
Kini Riyan tengah menggoes sepeda ke arah rumahnya, dan ketika di tengah perjalanan dia bertemu dengan Hany.
Riyan yang melihat Hany hanya diam tanpa mempedulikan Hany yang berada didekatnya.
"Wey anak miskin mau kemana?" tanya Hany
Riyan yang di tanya hanya diam tanpa ada niat menjawab sama sekali.
"Wey lu udah miskin sombong juga ternyata" ucap Hany.
Lagi-lagi Riyan hanya diam tanpa menjawab pertanyaan dari Hany.
"Udah lah Riyan jangan dengerin anggap aja angin lewat" batin Riyan.
Dan setelah itu Riyan pun segera pergi dari sana, dan dia segera pergi ke arah rumahnya.
Setelah bergoes selama 2menit akhirnya Riyan pun telah tiba di rumah mewah ya.
"capek banget anjir goes cepet kaya gini" ucap Riyan.
"Udah lah mendingan masuk terus mandi habis itu berangkat ke rapat" batin Riyan.
Setelah itu Riyan pun segera pergi masuk kedalam rumahnya, dan ketika dia masuk kedalam tiba-tiba ada dua anak perempuan yang tengah menunggu di ruang tengah.
"Heheh halo kak Riyan" sapa Fany
"Kak Riyan jadi gak katanya mau bawah kita belanja?" tanya Hany semangat.
"Ya jadi tapi kalian harus nemenin kakak dulu ke kantor gimana?" tanya Riyan.
"Oke kak kita ikut ke kantor" ucap mereka kompak.
"Oke kalo gitu kakak mandi dulu kalian tunggu disini bentar ya" ucap Riyan.
"Yaudah kak jangan lama-lama oke?" tanya Fany.
Setelah itu Riyan pun segera berlari ke kamar ya untuk segera bersih-bersih dan berganti pakaian.
Setelah 15 menit akhirnya Riyan pun telah selesai mandi dan kini Riyan tengah siap-siap untuk pergi ke kantor ya.
"Hmm udah sempurna waktu ya kita berangkat" ucap Riyan.
Setelah itu Riyan pun segera keluar dari kamar menuju ke ruang tengah.
Ketika Riyan tiba di ruang tengah dia melihat adek-adek ya tengah menonton tv dengan damai.
"Halo adek kakak yang cantik ayo berangkat" kata Riyan.
"Bentar kak lagi seru ini" ucap Fany
"Yaudah kalo Fany gak mau ikut gak papa kalo gitu ayo Hany ikut kakak sekalian belanja entar" ajak Riyan.
"Eee tunggu kak aku ikut jangan tinggalin aku" kata Fany.
"Yaudah matiin dulu tv ya dek" suruh Riyan.
"Ya kak tunggu bentar" kata Fany.
Setelah itu Fany pun segera mematikan tv yang tengah menyala itu.
"Udah ayo kak kita berangkat" ajak Fany.
"Yaudah kalian tunggu diluar kakak mau ambil mobil dulu" ucap Riyan.
Setelah itu Riyan pun segera pergi ke arah garasi untuk mengambil mobil ya.
didalam garasi
"Ini aku pake mobil apa ya?" batin Riyan.
Tapi akhirnya Riyan pun memili mobil ferari terbaru ya.
"Oke mobil ferari ini aja biar kelihatan berwibawa" ucap Riyan.
Setelah itu Riyan pun keluar dari garasi dengan mengendarai mobil ferari ya.
"Dek ayo naik" ucap Riyan
"Tapi ini kan muat cuman 2 orang kak?" tanya Fany.
"Gak papa kalian berdua kan kecil pasti muat" kata Riyan.
__ADS_1
"Oke kakak yang paling tampan" ucap Fany.
Setelah itu Fany dan Hany pun naik kedalam mobil ferari Riyan dengan bergantian.
Setelah mereka masuk kini Riyan langsung pergi menuju ke kantor ya karena sebentar lagi dia telat.
"Kak emang di kantor mau apa?" tanya Hany
"Mau rapat dek" jawab Riyan.
"Emang rapat apa kak?" tanya Hany lagi
"Rapat pemegang saham" kata Riyan.
"Owalah emang kakak megang berapa saham?" tanya Hany.
"Kakak megang saham 50% atau bisa dibilang pemegang saham terbesar" ucap Riyan
"Wih berarti kakak kaya raya dong?" tanya Hany.
"Gak cuman kakak, tapi kalian juga" ucap Riyan.
"Horee aku kaya raya" teriak Fany.
"Adek jangan teriak-teriak gitu" ucap Riyan.
"Heheh maaf kak" ucap Fany.
Setelah itu mobil ferari Riyan segera malaju kencang di jalan menuju ke arah kantor ya.
Setelah itu mobil Riyan sampe di kantor Setelah berkendara selama 20 menit.
"Ayo dek turun" ajak Riyan
"Oke kak ayo" ucap mereka kompak.
Setelah itu mereka bertiga masuk ke dalam ruang rapat pemegang saham.
Dan ketika mereka bertiga masuk semua orang terkejut karena orang yang mereka tunggu adalah anak kecil yang masih sekolah.
"Halo semuanya salam kenal, nama saya Riyan wijaya pemegang saham terbesar disini" perkenalan dari Riyan.
"Oke langsung ke inti saja saya kesini untuk minta keuntungan saja urusan lain saya serahkan kepada kalian gimana?" tanya Riyan.
"Oke saya setuju" ucap salah satu pemegang saham.
"Ya aku juga setuju pak" ucap yang lainnya.
"Yaudah kalo gitu udah gitu aja kalian lanjut saya mau pergi ajak jalan-jalan adek saya permisi" pamit Riyan.
"Siap hati-hati dijalan pak" ucap semua pemegang saham.
Setelah itu Riyan dan adek-adek ya pergi dari ruangan tersebut dan segera menuju ke arah mobil untuk pergi dari sini.
"Oke sekarang kita pergi belanja" ucap Riyan.
"Horee belanja sama kakak" ucap Fany.
"Kak boleh gak entar Hany beli Hp sama laptop?" tanya Hany.
"Buat apa emang dek?" tanya Riyan
"Buat belajar tentang bisnis siapa tau pas udah gede Hany bisa bantuin kakak" ucap Hany.
"Wih kamu serius mau belajar bisnis dek?" tanya Riyan tidak percaya.
"Ya kak Hany serius mau belajar bisnis" ucap Hany yakin.
"Yaudah kakak dukung dan bantu Hany buat belajar tentang bisnis" ucap Riyan.
"Horee makasih kak" ucap Hany sambil memeluk Riyan.
Setelah itu mereka bertiga naik kedalam mobil Riyan dan segera pergi menuju ke arah tempat belanja.
Dan tak butuh waktu lama akhirnya mobil mereka tiba di sebuah toko perbelanjaan yang cukup terkenal.
"Ayo dek turun kita belanja sepuasnya" ajak Riyan.
"Bentar kak lagi rapihin baju" ucap Fany.
"Ya udah cepatan dek" ucap Riyan.
__ADS_1
"Ya kak ini udah kok" kata Fany.
"Yaudah ayo masuk kita belanja sepus ya" ajak Riyan.
"Ayo kak" ucap mereka kompak.
Setelah itu mereka turun dari mobil dan seperti dugaan Riyan pasti dirinya jadi pusat perhatian.
"Wahh itu siapa udah keren kaya lagi" ucap salah satu pengunjung.
"Ya apa dia udah punya pasangan ya?" tanya pengunjung wanita.
"Semogah aja belum biar dia bisa jadi pasangan gw" ucap pengunjung wanita lain ya
Dan masih banyak lagi gosip tentang Riyan tapi Riyan tidak ambil pusing dan terus berjalan menuju kedalam tempat perbelanjaan.
Setelah masuk kedalam Riyan dan adek-adek ya disambut oleh pelayan disana.
"Halo selamat datang" sapa pelayan.
"Halo mba" bales Riyan.
"Ada yang bisa saya bantu tuan?" tanya pelayan.
"Saya mencari perlengkapan sekolah SD dimana Ya mba?" tanya Riyan
"Mari ikuti saya tuan" kata pelayan.
Setelah itu Riyan pun segera mengikuti pelayan tersebut dengan sopan.
Dan sekarang mereka telah tiba di tempat perlengkapan sekolah SD.
"Ini tuan tempat ya" ucap pelayan.
"Makasih mba ini uang buat mba" kata Riyan
"Makasih ya tuan" ucap pelayan.
Setelah itu pelayan pun pergi meninggalkan Riyan sendiri disana.
"Wih sekarang beli baju,tas, sepatu,sama buku-buku" batin Riyan.
Setelah itu Riyan langsung mencari sepatu,tas,baju,dan buku buat sekolah.
Dan setelah 20 menit akhirnya Riyan pun selesai membeli semua perlengkapan sekolah buat Hany.
Setelah itu Riyan segera pergi ke arah kasir untuk membayar semua barang-barang ya.
"Ini semua ya berapa mba?" tanya Riyan.
"Semua ya 2 juta tuan" ucap sang kasir.
"Ouh yaudah ini mba uang ya" kata Riyan.
Setelah itu Riyan pun segera pergi ke arah tempat adek-adek ya yang tengah menunggu.
"Ini dek perlengkapan sekolah buat kamu" ucap Riyan pada Hany.
"Wih makasih kak" ucap Hany.
"Yaudah ayo kita belanja lagi sekarang kita belanja Hp sama laptop buat kalian" ucap Riyan
"Horee makasih kak" ucap mereka kompak.
Setelah itu mereka belanja Hp dan laptop untuk Fany dan Hany.
Dan setelah 30menit akhirnya mereka selesai membeli semua ya dan uang yang di habis kan oleh Riyan sekitar 152 juta.
"Oke udah semua waktu ya pulang" ajak Riyan.
"Ya kak Fany udah Capek" ucap Fany.
Setelah itu mereka bertiga pergi ke arah mobil Riyan dan segera naik kedalam mobil untuk segera pulang.
**oke ini up pertama saya maaf kalo ada kata typo atau kalimat yang susah di pahami.
dan makasih buat kalian yang terus dukung karya ini dengan like dan vote.
dan jangan lupa buat terus tunggu up-up selanjutnya dari karya ini.
dadah sampai ketemu lagiii**.
__ADS_1