Sistem Orang Kaya

Sistem Orang Kaya
eps 37


__ADS_3

Ketika Riyan masuk kedalam kelas dia langsung duduk pada tempat ya.


Dan ketika jam pelajaran tiba guru pun masuk tapi kali ini guru masuk tidak sendiri dia membawa seseorang gadis yang sangat cantik.


"Pagi anak-anak kali ini kalian mendapatkan teman baru lagi" ucap guru tersebut.


Ketika guru itu memberi tau kalo si cwe adalah murid baru kelas ini semua murid pun heboh.


"Wih murid baru ya cantik banget" ucap siswa¹


"Anjir kenapa ada bidadari disini" ucap siswa²


"Apanya yang cantik si,cantik juga gw" ucap siswi yang iri.


Dan masih banyak lagi obrolan tentang si murid baru tersebut.


"Halo perkenalkan nama saya Liska Arumi" ucapnya.


"semogah kita bisa jadi teman disini" tambah ya.


Dan setelah itu guru pun menyuruh Liska untuk mencari tempat duduk ya.


Dan Liska pun duduk di samping Riyan, karena emang bangku samping Riyan masih kosong belum ada yang menempati.


Dan ketika Liska duduk disamping Riyan, tatapan semua siswa mengarah kepada Riyan.


"Wey Yan lu pindah sana jangan duduk bareng Liska" ucap siswa¹


"Hmm bener mendingan Liska duduk bareng gw" ucap siswa²


"Wey Riyan anak miskin denger apa kagak?" tanya siswa¹ dengan teriak.


Riyan yang di omongin cuman diam dan tanpa memperdulikan tindakan dari mereka.


"Ya kalo kalian mau murid baru gak duduk sama gw suruh lah dia cari tempat duduk lain" ucap Riyan.


"Heh lu bego? disini udah gak ada tempat lagi" ucap siswa²


"Oke gw pindah, bu permisi saya mau pindah" Riyan pun segera keluar dari kelas.


"Riyan mau kemana Kamu?" tanya guru.


"Kata mereka saya suruh pindah bu" ucap Riyan.


"Sudah-sudah jangan ribut lagi kalian balik duduk ke tempat masing-masing" suruh sang guru.


"Ya bu" ucap semua murid.


Setelah itu Riyan pun kembali duduk di tempat ya semula dengan Liska yang berada di samping ya.


"Halo salam kenal,Liska" ucap Liska.


"Salam kenal juga, Riyan" kata Riyan.


Setelah itu Riyan dan Liska pun diam disaat guru menjelakan materi tentang ulangan yang sebentar lagi.


Dan tanpa terasa jam pelajaran pun telah selesai dan guru pun keluar dari dalam kelas.


Dan setelah guru pergi murid yang tidak terimah oleh Riyan langsung mengajak Riyan bertarung.


"Wey anak miskin jauhi Liska" ucap siswa ¹


"Emang kapan saya deket sama dia?" tanya Riyan.


"Intinya lu jangan deket-deket sama dia awas aja" ancam siswa²


"Ya terserah kalian gw juga gak peduli" ucap Riyan.


"Oke inget itu" ucap siswa²


Dan setelah itu mereka semua balik ke bangku masing-masing karena guru yang mengajar telah tiba.


"Oke semua buku pelajaran kalian" ucap pak guru.


"Ya pakk" ucap semua kompak.


Setelah itu kelas pun kembali damai tanpa ada suara atau apapun dari para murid.


Parah murid pun belajar dengan baik dan juga tenang tanpa ada yang mengganggu jam pelajaran.


Dan setelah 1 jam lebih akhirnya jam pelajaran selesai dan disaat itu juga jam istirahat telah bunyi.

__ADS_1


"Hmm akhirnya bisa istirahat juga" ucap Riyan.


Dan ketika Riyan sudah selesai merapihkan buku ya dia pun di tahan oleh Liska agar tidak keluar dari kelas.


"Ada apa Liska?" tanya Riyan.


"Hmm boleh aku ikut istirahat bareng?" tanya Liska.


"Kenapa emang Liska?" tanya Riyan lagi.


"Hmm aku belum punya teman disini" jawab Liska.


Riyan pun sadar kalo Liska murid baru dan otomatis dia belum punya teman sama sekali.


"Yaudah kalo gitu Liska boleh ikut sama gw" kata Riyan.


Setelah itu Riyan dan Liska pun keluar dari kelas dan ketika mereka keluar mereka telah ditunggu oleh teman dan pacar Riyan.


"Dia siapa sayang?" tanya Putri.


"Ohh ini kenalin nama ya Liska murid baru kelas aku sayang" jawab Riyan.


Degg Liska yang mendengar bahwa Riyan sudah punya pacar seketika sakit hati ya.


"Ya Liska kenalin ini Putri pacar aku dan itu Ahmad dan Riska teman aku" ucap Riyan.


"Hmm salam kenal semua" ucap Liska.


"Heheh salam kenal Liska" kata Ahmad.


"Salam kenal Liska" kata Riska.


"Ya jangan dekat-dekat dengan Ahmad dia playboy" lanjut Riska.


"Heheh makasih atas pujian ya" ucap Ahmad.


Liska yang melihat pertemanan mereka sangat murni dan tanpa ada status disitu pun merasa iri.


"Hmm anu boleh saya berteman dengan kalian?" tanya Liska.


"Boleh lah Liska siapa yang larang kamu" ucap Putri.


"Makasih semua ya" kata Liska.


Setelah itu mereka pun segera pergi ke arah kantin sekolah dengan berjalan santai.


Dan ketika mereka tiba lagi-lagi banyak omongan tentang mereka seperti biasa ya.


" Wey liat geng miskin udah tiba"ucap siswi¹


"Tapi itu siapa murid baru kah?" tanya siswa dengan mata buaya.


"Ya itu murid baru dan gw tau dia dari keluarga kaya" ucap siswi dengan muka berjerawat.


"Anak orang kaya? kenapa dia mau gabung sama mereka?" tanya siswi¹.


"Mungkin dia mau di manfaatin oleh mereka" ucap siswa dengan muka penuh luka.


"Emang dasar murid miskin bikin wabah doang disini" ucap siswi ¹


Riyan sudah tidak tahan dengan ocehan mereka tentang taman-teman ya langsung maju ke arah mereka.


"Kalian boleh hina gw tapi jangan sesekali kakian hina teman-teman gw" ucap Riyan.


"Heh sadar kalian itu miskin semua" ucap siswi²


"Terus kenapa kalo kami miskin? kami gak minta uang sama kalian!! gak minta makan sama kalian!! kenapa kalian marah?" tanya Riyan.


"Heh anak miskin kamu kalo ngomong di jaga,udah miskin gak tau etika dasar"ucap siswa berkacamata


" Kalo gw gak ada etika terus kalo meraka apa?" tanya Riyan.


Tapi tiba-tiba dari arah belakang muncul gerombolan anak IPS 1.


"Mereka gak ada etika juga tapi beda ya mereka kaya, luu miskin" ucap salah satu siswa IPS.


"Heh Riyan bagaimana lu mau masuk rumah sakit lagi? atau mau langsung mati?" tanya pemimpin anak IPS.


"Heheh banci anak IPS ternyata" ejek Riyan.


"Apa kata luuu!!!" ucap pemimpin anak IPS.

__ADS_1


"Gw bilang kalian itu banci" kata Riyan.


"Heheh kamu bener-bener cari mati" ucap salah satu siswi yang menonton.


"Inget lu gw tunggu di belakang sekolah" ucap pemimpin anak IPS.


"Oke gw bakalan kesana Dan inget jangan pake cara kotor lagi" ucap Riyan.


"Sial oke awas aja kalo lu gak kesana" ucapnya.


Dan setelah itu anak IPS pun bubar dan semua murid kembali ke bangku mereka masing-masing.


Dan kali ini Putri pun tengah menangis melihat Riyan membela diri ya dan juga teman-teman lain ya


Liska juga merasakan apa yang Putri rasakan,apalagi Liska adalah teman baru Riyan tapi dia udah membela Liska begitu.


"Yan lu serius terimah tantangan mereka lagi?" tanya Ahmad.


"Heheh ya Mad gw gak bisa kalo kalian dihina kayak gitu" ucap Riyan


"Hmm yan aku berterimah kasih sama kamu karena udah membela aku" kata Liska.


"Udah Liska juga kan teman aku jadi wajar" ucap Riyan.


"Sayang apa kamu gak kasian sama aku kalo tau kamu terluka kek dulu lagi?"tanya Putri


" Aku kasihan sayang tapi gimana aku udah emosi dan tenang aku bakalan menang sekalian balas dendam sama mereka "ucap Riyan.


" Emang Riyan punya dendam apa?"tanya Riska.


"Dia dulu pernah bertarung sama mereka tapi Riyan tertusuk pisau ketika dia lengah" ucap Putri.


"Hah Riyan ditusuk oleh mereka?" tanya Liska panik.


"Ya dia pernah tertusuk oleh mereka maka dari itu banyak yang bilang kalo Riyan sudah meninggal" ucap Ahmad.


"Apa bahkan ada kabar tentang Riyan bahwa dia udah meninggal?" tanya Riska heran.


"Ya mangkanya sekarang adalah waktu yang pas buat balas dendam" ucap Riyan.


"Tapi jangan berlebihan inget mereka punya dukungan yang kuat yan" kata Ahmad.


"Heheh tenang aja Mad gw gak bakalan takut" ucap Riyan.


"Yaudah gw mau kekelas dulu jam istirahat juga udah hampir selesai" ucap Riyan.


"Eee kita belumm makan apa-apa loh" ucap Ahmad.


"Lu masih napsu Mad pas ada kejadian kek tadi?" tanya Riska.


"Heheh gak si yaudah ayo kita ke kelas" ajak Ahmad.


Dan akhirnya mereka semua pun pergi ke arah kelas masing-masing.


Setelah berjalan dengan cukup cepat akhirnya mereka semua telah tiba didepan kelas masing-masing.


"Sayang inget jangan sampe kamu kenapa-kenapa" ucap Putri.


"Ya sayang aku usahain buat gak terluka sama sekali" ucap Riyan.


"Janji ya sayang?" tanya Putri


"Ya sayang janji" bales Riyan.


Dan cupp semua kecupan mesra Riyan dapat dari bibir Putri.


"Heheh dahh sayang" ucap Putri.


"Dah sayang makasih ciuman ya" ucap Riyan.


Liska yang melihat adegan tadi seketika marah dan segera masuk kedalam kelas meninggalkan Riyan.


"Lah kenapa si Liska?" batin Riyan


"Hmm udah lah mendingan gw masuk" ucap Riyan.


Setelah itu Riyan pun masuk ke dalam kelas untuk segera belajar.


**Oke segini dulu up ya Maaf kalo ada kata typo atau kalimat yang susah buat di pahami oleh kalian.


Dan makasih buat kalian yang terus dukung autor dengan like dan vote ya.

__ADS_1


Dan terus tunggu up-up selanjutnya**.


__ADS_2