
Di kamarnya, Nadia mencoba menelpon untuk menanyakan sesuatu yang membuatnya sampai sekarang memikirkannya.
" Halo, Nadia aku cukup terkejut, kamu meneleponku." Ucap perempuan muda di arah telpon
" Sahabatku, aku tak ingin bertele-tele langsung ke intinya, apakah ada nama seorang pria bernama Arya di fakultas kedokteran." Ucap Nadia dengan ragu-ragu. Nadia tidak begitu terbiasa menanyakan sesuatu hal berhubungan dengan nama pria.
" Apa.!! Nadia aku tidak menyangka menanyakan seorang pria kepadaku. Mungkinkah kamu menemukan pacar sekarang.? Nada suara sahabat Nadia terdengar tidak percaya. Itu karena status Nadia yang menolak semua pria yang mengejarnya.
Jika semua itu benar-benar terjadi, itu adalah hal yang akan menjadi peningkatan.
Nadia dengan ragu-ragu menolak." Tidak kamu bersangka buruk, aku hanya menanyakan dan tidak benar-benar dekat dengan siapapun. Lebih dari itu, dan aku ingin menayangkan kamu mengenal pria bernama Arya atau tidak."
Ada sebuah jejek di wajah Nadia yang begitu merah, Nadia tanpa sadar mengingat sosok pria tampan dan baik kepadanya. Bahkan memberikan uang kepada Nadia sebesar Rp 2,5 M tanpa mengedip.
Andaikan Nadia memutuskan untuk mencari pacar, Maka Arya akan menjadi kandidat yang tidak terlalu buruk di matanya. Setidaknya dari sekian banyak pria yang mendekatinya, sosok Arya adalah pria yang baik dan polos.
" Tunggu sebentar Nadia, aku mencoba mengingatnya sebentar." Ucap Sahabatnya di ujung telpon.
Kemudian suara itu terdengar kembali." Aku mengingatnya, ada nama seorang pria bernama Arya di fakultas kedokteran yang sama denganku. Aku bertanya kepadamu, kamu memang mau mendengar tentangnya.?"
" Ya, aku mau mendengar tentangnya, apa kamu bisa memberitahukan kepadaku." Ucap Nadia dengan gugup. Nadia sudah siap mendengarkan pencapaian Arya selama ini.
Sayang seribu sayang, Nadia tidak akan mendapatkan sesuatu tentang Arya dari sahabatnya.
" Baiklah, Arya seorang pria yang tertutup. Juga tidak ada keluarga dan hidup sebatang kara. Aku pernah mendengarkan sebuah gosip kalau Arya di putuskan oleh pacarnya dan lebih memilih Adnan Wijaya yang pernah kamu tolak Nadia." Ucap sahabatnya yang menceritakan tentang Arya kepada Nadia.
Semakin banyak Nadia mendengar tentang Arya, semakin Nadia terkejut sampai mati. Ini sangat berbeda dengan apa yang Nadia harapkan.
Padahal Nadia sudah siap secara mental untuk mendengarkan tentang Arya yang luar biasa. Namun Nadia yang berharap dan siapa sangka kalau Nadia dengar ternyata sebaliknya.
" Nadia.?? Apakah kamu masih di sana.??" Ucap Sahabatnya dengan binggung karena Nadia tidak bersuara sedikitpun.
Nadia tidak bisa berekspresi seperti apa. Namun Nadia tetap menjawabnya." Ya aku di sini."
" Nadia, aku bertanya kepadamu, kenapa kamu menanyakan tentang Arya bahkan Arya sudah tidak menghadiri Universitas 1 tahun lalu, Apakah kamu bertemu dengan Arya.? Mungkinkah Arya mencoba menggoda dirimu Nadia.?" Sekali lagi suara sahabatnya terdengar.
Nadia terlihat ragu-ragu, Nadia tenggelam di dalam pikirannya yang terdalam. Nadia menjawab." Tidak. Hanya saja pria bernama Arya ini sudah membantuku hari ini, dan aku bertanya kepadamu tentang pria ini lebih banyak. Arya ini sedikit berbeda dengan pria selama ini aku temui.
__ADS_1
" Hah.? Arya membantumu.? Oh.! Nadia, jawab aku apakah kamu ingin menikah dengan Arya untuk menunjukkan rasa terima kasihmu." Ucap Sahabatnya tidak berfikir ini bantuan cukup besar.
" Dari sekian banyak aku ceritakan kepadamu. Kamu bisa mengetahui dari orang lain. Karena kamu sudah tau tentangnya, lebih baik mulai sekarang mengabaikannya." Ucap sahabatnya dengan nada mengejek." Arya itu miskin, tidak ada hal yang bisa kamu dapatkan darinya."
" Baiklah, Aku mengerti." Ucap Nadia langsung mematikan telponnya, Nadia merasa binggung setelah mendapatkan informasi mengenai Arya dari sahabatnya.
Sahabatnya mengatakan Arya itu miskin terus menerus, tatapi yang Nadia ketahui, Arya memilik dari vila laut barat yang sangat terkenal. Juga memberikan uang Rp 2,5 M tanpa mengedipkan matanya sedikitpun. Kalau Arya dikatakan miskin, terus tidak ada orang kaya di dunia ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di dalam Vila, Arya tidak tau kalau Nadia gadis tercantik di Universitas mencari informasi tentang dia.
Pada saat ini, Arya lagi menikmati suasana dan hidangan yang tersaji di vila laut barat." Hahaha... Kehidupan seperti ini yang aku mimpikan, meminum anggur ini sangat luar biasa seperti mimpiku."
Tepat pada saat ini terdengar suara sistem.
( Ding )
( Selamat tuan rumah telah menyelesaikan misi dari sistem, membantu kesulitan yang Nadia alami )
( Mendapatkan 5 M )
( Mendapatkan Keahlian mengemudi super )
( Mendapatkan 9 jarum akupunktur )
" Tung...! Tung....!" Suara hp Arya berbunyi yang menandakan bahwa ada pesan masuk.
( Selamat malam, terima kasih telah melakukan transaksi. Kami dari bank central memberitahukan kepada pemilik akun bank dengan nomor 060302XXXX telah menerima transaksi transfer pada pukul 20.15 sejumlah 5.000.000.000 )
Arya tersenyum cerah melihat uang yang masuk ke dalam akun bank miliknya. Arya tidak tahan untuk tersenyum. Arya mengeluarkan uang sebanyak 2,5 M murni untuk membantu Nadia. Namun siapa sangka kalau Sistem memberikan uang 2X lipat.
Hanya dalam waktu singkat Arya mendapatkan uang sebanyak 5 M, benar-benar nyaman dan juga hadiah dari sistem yang lain tidaklah buruk juga.
Tatapi Arya sedikit binggung yang di berikan sistem kepadanya, Keahlian mengemudi super. Tetapi Arya belum memiliki kendaraan yang layak untuknya.
Rasanya belum lengkap ketika menjadi orang kaya tetapi belum memiliki kendaraan sendiri.
__ADS_1
...----------------...
Nama : Arya Dirgantara
Level : 1 ( 40/100 )
Keterampilan : Pengobatan kuno, Seni Beladiri kuno
Poin : 40 poin
Inventori : ( Keperluan tuan rumah )
Toko: Tidak bisa di akses
Saldo: 17,5 M
Lotre : Tidak Ada
Tugas : Tugas Selesai
...----------------...
Keesokan harinya.
Pagi ini Arya bangun dari tidurnya dengan suasana hati yang begitu baik. Rasanya Arya tidak ingin bangun dari kediamannya yang begitu nayaman.
" Aku baru ingat, hari ini aku harus kembali ke universitas lagi." Ucap Arya dengan menguap, Arya sangat malas mendengar nama universitas. Segera Arya bangun dari tempat tidurnya untuk menyelesaikan aktivitas di pagi hari.
Walaupun Arya merasa tidak lama menghadiri dari universitas. Namun 1 tahun Arya tidak menghadiri di universitasnya.
Seperti biasanya Arya keluar dari vila miliknya dan memesan taksi untuk menghadiri ke universitas kota A.
Tak lama setelah itu, Arya keluar dari taksi. Arya masih mengenali semua hal di universitas.
Walaupun ada beberapa hal yang berubah dengan baik, namun Arya yang melihatnya begitu nyaman, dan suasana hatinya kembali baik.
" Aku tak menyangka akan menginjakan kakiku di universitas lagi." Ucap Arya dengan suara rendah, Arya kembali berjalan di trotoar dan memasuki ke universitas.
__ADS_1
Bersambung....