuk panggilan seperti Zun-zhe Sheng - zhe Dou-Di di belakang yang menandakan level Zed sengaja ga Thor tulis yah..)
Sososk Zed saat ini masih duduk santai seperti selayaknya seorang raja yang memandang rendah mereka semua yang ada di sini..
"Jika dia ada di sini, maka kita takan memiliki peluang untuk mendapatkan warisan.." Feng Qing er
"kita juga takan dapat mengambil kembali barang itu dari Xiao Yan..."
"Kita harus memanggil bala bantuan..."
Huang Xuan kemudian memecahkan jade merah memanggil bala bantuan dari Heaven Demon Phoenix.
Sementara itu Chen Tian Nan dari Sekte Xuan mendalam pun melakukan hal yang sama.
Tak lama setelah itu, kelompok Xiao Yan mulai memasuki Aula itu juga..
Mereka tak terlalu terkejut karena sebelumnya mereka telah bertemu dengan Xiao Bai, dia telah menjelaskan bahwa mereka akan bertemu Zed nanti di di dalam sana..
Xiao Bai yang hendak melompat ke arah Zed di hentikan oleh Xiao Yan.
"Jangan mendekatinya sekarang..
__ADS_1
Sepertinya kakak sedang merencanakan sesuatu..."
Yang lainnya pun mengerutkan alis mereka dan memperhatikan memang ada yang tak beres.
Zed saat ini sepertinya sedang menunggu sesuatu, dan yang jelas itu bukan mereka.. Karena saat ini Zed masih memejamkan matanya..
Tak lama kemudian, beberapa sosok muncul di udara kosong. sosok manusia yang tiba-tiba muncul.. Mereka mengenakan jubah putih keabu-abuan. Sepasang sayap dengan lembut dikepakkan di punggung mereka yang.
Pemimpin mereka sepertinya berada atas Seekor Demon Phoenix besar yang mengepakkan sepasang sayap. Seorang sosok berjubah ungu-emas berdiri dengan tangan di belakangnya di kepala Demon Phoenix.
Zed tau, laki-laki ini tak lain adalah pemimpin dari Heaven Demon Phoenix.
Huang Tian.
Seorang Dou Sheng bintang Lima.
Di belakangnya terdapat seorang laki-laki lainnya. Dia memiliki Mata yang berwarna-warni adalah hasil dari Metode Qi yang dia praktikkan. Sebagian besar Keterampilan Dou melatih kedua matanya.
Reputasinya di dunia Magical Beast cukup besar, dan telah diputuskan bahwa dia akan menjadi kepala suku berikutnya dari suku Heaven Demon Phoenix.
Dia adalah Jiu Feng. Bintang 9 Dou Zun
Di ikuti oleh tiga orang yang memimpin banyak orang lainnya.
Ketiganya adalah Sesepuh agung dari Heaven Demon Phoenix yang dikenal sebagai Surga Iblis Tiga Phoenix, Feng Huang, Kun Huang, Ying Huang.
Feng Huang adalah dua bintang Dou Sheng, Kun Huang adalah seorang yang maju. satu bintang Dou Sheng, dan Ying Huang adalah bintang satu menengah Dou Sheng …
Di sana juga ada beberapa orang dari Paviliun Petir Angin, dan pemimpin mereka adalah Bintang 2 Dou Zun, Lei zun-zhe
Orang-orang dari Sekte Mendalam langit pun muncul di sana. Di pimpin oleh Kepala Tian Ming Zi dia ada di Ban Sheng.. Wakil Kepala Liu Cang. Grand Elder Tian Ming dan Penatua Shenlou Guizun..
Saat ini sudah ada Empat Dou Sheng yang muncul di sana. Mereka menatap Zed yang masih saja duduk santai di atas tahta batu..
Zed yang merasakan itu mulai membuka matanya dan melihat ke semua orang yang hadir dengan Acuh tak acuh..
"Apakah akhirnya kalian smeua datang...??"
"Akhirnya aku bisa memulainya..."
"Apakah Zed sebenarnya menunggu mereka datang..??" Xiao Yi Xian
"Ada kemungkinan anak itu memang sedang menunggu mereka.." Old Tian
"Ya.. Sepertinya kakak memang dari awal berniat melawan semua Dou Sheng ini.." Xiao Yan.
"Brat.. Kau adalah orang yang telah menggertak dan menantang suku ku bukan..??" Huang Tian..
"Kali ini kami akan menghilangkan penghinaan itu dengan melenyapkan mu..!!"
Aura seorang Dou Sheng ia keluarkan menekan orang-orang di sana..
"Hanya Dou Sheng bintang lima,kau berani mengancam Dewa ini...?? Huuuhhhhhh...." Zed hanya mengendus pelan dan tekanan kekuatan spiritualnya yang melebihi Di State mengejutkan semua orang di sana..
"ini kekuatan jiwanya sudah ada di tingkat Di..?"
"ini sangat mengerikan.."
Xiao Yan dan yang lainnya tak terpengaruh karena Zed sengaja mengatur hal ini..
Namun orang-orang lainnya bener-bener merasakan tekanan jiwa yang sangat berat. Bahkan orang-orang dari Heaven Demon Phoenix pun merasakan tekanan berat itu..
Hal yang Zed pakai saat ini adalah Tekanan Dewa atau Aura Dewa miliknya..
Semua hal di ruangan itu mulai bergetar hebat dan ada beberapa yang mulai runtuh..
’’Sialan.. Semua serangan dia bersama-sama...
Bentuk Formasi Kuno Surga Phoenix! ’’Huang Tian. Mulai memerintahkan para bawahannya untuk menyerang Zed.
Banyak ahli dari suku Heaven Demon Phoenix dengan cepat berpisah di langit jauh. Seruan terguncang di bumi muncul di atas tanah setelah meraung dengan teratur.
Seekor burung phoenix besar, mengepakkan sayapnya yang berukuran sepuluh ribu kaki. Burung itu mengandung kekuatan dari Empat orang Dou Sheng..
Itu muncul dengan cara yang megah menghancurkan langit-langit ruangan itu dan menghapus matahari setelah teriakan ini terdengar. .
Banyak orang di jaringan bawah tanah ini menghirup nafas yang dalam dari udara dingin setelah melihat itu di langit. Jelas, mereka tidak mengharapkan pihak Heaven Demon Phoenix untuk benar-benar melepaskan formasi menjaga suku hanya untuk menyerang satu orang.
Yang lainnya pun mengeluarkan Dou skil mereka dan mulai mengarahkan ke Zed.
Kemudian di ikuti oleh orang-orang dari Sekte mendalam langit dan pavilion Wind Lightning juga mulai menyerang Zed.
Zed yang melihat itu hanya tersenyum lembut dan tak melakukan apapun..
Dia masih duduk santai sambil melihat ke arah serangan mereka datang..
*Bbboooooommmmm...... *
Ledakan keras akibat serangan itu menghancurkan seisi ruangan itu.
"Kakak./Zed.../Ayah..." seruan khawatir keluar dari Xiao Yan dan yang lainnya saat melihat Zed terkena serangan itu...
"Hahhaa... Sekuat apapun kamu, takan mungkin selamat dari serangan gabungan Empat Dou Sheng.." Huang Tian.
"Apakah hanya ini kemampuan Kalian..???" sebuah suara terdengar dari balik asap debu akibat serangan barusan..
Kemudian sosok Zed mulai berjalan di kekosongan dan mendekati semua orang di langit..
"Akan aku tunjukkan kekuatan yang sesungguhnya..." Zed
"Skil ruang...!! Kunci ruang dan waktu..!!"
"Sebagai Dewa.. Ku perintahkan kau Huang Tian...!! Serah kan Esensei darah mu padaku..!!" suara Zed terdengar.
Tiba-tiba tubuh Huang Tian bergerak sendiri dan dia mulai menggigit jarinya dan mengeluarkan setetes darah..
"dasar iblis...
Apa yang kau lakukan...??!!!" Huang Tian. Mulai ketakutan saat merasakan tubuhnya bergerak sendiri..
"Kenapa tubuh ku bergerak sendiri..??
Kalian bantu aku menghentikan ini...!!"
"Pemimpin...!!" anggota lainnya mencoba menghentikan nya namun..
"ku perintahkan.. Berhenti..!!" sekali lagi suara Zed terdengar..
Setiap kata yang keluar dari Zed benar-benar seperti titah seorang Dewa..
Tak ada satupun yang mampu melawan kata-katanya..
Kelompok Xiao Yan yang melihat ini pun hanya saling memandang kaget..
" Apa kah Zed sudah menjadi Dou Di..??"
Sebuah pemikiran terlintas di pikirkan masing-masing saat melihat hal di depan mata mereka..
.
.
__ADS_1
. BERSAMBUNG