Sistem Asisten : Kekayaan Dan Kekuatan

Sistem Asisten : Kekayaan Dan Kekuatan
Bab 3


__ADS_3

" Terima kasih tuan, karena telah menyelesaikan administrasi, mohon maaf untuk kenyamanannya." Ucap perawat administrasi, di bandingkan sebelumnya yang marah, kini perawat administrasi berkata dengan senyum cerah di wajahnya.


Arya tidak peduli sama sekali, Arya hanya menyelesaikan misi dari sistem, menghabiskan uang dari sistem sebanyak 2 M.


Setelah itu Arya meninggal rumah sakit itu, tanpa harus di berhentikan petugas keamanan dari rumah sakit lagi. Ketika Arya keluar dari rumah sakit, suara sistem terdengar.


( Ding )


( Selamat tuan rumah, karena telah menyelesaikan misi menghabiskan uang sebanyak 2 M )


( Mendapatkan 10 M )


( Mendapatkan 10 poin Sistem )


( Mendapatkan kartu pengobatan kuno )


" Ting.... Ting....."


Membuka ponsel murah yang Arya miliki terdapat pesan masuk yang mengejutkan. Arya langsung menerima notifikasi transaksi dari bank central.


( Selamat siang terima kasih telah melakukan transaksi, kami dari bank central memberitahukan kepada pemilik akun dengan nomor 060302XXXX telah menerima transaksi transfer pada pukul 11.20 sejumlah 10.000.000.000 )


Arya terdiam di tempat. Rasanya arya sedang bermimpi baik. Tidak mungkin pesan masuk tadi membohongi dirinya, dan bank central memberitahukan kepadanya benar-benar menerima uang sebanyak 10 M.


Awalnya Arya sedikit ragu, tetapi dengan inventori sistem. Juga dengan uang yang di dapatkan. Sekarang Arya tau kalau ini benar-benar nyata dan bukan bunga mimpi di malam hari.


......................


Nama : Arya Dirgantara


Level : 1 ( 10/100 )


Keterampilan : Tidak Ada


Poin : 10 poin

__ADS_1


Inventori : ( Keperluan tuan rumah )


Toko: Tidak bisa di akses


Saldo: 10 M


Lotre : Tidak Ada


Tugas : Tugas Selesai


......................


Arya kembali berjalan, Arya masih linglung memiliki uang 10 M di akun bank miliknya. Walaupun uang yang di tangannya tidak banyak namun untuk seseorang seperti dirinya, itu sangat melimpah.


Saat ini satu tahun berlalu semenjak Arya tersambar petir dan memasuki rumah sakit. Arya tidak tau tentang apa yang terjadi selama arya di rawat di rumah sakit. Pasti banyak berubah dan Arya harus beradaptasi dengan semua.


Tujuan pertama adalah pulang ke apartemen murah dan melihat apa yang terjadi di sana. Arya juga tidak memiliki keluarga karena Arya anak yatim piatu. Namun Arya memiliki banyak kenalan yang bisa membantu dirinya.


" Kamu Arya.??" Seseorang yang menjadi tuan tanah dimana apartemen miliknya bertemu dengannya.


" Tidak mungkin." Ucap Tante Yuli dengan tangan di mulutnya dengan tidak percaya. Walaupun mereka hanya sebatas penyewa, namun Tante Yuli sangat baik kepada Arya.


Hanya saja penampilan Arya berbeda dengan 1 tahun yang lalu, siapapun tidak akan mengenali Arya.


Penampilan Arya yang sangat tampan, tertutupi dengan rambut yang panjang, kumis den beserta jenggot, selebihnya arya tidak terawat sama sekali. Mungkin bisa di bilang seseorang yang tidak terawat 1 tahun lebih.


Kemudian Arya menceritakan situasinya kepada Tante Yuli, tentunya Tante Yuli tau kalau Arya anak yatim piatu, tetapi tidak di sangka pria yang ramah itu di rawat di rumah sakit begitu lama tanpa siapapun yang mengetahuinya.


Nasib baik Arya karena di dalam ruang VVIP. Jika tidak pihak rumah sakit akan mengabaikannya dan tidak mempunyai harapan untuk sembuh.


" Arya, Tante Yuli minta maaf kepadamu, karena Tante telah menyewakan apartemen kepada orang lain." Ucap Tante Yuli dengan rasa bersalah. Dia berfikir bahwa Arya telah tiada dan lebih buruk organ tubuh Arya di jual belikan.


Arya begitu tertekan dengan apa Tante Yuli katakan. Tapi Arya tidak bisa memarahi yang lebih tua darinya terlebih seorang wanita. Setelah mendengarkan penjelasan Tante Yuli membuat Arya menyesalinya.


" Arya, Tante belum membuang semua barang milik Arya, Mungkin Arya bisa memilikinya lagi." Ucap Tante Yuli hanya bisa malu karena beberapa barang milik Arya di gudang.

__ADS_1


" Tante Yuli tidak apa-apa, Arya akan mengambil barang milik Arya."Ucap Arya tersenyum karena mendapatkan barang-barang yang menurut Arya berharga seperti surat-surat dan lain sebagainya.


Setelah di gudang Arya mengambil barang-barangnya dan surat-surat yang tersimpan dengan rapih. Arya mengambil dan melihatnya dengan sesaat. Itu adalah kalung sederhana dengan manik-manik menjadi gantungan.


Sejak kecil Arya memiliknya. Bahkan pihak panti asuhan mengatakan itu dari orang tuanya. Arya tidak tau bagaimana muka dan penampilan orang tuanya. Sehingga Arya tidak sedikit membenci orang tuanya.


" Tante Yuli, terima kasih telah menyimpan barang-barang dan surat-surat Arya yang berharga. Bagaimana dengan ini, Arya akan memberikan uang sewa selama 1 tahun." Ucap Arya yang mengambil uang ke inventori sistem dan memberikan kepada tante yuli.


" Ini..... Ini terlalu banyak tante tidak bisa mengambilnya." Ucap Tante Yuli dengan panik.


Uang yang di berikan Arya sebanyak 400 juta. Itu ratusan juta lebih banyak dari penyewa apartemen murah. Arya memberikan begitu saja seolah uang tidak berharga bagi Arya.


Mungkinkah Arya adalah Putra orang kaya.???


" Tante Yuli, tante bisa mengambilnya dan jangan peduli tentang jumlahnya." Ucap Arya memaksa Tante Yuli mengambilnya.


Setelah itu Arya meninggalkan apartemen murah tersebut. Arya tidak mungkin tinggal di sana lagi sehingga mencari tempat lain. Dengan uang yang di milikinya saat ini, Begitu mudah mencari rumah membelinya ataupun menyewa rumah.


Sebelum melakukan rencananya, Arya memutuskan ke salon untuk merubah penampilannya. Juga pergi ke restoran untuk mengisi perutnya yang kosong. Walaupun di rumah sakit mendapatkan nutrisi glukosa melalui infus, memakan makanan yang nyata adalah keharusan.


Tidak lama setelah itu, Arya duduk di restoran sambil memilih makanan di menu. Arya memesan banyak menu makanan untuk diri sendiri dan menghabiskan tanpa kesulitan.


" Baiklah, apa yang harus saya lakukan setelah ini.?" Ucap Arya setelah menyelesaikan makanan. Arya membayar dan pergi dari restoran itu, setelah itu suara sistem kembali terdengar.


( Ding )


( Sistem misi terpacu, tolong pria tua dari kondisi nyawa yang akan merenggut nyawanya.! )


" Tolong....! Tolong....! Telpon ambulan.!" Ucapan pelayan restoran seorang wanita yang menjerit histeris saat melihat pelanggan berlutut di lantai dengan wajah memutih.


" Ambulan akan datang waktu selama 15 menit." Ucap pelayan lain yang menelpon rumah sakit terdekat agar mendatangkan mobil ambulan.


pada saat itu, banyak orang yang melihat pria tua itu dengan kepanikan. Beberapa orang yakin kalau pria tua itu meninggal jika tidak secepatnya di tangani.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2