
Saat berada di dalam, dia menemukan dua orang tengah menjaga gadis kecil yang di sekap dalam penjara besi. Keadaannya cukup mengenaskan, mulutnya di tutup kain, dan kondisinya tengah pingsan.
Tangannya di ikat dengan tali, itu membuat kondisinya dalam bahaya. Qin Chen melihat kedepannya dan menemukan kedua orang tersebut sedang tidur siang, itu memberikan kesempatan!
Pandangannya tajam, mengarahkan senjata apinya kearah mereka.
Bang!
Satunya terbangun saat mendengar suara tembakan, Qin Chen melepaskan tembakan keduanya membunuh orang itu.
Bang!
Keributan yang ia buat memancing orang-orang yang beristirahat di belakang, Qin Chen buru-buru mendekati penjara di depannya, ia mengambil kunci yang di bawa orang sebelumnya.
Ia masuk kedalam, "Bagaimana bisa malaikat manis sepertinya menjadi korban penculikan? Apa ini konflik bisnis yang pernah aku dengar di internet?"
Qin Chen begitu kasihan melihat gadis yang berusia 3-4 tahun itu menjadi bahan memuaskan ambisi gila para pebisnis perusahaan besar?! Qin Chen mengertak kesal karena itu, ia menggendong dan merasakan kondisinya tidak baik.
Dia buru-buru keluar, karena ada beberapa orang lagi di luar sendang menuju ketempatnya. Qin Chen keluar dan melihat beberapa orang yang datang juga membawa senjata, mereka langsung menembak Qin Chen.
Qin Chen bersembunyi di balik bebatuan, dia terengah-engah sambil memeluk gadis kecil itu dalam perlindungannya.
"Cepat keluar dari sana!"
Meskipun dia memintanya keluar, tembakan yang di keluarkan anggotanya tidak berhenti, hal tersebut membuat Qin Chen tidak mempunyai pilihan lain selain tetap bersembunyi di balik batu besar.
Bagaimana ini? Tidak ada waktu lagi untuk berada di tempat ini, atau nyawa gadis kecil ini akan benar-benar berakhir!
Dia mempercayai kecerdasan unggul yang dia dapatkan, menghitung seberapa banyak peluru yang sudah mereka keluarkan dengan seksama dan mencari peluang menyerang balik kearah mereka.
Saat jeda waktu empat puluh dua detik berlangsung, Qin Chen keluar sembari melepaskan tembakan kearahnya!
Bang! Bang! Bang!
Empat tembakan ia arahkan ke tangan kanan mereka sehingga tidak dapat menggunakan senjata berat!
Pemimpin yang tidak menebak tadi ikut memberikan tembakan saat Qin Chen menembak bawahannya, Qin Chen melarikan diri ke hutan sembari menerima beberapa tembakan di tubuhnya.
Meskipun tidak fatal, tetap saja itu sangat berbahaya bagi manusia biasa! Untungnya Qin Chen mempunyai fisik unggul sehingga dia mempunyai keberuntungan untuk bertahan dari tembakan.
Dia tidak bisa menembak mati orang itu karena Pemimpin mereka ikut memberikan tembakan kearahnya, dan hanya dengan dua kemampuan yang ia punya belum mencukupi pertarungan tersebut.
Pakaian formal yang ia gunakan untuk bertemu Yan Zhiya, kini berlumuran darah. Dipeluknya ada gadis kecil yang pingsan, Qin Chen berlarian keluar hutan dimana orang-orang itu juga menyusulnya.
__ADS_1
"Kejar dia! Jangan biarkan dia keluar dari pulau hidup-hidup!" Teriak pemimpin anggota penculikan itu.
Bawahannya menggunakan pistol menembaki Qin Chen dari belakang, Qin Chen menghindarinya. Tetapi, tetap saja dia pasti mendapatkan beberapa luka dari sayatan ranting pohon atau rumput liar sewaktu berlarian keluar hutan.
Kelima orang itu berada di belakang. Sementara Qin Chen hampir keluar dari hutan, jarak antara dia dengan kapal yang ia sewa tidak terlalu jauh, Qin Chen berteriak kearahnya untuk menghidupkan mesin kapalnya segara mungkin.
"Apa-apaan situasi ini!" Dia buru-buru menghidupkan mesin kapal menuruti perintah penyewa kapalnya.
Qin Chen yang sudah sampai kapal langsung naik, dia melihat kebelakang di mana kelima orang itu berlari ke pesisir sembari memberikan tembakan kearahnya.
Dia menundukkan kepalanya, menghindari tembakan mereka berlima.
"Sialan! Cepat siapkan kapal untuk menyusulnya!" Teriaknya dengan keras kearah para bawahannya.
Pria yang membawa kapal tersebut sangat ketakutan sekarang, dia melihat Qin Chen yang terluka tembakan, dan di dalam pelukannya ada gadis kecil seperti malaikat tengah tertidur.
"Tuan, bagaimana dengan kondisi Anda?"
"Aku aman, cepat kembali ke pelabuhan. Aku akan memberikan uang ektra, dan tinggalkan pelabuhan segera mungkin setelah sampai dengan uang itu."
"Ba— baik."
Pria itu tampak bingung sekaligus ketakutan, dia tidak tahu apapun. Dan kondisinya saat ini harus menuruti perkataan Qin Chen untuk selamat dari orang-orang bersenjata tadi.
***
Qin Chen turun dari kapalnya, dia memberikan uang lebih ke rekeningnya, "Terimakasih atas tumpangannya, sisa uangnya dapat kau gunakan."
"Bagaimana dengan luka Anda tuan muda?"
"Aku aman, segera pergi dari tempat ini sebelum mereka menyusul." Balas Qin Chen, dia buru-buru pergi setelah memberikan uang kepada pria yang menyewakan kapalnya padanya.
Qin Chen menahan taxi dan masuk kedalamnya, "Rumah sakit terdekat, segera!" Kata Qin Chen.
"Ba— Baik."
Pria tua itu tampak ketakutan melihat kondisinya yang tidak baik, di tambah ada gadis kecil di pelukannya. Dia berpikir bahwa Qin Chen melewati pertarungan hidup dan mati untuk sampai ke sini.
Qin Chen mengigit bibirnya, dia mencoba menahan kesadarannya tetap utuh. Meskipun rasa sakit itu menghantui kepalanya secara bertubi-tubi.
Dia membelai rambut gadis kecil itu, tubuhnya panas, itu membuat Qin Chen khawatir dengan keadaannya. Meski bukan darah dagingnya, tugas dan hukumannya bergantung padanya sekarang!
Selama di taxi, dia menghubungi orang yang mencari putri mereka, Qin Chen memberikan alamat rumah sakit yang akan dia tuju sekarang, karena kondisinya tidak memungkinkan dia bertahan lama.
__ADS_1
Setibanya di rumah sakit, Qin Chen berteriak. "Perawat! Perawat! Cepat periksa keadaan gadis kecil ini!"
Orang-orang di dalam sana menutup mulut mereka karena ketakutan, melihat keadaan Qin Chen luka-luka.
Perawat yang berada dekat dengannya langsung mendekat sembari membawa emergency bed, Qin Chen menurunkan gadis tersebut ke emergency bed.
"Cepat bawa dia dan rawat!"
Perawat lain mendekatinya, "Tuan, ikut saya untuk merawat luka Anda." Kata perawat tersebut pada Qin Chen.
Puff!
Seteguk darah keluar dari mulutnya, Qin Chen di bawa ke ruangan operasi untuk mengeluarkan peluru yang berada di tubuhnya, bahkan dokter sekalipun menggelengkan kepalanya.
Dia terkejut melihat ada orang yang dapat menahan lima peluru di tubuhnya tanpa kehilangan kesadaran, dan bahkan membawa seorang anak kecil ke rumah sakit dengan kondisinya.
***
Enam jam kemudian,
Qin Chen terbaring di tempat tidurnya, dia baru selesai melakukan operasi. Qin Chen mengangkat tubuhnya, dan merasakan pusing di kepalanya, itu efek samping mengabaikan pendarahan hebat.
Dengan pakaian pasien, ia berjalan keluar ruangan karena tidak ingin berlama-lama berada di rumah sakit, ia melihat situasi sangat aman sehingga bisa keluar.
Setelah Qin Lang berjalan kearah lorong keluar, rombongan keluarga gadis yang ia selamatkan menuju ke ruangannya.
Untungnya Qin Chen sudah pergi, karena dia tidak ingin ikut campur dalam urusan keluarga mereka yang rumit.
"Apa ini ruangannya?"
"Benar," Perawat itu membuka pintu ruangan dan masuk bersama rombongan keluarga gadis kecil itu, saat berada di dalam ruangan, mereka terkejut melihat pasien tidak ada di ruangannya.
"Dimana dia?"
Tiba-tiba pintu ruangan terbuka, "Nona, kami mengawasi CCTV dan menemukan pria yang menyelamatkan putri Anda baru saja keluar rumah sakit." Kata orang itu.
"Cepat temukan dia!"
"Baik!"
Mereka buru-buru pergi mencari keberadaan Qin Chen, dan perawat itu khawatir karena Qin Chen baru saja menyelesaikan operasi dan belum diizinkan untuk meninggalkan rumah sakit karena kondisinya sangat buruk.
...
__ADS_1
*Bersambung ...