
Kini waktu telah menunjukkan pukul 05.00 pagi tetapi Alex masih saja terlelap dan tidak ada tanda tanda akan terbangun dimana tidak seperti biasa yaitu dia akan selalu bangun pada pukul 04.00 pagi, Hingga sebuah suara langsung membangunkan Alex yang tengah terlelap.
[Tuan banguuun sudah pukul 7 pagi]
Alex yang mendengar hal tersebut secara tiba-tiba pun langsung terbangun dan loncat untuk bersiap mandi.
"Apaaa... kenapa kau tidak membingungkan aku Sylph" kesal Alex yang langsung mengambil handuk untuk mandi namun langkahnya langsung terhenti setelah melihat jam yang menempel di dinding rumahnya yang masih menunjukkan pukul 5 pagi.
"Dasar sistem lucknut ini baru pukul 5 pagi kenapa juga harus membangunkan aku jam segini, padahal lagi enak enak tadi mimpi ngeliatin cewek cakep" kesal Alex lantaran di ganggu mimpi indah nya.
{Yaelah lex ingat dosa lu, tapi kalo sekali kali gak papa juga sih soalnya kalo diliat emang dosa tapi kalo gak dilihat barang bagus, wkwkwkk:) }
Sistem yang mendengar keluhan Alex tidak membalas sama sekali yang membuat Alex bertambah kesal nya.
"Hah udah lah mending lakuin misi harian, mandi terus sekolah daripada bicara sama sistem yang semakin kesini semakin memiliki kepribadian juga" ucap Alex yang mulai melaksanakan rutinitas harian seperti biasanya.
~SKIP MISI HARIAN DAN SARAPAN~
Kini Alex telah siap untuk bersekolah, seperti biasa ia pamit dan mengatakan bila nanti akan ada orang yang datang dan membantu sang ibu untuk pindah rumah ke rumah baru yang di beli oleh Alex kemarin.
"Ibu Alex pamit sekolah dulu ya nanti akan ada beberapa orang yang akan membantu ibu untuk memindahkan barang barang ke rumah kita yang baru jadi ibu jangan terlalu kecapean" pamit Alex pada sang ibu.
"Baiklah Terima kasih nak jadinya ibu tidak perlu repot repot lagi, ngomong ngomong rumah yang kamu beli itu seperti apa Lex?" tanya sang ibu yang penasaran lantaran sedari Alex memberi tahu kan Rena, ia belum pernah memberitahukan entah itu lokasi maupun bentuk rumahnya.
"Soal itu Alex tidak bisa memberi tahu dulu biar ini menjadi kejutan untuk ibu, Baiklah bu Alex berangkat dulu ya" pamit Alex yang diangguki sang ibu.
Seperti biasa dalam perjalanan nya menuju sekolah pasti ia bertemu sang sahabat begitu pula di dekat gerbang sekolah pasti ia selalu bertemu dengan seorang gadis sang most wanted sekolah yaitu Sabrina.
Tak lama pelajaran pun dimulai seperti biasanya dan berlangsung dengan biasa biasa saja. Selama sekitar 3 jam Alex belajar hingga bel istirahat berbunyi dan seperti biasa Sabrina akan selalu mengajak untuk makan bareng meskipun terkadang ada saja gangguan yang dilakukan Bobby cs. Mereka pun telah sampai ke kantin dan seperti biasa mereka akan membeli bakso dan es teh. Mereka makan dengan khidmat hingga Sabrina mulai membuka suara.
"A-alex apa minggu depan ini kau ada kegiatan?" tanya Sabrina dengan sedikit malu malu
"Hmmm sepertinya tidak ada, memangnya kenapa?" tanya Alex balik
__ADS_1
"Hmmm i-itu gimana kalo nanti kita jalan jalan ke taman" ajak Sabrina
"Hmmm boleh saja tapi apa alasan kamu mengajak aku, pasti ada alasannya bukan" tanya Alex yang sangat penasaran mengapa ia yang diajak oleh Sabrina, pastinya ada alasan tujuan tertentu.
"Hmmm i-itu ah iya aku sudah lama tidak jalan jalan ke taman jadi aku hanya kepingin saja jalan jalan ke taman" jawab Sabrina dengan gugup.
Alex yang melihat kegugupan Sabrina pun heran dengan perilaku nya namun ia urungkan niatnya untuk bertanya karena setiap manusia pasti punya rahasia tersendiri.
"Baiklah minggu depan kita ketemuan di taman" jawab Alex.
Jawaban dari Alex langsung membuat suasana hati Sabrina yang semula gugup langsung menjadi senang lantaran jawaban yang dilontarkan Alex.
"Kamu serius kan? janji?" tanya Sabrina guna memastikan pendengaran nya bila ia salah dalam mendengar.
"Iya aku serius. Baiklah aku berjanji" jawab Alex dengan tersenyum.
Sabrina yang mendengar itu pun langsung senang ditambah lagi Alex tersenyum tulus kepadanya yang membuat ia semakin senang. Sementara itu disisi Alex ia tengah menatap aneh ke arah Sabrina yang terlihat begitu senang.
Setelah itu pun mereka melanjutkan makan mereka yang sempat tertunda hingga selesai dan tak lama bel masuk pun berbunyi dan mereka sama-sama langsung bergegas masuk ke kelas.
~SKIP JAM PELAJARAN~
Sekarang jam pelajaran telah usai dan para murid mulai berhamburan pulang ke rumah masing-masing dan begitu pula dengan Alex.
"Baik Lex aku pulang dulu ya sampai jumpa besok" ucap Sabrina yang langsung masuk ke mobil jemputan miliknya dengan senyuman yang tak pernah luntur setelah percakapan mereka tadi.
Sementara itu Alex hanya menjawab dengan anggukan dan senyum. Kemudian Alex pun berjalan menjauhi sekolah dan menuju sebuah mobil dimana Snake telah menunggunya tak jauh dari sekolah.
{Kalo kalian nanya kenapa harus parkir jauh dari sekolah ya karena Alex belum mau bongkar identitasnya agar jadi surprise ceritanya}
Alex pun langsung masuk ke dalam mobil itu setelah memastikan tidak ada yang mengikuti dirinya.
"Mau kemana kita tuan?" tanya Snake
__ADS_1
"Kita pulang saja dan juga kabari anggota mu untuk mengambil mobil dan motor ku di dealer ini dan antarkan ke rumahku, Sebutkan saja atas nama Alex" ucap Alex sembari memberikan alamat dealer dimana ia membeli kendaraan sebelumnya.
"Baik tuan akan langsung saya sampaikan" jawab Snake yang langsung mengabari anggota nya dan setelah selesai mereka pun langsung tancap gas menuju rumah baru miliknya.
Perjalanan memakan waktu sekitar 20 menit lantaran jarak dengan sekolah yang lumayan jauh. Tak lama mereka pun telah sampai di depan gerbang sebuah rumah yang kini telah menjadi milik Alex. Para anggota yang ditugaskan oleh Alex untuk menjaga rumahnya langsung membukakan gerbang nya setelah melihat mobil bos mereka.
"Selamat datang bos" ucap mereka serempak
Sementara itu Alex hanya diam tak menjawab dari dalam mobil. Sementara itu para anggota, mereka sangat terkejut setelah melihat tampang sang bos baru mereka tanpa mengenakan topeng.
Ya selama ini kan Alex selalu mengenakan topengnya pada saat berada di genk tapi sekarang mereka Alex merasa tidak perlu menutupi identitas nya kepada para anggotanya toh mereka juga sudah mengenakan 'gelang electro' yang diberikan Alex sekali saja mereka berusaha berkhianat mereka akan langsung mati tersetrum.
Snake pun memarkirkan mobilnya di garasi rumah dan langsung keluar dari dalam mobil. Alex yang semula santai langsung terkaget setelah mendengar namanya dipanggil dengan sangat keras oleh sang ibu.
"Aleeeex...... " teriak sang ibu dengan muka yang sangat serius
"Duh perasaan gua gak enak nih, setau gue gak ada buat salah, yaudah lah pasrah aja mati tanamš¤£" batin Alex
______________________________________________
______________________________________________
**WKWKW MAAF SEMALAM AUTHOR GAK UPDATE. SEMALAM ITU AUTHOR NULIS SAMBIL BARING KAN CARI INSPIRASI EH SEKALINYA KETIDURAN AMPE PAGIš¤£š¤£. MAAFIN AUTHOR YA.
OKE DUKUNG TERUS AUTHOR AGAR SEMANGAT MENYELESAIKAN KARYA INI DENGAN CARA
(ā) KOMEN BAIK SARAN ATAU KRITIK APA AJA YANG TERPENTING BISA MEMBANGUN UNTUK AUTHOR AGAR LEBIH BAIK KEDEPANNYA
(ā) VOTE DAN RATE LIMA BINTANGā BILA TIDAK KEBERATAN
(ā) DAN TERAKHIR LIKE KARYA AUTHOR BIAR SEMAKIN SEMANGAT NULISNYA.
SAMPAI JUMPA DI NEXT CHAPTER BYE BYE**
__ADS_1