Sistem Orang Kaya

Sistem Orang Kaya
eps spesial Riyan dan Putri


__ADS_3

Kini Riyan dan Putri telah masuk kedalam wahana bermain.Dan sekarang mereka menuju ke arah tempat bermain.


Dan sekarang mereka telah tiba di suatu permainan, dan disana sudah banyak yang antri.


"Aiss rame banget yang antri" keluh Putri.


"Sepertinya kita bakal lama antri deh sayang heheh" ucap Riyan dengan tawa kecil.


"Heheh yaa sayang,apa kita cari permainan yang lain dulu ya?" tanya Putri.


"Boleh gimana kalo kita ke rumah hantu dulu sayang?" ajak Riyan.


"Isss rumah hantu kan serem sayang" kata Putri.


"Gak papa kan ada aku sayang" kata Riyan sambil memegang tangan Putri.


"Yaudah deh ayo, tapi janji entar jagain aku oke?" suruh Putri.


"Siap tuan Putri sayang" kata Riyan.


Setelah itu mereka berdua pun segera pergi kearah permainan rumah hantu.


Dan di permainan rumah hantu juga, banyak orang yang mau main.Alhasil disana Riyan dan Putri harus mengantri.


Tapi kali ini Riyan dan Putri tidak terlalu lama mengantri, dan segera bisa masuk kedalam ke rumah hantu.


didalam rumah hantu


Kali ini Riyan dan Putri tengah berjalan didalam kegelapan dan banyak suara aneh disekitar mereka.


Baru berjalan berapa langkah mereka sudah di kejutkan oleh sesesok hantu bocil.


"Ahhhhh hantuu tolong" teriak putri.


"Udah-udahSetelahah takut kan ada aku" kata Riyan menenangkan Putri.


"Ish takut tau sayang disini gelap banget lagi" ucap Putri kesal.


"Nama nya juga rumah hantu ya pasti gelap sayang kalo terang nama nya rumah lampu heheh"kata Riyan sedikit melawak.


" Apaan si sayang gak lucu lohh ini aku takutt"kata Putri.


"Yaudah kalo gitu kita cepetin langkahnya biar cepet keluar dari sini" kata Riyan.


"yaa cepetan keluar aku takut" kata Putri.


"Aiss ku kira pacarku ini gak takut sama hantu" batin Riyan.


Setelah itu mereka segera berjalan dengan cepat supaya mereka bisa cepat keluar dari rumah hantu.


Tapi setelah berjalan cukup jauh mereka belum juga bisa keluar dari rumah hantu.


"aiss kenapa aku ngerasa kek berputar-putar doang ya?" batin Riyan.


"sayang apa masih jauh jalan keluarnya?" tanya Putri.


"gak tau aku tapi kelihatannya kita cuman muter-muter doang deh sayang" kata Riyan.


"aiss terus gimana caranya kita bisa keluar sayang" ucap Putri dengan nada takut.


"Sabar ini aku lagi mikirin gimana caranya keluar dari rumah hantu ini" kata Riyan.


"Hmmm oke jangan lama-lama" kata Putri.


"Oke sayang tapi cium dulu biar aku semangat" kata Riyan.


Dan cupp sebuah ciuman dari bibir Putri mendarat di pipi sebelah kanan Riyan.


Dan setelah itu Riyan pun membalas ciuman dari Putri tapi kali ini Riyan mencium bibir mungil Putri.


Lama mereka berciuman akhirnya mereka melepas ciumana mereka dan saling tatap-menatap.


"Heheh makasih sayang" kata Riyan.


"Kamu mah kebiasaan malah cium bibir aku lagi" keluh Putri.


"Heheh tapi enak kan sayang?" tanya Riyan.


"Iyaa enak" kata Putri dengan malu.


"Heheh tuh kan berarti kita tiap hari harus berciuman oke?" tanya Riyan.


"Yaudah oke sayang" kata Putri.


"Yaudah sekarang gimana caranya kita keluar dari sini" lanjut Putri.


"Heheh ya bentar ya aku mikir dulu" kata Riyan.


Setelah itu Riyan langsung pura-pura mikir dan segera bertanya kepada sistem.


"sistem bagaimana cara kita keluar dari sini?" ucap Riyan di pikirannya.


[jalan keluar dari sini berada di ujung sebelah kanan tuan]


"wah makasih sistem kamu emang yang terbaik" kata Riyan memuji sistem.


[sama-sama tuan]


Dan setelah itu Riyan langsung kasih tau ke Putri bahwa jalan keluar dari sini berada di ujung sebelah kanan mereka.


"Ayo sayang kita keluar dari sini" ajak Riyan.


"Ayo sayang aku juga udah takut banget" kata Putri dengan muka sembab karena menangis.


"Kamu tadi nangis sayang?" tanya Riyan.


"Yaa sayang aku takut banget" kata Putri.

__ADS_1


"Ishh maafin aku ya sayang aku ajak kamu ke sini jadi ya kamu nangis kaya gini" kata Riyan menyesal.


"Gak papa kok sayang" kata Putri


"Tapii tetap aja aku salah udah buat kamu nangis kaya gini" kata Riyan.


"Udah sayang gak papa jangan malah kamu yang jadi sedih dong" kata Putri sambil memegang tangan Riyan.


"Tapi kamu nangis kaya gitu sayang aku gak tega" kata Riyan.


"Udah aku gak nangis lagi kok" kata Putri sambil melihatkan senyum yang indah.


"Oke kalo gitu ayo kita keluar sayang" lanjut Putri.


Dan setelah itu mereka segera menuju jalan keluar yang sudah di kasih tau oleh sistem.


Tak butuh waktu lama akhirnya mereka bisa keluar dari rumah hantu tersebut.


"Horee akhirnya kita keluar" kata Putri bahagia.


"Yaa sayang akhirnya kita keluar" kata Riyan.


"Yaudah sekarang kita pergi ketempat yang pertama kali" ajak Putri.


"Sabar sayang mendingan kita cari jajan dulu laper aku" kata Riyan.


"Bener juga sayang,aku juga udah laper hehe" kata Putri.


"Yaudah ayo kita pergi ke penjual makanan dulu" ajak Riyan


"Ayoo kita beli makanan yang banyak" kata Putri.


Setelah itu mereka berdua segera pergi menuju tempat penjual makanan yang berada di wahana bermain itu.


Dan tak butuh waktu lama mereka berdua telah menemukan tempat penjual makanan.


"Itu sayang ada penjual bakso bakar kamu mau?" kata Riyan


"Mauu sayang tapi jangan pedes-pedes ya" kata Putri.


"Yaa sayang siap kalo gitu tunggu bentar" kata Riyan.


Setelah itu Riyan pergi, menuju tempat penjual bakso bakar. Meninggalkan Putri yang tengah asik dengan HPnya.


"Bang beli bakso bakar ya" kata Riyan


"Mau beli berapa ya dek?" tanya penjual.


"Itu satu ya berapa emang pak?" tanya Riyan.


"Satunya 2000 dek" kata penjual.


"Yaudah beli 20 ya bang tapi di jadiin dua" kata Riyan.


"Oke dekk pedes apa gak?" tanya penjual.


"Oke tunggu bentar" kata penjual.


Setelah itu penjual bakso bakar pun langsung membuat pesanan dari Riyan.


Dan tak butuh lama akhirnya pesanan dari Riyan telah selesai dibuat.


"Ini dek pesanan ya" ucap penjual.


"Oke bang berapa totalnya" kata Riyan


"Total semuanya 80 ribu dek" kata penjual.


"Oke bang ini uangnya" kata Riyan sambil menyerahkan uang 200 ribu.


"Ini kebanyakan dek" kata penjual.


"gak papa bang ambill aja rezeki buat abang" kata? Riyan.


"makasih dek" kata penjual


Riyan pun membalas dengan senyuman,setelah itu Riyan segera pergi ke tempat Putri.


Dan setelah tiba di tempat Putri Riyan pun kaget karena disana Putri tengah tertidur dengan pulas.


"sayang bangun ini bakso bakar ya" kata Riyan membangunkan Putri.


"Emmm ada apa si sayang ngantuk loh" kata Putri.


"ini bakso bakar ya lagian kita masih di wahana bermain loh" kata Riyan.


"Ya aku lupa sayang kalo kita masih di wahana bermain" kata Putri.


"untungnya gak ada yang nyulik kamu pas tidur sayang" kata Riyan.


"Heheh maaf aku ngantuk banget soalnya" kata Putri.


"Yaudah ini makan dulu bakso bakar ya" kata Riyan.


"Ya makasih sayang" kata Putri.


Setelah itu mereka berdua pun makan bakso bakar dengan senang.


Dan setelah 10menit akhirnya mereka berdua pun selesai memakan bakso bakat tersebut.


"Aiss bakso bakar ini enak banget sayang" kata Putri


"Yaa aku juga gak nyangka kalo bakso bakar ini enak banget"kata Riyan.


" Terus dimana penjual ini sayang?"tanya Putri.


"Itu sayang sebelah sana" kata Riyan.

__ADS_1


"Tapi kenapa tempat ya sepi gitu? padahal enak" kata Putri


"Aku juga gak tau sayang" kata Riyan.


"Hmm gimana kalo kita angkat dia jadi tukang dapur rumah kamu sayang?" tanya Putri.


"Bener juga kata kamu sayang kenapa aku gak kepikiran ya" kata Riyan sambil menepuk jidatnya.


[misi tersembunyi terdeteksi]


[mengangkat penjual bakso bakar menjadi juru masak tuan]


[hadiah 100% saham PT SUKMA JAYA dan sebuah motor mewah]


[gagal skil tuan akan menghilang semua ya]


[misi tidak dapat di tolak].


Riyan yang mendengar notif segera kaget karena setau Riyan PT sukma jaya adalah sebuah perusahan besar dikota jakarta.


Setelah itu mereka berdua berjalan ke arah tukang bakso bakar yang tengah melamun.


"Halo abang boleh saya tanya sesuatu?" tanya Riyan


"Ya dek ada apa ya?" tanya penjual.


"Ini bang saya mau bilang gimana kalo abang jadi juru masak dirumah saya?" tanya Riyan.


"Maksudnya gimana ya dek?" tanya penjual.


"Maksudnya gini bang kata pacar aku itu dia mau abang bekerja dirumahnya gimana?" kata Putri menjelaskan.


"Tapi abang punya keluarga dek" kata penjual.


"Yaudah bang kalo gitu ajak keluarga abang ikut buat tinggal dirumah saya aja gimana?" ajak Riyan.


"Emang boleh?" tanya penjual.


"Boleh bang jadi gimana abang mau?" tanya Riyan lagi.


"Yaudah abang mau terus kapan abang bisa kerja?" tanya penjual.


"Oke kalo gitu sekarang ayo kita pergi dulu kerumah abang buat siap-siap pindah" ajak Riyan.


"Gak usah biar abang aja adek tinggal kasih alamat rumahnya aja" kata penjual dengan nada gak enak.


"Serius bang gak usah di bantuin?" tanya Riyan.


"Ya dek gak papa emang rumah adek dimana?" tanya penjual


"Rumah saya berada di daerah perumahan elit jakarta pak,rumah paling ujung" kata Riyan.


"Apa adek serius? disana kan rumah orang kaya semua" kata penjual dengan nada kaget.


"Ya pak serius yaudah kalo gitu besok saya tunggu oke" kata Riyan.


"Oke dekk" kata penjual.


"Yaudah pak kalo gitu kita pamit dulu mau main lagi" kata Riyan pamit sama penjual.


"Ya dekk hati-hati" kata penjual.


[misi berhasil]


[hadiah motor telah dikirim di garasi rumah mewah tuan dan surat-surat kendaraan ada dipenyimpanan]


[hadiah saham 100% PT SUKMA JAYA surat-surat perusahaan ada di penyimpanan]


Setelah itu Riyan dan Putri pergi dari penjual bakso bakar dan menuju ke wahana lainnya.


Dan pas sore hari akhirnya mereka pun selesai bermain dan kini tengah siap-siap untuk pulang.


"Gimana sayang puas?" tanya Riyan


"Lumayan sayang tapi capek" kat Putri.


"Nama nya juga main sayang pasti capek lah" kata Riyan.


"Heheh bener juga" kata Putri sedikit ketawa.


"Yaudah kita sekarang mau kemana lagi?" tanya Riyan.


"Pulang aja sayang capek aku" kata Putri.


"Yaudah aku pesan taksi dulu bentar" kata Riyan.


Dan setelah itu pun Riyan langsung memesan taksi online untuk mereka.


Dan tak butuh waktu lama akhirnya taksi online yang mereka pesan telah tiba.


Setelah itu taksi yang mereka pesan pun segera melaju ke arah tempat yang ditujuh oleh Riyan.


Dan sekitar 30 menit akhirnya mereka telah tiba di tempat tujuan yaitu kos-kos an dari Putri.


"Oke sayang aku pulang dulu" kata Putri pada Riyan.


"Oke kamu cepetan masuk terus istirahat" kata Riyan.


"Ya sayang kamu juga inget besok berangkat sekolah" kata Putri.


"Siap tuan Putri" kata Riyan.


setelah itu Riyan pergi dengan taksi yang tadi menuju ke arah rumahnya.


**oke segini dulu upnya makasih buat kalian yang terus dukung karya autor dengan like dan vote.


dan sampai ketemu di up-up selanjutnya dadahh <3**

__ADS_1


__ADS_2