Sistem Orang Kaya

Sistem Orang Kaya
eps 27


__ADS_3

Kini Riyan dan Fany.Tengah berada di dalam ruangan ibu panti,yang telah merawat mereka di panti selama ini.


Ketika mereka berada diruangan ibu panti, mereka segera berbincang tentang perkembangan panti.


"Permisi bu saya kesini karena mau membantu panti asuhan ini" ucap Riyan


"Maksudnya gimana Nak Riyan?" tanya ibu panti heran.


"Saya mau donasi kepada panti asuhan ini apa bisa bu?" tanya Riyan


"Emang Nak Riyan punya uang?" Tanya ibu panti karena tau dengan kondisi Riyan sebelum keluar dari panti.


"Ada kok bu,lagian Riyan sekarang udah ketemu sama orang tua kandung Riyan" ucapnya berbohong


"Apa kamu serius Nak Riyan?" Tanya ibu panti


"Seriusan kok bu emang pernah Riyan bohong pas di panti asuhan?" Tanya Riyan


Tapi ketika Riyan bertanya seperti itu yang jawab bukan ibu panti melaikan fany yang sedari tadi cuman diam.


"Kak Riyan gak pernah bohong kok,fany siap jadi saksi heheh" jawab fany dengan ketawa yang sangat manis.


"Fany kan kak Riyan bertanya sama ibu kok fany yang jawab" kata Riyan ke fany


"hehe gak papa kak lagian emang bener kok kalo kak Riyan gak pernah bohong pas di panti" kata fany


"Aduh adekk kak Riyan ini kalo muji gak nanggung-nanggung ya" puji Riyan kepada fany.


"Heheh bukan muji kak tapi emang fakta kok" kata fany


Ibu panti yang melihat Riyan dan fany bercanda gurau.Merasa senang karena selama Riyan keluar dari panti fany emang sering menyendiri.


"Udah-udah kok malah kalian yang ribut" ucap ibu panti menghentikan mereka berdua.


"Heheh maaf buu,soalnya fany kangen banget sama kak Riyan" ucap fany


"Yaa buu maafin Riyan juga sampe lupa kalo disini ada ibu, karena saking kangennya sama fany" ucap Riyan


"Yaudah emang kalian itu udah kayak kakak adek kandung,ya terus gimana yan kamu seriusan mau donasi ke panti ini?" tanya ibu panti kembali ke topik utama.


Riyan yang melihat pertanyaan dari ibu panti segera kembali fokus dengan tujuan utamanya.


"Ya buu Riyan serius,dan kalo boleh Riyan mau adopsi fany sama hany bu apa boleh?" tanya Riyan

__ADS_1


"Apa kamu serius mau adopsi fany dan hany Nak Riyan?" tanya ibu panti


"Yaa buu Riyan serius mau adopsi mereka. Lagian mereka itu udah seperti adek kandung Riyan sendiri"ucap Riyan


Ibu panti yang melihat keseriusan dari Riyan sungguh terkejut.


" yaudah kalo gitu Fany kamu panggil kak Hany kesini ya"ucap ibu panti kepada Fany


Fany yang disuruh oleh ibu panti segera keluar dari ruangan dan segera pergi untuk memanggil hany.


setelah menunggu,akhirnya Fany dan Hany telah tiba diruangan yang disana ada Riyan dan ibu panti.


"kesini Hany ibu mau bilang sama kamu" ucap ibu panti


"ada apa ibu panggil Hany kesini?" tanya Hany dengan wajah polosnya


"Itu Hany dicari sama kak Riyan, dan katanya Hany mau di adopsi sama kak Riyan. apa Hany mau?" tanya ibu panti sambil menunjuk ke arah Riyan


Hany yang melihat Riyan segera berlari ke arah Riyan dan langsung memeluk Riyan dengan erat.


Riyan yang di peluk sangat erat oleh Hany hanya membalas dengan senyum yang sangat indah.


"huhhh kak Riyan kemana aja Hany kangen sama kak Riyan" ucap Hany dengan air mata yang menetes ke pipinya


Hany yang melihat Riyan menghapus air mata nya segera menahan tangan Riyan supaya tidak lepas lagi darinya.


"hehe dek sampe kapan tangan kakak kamu pegang terus?" tanya Riyan


"sampe kak Riyan gak bakalan pergi lagi dari sini" Kata Hany


"kakak bakalan pergi lagi dek" ucap Riyan


"kenapa kak Riyan mau pergi lagi?apa kak Riyan gak mau deket sama Hany?" Tanya Hany dengan nada sedih


"bukanya gak sayang sama Hany,tapi emang kak Riyan harus pergi karena sekarang kak Riyan punya rumah sendiri" kata Riyan


Hany yang mendengar jawaban dari Riyan segera menangis dengan kencang dan makin memeluk Riyan dengan erat.


"udahh dek lagian kak Riyan pergi entar sama adek juga,kak kakak mau adopsi adek juga" kata Riyan


Hany yang teringat dengan itu segera melepas pelukanya dari badan Riyan dan segera berlari ke arah ibu panti.


"ibu apa bener yang kak Riyan bilang?" tanya Hany dengan semangat

__ADS_1


"bener kok Hany, tapi inget pas udah sama kak Riyan Hany jangan nakal,harus nurut sama kak Riyan oke" ucap ibu panti


"siap ibu Hany bakalan nurut sama kak Riyan" ucap Hany


setelah itu ibu panti segera mengambil dokumen dan akte kelahiran dari Fany Dan Hany.


tak butuh waktu lama ibu panti segera kembalu dengan membawa dua akte kelaharin yaitu milik Fany Dan Hany.


"ini Nak Riyan akte kelahiran dari Fany Dan Hany, ibu pesen sama Nak Riyan jaga mereka berdua dengan baik ya" ucap ibu panti memesan buat menjaga Fany Dan Hany dengan baik.


"yaa bu Riyan janji bakalan jaga mereka seperti kakak kandung mereka sendiri" kata Riyan


Setelah itu. ibu panti segera menyerahkan akte kelahiran, dari mereka berdua kepada Riyan. Yang sekarang resmi menjadi keluarga baru mereka.


Setelah menerimah akte kelahiran dari Fany Dan Hany kini Riyan mengambil sebuah kartu bank untuk membantu panti asuhan ini.


"ini bu didalam kartu ini ada uang sekitar 200 juta semogah uang ini berguna buat panti asuhan ini" kata Riyan sambil menyerahkan sebuah kartu bank.


ibu panti yang mendengar ucapan dari Riyan langsung menangis terharu.


"makasih nak Riyan, ibu bener-bener berterimah kasih kepada nak Riyan karena mau membantu panti asuhan ini" kata ibu panti.


"ibu ini gimana,kan Riyan juga pernah tinggal di sini. Jadi wajar kalo Riyan membantu panti ini dan menurut Riyan bantuan Riyan itu belum seberapa bu" kata Riyan.


setelah itu Riyan segera pamit karena dia juga harus menjemput Putri di sekolah.


"yaudah bu kalo gitu Riyan sama mereka ijin pamit dulu karena Riyan juga masih ada urusan" kata Riyan meminta ijin pamit


"yaudah nak Riyan hati-hati di jalan dan inget jaga adek-adek kamu dengan benar" kata ibu panti


"yaa bu Riyan bakalan inget terus kata ibu buat jagain mereka berdua dengan segenap rasa" kata Riyan.


setelah mengucapkan itu kini Riyan,Fany dan Hany keluar dari ruangan ibu panti dan segera menuju ke arah pintu utama.


setelah mereka bertiga keluar dari ruangan ibu panti banyak anak-anak yang melihat dan iri sama Fany Dan Hany karena bisa dekat dengan Riyan.


dan sekarang mereka bertiga telah berada diluar panti dan segera menuju kearah mobil Riyan untuk segera pulang kerumah Riyan.


**oke segini dulu upnya buat sekarang dan maaf kalo alurnya kecepatan atau masih banyak kalimat yang susah di pahami.


ya autor juga mau ucapin terimah kasih sama kalian yang telah mendukung karya ini dengan like dan vote


sampe ketemu di up berikutnya**

__ADS_1


__ADS_2