Sistem Orang Kaya

Sistem Orang Kaya
eps 38


__ADS_3

Kini ketika Riyan masuk kedalam kelas semua murid sudah tidak ada yang berbicara tentang dia.


Entah kenapa Riyan merasa sepi karena di kelas tidak ada lagi yang berbicara tentang dia.


"Hmm kenapa mereka semua diam?" batin Riyan.


Setelah itu Riyan pun segera pergi ke arah tempat duduk ya,dan disana sudah berada Liska yang tengah menunggu Riyan.


"Yan boleh tanya sesuatu?" tanya Liska.


"Boleh kenapa? Tanya apa?" jawab Riyan sambil balik bertanya.


"Gini apa kamu serius mau bertarung melawan anak IPS?" tanya Liska dengan nada khawatir.


"Heheh kenapa kamu khawatir sama aku?" tanya Riyan.


"Gak mana ada aku khawatir lagian kamu juga bukan siapa-siapa aku" balas Liska.


"Yeh kirain kamu khawatir sama aku" goda Riyan.


"Gak dan gak bakalan aku khawatir sama kamu" ucap Liska bohong.


"Yaudah gak usah marah kek gitu juga Liska kan cuman bercanda loh" ucap Riyan.


"Aku gak marah Yan, lagian mana ada bercanda pas di momen kek gini" kata Liska.


"Heheh ada loh,ini aku bercanda pas momen kek gini wlee" ucap Riyan bercanda.


"Udah males bicara sama kamu" ucap Liska.


"Heheh yaudah mungkin ini juga obrolan terakhir kita" ucap Riyan.


"Apa maksud kamu bilang gitu!!" ucap Liska sedikit marah.


"Ya kan aku gak tau pas melawan anak IPS bisa menang apa gak apalagi aku kalah jumlah" ucap Riyan.


"Gak intinya kamu harus menang dan jangan sampe terluka sedikit pun titik" ucap Liska.


Degg Degg


Riyan yang mendengar ucapan dari Liska langsung berketar hati ya.


"Kenapa ini kenapa hati gw degg-degg an" batin Riyan.


"Yan kenapa malah bengong?" tanya Liska


"Eee apa Liska?" tanya Riyan gak pokus.


"Kamu yang kenapa dari tadi bengong" ucap Liska.


"Heheh maaf aku tadi mikir gimana cara ya bisa ngalahin mereka" ucap Riyan bohong.


"Hmm gimana kalo aku bantu kamu?" usul Liska.


Riyan yang mendengar usulan dari Liska pun bingung apa maksud dari usulan itu.


"Maksudnya apa Liska?" tanya Riyan heran.


"Ya aku bantuin kamu,dengan cara menghubungi ayah aku" ucap Liska.


"Emang ayah kamu siapa?" tanya Riyan


"Ayah aku adalah pemilik saham terbesar sekolahan ini" ucap Liska.


"Apa kamu serius?" tanya Riyan.


"Ya serius dan aku pindah kesini itu berkat bantuan dari ayah aku"ucap Liska.


" Ya kenapa kamu mau pindah kesini? "tanya Riyan.


" Karena aku mau deket sama kamu"ucap Liska tak sengaja.


"Hah apa kata kamu?" tanya Riyan pura-pura bodoh.


"Gak ada udah balik ke topik utama,jadi gimana kamu mau apa gak?" tanya Liska lagi.


"Yaudah tapi gak repotin ayah kamu kan?" tanya Riyan.


"Gak kok Yan asal kamu mau terus sama aku gimana?" tanya Liska.


"Maksudnya terus sama kamu tuh gimana?" tanya Riyan heran.


"Ya kamu harus jadi pacar aku" ucap Liska.


"Hah apa? kamu kan tau kita baru kenal,dan juga kamu tau kalo aku udah punya pacar" ucap Riyan.


"Aku tau tapi gimana aku udah sayang kamu dan gak mau kehilangan kamu" ucap Liska.


"Tapi gimana aku udah punya pacar Liska" kata Riyan.


"Aku tau tenang aja aku bakal ijin sama Putri gimana?" tanya Liska.

__ADS_1


"Hah gila kamu Liska?" tanya Riyan.


"Ya aku gila karena cinta sama kamu" jawab Liska.


"Udah lah jangan bahas lagi guru sudah tiba" kata Riyan.


"Heheh intinya kamu gak bisa lari dari aku" ucap Liska.


Glukk Glukk


Riyan pun menelan ludah setelah mendengar ucapan dari Liska.


"Serem juga kalo cwe udah cinta sama cwo" batin Riyan.


Dan tak lama Setelah itu guru pun masuk kedalam kelas dan pelajaran pun segera dimulai.


Disaat semua murid tengah belajar,tiba-tiba ada gerombolan murid masuk mencari Riyan.


"Heh mana murid yang nama Riyan?" tanya salah satu pemuda.


"Kenapa semua diam jawab!!!" lanjut ya.


Tapi tetap tidak di jawab pertanyaan mereka karena semua murid ketakutan oleh kehadiran mereka yang seperti preman.


"Apa kalian semua bisu?" tanya pemuda.


"Ah apa aku harus menyiksa kalian dulu baru ada yang jawab?" ancam salah satu pemuda.


Tapi tetap sama mereka belum mendapatkan jawaban apa-apa dari semua siswa.


Setelah itu Riyan pun maju ke arah parah orang yang berpakaian preman.


"Gw yang nama ya Riyan kenapa?" tanya Riyan.


Degg Degg


Semua murid pun kaget karena Riyan melindungi mereka sebelum mereka di siksa oleh para preman.


"Heheh akhirnya kau muncul juga Riyan" ucap pemimpin mereka dari belakang.


"Emang kenapa kalian cari gw?" tanya Riyan.


"Gw nyari lu karena disuruh buat habisin lu paham!!" ucap pemimpin mereka.


"Oke kalian kau habisin gw dimana?" tanya Riyan.


"Oke ikuti kami" ajak mereka .


Setelah itu mereka dan Riyan menuju ke belakang sekolah yang disana emang selalu sepi.


"Heheh gimana kamu suka kejutan dari gw Yan?" tanya pemimpin anak IPS.


"Puas makasih udah kasih kejutan" ucap Riyan.


"Heheh oke kalo gitu nikmatin kejutan buat lu" ucap salah satu anak IPS.


Dan tanpa aba-aba para preman pun mulai menyerang Riyan dengan membabi buta.


"Mati kau" ucap salah satu preman.


Tapi sayang pukulan dia bisa ditahan oleh Riyan dan preman tersebut langsung terlempar jauh karena kena pukulan dari Riyan.


bughht


arrhggg


krekkk


arrhggg


Dan lagi-lagi para preman yang menyerang Riyan kembali dapat di kalahkan dengan muda.


"Sial kau lukai semua anak buah ku!!!" ucap pemimpin preman.


"Kenapa emang? kalo gw gak lukai mereka yang ada gw yang mati" jawab Riyan.


"Heheh berani juga lu" ucap pemimpin preman.


Dan setelah itu pemimpin preman pun maju ke arah Riyan sambil memegang sebuah pisau.


"Matii luu bocah sialan" ucap pemimpin preman.


Dan bughtt pemimpin preman pun dapat di kalahkan dengan mudah oleh Riyan.


Belum juga dengan itu Riyan pun mematakan tangan dan kaki pemimpin preman.


krekk


agrhh


krekk

__ADS_1


agrhh


Satu dan satu kaki dari pemimpin preman pun di patahkan oleh Riyan.


"Gimana masih mau lanjut?" tanya Riyan.


"Tidak ampunn saya gak berani ganggu lagi" ucap semua preman.


"Kalo kalian gak mau lanjut sekarang kalian bubar dari sini!!" perintah Riyan.


"Baik kita pergi dari" ucap pemimpin preman.


"Semua cabutt cepat" ucap pemimpin preman.


Dan setelah itu para preman pun kabur dengan lari yang sangat kencang.


"Heheh gimana sekarang urus kalian" ucap Riyan.


Semua anak IPS pun kaget kalo Riyan bisa kalahin semua preman dengan muda ya.


"Heh dengar gak Kalian mau gimana?" tanya Riyan.


"Sial kenapa emang kalo lu bisa ngalahin para preman? lu kira gw takut?" ucap pemimpin anak IPS


"Heheh Yaudah sini maju kalo bisa barengan biar gak lama" ucap Riyan.


"Heheh semua serang" ucap pemimpin anak IPS.


"Baik semua dengerin kata bos" ucap salah satu anak IPS.


Dan tanpa aba-aba mereka pun menyerang Riyan dengan ganas bahkan tanpa ampun.


Tapi tanpa mereka kira bahwa Riyan sudah menduga itu dan bahkan Riyan mampu menahan semua serangan mereka.


brughh


arghhh


krekkk


brughh


krekkk


arghhh


Banyak suara teriak an dan bahkan suara patahan tulang dari semua anak IPS.


"Sial kalian ini cuman buang waktu aja" ucap Riyan.


"Udah lah mendingan kalian jangan pernah gangguin gw dan teman-teman gw paham?" ancam Riyan.


"Sial awas aja lu yan gw bakalan aduin ke ayah buat laporin lu kepenjara" ucap pemimpin anak IPS


"Heheh lu liat disana udah terpasang cctv dan lu tau yang menyerang lebih dulu itu kalian jadi gimana?masih mau macem-macem?" ancam Riyan.


Dan seketika semua anak IPS pun teridam tanpa ada yang berani berbicara.


"Huh untung aku bisa melihat cctv yang tersembunyi" batin Riyan.


Dan setelah itu Riyan pun segera pergi dari sana menuju ke arah kelas untuk segera ikut belajar kembali.


"Sial kenapa bisa ada cctv" batin pemimpin anak IPS.


Dan kini semua anak IPS pun hanya bisa diam menunggu bala bantuan karena semua tulang mereka banyak yang patah.


Dan kini kembali ke pada Riyan yang telah tiba di dalam kelas ya.


"Halo maaf bu tadi saya keluar tanpa izin" ucap Riyan meminta maaf.


"Gak papa Yan lagian kamu keluar buat lindungin semua murid yang di dalam kelas" ucap guru.


"Sebenarnya gw cuman lindungin Liska doang" batin Riyan.


"Yaudah sekarang kamu duduk Yan" suruh guru.


"Baik bu" ucap Riyan.


Dan setelah itu Riyan pun segera pergi ke arah tempat duduk ya kembali.


"Gimana Yan? kamu gak papa kan?"tanya Liska.


" Aduhh kamu kan liat aku gak papa Liska "kata Riyan.


" Heheh maaf yaudah kamu istirahat dulu aja yan" kata Liska.


"Ya makasih ya" ucap Riyan


Dan setelah itu mereka pun diam mendengar pelajaran dengan tenang.


**Oke segini dulu upnya maaf kalo ada kata typo dan maaf kalo ada kalimat yang susah di pahami.

__ADS_1


Dan makasih buat kalian yang terus dukung karya ini dengan cara like dan vote sekali lagi autor makasih.


Dan sampe jumpa si up-up selanjutnya dadahh semua jaga kesehatan**.


__ADS_2