
Setelah Isabela pergi dari luar restoran, membuat Arya tidak bisa berkata-kata. Arya hanya ingin menyelesaikan misi dari sistem untuk mendapatkan hadiah.
Namun Arya tidak memiliki pilihan lain selain menerima perkataan Isabella untuk menghadiri Universitas sebagai Mahasiswa.
" Baiklah, menghabisi waktu di Universitas tidaklah buruk." Ucap Arya kemudian pergi meninggalkanku daerah restoran.
Arya mengentikan taksi dan pergi ke vila laut barat, Arya membutuhkan tempat istirahat untuk mengistirahatkan tubuhnya.
Vila laut barat terkenal di daerah kota A bagian barat sebagai tempat elit yang di isi oleh orang-orang yang super kaya. Siapapun yang tinggal di sana merupakan orang-orang yang tidak biasa.
" Mohon maaf, ada yang bisa di bantu tuan.??" Arya yang baru turun dari taksi di sambut oleh penjaga keamanan.
Arya tidak langsung menjawab karena Arya terpukau dengan gerbang besar yang ada di belakang 2 penjaga keamanan.
Arya melihat gerbang seperti melihat emas dan juga begitu megah. sayang sekali tidak bisa di liat karena di tutup oleh gerbang besar di depan.
Melihat tatapan Arya ke pintu gerbang yang megah, 2 penjaga itu tidak terkejut sama sekali. Sudah terbiasa melihat reaksi orang miskin yang melihat gerbang besar itu.
" Maaf, aku ingin masuk dan tinggal di sana." Ucap Arya dengan senyum.
Kedua penjaga itu linglung sejenak, mereka menemukan kejutan besar setelah Arya mengatakan itu, seperti mendengar perkataan orang lucu. Kedua ingin mengusir dan mengatakan pergi jangan kembali lagi.
Mereka awalnya mengira arya ingin mengatakan alamat tertentu, tetapi Arya sedang berhalusinasi.
" Tuan jangan bercanda, tempat ini mempunyai akses khusus bukan tempat umum. Jika berkenan silahkan pergi dari tempat ini." Walaupun mereka ingin mengusir Arya tapi mereka melakukan secara profesional, sopan dan tegas.
Arya tau keraguan dari ke dua penjaga keamanan di gerbang. Tetapi Arya sangat senang bertemu penjaga keamanan seperti ini, Arya kira akan bertemu penjaga keamanan yang sombong dan melihat dari penampilan saja.
" Maaf, bisa tunggu sebentar, Saya akan menunjukkan sesuatu kepada kalian." Ucap Arya yang memasuki tangannya ke saku celana, tetapi pada yang sama, Arya mengambil sesuatu di inventori.
Sebuah kartu berwarna hitam dan kemudian memberikan kepada penjaga keamanan." Mohon maaf apakah kalian bisa mengenalinya."
Itu merupakan kartu khusus untuk pemilik vila laut barat.
__ADS_1
" Berikan kepada kami." kedua kemanan itu mengambil kartu tidak bisa di miliki orang biasa
Kedua penjaga keamanan itu berkeringat dingin. Mereka tidak menyangka akan bertemu pemilik vila laut barat.
" Selamat datang tuan, kami tidak tahu dan hanya menjalankan tugas dengan benar." Ucap penjaga keamanan.
" Oh.... Tidak masalah, bisakah aku masuk." Ucap Arya kembali mengulang perkataannya.
Kedua penjaga keamanan itu berubah sikap mereka lebih patuh dari sebelumnya. Segera penjaga keamanan itu membuka gerbang untuk Arya.
Arya berjalan dengan sopan, Arya menemukan vila elit yang begitu sangat megah. Yang terbaik adalah vila elit nomor 1.
" Sungguh tempat yang bagus, Aku tidak menyangka jika akan memiliki tempat begitu baik." Ucap Arya mengangguk sangat puas. Setelah itu hp Arya berbunyi dan dia langsung menerima nomor asing tersebut
" Tung....! Tung...'"
" Halo." Ucap Arya dengan ringan, karena Arya tidak tau siapa yang menelponnya.
" Mohon maaf, apakah benar dengan tuan Arya." Ucap seseorang yang di telpon tersebut.
" Saya benar-benar minta maaf tuan Arya, saya adalah agen real estate Villa laut barat. Mari kita bicara tentang penandatanganan kontrak pengalih vila laut barat." Ucap pria yang menelpon dengan sopan.
" Tidak masalah, saya baru sampai di vila laut barat, kita bisa penandatanganan pemindahan pemilik vila laut barat." Ucap Arya dengan santai.
Agen real estate menyetujuinya, dan bersiap untuk penandatanganan pemilik vila nomor 1 laut barat.
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Tepat ia berjalan Arya di sambut 2 orang agen real estate
" Selamat datang." Ucap dua agen real estate di depan pintu dengan membungkuk dengan sopan.
" Tuan Arya, seperti perjalan cukup jauh, mari kita masuk ke dalam dan kita bahas penandatanganan pemindahan pemilik vila nomor 1 laut barat." Ucap agen real estate
__ADS_1
" Tentu." Ucap Arya dengan mengangguk.
" Eh..???" Arya mengungkapkan wajah yang terkejut ketika ia melihat seorang gadis di samping agen real estate tersebut.
Melihat Arya menatapnya, gadis itu tersenyum sopan kepada Arya
" Nadia.??" Itu benar-benar Nadia walaupun tidak satu jurusan dengannya, tidak mungkin saya tidak mengenal gadis terpanas di Universitas." Guman Arya dengan ringan, Arya pulih dari terkejutannya.
Gadis yang menyapanya adalah mahasiswi yang masuk sama dengan Arya di tahun yang sama. Mungkin Arya pergi ke universitas selama 1 tahun dia tidak tahu apa yang Nadia lakukan saat ini.
Gadis cantik dari beberapa mahasiswi cantik top di Universitasnya.
Namum mereka bukan kenalan lama. Apa lagi karakter Arya yang miskin. Karena Nadia tidak mengenal Arya.
Nadia memiliki banyak pengagum yang mengejarnya di universitas. Salah satu insiden paling banyak di bicarakan semua orang saat itu adalah satu putra pria kaya yang mengendarai Ferrari dengan rangkaian bunga mencoba merayunya, tetapi berkahir di tolak.
Sejak saat itu tidak ada orang yang percaya diri untuk mengejarnya lagi. Pria kaya saja di tolak apa lagi pria miskin seperti Arya.
" Saya tidak berharap Nadia menjadi agen real estate." Guman Arya.
Arya berfikir dengan diri dia sendiri. Saat ini tidak ada kekurangan uang dan akan menyelesaikan misi dari sistem untuk mendapatkan uang.
Tentu semua gadis cantik yang sebanding dengan Nadia akan mudah di dapatkan karena uang yang berbicara.
Tetapi tidak tau apa yang di pikirkan Nadia kalau ada pria kaya yang ingin mendekatinya." Mungkin saja, alasan banyak orang menyukai Nadia karena dia tidak tertarik dengan uang."
Arya menggelengkan kepalanya. Kenapa Arya harus peduli dengan gosip universitas, Arya harus fokus dengan diri dia sendiri.
( Ding )
( Misi terpicu, tuan rumah harus membantu Nadia yang dalam kesulitan )
Arya termenung melihat panel sistem dan misi dari sistem yang sistem berikan kepadanya. Dan Arya tidak perah tau tentang apa yang Nadia alami sampai Nadia di dalam situasi kesulitan.
__ADS_1
Bersambung.....