
"Dan sekarang.. Waktunya mengirim kalian untuk menemaninya, karena kalian satu Guild jadi kalian harus kompak..
Jadi matilah bersama-sama.. " Ucap Zed.
"Namun sebelum itu.. "
Kemudian Zed mengangkat tangannya dan banyak Rantai Hitam keluar entah darimana dan mengikat Gajeel, Juvia dan Totomaru..
"Kalian masih berguna, jadi aku akan memberikan pilihan lain untuk kalian nanti setelah aku mengurus yang lainnya.. " Ucap Zed
Lalu ia merentangkan kedua tangannya ia samping. Kemudian..
"Shinra Tensei..!! " Ucap Zed pelan.
Kemudian sebuah tolakan muncul secara tiba-tiba dengan Zed sebagai pusatnya..
Hal itu menerbangkan dan menggiling semua hal di sana, asap debu menutupi seluruh wilayah di dekat Guild Phantom Lord itu..
Dan setelah beberapa saat kemudian dimana asap debu menghilang, semua hal di sana telah hilang sepenuhnya membentuk kawah besar menggantikan lokasi Guild Phantom Lord sebelumnya.
"Baiklah.. Urusan di sini selesai, sekarang bagaimana cara menangani kalian..?? " Ucap Zed.
"Benar.. Bagaimana dengan ini, aku akan memberikan kalian pilihan. . "
"Pertama.. Aku akan membiarkan kalian bergabung dengan teman kalian sebelumnya di alam bawah..
Kedua.. Kalian akan melawan anggota Fairy tail lainnya.. Jika memang, kalian akan bebas menentukan hidup kalian..
Jika kalah.. Kalian harus bergabung dengan Guild Fairy tail.. " Ucap Zed.
"Bagaimana..?? "
"Aku akan memilih bergabung dengan Fairy tail.. " Ucap Juvia.
"Hai.. Itu bukan pilihannya, walaupun aku ingin kalian bisa bergabung.. Tapi jangan menyerah semudah itu ok.. " Ucap Zed.
"Jika kalian khawatir aku mengingkari kata-kataku setelah kalian menang, kalian tak perlu khawatir.. Aku bukan tipe orang seperti itu.. "
"Walaupun tergantung suasana hatiku juga sih.. " Gumam Zed.
"Baiklah.. Kalian tak perlu khawatir, kalian masing-masing hanya perlu mengalahkan salah satu dari anggota Guild Fairy tail, dan setelah itu entah kalian akan bergabung atau tidak setelah menang..
Aku tak perduli.. " Ucap Zed.
"Baiklah.. Aku akan memilih bertarung.. " Ucap Gajeel.
"Ya lebih seperti itu..
Kau takan kecewa, karena aku telah memilihkan lawan untuk kalian.. " Ucap Zed..
"Baiklah... Mari kita pergi.. "
Setelah mengatakan itu Zed membuat pasir di bawah ketiganya dan membawa mereka terbang dari lokasi itu..
Setelah kepergian Zed dan yang lainnya banyak orang datang ke lokasi tempat guild phantom Lord sebelumnya berdiri yang saat ini sudah menjadi lokasi sebuah lubang besar..
Sementara itu Zed akhirnya sampai di Guild Fairy Tail..
"Baiklah.. Mari masuk.. " Ucap Zed.
Ia melepaskan ikatan pada ketiganya dan membawa mereka masuk ke dalam..
"Zed..!! "
"Tunggu..!! Bukankah mereka dari phantom lord sialan..!! "
"Itu benar..! "
"Tenanglah..!! " Ucap Zed.
"Hei Makarov, apakah natsu dan yang lainnya belum kembali..?? "
"Mereka belum kembali.. Tunggu tuan Zed.. Aku yakin kau tak hanya menangkap mereka bukan..?? " Tanya Makarov.
"Tentu saja.. Mulai sekarang tak ada lagi Guild Phantom lord di dunia ini.. " Ucap Zed.
"Maksudnya..?? " Tanya mira.
"Ya.. Secara gampangnya mereka sudah tak ada lagi di dunia ini, aku mengirim mereka semuanya ke alam bawah bertemu Yama.. " Ucap Zed.
Semuanya di sana terdiam mendengar perkataan Zed. Walaupun sedikit tak percaya namun saat melihat ketiganya tetap diam mereka sadar jika apa yang Zed katakan adalah kebenaran..
"Apakah artinya anda telah memusnahkan mereka..?? " Tanya Mira.
"Ya.. Atau lebih tepatnya aku telah membunuh semuanya.. " Ucap Zed dengan tenang.
"Ini masalah.. " Ucap Makarov.
"Tak perlu pusing begitu.. " Ucap Zed.
"Santai saja.. Jika dewan merasa kesal dan tak suka katakan saja untuk mencari ku sendiri..
Dan jika dewan mempersulit fairy tail, maka aku tak masalah mengirim mereka untuk menemani phantom lord juga.. "
"Aku rasa mereka akan suka tinggal bersama di alam bawah.. "
Semuanya saling memandang tak tau harus merespon apa saat ini.
"Kakek..!! Apa yang terjadi..!! " Tiba-tiba teriakan Natsu terdengar di sana.
"Oh.. Apakah kalian telah kembali..? Itu bagus.. Dengan begini akan membuat semuanya jauh lebih mudah.. " Ucap Zed.
"Ada apa ini..? " Tanya Erza.
"Bukan apa-apa.. " Jawab Zed.
"Sekarang aku memiliki tugas untuk kalian bertiga.. Natsu, Gray dan Erza..
Aku ingin kalian melawan tiga orang ini, aku pikir kalian saling kenal bukan..? "
"Bukan kah mereka anggota guild Phantom Lord..??
Gajeel, Juvia dan Totomaru bukan..? " Ucap Lucy..
"Itu benar.. Tugas kalian bertarung melawan mereka, jika kalian menang mereka akan bergabung dengan Fairy Tail, jika kalian kalah.. Maka mereka bebas aku takan membunuh mereka.. " Ucap Zed.
"Tunggu.. Bukankah mereka masih anggota Phantom Lord..? Bagaimana kau bisa memutuskan seperti itu..?? " Tanya Gray..
"Kenapa tidak..? Toh saat ini Guild Phantom Lord sudah tak ada lagi.. Jadi daripada membunuh mereka maka lebih baik memberi mereka pilihan lain bukan.. Akan sayang membunuh mereka.. "Ucap Zed.
" Apa..??!! "Teriak mereka berempat.
" Apakah itu maksudnya anda telah memusnahkan Guild Phantom Lord..?? " Tanya Lucy.
"Yap itu benar.. " Ucap Zed.
"Oh benar juga Lucy. Ayahmu menyewa mereka juga untuk membawamu kembali.. Itu juga salah satu alasan mereka menyerang Guild Fairy tail.. "
"Apa..?? " Teriak Lucy.
"Baiklah.. Itu urusan keluarga kalian jadi selesai sendiri nanti, untuk sekarang.. " Ucap Zed.
"Natsu, kau akan melawan Gajeel.. Kalian sesama dragon Slayer jadi aku pikir kalian cocok.. "
"Apa..?! Apakah ada dragon Slayer lain selain Natsu..?? " Tanya Lucy.
"Ya.. Itu ada. Dan tak hanya mereka, masih ada yang lainnya juga sebenarnya.. " Ucap Zed.
"Gray, kau akan melawan Juvia.. Ia pengguna Air, aku pikir kalian sangat cocok sebenarnya.. "
"Lalu Erza, kau akan melawan Totomaru.. " Ucap Zed.
"Aku menolak.. Aku tak ingin melawan mereka yang tak berdaya.. " Ucap Erza.
"Oh.. Apakah seperti itu..? Kalau begitu berarti lebih baik aku membunuhnya sekarang.. " Ucap Zed. Ia kemudian menciptakan tombak pasir dan siap menyerang Totomaru.
"Berhenti..!! Apa yang akan kau lakukan..? " Tanya Erza.
"Apa lagi menurut mu..?? Aku membawanya ke sini karena hal ini, jika kau menolak artinya tak ada lagi alasan dia hidup.. " Ucap Zed.
"Lebih baik aku mengirimnya menemui temannya di alam bawah.. "
__ADS_1
"Apa kau serius..? Kau melanggar peraturan.. " Ucap Erza.
"Peraturan hanya untuk orang lemah.. " Ucap Zed.
"Benar, sebenarnya jika kau menang aku berencana memberitahu mu tentang ibumu.. "
"Apa..? Apa kau tau ibuku..? " Tanya Erza.
"Ya.. Salah satu penyihir terkuat bawahan Zeref.. " Ucap Zed.
"Zeref penyihir kegelapan..? " Tanya Erza.
"Itu benar.. " Ucap Zed.
"Jadi bagaimana..? "
"Baiklah.. Aku akan melakukannya.. " Ucap Erza.
"Lebih seperti itu.. " Ucap Zed.
"Kalau begitu Mari kita pindah lokasi.. "
Lalu Mata Zed tiba-tiba berubah sekilas dan mereka semua telah pindah lokasi tanpa mereka sadari.
"Dimana ini..? " Tanya salah satu anggota.
"Hai lihat ke sana..!! "
"Kita ada di pulau yang baru muncul itu..?? "
"Tuan Zed, ini..?? " Tanya Makarov.
"Ini tempat tinggal ku.. Ucap Zed.
" Apa..?!! " Teriak mereka semua.
"Tunggu.. Apakah itu artinya anda adalah dewa yang di bicarakan banyak orang dari zaman dulu..?? " Tanya Mirza.
"Anda adalah orang yang telah memusnahkan dan menghentikan pertempuran antar naga itu dan pulau ini adalah Pulau langit Suci atau Pulau Makam Naga terbang.. ?? "
"Tunggu.. Jika di perhatikan tato anda memang sama dengan lukisan dan hanya berbeda warna saja.. " Ucap Makarov.
"Jadi apakah itu artinya benar..? Anda adalah dewa itu..? "
"Aku tak tau apa yang kalian maksud, namun jika itu adalah kisah beberapa ratus tahun lalu tentang para Naga yang menyebalkan itu. Maka itu bener.. Ya walaupun secara harfiah sih.. " Ucap Zed.
"Apakah itu artinya anda telah hidup lebih dari seratus tahun..?? " Tanya Juvia.
"Ya.. Tapi tak perlu heran seperti itu.. " Ucap Zed.
"Natsu dan Gajeel seperti Erza juga memiliki umur lebih dari seratus tahun..
Jika di ukur dari tahun sih.. "
"Apa..?!! " Teriak mereka. Bahkan Natsu dan Gajeel pun terkejut.
"Aku tau anda kuat, tapi.. Apa maksudnya saya berumur sangat tua..? " Tanya Gajeel.
"Semaunya akan jelas nanti.. Untuk sekarang kalian mulailah bertarung, dan tentukan masa depan kalian.. " Ucap Zed.
"Baiklah.. Aku akan mengalahkannya dan aku akan meminta penjelasan lebih jauh nanti.. " Ucap Gajeel.
Lalu mereka berdua Gajeel dan Natsu mulai saling serang di atas langit.
Sementara Erza dan Totomaru juga mulai saling serang.
"Apa kalian takan mau mulai..?? " Tanya Zed.
"Oh benar Gary. Aku akan menceritakan beberapa kebenaran tentang ayahmu... "
"Apa..? Apakah kau tau ayahku..? " Tanya Gary.
"Ya.. Seorang penggunaan Devil slayer.. " Ucap Zed.
"Itu.. " Gray ingin mengetahui tentang ayah nya, namun ia entah kenapa merasa tak enak menyerang Juvia.
"Apa kau ragu menyerangnya..?? Kalau begitu aku akan memberikan kalian berdua pilihan lain..
Kalian bisa berpasangan mulai sekarang dan aku akan menganggap semuanya beres.. " Ucap Zed.
"Lihat.. Kalian sangat cocok.. " Ucap Zed.
"Lupakan.. Kita tunggu hasilnya saja.. "
Setelah menunggu beberapa saat kemudian mereka akhirnya mulai melihat hasilnya.
Pertama Erza yang memenangkan pertempuran itu dengan mudah. Lalu beberapa saat kemudian Natsu juga terlihat berhasil menyelesaikan pertempuran itu juga..
"Ya.. Hasilnya seperti yang aku duga.. " Ucap Zed.
Lalu ia melepaskan suatu energi dan tiba-tiba mereka semuanya yang awalnya terluka atau capek, semuanya kembali sembuh dan sehat seperti semula.
"Ini..? Apa yang terjadi. ? " Ucap Natsu.
"Sihir penyembuhan..? " Ucap Makarov.
"Anda..? Anda juga memiliki sihir penyembuh..? "
"Ini hanya hal kecil.. Baiklah, sekarang saatnya memberitahu kalian yang sebenarnya.. " Ucap Zed.
"Sebelum itu, bisakah kalian keluar sekarang...? Tak masalah jika itu di sini, Bahkan Acnologia pun takan bisa merasakan kalian.. "
"Dengan siapa Anda berbicara..? " Tanya Lucy.
"Igneel dan Metalicana.. " Jawab Zed.
"Apa..?!! " Namun tiba-tiba Natsu dan Gajeel yang sedang ribut terkejut dengan dua nama itu.
"Dimana..?? " Teriak Natsu.
"Kami di sini..! " Sebuah sura keras tiba-tiba terdengar dan dua buah bayangan keluar dari tubuh Natsu dan Gajeel.
Itu adalah seekor naga merah dan hitam yang sangat besar, sosoknya mengejutkan mereka semua di sana..
"Naga..!! " Teriak mereka.
"Apakah benar-benar ada naga yang masih hidup..? " Tanya Lucy.
"Saya bisa merasakan aura mirip naga di dalam tubuh Anda.. Jadi apakah anda salah satu dari kami..? " Tanya Igneel..
"Itu benar.. " Ucap Metalicana
"Naga..?? Entahlah.. Apakah aku bisa di bilang naga atau bukan.. Namun yang jelas itu tak sama dengan kalian karena hal itu hanya salah satu perwujudan kekuatan ku, bukan diriku sendiri.. " Ucap Zed.
"Akan aku tunjukkan pada kalian.. "
Lalu tiba-tiba perubahan pada tubuh Zed menghilang dan memperlihatkan tubuh aslinya, lalu semuanya di sana tiba-tiba merasa seperti ada di luar angkasa tak berujung.
Mereka melayang di sana tanpa tau bagaimana..
"Dimana ini..?? " Tanah Natsu.
"Aku tak bisa merasakan apapun di sini. Jelas ini bukan ilusi.. " Ucap Igneel mengejutkan mereka semua.
"Jadi apakah ini artinya kita benar-benar ada di luar angkasa.? " Tanya Lucy.
"Itu benar.. " Jawab Zed..
"Anda..!! " Tiba-tiba mereka baru menyadari perubahan Zed.
Tubuhnya terlihat putih dengan tato api di tubuhnya sama seperti dalam lukisan. Mata yang benar-benar berbeda itu seolah bisa menyedot jiwa mereka yang melihatnya..
"Akan aku tunjukkan sesuatu.. " Ucap Zed.
Lalu tiba-tiba tubuhnya berubah menjadi sosok mirip naga dengan jumlah kepala sangat banyak, kali ini bukan sembilan kepala. Namun sangat banyak.
Ukurannya sendiri melebihi galaxy yang mereka lihat, di depan Zed saat ini mereka benar-benar seperti debu.
"Siapa Anda sebenarnya..? " Ucap Makarov.
"Aku hanya seseorang yang singgah di dunia kalian..
__ADS_1
Seperti yang pernah aku katakan kepada mavis, aku adalah seorang traveler.. " Ucap Naga raksasa itu.
Lalu sosok itu kembali menghilang dan berubah menjadi Zed lagi.
"Kali ini karena aku merasa bosan, aku berencana melakukan perjalanan lagi ke tempat lainnya.. " Ucap Zed.
"Dan aku tak bisa menemani kalian, jadi aku berencana memperlihatkan masa lalu dan masa depan kalian semua.. "
"Perhatikan baik-baik dan jangan banyak bertanya sebelum semua yang aku perlihatkan selesai.. " Ucap Zed.
Lalu tiba-tiba mereka bisa melihat semuanya yang telah terjadi di masa lalu itu bermula dari masa kecil Zeref..
"Oh benar.. Aku memperlihatkan dunia tanpa diriku.. Jadi jangan bertanya jika ada perbedaan.. " Ucap Zed.
Lalu semua gambar di mulai, waktu terus berjalan di sana memperlihatkan semuanya. Sampai akhir memperlihatkan masa depan mereka semua.
Pertempuran akhirnya dengan Acnologia dan pertempuran untuk Quest seratus tahun pun di perlihatkan..
Dan saat semuanya selesai, mereka masih seolah-olah tak sadarkan diri dan masih mencerna semuanya.
"Apakah aku ini iblis Zeref..? " Tanya Natsu.
"Tidak.. Kau adalah Natsu, Natsu dragnel.. Putra ku Igneel.. " Jawab igneel.
"Tak masalah masa lalumu siapa, yang terpenting masa depanmu siapa.. " Ucap Zed.
Lalu ia mengulurkan tangannya ke arah Natsu dan sebuah cahaya keluar.
Lalu berbagai tulisan rune sihir keluar dari tubuh Natsu. Zed kemudian mengubahnya menjadi sesuatu susunan baru.. Setelah itu semuanya kembali lagi kedalam tubuh Zed.
"Aku telah mengubah tubuhmu.. Kekuatan E.N.D saat ini sudah menyatu dengan tubuhmu.. Aku rasa tak masalah bahkan jika kau ingin berubah menjadi Naga sekarang.. " Ucap Zed.
"Dan.. "
Lalu Zed mengeluarkan cahaya dan langsung masuk ke tubuh Gajeel.
"Ini berlaku untuk mu.. Sampai kau bisa mengendalikan kekuatan mu, kau mungkin bisa berubah menjadi Naga juga.. Namun tak perlu khawatir karena kalian akan tetap bisa berubah menjadi manusia lagi.. "
"Terimakasih.. Anda telah menghilangkan kekhawatiran kami.. " Ucap Metalicana.
"Tak masalah.. " Ucap Zed.
"Lalu Terima ini dan berikan kepada anak Grandeeney atau Naga lainnya juga.. "
"Dan untuk mu Erza.. Aku akan memberikan sedikit kemampuan agar kau bisa melampaui ibumu.. " Ucap Zed.
"Kau adalah seorang putri dari manusia yang berubah menjadi Naga.. Darah Naga mengalir dalam tubuhmu.. "
"Jadi.. Aku memurnikan darah itu dan membiarkan mu memperoleh kekuatan Naga dalam tubuh manusia..
Dan juga kemampuan berpedang itu, jika kau mau kau mungkin bisa membelah bumi menjadi dua.. "Ucap Zed
" Apakah kalian masih memiliki pertanyaan..?? " Tanya Zed.
"Hanya satu.. Siapa dan darimana Anda sebenarnya berasal..?? " Tanya Erza.
Mereka yang ada di sana juga memperhatikan dan menunggu jawaban Zed.
"Aku..?? Aku bukan siapa-siapa.. Kau bisa menganggapku sebagai Dewa.. Dan asal ku adalah kekosongan, tempat segala sesuatu bermula.. " Ucap Zed.
Lalu Zed membawa kembali mereka ke pulau miliknya.
"Oh aku kelupaan sesuatu.. " Ucap Zed.
Lalu ia tiba-tiba memunculkan sebuah portal dan dari sana tubuh Mavis yang tersegel muncul..
"Master..!! " Teriak Makarov.
Lalu tiba-tiba ia arcmaria yang menyegel nya mulai retak dan akhirnya ia terbebas dari sana..
"Zed..? Kau kah itu..?? " Tanya Mavis.
"Ya.. Ini aku.. " Ucap Zed.
"Dimana ini..?? "" Tanya Mavis.
"Mereka..?? "
"Anggota Guild Fairy tail.. " Ucap Zed.
"Ya aku memiliki hutang padamu dari dulu, jadi aku akan menepatinya sekarang.. "
Lalu sebuah cahaya melintas dan memasuki kepala Mavis. Itu adalah pengetahuan tentang peri atau elemental. Dan juga semua yang telah terjadi selama ini.
"Ini..? Apakah kau akan pergi..? " Tanya Mavis.
"Ya.. Aku sedikit bosan dan ingin melanjutkan perjalanan ku.. " Ucap Zed.
"Kemana..?? " Tanya Mavis.
"Kedunia lainnya.. Dunia yang baru yang mungkin akan sedikit menarik.. " Ucap Zed.
"Baiklah.. Mavis.. Aku akan memberikan mu kunci untuk lokasi pulau itu, kau bisa masuk dan keluar sesuka mu.. " Ucap Zed.
"Mulai sekarang kau akan mengatur semuanya di pulau itu, dan juga hanya mereka yang memiliki tanda Guild Fairy tail yang akan bisa masuk ke dalam.. "
"Jadi.. Jaga semua anak-anak mulai sekarang.. " Ucap Zed.
"Aku akan meninggalkan penjaga untuk kalian di sini.. "
Lalu Zed mulai membuat Hydra dari darahnya di sana, ukurannya jauh melampaui Igneel dan Metalicana.
"Apakah Zed baru saja membuat Naga lain dengan darahnya.. "
"sepertinya seperti itu.. "
"Jadi.. Apakah itu artinya master Zed benar-benar dewa..?? Dan Guild kita selama ini memiliki dewa..?? "
"Itu.. " Mereka mulai saling berbicara saat melihat itu.
"Dia akan menjadi penjaga Fairy tail menggantikan ku mulai sekarang.. Jika ada hal yang tak bisa kalian atasi, panggil saja dia.. " Ucap Zed.
"Kau tau tugasmu bukan..?? "
"Ggrrrooooowwwww.....!! " Hydra itu mengaum keras ke arah langit.
Ia kemudian melesat melewati penghalang dan terbang mengitari pulau itu.
Sosoknya yang besar membuat semua orang ketakutan saat melihatnya terbang berputar putar di sana..
Ia mengaum keras ke arah langit memperlihatkan dominasinya.. Lalu ia kembali ke dalam pulau itu..
"Selain menjaga kalian, barang siapa yang ingin belajar sihir darinya katakan saja.. Ia memiliki semua element.. Ucap Zed
"Baiklah.. Sepertinya tak ada yang perlu aku lakukan lagi.. Jadi.. Selamat tinggal semuanya.. "
Lalu Zed mulai melayang ke atas langit dan di sana ia mengamati dunia itu untuk terakhir kalinya.
"Sistem..! Apa kau masih ada di sana..? " Tanya Zed.
[Ding. Menjawab Host.. Sistem siap melayani.. ]
"Bagus.. Aku pikir kau tidur..
Sistem.. Mari kita lanjutkan ke dunia selanjutnya.. "
[Dung menjawab Host.. Sistem tak pernah tidur.. ]
[Memulai eksentrisitas Dunia.. DING dunia selanjutnya terdeteksi.. Silahkan pilih dunia yang ingin anda kunjungi..
Dunia... Dan ..... ]
.
.
. Bersambung.
#Note..
maaf jika kurang memuaskan..
__ADS_1
lagi kehabisan ide.. banyak kesibukan + kebanyakan Novel lagi mentok bingung mikirin kelanjutannya..
Untuk kehidupan kedua di TODAG menyusul yah..