Sistem Asisten : Kekayaan Dan Kekuatan

Sistem Asisten : Kekayaan Dan Kekuatan
Bab 4


__ADS_3

Arya yang mengetahui pria tua itu kehilangan nyawanya tentu Arya sangat panik. Memang ia memasuki fakultas kedokteran di universitas kota A, karena Arya ingin menjadi dokter.


Kenyataan ialah tidak sesuai dengan mimpinya. Setelah memasuki fakultas kedokteran dengan beasiswa, Arya selama memasuki fakultas kedokteran tidak memiliki kemampuan yang mempuni.


Apa yang dipelajari tidak sesuai dengan ketika ia terjun ke lapangan. Arya bahkan ragu ia akan menjadi dokter setelah selesai atau lulus dari universitas. Arya di masa lalu pernah magang di rumah sakit, tetapi pada saat yang sama Arya jadi perawat yang di suruh-suruh.


Kemampuan Arya terbatas pada saat kejadian saat ini di mana pria tua seperti di renggut nyawanya oleh malaikat maut.


" Sistem apa yang harus aku lakukan di saat seperti ini.? Pria tua itu akan mati. Aku tidak bisa melakukan apapun pada saat ini." Ucap Arya dengan tidak berdaya.


( Tuan rumah benar-benar tidak berguna.... Apa tuan rumah tidak mengingat kalau mendapatkan kartu pengobatan kuno, mengapa tidak di gunakan )


Segera mata arya membuat sempurna. Kenapa arya bisa melupakan kartu pengobatan kuno yang arya dapatkan dari misi sebelumnya. Tanpa babibu Arya mengatakan kepada Sistem.


" Sistem gunakan kartu pengobatan kuno." Ucap Arya untuk mengaktifkan kartu pengobatan kuno.


( Sistem akan mengaktifkan kartu pengobatan kuno, berharap tuan rumah dalam kondisi tersadar dan bertahan dari rasa sakit )


Seketika ekspresi wajah Arya meninggalkan wajah yang ketakutan, tetapi arya sudah siap dengan rasa sakit


10%


25%


50%


75%


100%

__ADS_1


( Selamat tuan rumah, kartu pengobatan kuno telah terpasang ke dalam tubuh tuan rumah. Saat ini tuan rumah memiliki kemampuan pengobatan kuno yang telah lama hilang di muka bumi. Di harapkan tuan rumah menggunakan kemampuan ini sebaik-baiknya )


Tidak lama setelah itu, Arya tidak merasakan rasa sakit, malah Arya terlihat bersemangat informasi yang masuk ke dalam otaknya.


" Hahaha... sungguh kemampuan medis luar biasa. Sekarang aku yakin bisa menyembuhkan segala penyakit dengan metode kuno yang baru terpasang." Ucap Arya dengan senyum.


Kemudian Arya mendekati pria tua sebelum mobil ambulan datang. Tetapi arya harus bertemu dengan dosen lamanya.


" Bukannya dia dosen Isabella." Ucap Arya sambil melihat wanita cantik dan dewasa dari kejauhan.


" Bisakah kalian minggir.?? Saya memiliki pemahaman kedokteran, jadi saya ingin memeriksa kondisinya." Ucap Isabella dengan melihat sekeliling.


Kemudian Isabella melihat Arya mahasiswa yang tidak pernah hadir selama 1 tahun belakangan ini. Kemudian Isabella tidak peduli dan melihat pria tua malang itu lagi.


" Apakah kamu dokter.??" Ucap Pelayan Restoran dengan senang.


" Benar, biarkan aku memberikan penolong pertama buat pria ini." Ucap Isabella dengan percaya diri.


" Dokter... Tolong pria ini." Ucap Pelayan Restoran dengan panik.


Isabella mengangguk ketika menjawab." Tenanglah, aku akan memberikan yang terbaik."


Hanya Arya yang tidak tenang, Karena bila Isabella yang melakukan penyembuhan kepada pria malang ini, maka misi dari sistem berikan kepadanya akan di selesaikan dengan orang lain.


Isabella segera melakukan tugasnya sebagai seorang dokter. Isabella melakukan dengan pahaman tentang yang ia ketahui untuk menolong pria malang ini. Tetapi sebanyak apapun ia melakukannya tidak ada perubahan apapun kepada pria malang ini.


" Kondisi ini.!! Sangat di sesalkan, saya tidak bisa menanganinya. Dia mengalami gangguan pernapasan, dan segera mungkin di bawa rumah sakit, untuk mendapatkan alat medis yang memadai." Ucap Isabella menggelengkan kepalanya dengan tak berdaya.


Arya yang tidak tahan lagi melangkah ke depan dan berkata." Bisakah membantunya untuk berdiri.? Jika kalian menunggu kedatangan mobil ambulan. Aku takut pria tua ini akan mati di perjalanan ke rumah sakit."

__ADS_1


Mendengar kata mati semua orang menjadi ketakutan, terutama dengan pemilik restoran. Jika ada pelanggan mati di dalam restorannya polisi akan menutup restoran tanpa ada banyak upaya.


" Arya kamu adalah mahasiswa yang tidak pernah hadir selama 1 tahun belakangan ini. Jangan berspekulasi seenaknya." Ucap Isabella dengan tajam. Dia secara pribadi tidak bisa menangani pria tua ini. Jadi bagaimana mahasiswa bisa melakukan hal ini lebih baik darinya.


Di masa lalu, Isabella tidak merasakan sesuatu hal yang istimewa dari Arya, apa lagi dia lebih muda darinya.


" Dosen Isabella, saya tidak ingin berbicara panjang lebar denganmu. Saat ini keselamatan pria tua ini adalah hal yang utama. Jika ia mati, semua yang ada di restoran ini akan mengalami kesulitan." Ucap Arya mengatakan sesuatu yang masuk akal.


Isabella tertegun di tempat, sejak kapan mahasiswa seperti Arya memiliki pemikiran dan sikap yang luar biasa. Hanya saja perkataan, wawasan dan kemampuan yang benar, jika tidak. Hasilnya adalah memalukan diri sendiri.


" Arya hentikan omongan kosong darimu." Ucap Isabella yang berfikir Arya ingin mencari perhatian. Tapi keselamatan orang juga tidak bisa di abaikan begitu saja.


Arya hanya ingin membantu tanpa tau siapa pihak lain, orang lain menghentikannya. Ini membuatnya tak berdaya.


" Dosen Isabella jika orang tua ini mati. Maka kamu adalah orang pertama yang bertanggung jawab, karena membiarkan diriku menyelamatkannya." Ucap Arya dengan tidak peduli dan membalikkan badannya pergi menuju pintu keluar.


"......" Semua orang terdiam. Tidak ada yang tau pasti Arya akan menyelamatkan pria tua ini. Tetapi perkataannya penuh percaya diri sehingga dapat meyakinkan semua orang di restoran ini.


Walaupun Arya harus menyelesaikan misi dari sistem tetapi ia menyembunyikan rencana sehingga orang tidak tau. Dia sangat yakin dengan perkataannya itu sehingga Isabella panik dan memilih untuk menyembuhkan pria tua malang itu.


" Tunggu.!! Jika kamu benar-benar yakin dengan kemampuan dirimu..!! Tolong selamatkan pria tua ini." Ucap Isabella meminta bantuan dari Arya. Dia sangat khawatir dan tidak ada cara lain mendengarkan perkataan Arya.


Semua orang yang di sana tidak jauh berbeda. Mungkin semua orang tidak ingin membiarkan pria tua itu dan tidak ada salahnya membiarkan arya memberikan perawatan.


Arya mengentikan kakinya. Dan membalikkan badannya dengan perkataan dengan percaya diri." Baiklah seseorang tolong bantuannya dan tahan punggungnya dan bagian perut belakang."


Setalah mengatakan itu, beberapa orang dan pelayanan melakukan apa yang Arya katakan.


Jika itu sebelumnya, Arya tidak memiliki kepercayaan diri. Setelah kartu pengobatan kuno berhasil terpasang ia langsung tau apa yang terjadi dengan pria tua ini.

__ADS_1


Dengan pengelihatan Arya, pria tua ini bukan kesulitan dari penyakit. Tetapi hal yang lain, jika seorang dokter salah melakukan pemeriksaan, maka keselamatannya tidak bisa dipertahankan.


Bersambung....


__ADS_2