Sistem Asisten : Kekayaan Dan Kekuatan

Sistem Asisten : Kekayaan Dan Kekuatan
Bab 1


__ADS_3

Di Restoran Di Kota A


Seorang pria yang mengenakan pakaian pelayan restoran itu di penuh dengan kemarahan. Dia melihat kekasih nya yang sudah bersamanya selama 3 Tahun belakangan ini, telah mengkhianati nya dan pergi dengan pria lebih kaya dari nya.


" Arya, mulai hari ini kita putus.!" Perkataan singkat wanita riasan tebal itu terlalu mengejutkan arya karena belum lama berpacaran dengan nya.


" Arbela, tapi kita sudah." Sebelum Arya menyelesaikan perkataan nya, dia mengalami kesulitan untuk memberikan alasan agar hubungan mereka tetep bersama.


Selama ini Arya sudah memberikan yang terbaik untuk kekasihnya itu, Walaupun Arya bukan putra pria dari keluarga kaya, setidaknya Arya sudah memberikan apapun yang diinginkan Arbela.


Mereka satu Universitas yang sama, selalu melakukan apapun bersama. Walaupun hubungan di antara mereka terlalu sederhana. Tetapi Arya selalu setia terhadapnya dan berfikir jika kelak akan menikahnya.


Sayangnya kenyataan begitu kejam. Arya adalah pria miskin dan yatim piatu, wanita mana yang ingin bersamanya.?


Mungkin hanya wanita buta.!


Keputusan Arbela cukup dapat dimengerti. Hidup membutuhkan banyak uang dan kebutuhan harus menggunakan uang. Jika Arbela tetep bersama Arya, orang buta bisa melihat masa depan yang begitu suram.


Tetapi berbeda jika bersama dengan pria kaya bernama Adnan Wijaya. Tidak hanya memiliki mobil, rumah mewah dan perusahaan. Bahkan Restoran berbintang tempat arya bekerja adalah milik keluarganya.


" Hahaha... Kau dengar apa yang Arbela katakan. Berhenti mengejar nya lagi mulai hari ini Arbela resmi menjadi pacarku, sedangkan kau di pecat." Ucap Adnan dengan mencibir. Dia terlalu muak melihat muka arya dan memecat nya karena suasana hati yang buruk.


" Aku, di pecat.??!' Ucap Arya tidak tau harus berbuat apa lagi. Menjadi pelayan adalah pekerjaan sampingan sambil melanjutkan kuliahnya.


Jika Arya kehilangan pekerjaan, hanya mengurangi jumlah biaya kehidupannya yang tidak seberapa ini.


" Cepat pergi, mengapa kau masih ada di sini." Ucap Adnan dengan kesal.


" Cepat pergi, Jika tidak pergi, maka saya akan menyuruh penjaga ke amanan untuk mengusir mu." Ucap Arbela dengan dingin. Dia merasa buta jika di masa lalu harus dengan pria miskin dan tidak berguna seperti arya.


Arya mengepalkan tangannya dan mengatupkan giginya dengan kesal. Hari ini menjadi momen yang tak terlupakan oleh hidup arya. Di khianati kekasihnya dan kehilangan pekerjaannya, sungguh penderitaan yang lengkap.


Namun Arya bukan pria lemah. Mungkin dia miskin dan tidak memiliki apapun untuk ia banggakan. Tetapi ia tetap memiliki harga diri dan tidak ingin di rendah seperti ini.


" Hari ini dan detik ini, akan mengingatkan kalian dan di masa depan nanti, kalian akan menyesalinya." Ucap Arya dengan nada kebencian.

__ADS_1


mendengar kata-kata Arya, Adnan dan Arbela ke duanya menertawakannya. Rasanya seperti mendengar lelucon paling lucu di dunia sehingga membuat keduanya tidak bisa berhenti ketawa.


" Hahahaa.... Apa yang pria miskin seperti mu bisa lakukan." Ucap Adnan dengan ketawa.


Tidak lama setelah itu Arya pergi dari restoran berbintang itu dan pulang dengan derasnya air hujan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Gemuruh.!!!!


Hujan turun dengan derasnya di luar bagian restoran dan lingkungan sekitar. Hujan sengat deras sehingga tetesan air hujan bisa memantul dari lantai.


Meninggalkan Restoran, Arya berhenti di sebuah taman yang ada di dekat restoran itu. Itu adalah tempat favorit bagi semua orang, tetapi hari ini turun hujan sehingga tidak satupun orang di taman.


" Mengapa nasibku begitu buruk." Ucap Arya yang berdiri di sisi danau di dekat taman tersebut, di saat hujan turun di tempatnya tanpa ampun. Dalam beberapa detik hujan membasahi seluruh tubuhnya dan pakaiannya.


" Dewa, tidaklah kau memberikan aku kesempatan untuk merubah hidupku ini.?" Ucap Arya menatap bayangannya di danau dengan wajah pucat. Dia merasa kepahitan ketika melihat bayangannya di terdistrodisi oleh hujan yang turun.


" Mengapa dewa sangat tidak adil.?? Semua orang memiliki kekayaan, kenapa aku tidak.!"


" Semua orang mampu membuat menjadi kenyataan, kenapa aku tidak.!"


Ekspresi mengejek muncul di muka arya


Tepat pada saat itu, sambaran petir jatuh dari langit dan menimpa arya yang malang.


Duaaaaar.!!!!


Kedatangan petir seperti jawaban dari dewa, atas penderitaan yang di alami arya selama ini.


Tetapi tidak ada manusia yang sanggup dari petir yang menyambar. Hal yang buruk adalah kematian, Saat ini Arya tidak sadarkan diri.


Seseorang yang melihat arya kesambar petir, membatunya dan memanggil ambulans.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Ketika Arya terbaring di ranjang rumah sakit. Arya mendengar suara aneh yang membuat nya terbangun


( Ding )


( Apakah tuan menerima Sistem Asisten : Kekayaan dan Kekuatan )


" Eh..... Sistem." Ucap Arya binggung, apakah dirinya sedang berhalusinasi. Entah mengapa ia merasa sakit di kepalanya.


" Tunggu dulu, bukannya aku tadi di sambar petir.?"


" Kenapa aku masih hidup.?"


Karena Arya terkejut langsung berdiri dari ranjang tidur rumah sakit, kemudian berjalan keluar. Dia melihat sekeliling nya tidak satupun yang menunggu siuman.


Arya merasa aneh dengan layar aneh yang melayang di hadapannya.. Seperti nya karena ke sambar petir ia tidak bisa melihat dengan benar.


Arya berusaha mengusap matanya, seberapa banyak ia melakukannya. Layar aneh seperti panel game tidak menghilang.


" Sial, kenapa tidak bisa menghilang." Ucap Arya dengan kesal, dia tidak menjawab pertanyaan di panel sistem malah mengutuknya di hati nya.


( Terima kasih sudah bertanya. Tuan rumah bisa memilih ia untuk memasang Sistem Asisten : Kekayaan dan Kekuatan. Juga bisa menolak jika tidak menginginkannya )


Arya terkejut dengan suara aneh terngiang di kepalanya. Arya melihat sekelilingnya, tidak satupun orang di sana.


" Tunggu dulu, mungkinkah kau yang berbicara.??" Ucap Arya untuk memastikannya.


( Benar Sistem Asisten : Kekayaan dan Kekuatan sedang berbicara dengan tuan rumah )


" Hahaha.... ini pasti tidaklah nyata." Ucap Arya dengan mencomooh. Siapapun akan mengira arya berbicara sendiri, itu berarti tidak jauh dengan kata gila.


Hanya karena kehilangan pekerjaan dan putus cinta. Arya menjadi gila, dia akan menjadi bahan tertawaan semua orang.


Melihat panel sistem di depannya dengan hati-hati dan hanya arya yang bisa melihat nya, kemudian arya bertanya." Sistem, apa yang bisa kau lakukan."


( Sistem Asisten bisa membuat tuan rumah kaya raya, punya kekuatan dan lain sebagainya )

__ADS_1


Ketika Arya dapat mendengar dia Kaya Raya, Arya terlihat bagaimana. Dia tidak tahan untuk berkata." Tunggu apa lagi pasang Sistem Asisten Kekayaan dan Kekuatan."


Bersambung.....


__ADS_2