Sistem Orang Kaya

Sistem Orang Kaya
eps 22


__ADS_3

belakang sekolah


setelah Riyan tiba di belakang sekolah. disana terdapat 6 sosok remaja, dengan wajah yang kelihatan marah.


"woyyy anak setan akhirnya lu tiba juga" kata salah satu remaja


Riyan yang mendengar ejekan itu hanya diam dan menjawab dengan santai.


"kenapa lu nungguin gw? kangen?" jawab Riyan


setelah mendengar jawaban dari Riyan mereka semua yang ada disana seketika langsung emosi terhadap Riyan.


"anak setan masih berani sombong juga lu, padahal kematian lu sudah ada di depan mata" ucap pimpinan geng remaja tersebut dengan nada tinggi


lagi-lagi Riyan yang mendengar hinaan dari mereka hanya diam dan menjawab dengan mengejek balik para remaja tersebut.


"hehehe emang kalian yakin bisa bunuh gw?" tanya Riyan dengan nada menantang mereka


para remaja yang mendengar jawaban dari Riyan kembali emosi dan salah satu dari mereka langsung menyerang ke arah Riyan.


"matiii luu anak setan" ucap remaja yang tengah maju menyerang Riyan


"heheh dengan lu sendiri? mana mungkin gw bisa matii" kata Riyan sambil menghindar dari serangan remaja tersebut.


Remaja yang serangannya dapat di hindari dengan mudah oleh Riyan merasa sangat marah dan kembali maju ke arah Riyan.


"makan ni pukulan dari gw" ucap remaja tersebut


Riyan yang melihat remaja tersebut maju ke arahnya dengan tangan yang siap memukulnya kapan saja, langsung menhindar dan menendang perut dari remaja tersebut.


"bukkkk" suara remaja yang terpental mengenai tembok sekolah


"arghhh sial kau anak setan" ucap remaja tersebut dengan nada kesakitan.


setelah melihat temannya kalah di tangan Riyan kini semua remaja langsung menyerang ke arah Riyan.


Riyan yang menyadari bahwa posisinya sangat tidak baik dia pun segera bersiap-siap dengan tinju yang sudah di siapkan


"matiii kauu Riyan" tanpa Riyan sadari tiba - tiba ada salah satu remaja yang sudah ada di depan matanya


Riyan yang melihat remaja tersebut langsung menhindar dari tinjunya dan langsung menyerang balik ke arah kaki remaja tersebut.


kreeek


arghhhh


"siall kau anak setan,awas kau nanti semua maju" dengan kaki yang tengah patah remaja tersebut menyuruh anak buah dia untuk menyerang Riyan.


setelah mendengar ucapan dari bosnya kini semua remaja langsung maju menyerang Riyan dengan berbagai cara.


kreeek

__ADS_1


bughhh


agrhhh


tapi tanpa disadari oleh mereka ternyata Riyan pandai dalam beladiri yang membuat semua remaja kalah dengan mudah.


"gimana katanya kalian mau habisin gw mana?" ucap Riyan yang seakan ingin membuat mereka lebih marah


namun tanpa Riyan sadari di belakang dia kini ada sesosok remaja yang tengah memegang sebuah pisau.


Riyan yang mendengar suara langkah kaki langsung melihat ke belakang namun sayang sebelum Riyan melihat ke belakang sebuah pisau sudah menusuk perut Riyan.


jlebbbb


araghhh


suara pisau dan jeritan dari Riyan mengisi kesunyian di belakang sekolah.


dan tak lama setelah tertusuk oleh sebuh pisau kini kesadaran Riyan mulai hilang,semua remaja yang melihat Riyan mengeluarkan banyak darah merasa senang dan puas.


"hhhh kata siapa lu berurusan dengan kita anak setan" ucap pimpinan remaja tersebut


"bener tuh bos,tapi gw gak sangka ternyata bocah setan ini bisa bela diri juga" ucap remaja yang tangannya patah


"gw juga gak tau kalo tuh anak setan jago beladiri. untung kita sudah siapin rencana B hahah" ucap bos tersebut dengan nada kemenangan


setelah itu mereka langsung pergi dari tempat dimana Riyan tergeletak disana.


tak berapa lama ada penjaga sekolah yang berkeliling sekolah dan menemukan Riyan yang sudah tak sadarkan diri.


"dekkk bangun dekk" panggil penjaga sekolah dengan panikk


setelah tidak ada jawaban dari Riyan penjaga sekolah langsung menghubungi ambulan untuk segera merewat Riyan.


setelah 20 menit akhirnya mobil ambulan yang ditunggu telah tiba dan langsung penjaga sekolah menyerahkan Riyan kepada perawat yang berada di mobil ambulan.


perawat yang melihat Riyan penuh dengan dara segerah bertanya kepada penjaga sekolah.


"kenapa dengan anak ini pak? kenapa ada banyak luka senjata tajam di perutnya?" tanya perawat tersebut.


penjaga sekolah yang ditanya begitu oleh perawat tidak bisa menjawab apa-apa karena dia sendiri tidak tau soal kejadian yang sebenarnya


"saya tidak tau soal itu tapi saya mohon rawat bocah itu dan saya akan segara kesana dengan keluargaa bocah tersebut" kata penjaga sekolah


setelah mendengar jawaban dari penjaga sekolah perawat tersebut langsung masuk ke mobil ambulan dan pergi ke rumah sakit untuk segera menolong Riyan.


setelah kepergian mobil ambulan kini penjaga sekolah langsung mencari tau keluargaa dari Riyan.


"ternyata dia murid pindahan yang baru berapa hari masuk sekolah ini" setelah melihat bio data dari Riyan penjaga sekolah pun semakin bingung karena disana tidak ada nama keluargaa dari Riyan.


"aiss kenapa makin pusing" kata penjaga sekolah

__ADS_1


rumah sakit


di tempat lain kini Riyan tengah menjalani pemeriksaan dari dokter yang bertugas merawat Riyan.


setelah melihat keadaan Riyan dokter itu pun segera memanggil perawat yang mengantar Riyan kesini


"suster, dimana keluargaa pasien?" tanya dokter


perawat yang di tanya tengang keluargaa pasien kini bingung harus apa karena belum dapat kabar dari penjaga sekolah.


"saya tidak tau dok" ucap perawat tersebut


dokter yang mendengar jawaban dari perawat tersebut seketika bingung apa yang harus dia lakukan.


perawat yang melihat dokter kebingungan langsung memberi saran segera melakukan operasi karena kalo ditunggu lebih lama nyawa Riyan bakal melayang


"dok mendingan kita langsung melakukan operasi terhadap bocah ini" ucap perawat


"kamu benar kalo kita menunggu lebih lama takut nya nyawa bocah ini tidak terselamatkan" kata dokter setuju dengan ucapan perawat.


"ok suster segera siapkan ruang operasi" lanjut si dokter memerintahkan perawat untuk segera menyiapkan ruang operasi.


"baik dok" ucap perawat yang segera pergi menyiapkan ruang operasi


"semogah kamu kuat bocah menjalani operasi ini" ucap dokter kepada Riyan yang tengah tak sadarkan diri


setelah itu perawat yang mengatur ruang operasi memberi tahu dokter bahwa ruang tersebut telah siap.


dokter yang tau ruang operasi telah siap segera memindahkan Riyan ke ruang operasi.


ruang operasi


setelah tiba di ruang operasi dokter telah bersiap-siap untuk menyelamatkan nyawa Riyan.


"ok semuanya kita harus melakukan yang terbaik untuk bocah ini" ucap sang dokter kepada semua perawat yang ada disana


"siap dokk" ucap semua perawat


setelah itu dokter dan perawat segera melakukan tindakan membedah bagian perut Riyan.


"ambill gunting" kata dokter.


"ini dok" kata perawat yang disuruh


setelah itu dokter langsung menggunan gunting medis untuk membuka luka Riyan


"ambill air dan segera jait lukanya" kata dokter yang telah bercucuran dengan keringat.


setelah itu para perawat segera mengambil air dan alat medis untuk mejahit luka dari Riyan.


setelah 2jam di ruang operasi kini dokter dan perawat yang lain telah keluar dari ruang operasi dengan muka yang gembira karena berhasil menyelamatkan nyawa manusia.

__ADS_1


ok mungkin segini up dari saya maaf kalo cerita novel ini kurang menarik atau banyak kata-kata yang kalian kurang ngerti tapi saya tolong dukung terus karya ini dengan like and vote makasih


__ADS_2