Sistem Pertukaran

Sistem Pertukaran
Bab. 9 Yan Zhiya, Over Protektif!


__ADS_3

[Sistem tidak dapat menjelaskan, di harapkan Tuan untuk bertahan.]


Sesaat setelah mendengar penjelasan sistem, Yan Zhiya bicara, "Dikarenakan ramuan kecantikan belum di produksi secara massal, perusahaan kami melelangnya di acara pertemuan antara perusahaan di Hotel Longtian."


Purrft!


*Cough! *Cough!


Yan Zhiya langsung menoleh kearah Qin Chen yang terbatuk-batuk, Qin Chen dengan cepat bertanya, "Zhiya, acara pertemuan yang baru kamu katakan diadakan dimana?" Tanya Qin Chen.


"Hotel Longtian. Ada apa sayang?"


Qin Chen menelan ludahnya.


Bukankah itu real estate yang aku dapatkan di tugas kedua?


Sepertinya ada yang aneh, perasaanku mengatakan di sana adalah tempat bencana buruk yang menimpaku!


Qin Chen mengingat kembali permainan tugas sistem, itu muncul secara tiba-tiba dan semuanya tidak masuk akal karena secara tidak langsung membuatnya mendapatkan hadiah tak terduga.


Kemunculan tugas yang tiba-tiba, dan secara kebetulan acara pertemuan diadakan di Hotel Longtian. Semua ini tidak mungkin kebetulan semata! Ditambah tugas yang diberikan sistem adalah untuk bertahan dari bencana buruk.


Qin Chen yang duduk di sopa tengah berdebat dengan dirinya sendiri membuat Yan Zhiya begitu khawatir. Namun, sikapnya begitu aneh membuat Yan Zhiya bertanya-tanya pada dirinya sendiri, tentang Hotel Longtian, dan aroma parfum yang ia cium di pakaian suaminya membuat dia bertanya, apa suaminya punya selingkuhan di belakangnya?


Qin Chen cepat berpikir, apa kau mempunyai masalah?!


Seharusnya aku tidak mempunyai masalah apapun dengan Hotel Longtian, ataupun orang-orang berkuasa di kota. Kenapa aku merasakan sesuatu yang buruk akan menimpaku saat pertemuan?!


Aku tidak pernah berselingkuh ataupun mempunyai niat jahat mencari wanita!


[ ... ]


[Sistem harap Anda untuk introspeksi diri Anda karena sebelumnya Anda begitu menginginkan Meng Yue sepenuhnya.]


Puff!


Sialan, ternyata masih ada yang ingat mengenai keinginan kecil tuan ini!


Semakin dia memperhatikan Qin Chen, tingkahnya semakin mencurigakan membuatnya bertanya.


"Kenapa kamu bertanya?"


'Pasti dia selingkuh!'


Qin Chen tiba-tiba merasa dirinya di kutuk oleh keempat orang di depannya.


"Tidak ada, aku hanya teringat kalau aku mengenal ketua yang mengurus Hotel Longtian, aku akan memberikan pesan padanya untuk memperlakukanmu dengan baik saat acara pertemuan."

__ADS_1


Setelah mengatakan itu, ia memberikan pesan kepada pengurus Hotel Longtian untuk memintanya mengumpulkan data-data mengenai acara itu.


Ia juga menghapus pesan tersebut untuk menghindari kecurigaan Yan Zhiya, ia berpikir sangat cepat kali ini.


Yan Zhiya menyipitkan matanya, lalu kembali ke awal pembicaraan, "Pertemuan hari ini sampai di sini, sisanya seperti yang saya katakan sebelumnya, sekian."


Keempat orang itu meninggalkan ruang pertemuan sembari memberikan kutukan kearah Qin Chen untuk cepat mati agar semuanya kembali ke semula.


Sementara itu, Yan Zhiya mendekatinya dengan tatapan dingin membuat dirinya gugup di tatapan Yan Zhiya, itu sangat menakutkan sampai dia berkeringat mempertahankan sikapnya.


Yan Zhiya duduk di pangkuannya menghadap Qin Chen, wajah mereka sangat dekat sampai-sampai Qin Chen kesusahan untuk bernapas sesaat, Qin Chen lalu bertanya kepadanya, "Zhi— Zhiya, a— ada apa denganmu." Katanya.


Ia menyentuh wajah Qin Chen, "Awalnya aku tidak ingin mengungkitnya. Tapi sikapmu begitu mencurigakan akhir-akhir ini, semalam kamu pulang terlambat, dan aku mencium aroma parfum di pakaianmu, aromanya berbeda dengan aroma yang biasanya aku gunakan."


"Aku mengabaikannya dan berpikir positif, tapi saat kamu mendengar nama Hotel Longtian, kamu begitu terkejut seakan mengkhawatirkan sesuatu. Atau jangan-jangan semalam kamu pulang terlambat karena bermain dengan wanita lain di hotel itu dan memberikan alasan bahwa kamu berada di universitas."


"Sayang ... Bisa kamu jelaskan padaku? Kemana kamu semalam dan dengan wanita mana kamu bermain sampai pulang tengah malam." Katanya dengan suara rendah disamping telinganya, itu membuat Qin Chen gemeteran setengah mati di saat ia menghadapi ancaman Yan Zhiya.


"Zhi— Zhiya ... Aku berani bersumpah kalau aku tidak pergi bermain dengan wanita manapun. Aku akan menghubungi Profesor Meng untuk membuktikan kebenaran mengenaiku di universitas."


"Lakukan."


Qin Chen buru-buru menghubungi Profesor Meng, saat panggilannya terhubung, Profesor Meng langsung menyembur Qin Chen dengan banyak kalimat.


“Kemana kau sekarang! Kenapa tidak masuk ke kelas lagi, bukankah aku sudah bilang untuk mempertahankan sikapmu semalam agar nilaimu baik sewaktu kelulusan!” Katanya dengan keras.


Yan Zhiya menyipitkan matanya, dia mendengar suara wanita di telepon membuatnya bertanya.


"Dia cantik, kan?"


"Benar, dia sangat can—" Qin Chen langsung menutup mulutnya, dia gemetaran untuk menoleh kearah Yan Zhiya, keringat dingin bercucuran di punggungnya, saat dia menoleh dia takut kehilangan kepalanya karena mengatakan kalimat sakral.


Tatapan mata Yan Zhiya semakin tajam dan dingin, niat membunuhnya tidak dapat dibendung lagi dan bisa dirasakan secara langsung sekarang, Qin Chen terus menelan ludahnya tanpa henti karena takut.


“Apa yang kamu katakan? Sudah lupakanlah, memang benar kamu semalam berada di ruanganku untuk mengerjakan tugas-tugas yang tertinggal selama sebulan terakhir, kira-kira sampai jam sepuluh malam. Jangan bilang kamu mendapatkan masalah di luar!”


"Tidak ada masalah apapun, terimakasih atas waktunya, saya akan masuk besok Profesor Meng, sampai nanti."


Qin Chen buru-buru menutup panggilannya, dia langsung menoleh kearah Yan Zhiya yang tengah menyentuh kedua pipinya.


"Zhi— Zhiya ... "


"Profesor Meng sangat cantik, ya kan? Pantas saja kamu betah tinggal lama-lama di ruangannya, karena dia lebih cantik dan menggoda dariku, kan? Sa-ya-ng." Katanya dengan ramah.


Qin Chen tahu itu, dia tidak ramah melainkan marah dengannya.


"Bu— bukan begitu, aku bisa jelasin."

__ADS_1


"Tidak perlu di jelaskan. Tapi masih ada yang mencurigakan. Profesor cantikmu bilang kalau kamu pulang jam 10, kan? Lalu kemana saja kamu selama 3 jam berikutnya? Sekarang, bisa kamu berikan penjelasan yang masuk akal padaku, Sayang? Atau jangan-jangan kamu memanfaatkan tiga jam itu untuk bermain dengan lacur di luar sana?"


Sialan! Dia jadi over protektif!


"Aku bisa jelaskan, aku akan menghubungi teman-temanku yang menemaniku semalam." Katanya, dia buru-buru menghubungi saudara tertua untuk membantunya keluar dari masalah merepotkan sekarang ini.


“Saudaraku? Kemana kau sekarang, kenapa tidak masuk ke kelas! Atau jangan-jangan kau masih mabuk karena semalam terlalu banyak minum?”


"Aku dalam masalah, bisa kamu bantu aku mengkonfirmasi sesuatu kalau aku semalam pergi bersama kalian untuk minum-minum setelah menyelesaikan tugas yang di berikan Profesor Meng!"


“Ya, itu kenyataannya. Kalau tidak salah jam sepuluh kamu datang, dan kita minum-minum sampai tengah malam. Kalau tidak salah, kamu mengantar saudara kedua dan ketiga ke asmara, apa kau mendapatkan masalah saat pulang?”


"Tidak ada, terimakasih atas konfirmasinya." Balasnya.


“Eh! Tunggu aku belum selesai bicara.”


Qin Chen mematikan panggilannya, Yan Zhiya mengambil smartphone-nya, dan melihat catatan panggilan ataupun akun media Qin Chen tidak ada yang mencurigakan di sana.


Qin Chen lalu bicara, "Apa kamu puas sekarang? Aku benar-benar tidak bermain dengan wanita lain di luar, bagaimana bisa aku bermain dengan wanita lain disaat istriku sendiri sangat cantik sedang menungguku di rumah setiap hari."


Yan Zhiya menghela napas, "Maaf ... Aku hanya takut kamu pergi." Katanya.


Qin Chen memalingkan wajahnya, "Hmph! Bagaimana bisa aku pergi saat istriku sendiri sangat cantik, itu mustahil. Kamu membuat mentalku hancur, bagaimana caramu membalasnya?" Kata Qin Chen sembari memamerkan pipinya.


"Ba— Baiklah ... "


Yan Zhiya menyentuh wajahnya, dan mencium bibirnya dengan penuh kehangatan. Qin Chen terdiam, membiarkannya bermain.


Sesaat kemudian, dia menyudahinya dan melihat Qin Chen, "Aku sudah minta maaf, sekarang jangan marah, ya."


Qin Chen tertegun, dia melihat Yan Zhiya begitu imut saat seperti ini. "Aduh! Gampang banget kamu curiga denganku, aku ini suamimu, bagaimana mungkin selingkuh dengan wanita lain."


"Maaf ... Aku hanya takut kamu bersama wanita lain, lalu hal tidak diinginkan terjadi." Jelasnya dengan gugup.


"Humph! Mana mungkin, aku tidak sebajingan itu, bermain dengan wanita sampai punya an—" Qin Chen berhenti bicara saat ia teringat dengan hadiah menyelesaikan tugas kedua!


Yan Zhiya awalnya sudah minta maaf karena salah, tapi sekarang dia menyentuh wajahnya kembali dengan mata tajam karena masih curiga dengannya.


"Kenapa kamu tidak melanjutkan kalimatmu sayang?"


Qin Chen menelan ludahnya, "Ti— Tidak Zhiya, aku hanya salah ucap."


"Salah ucap? Benarkah? Lalu apa An itu? Apa itu kalimat untuk 'Anak?" kata Yan Zhiya sembari menatap tajam kearah Qin Chen yang tengah berkeringat dingin menahan kegugupannya, "Jangan senang dulu, sayang. Jika kamu ketahuan punya anak dengan wanita lain, hari itu juga kita akan cerai, mengerti."


"Ba— baik."


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2