
~Selamat Membaca~
Setelah kepergian orang orang dari Wijaya Group ruangan meeting itu menjadi sepi dan hanya ada Alex serta Bima yang masih duduk di kursi mereka.
"Bima kamu perketat penjagaan aku yakin orang tua itu bukan hanya mengancam" (Alex)
"Baik bos, lalu bagaimana dengan orang orang itu kita apakan?" (Bima)
"Kalau soal itu terserah padamu saja. Yang terpenting kau interogasi dulu dia kalau sudah barulah kau bisa menjadikan nya kelinci percobaan barumu" (Alex)
"Terima kasih bos. Bos tau saja bila aku sedang butuh bahan percobaan untuk racun baruku" (Bima)
Alex yang mendengar nya pun hanya bisa geleng-geleng kepala melihat perilaku Bima yang sangat suka menyiksa korbannya bahkan bisa dibilang lebih kejam daripada Alex dan Rose dalam menyiksa.
Biasanya Alex dalam menyiksa korbannya hanya memotong satu persatu bagian tubuh korbannya selagi hidup, untuk Rose sedikit lebih kejam yaitu menguliti tubuh korbannya hidup-hidup mulai dari sinilah ia tau julukan sang istri bukan hanya omong kosong.
Sedangkan untuk Bima disebut lebih sadis dan kejam lantaran efek racun buatannya tidak langsung membunuh secara langsung tapi prosesnya bisa memakan waktu beberapa hari dan efeknya beragam ada yang membuat organ dalam korbannya membusuk secara perlahan dan sebagainya tentunya rasa sakitnya akan terasa luar biasa. Biasanya korban keganasan racun Bima ini akan mati diatas 3 hari dan itu terbilang cukup lama karena korbannya harus merasakan efek yang sangat luar biasa menyiksa.
"Sudah-sudah itu masih lama, selagi menunggu kau boleh menggunakan tahanan di markas untuk uji coba mu dan pastikan kau bagikan racunmu ke anggota yang lain untuk digunakan bila sudah selesai uji cobanya" (Alex)
"Terima kasih banyak bos" (Bima)
"Sekarang kita langsung ke markas saja ada hal juga yang ingin aku infokan kepada Snake"
Selesai mengatakan itu keduanya pun langsung bergerak meninggalkan perusahaan A-Tech Company menggunakan mobil menuju markas Shadow Mask berada.
~DI TEMPAT LAIN~
BRAK~{Suara pintu yang ditutup dengan keras oleh seseorang}
"Brengsek, dasar perusahaan bajingan. Kalau saja aku sedang tidak membutuhkan dana aku tidak akan sudi mendatangi kalian. Lihat saja nanti akan kubuat dirimu hancur dan akan kuambil seluruh hal yang kau miliki setelah ku mengetahui seluruh informasi dan identitasmu." marah Abraham
"Ada apa sayang? kenapa kamu terlihat marah seperti itu?" tanya sang istri sekaligus ibu dari Sabrina Marisa Wijaya.
"Ibu ayah ada apa ini tadi aku mendengar pintu tertutup dengan keras?" (Sabrina)
"Tidak ada apa-apa sayang" (Marisa)
"Nanti kamu akan ayah jodohkan dengan CEO A-Tech Company, ayah tidak mau penolakan apapun, pokoknya kamu harus bisa ngambil hati dia terus kamu kuras habis seluruh hartanya ayah tidak peduli bagaimana caranya" (Abraham)
"Aku tidak mau ayah, aku juga punya kehidupan sendiri, aku juga punya pilihan sendiri" (Sabrina)
"Gak ada tapi-tapian, paling-paling kamu yang kamu maksud si miskin itu, heh ibu sampai mati tidak akan sudi bila kamu dengan dia" (Marisa)
"Lebih baik kamu ikuti kata kami, ayah tidak menerima kata penolakan" (Abraham)
"Ayah sama Ibu jahat, aku benci kalian!" (Sabrina)
Sabrina yang terlanjur kecewa dengan sikap kedua orang tuanya pun langsung berlari menuju kamarnya dengan menangis.
__ADS_1
"Biarkan saja dia besok paling dia juga akan seperti biasa lagi, sekarang kamu harus jadi pelampiasan aku" ucap Abraham langsung menarik tangan sangat istri ke kamar.
"Pelan-pelan dong sayang" (Marisa)
"Aku tidak peduli" (Abraham)
Abraham yang sudah sedari tadi emosi pun langsung melampiaskan nya dengan bercocok tanam dengan sang istri meski masih siang hari. Tanpa aba-aba ia langsung mengebor sang istri tanpa ampun
AHH~
AHH~
AHH~
Suara desahan terus terdengar dari kamar itu pertanda dua insan tersebut tengah bertempur hebat. ~:)
~Kembali ke MC kita~
"Snake kau kirim anggota kita untuk memperketat penjagaan di perusahaan, rumah dan semua bisnis ku yang lain. Orang tua itu pasti akan melakukan segalanya untuk menjatuhkan ku" (Alex)
Sedikit info ya selama 6 bulan terakhir ini Alex juga mulai melebarkan sayapnya dengan membuka berbagai bisnis seperti kafe, restoran, hotel, dan mall. semua itu dilakukan Alex selain sebagai bentuk investasi masa depan, sumber dana untuk kegiatan organisasinya juga untuk mencari informasi atau bahkan sebagai kedok untuk melakukan transaksi gelap.
"Baik bos, oh iya bos saya baru dapat laporan dari beberapa anggota mereka baru saja menangkap beberapa orang yang mencoba menyabotase perusahaan bos" (Snake)
"Tak kusangka orang tua itu bergerak lebih cepat dari dugaanku. Sekarang cepat kau kirimkan anggota kita untuk memperketat penjagaan dan juga Bima sekarang mereka adalah milikmu jadi kau bisa mulai eksperimen nya. Nanti aku akan mampir setelah melihat kondisi Cobra. Snake antarkan aku" (Alex)
Sedikit info lagi juga penyebab Cobra bisa terluka adalah karena pada saat menjalankan misi spionase(Mata-mata) ia mengalami serangan mendadak dari pihak musuh karena bocornya informasi alhasil dari 20 orang yang diutus 14 diantara tewas di tempat dan 6 lainnya terluka sedang hingga berat.
Snake pun mengantarkan Alex menuju ruang perawatan yang berada di salah satu bangunan.
"Siapa yang merawat Cobra selama disini dan apa ia mendapat perawatan yang cukup?" (Alex)
"I-itu sebenarnya yang merawat Cobra adalah Alia dan mengenai perawatan nya saya ras-" penjelasan Snake langsung terhenti setelah mereka berada di depan pintu ruangan tersebut dan mendengar suara yang sangat membagongkan.
Ah~
Ah~
Ah~
Seketika ekspresi wajah Alex dan Snake langsung berubah menjadi datar.
"Ini yang saya maksud bos" (Snake)
"Dahlah males" ucap Alex yang lebih memilih melihat penyiksaan oleh Bima ketimbang mendengar suara yang sangat tidak asing bagi Alex.
Sampai di ruang penyiksaan Alex langsung melihat pemandangan 6 orang sedang duduk dikursi dengan tangan dan kaki diikat serta mulut yang terlakban dengan satu orang lainnya yaitu Bima yang tengah berputar dengan racunnya di sebuah meja didekat keenamnya.
"Bima aku ambil satu untuk merenggangkan otot. Lagipula aku ingin mendengar teriakan kesakitan mereka" ucap Alex yang hanya diangguki Bima lagipula masih ada 5 orang yang bisa ia gunakan.
__ADS_1
Alex pun langsung menghampiri seorang yang berada paling dekat dengannya.
"Sekarang penyiksaan apa yang pantas ya untukmu, ahh sepertinya kita mulai dari sini dulu" gumam Alex yang langsung mencabuti kuku-kuku tangan orang tersebut satu persatu.
Teriakan kesakitan yang tertahan pun terdengar ya lantaran mulutnya masih terlakban. Alex yang melihat itu pun langsung membuka lakban yang menutupi orang tersebut dengan kuat hingga membuat orang itu tambah meringis kesakitan.
"B-bunuh saja aku brengsek, cuih" teriak orang itu diakhiri dengan meludah ke arah Alex untung ia masih mengenakan topeng sejak awal.
"Hehehe kematian terlalu indah untuk dirimu. Akan kubuat kau bernyanyi untukku dengan suara indahmu itu" ucap Alex sembari membersihkan topengnya dengan kain.
ARGHH~
ARGHH~
ARGHH~
Teriakan kesakitan terdengar sangat mengiris hati namun ditelinga Alex itu terdengar seperti musik yang indah baginya.
Kini seluruh kuku yang ada di tangan maupun kaki orang tersebut telah terlepas semua menampilkan darah yang keluar sangat banyak hingga membuat orang tersebut lemas kekurangan darah.
"Bunuh saja aku, aku sudah tidak kuat" (orang??)
"Hihi ini baru saja dimulai, menu utamanya baru akan aku aku tampilkan" ucap Alex yang kini melanjutkan aksinya ke menu utama. Alex mulai mengiris tubuh korban, menguliti kulit ditubuhnya, dan memotong anggota tubuhnya seperti jari ataupun kuping hingga membuat sang korban berteriak semakin kencang.
Namun kesenangan Alex tak berlangsung lama setelah sekitar 10 menit berlalu sudah tidak terdengar suara teriakan dari sang korban yang berarti korbannya telah mati.
"Cih membosankan" umpat Alex yang langsung menancapkan dua pisau untuk menyiksa tadi ke mata korbannya yang sudah tidak bernyawa itu lalu ia mengeluarkan pistol dari inventory nya dan langsung menembak ke kepala 3 kali dan tepat di jantung dua kali.
"Kirain keras ternyata cuma kek kertas. Lemah" (Alex)
________________________________________________
________________________________________________
SORRY GAES KALO SAYA TELAT UPDATENYA SOALNYA RENCANA SIH HARI SENIN MAU UPDATE TADI UDAH DAPET NOTIFIKASI DARI TELKOMSEL:)
**DAN MAAF JUGA YAH KALO MISAL JALAN CERITANYA GAK SESUAI SAMA KEINGINAN KALIAN KARENA DI DALAM NOVEL INI SAYA AKAN MEMBUAT MC NYA SADIS BANGET. JADI KALO YANG MERASA BERKENAN SAYA MINTA MAAF🙏. TAPI MENURUT SAYA SEBAGAI PEMBACA NOVEL GENRE FANTASY TENTUNYA SAYA MENYUKAI MC YANG BENGIS JADI SAYA RASA KALIAN JUGA AKAN SAMA.
OKE JGN LUPA UNTUK SELALU
(√) LIKE
(√) GIFT
(√) KOMEN
(√) FAVORIT
__ADS_1
(√) RATE**