Sistem Kekayaan Kesasar

Sistem Kekayaan Kesasar
BAB. 3 MISI PERTAMA


__ADS_3

Aris yang melihat mantan kekasihnya pulang ke Indonesia, segara menghampirinya.


"Luna, kapan kamu pulang? kok gak ngabarin aku?" ucap Aris dengan antusiasme.


"Maaf siapa ya?"


Gadis itu bingung pasalnya ia tidak mengenal Aris.


"Aku Aris, kamu lupa? kamu benar-benar melupakanku?" Aris kecewa dengan keadaan ini.


Gadis itu terdiam dan dengan mata yang berkaca-kaca. Tak lama air mata pun menetes. "Hiks Hiks Hiks...." Ia memeluk Aris.


Aris tak tahu bahwa gadis itu bukanlah Luna, Ialah saudara kembar Luna, namanya Lena. Lena saudara kembar identik 99% dengan Luna, semuanya sama kecuali hanya satu titik tanda lahir di area pribadinya. Itupun hanya satu titik dan hanya mereka bersua serta keluarganya lah yang bisa membedakan keduanya.


"Sungguh ini Mas Arisnya Luna?" Lena bertanya.


"Iya Sayang ini Akunya kamu" Aris merasakan rindu yang sangat terhadap Luna.


"Mas malu dilihatin banyak orang" Lena menyadari tatapan iri orang-orang.


"Eh Iya"


"Mas ini pesananmu dah jadi 3 kan?" tanya penjual tahwa


"Tambah itu


u mas buat pacarku" Aris meminta tambah satu porsi lagi.


Lena tersipu, meski ia bukan Luna tetapi ia juga merasakan hal yang sama dirasakan oleh Kakaknya tersebut.


Luna sudah lama tidak ada lagi di dunia ini, Ia dibawa pergi ke luar negeri oleh keluarganya untuk menjalani perawatan medis atas penyakitnya tang tidak bisa di obati di dalam negeri. Ia memang menyembunyikan penyakitnya dari sang kekasih Aris, dan memang rak memberi tahu jika mempunyai saudara kembar.


Karena Ia sangat mencintai sang kekasih dan sadar penyakitnya tidak bisa di sembuhkan, maka Luna memang pernah berpesan ke Adiknya itu bila suatu saat bertemu Aris maka cintailah dengan tulus demi cinta Luna yang dalam itu


...****************...


"Loh kamu lama sekali malah bawa anak orang Ris" Jono menanyakan Aris yang sableng itu.


"Kenalin ini pacarku Luna" Ucap Aris sombong.


"Jono"


"Len- eh Luna"


"Agnez"


"Luna"


Hampir saja keceplosan untuk memperkenalkan dirinya sendiri yang asli. Kalaupun Ia mengaku Lena pun sebenarnya tidak apa-apa karena identitasnya memakai punya Luna dan mengapa bisa begitu karena kematian Luna dirahasiakan atas permintaannya. Dengan koneksi Ayah Luna dan Lena pun semua bisa teratasi kecuali ada yang bisa meretas database pusat dan atau informasi yang bocor.


"Agnez temani Luna dulu ta Mas Jo"


"Ayok mbak" Lena pun cepat akrab dengan Agnez. Entah makhluk yang bernama cewek itu kenapa bisa cepat kenal dan heboh sendiri.


"Ris itu cewek kamu yang pernah diceritain itu?" tanya Parjono


""Iya Jon, dia yang aku tunggu-tunggu tak kusangka bertemu hari ini"


"Haduh bucin juga ternyata" Jono menimpal

__ADS_1


Beberapa saat kemudian kedua keindahan masuk ruangan rawat VIP itu.


"Yuk ah dimakan tahwa nya" Agnez memulai makan sendiri


Merekapun makan tahu dengan tawa canda seperti sudah mengenal berabad-abad lamanya.


...****************...


Jam 8 malam, admistrasi Jono sudah diselesaikan oleh Agnez dan bersiap untuk pulang ke kost Jono di antar oleh Agnez karena Aris mengantar Lena ke kontrakan nya.


Dalam mobil Jono melihat rincian biaya Rumah Sakit nya dia tercengang.


"Agnez ini kenapa nol nya banyak banget? pusing aku ngitungnya"


Yang dia lihat adalah total keseluruhan biaya nya sekitar hampir 300 juta rupiah, padahal cuma 4 hari saja


"Udah gapapa mas Jon yang penting kamu sembuh" Agnez berkata dengan lembut


"Mungkin seumur hidup aku gak bisa bayar ini Agnez" Jono berkata tanpa daya.


Memang benar uang segitu buat Jono adalah sangat besar, tapi tidak untuk Agnez yang seorang Manajer Umum Hotel berbintang, ditambah memang berasal dari Keluarga Cendana. Mungkin hanya beberapa bulan uang yang dikeluarkan untuk Jono kembali.


"Gak usah bayar mas Jon, yang penting mas Jon sehat dan jadi orang yang lebih baik, Agnez sudah cukup terbayar mas Jon" Agnez menjelaskan alasannya.


"Ya sudah, semoga aku bisa menjadi apa yang Agnez harapkan" Parjo memandang Agnez dengan tatapan hangat, membuat Agnez salah tingkah, sehingga membuat mobil sedikit oleng hampir saja menyerempet pagar rumah tetangga kost Jono..


"Aduh hati-hati sempit Agnez" Jono menasehati


Tiba-tiba muncul suara sistem beserta layar di depan mata Jono.


[Ding!...


Miisi Sistem : Membuat Jatuh Cinta Agnez


Waktu : 15 menit


Hadiah :Skill Mengemudi Tingkat Dewa


Hukuman : Jono ** tidur panjang


Selamat Mengerjakan Host...]


"Aduhh" rutuk Jono membayangkan hukuman yang menurutnya berat srkali itu.


"Kenapa mas" Agnez kaget dengan celetukan Jono


"Gapapa Nez"


Mereka telah sampai di depan kamar kost Jono, mobilnya gak bisa masuk karena memang tak ada akses untuk mobil, jadi mobilnya diparkir di rumah utama Ibu Kost.


"Akhirnya sampai juga" Jono bersyukur karena sudah rindu suasana kost nya


"Ih mas Jono jorok" melihat kost lelaki otomatis cewek manapun akan bilang begitu seperti Agnez ini.


"Maklum cowok" gitu jawabnya persis jawaban Jono.


Jono tanpa babibu langsung memdekati Agnez dan menatap wajahnya yang amoy nan cantik, walaupun sudah 30 tahun tapi aura nya masih seperti gadis kuliah.


"M-mas Jono?!" Agnez merona melihat tatapan mata Jono yang hangat itu.

__ADS_1


Walaupun wajah Jono cukup standar, tapi dia mempunyai aura yang tak dimiliki oleh laki-laki manapun, dikarenakan pengaruh sistem..


5 menit saling menatap.


Ada rasa yang aneh menjalar hati Agnez untuk pertama kalinya. Ia bahagia, ia nyaman, dan akhirnya ia sadar kalo ia sudah jatuh cinta sama lelaki 25 tahun ini..


[Ding!...


Misi berhasil...


Skill Mengemudi Tingkat Dewa telah ditambahkan...]


[Ding!


Status...


Sistem Kesasar v.1.0 beta


Nama : Parjono


Pekerjaan : Pelayan Resto


Skill : Memasak level 3, Mengemudi tingkat dewa


 


Nilai


Pesona :50


Kekuatan :50


Kelincahan :50


Poin Sistem :0


Dana 500rb


Aset Honda beat 2015


Toko : Tutup


Gudang : -


Status. .]


"Ah dengan cuma menatap mata wanita saja sudah bisa membuat dia jatuh cinta terhadapku" batin Jono meronta.


"Mas Jon Agnez sayang mas Jon, jangan tinggalkan Agnez . hiks hiks hiks" tiba tiba dia menangis. Jono panik.. jangan sampai tetangga kost pada tahu.


"Eh iya Agnez, bentar jangan nangis nanti dikira ada apa-apa"


"Biarin biar kita nikah" Agnez masih nangis


"Iya udah cup-cup mulai saat ini mas Jono milik Agnez, udah ya jangan nangis" Kemudian Jono mengusap air mata Agnez di pipinya dan tersenyum.


Agnez sangat berbahagia saat ini, Ia telah menemukan pria idaman yang selama ini ia dambakan. Sedangkan disisi Jono ia bingung, karena tak mungkin Agnez satu-satunya wanita nya.


"Dah lah urusan nanti" batin Jono

__ADS_1


Dan malam itu adalah malam yang panjang mereka berdua.


__ADS_2