SISTEMKU KEBERUNTUNGANKU

SISTEMKU KEBERUNTUNGANKU
MENCARI ASISTEN PRIBADI


__ADS_3

~SELAMAT MEMBACA~


Keesokan harinya Alex pun terbangun seperti biasa pukul 4 pagi untuk menjalankan misi/quest hariannya. Ia pun melakukan misi seperti biasa hingga pukul 5 pagi hanya berbeda tempat dari biasanya yaitu sekarang ia berlari di sekitar area rumahnya saja untuk mengenal wilayah sekitar rumahnya.


Sepanjang larinya ia juga melihat beberapa anggota nya yang tengah berjaga sesuai instruksinya. Mereka yang melihat Alex pun menyapa dan dibalas oleh Alex dengan anggukan dan senyuman kecil di wajahnya.


~SKIP SELESAI MISI~


Alex kin tengah berada di meja makannya untuk sarapan sebelum berangkat sekolah, ibunya juga berada di meja tersebut untuk sarapan seperti halnya Alex.


Selesai sarapan Alex pun berpamitan kepada sang ibu untuk pergi bersekolah. Alex pergi dengan diantar Snake lantaran ia belum mau menggunakan motor sport miliknya agar tidak menarik perhatian.


Ketika mobil sudah cukup dekat dengan sekolah Alex pun memerintahkan untuk memberhentikan mobilnya di daerah yang tidak terlihat murid lainnya karena ia masih ingin merahasiakan identitas miliknya.


Setelah dirasa aman Alex pun keluar dari mobil dan bergegas masuk ke sekolah yang belum banyak murid yang sampai karena masih pagi.


Alex yang tengah berjalan santai seketika menoleh ketika seseorang memanggil namanya dengan lantang sambil berlari. Orang tersebut tak lain tak bukan adalah Rendy sahabat Alex.


"Alex.. huft huft(ngos-ngosan) lu kok gak bilang ke gua kalo elu pindah rumah, kita kan udah lama kenal kenapa elu gak cerita ke gue kan sapa tau gue bisa bantu elu" ucapnya dengan sedikit kesal dan sedih lantaran ia baru tau bila Alex pindah rumah pagi tadi setelah ia datang ke rumah Alex yang lama tapi kosong dan di beritahu tetangga bila Alex telah pindah dari semalam.


Alex yang melihat perhatian dari sahabatnya ini pun merasa bersyukur karena memiliki sahabat yang sangat baik.


"Gak apa apa kok Ren, aku cuma pindah rumah kan bukan pindah negara. Kita juga masih bisa ketemuan kok di sekolah atau kapan kapan lu juga bisa main ke rumah baru gue, jadi elu tenang aja gua bahagia kok" ucap Alex yang merangkul pundak sahabat nya tersebut sembari tersenyum.


Rendy yang melihat itu pun akhirnya tenang karena Alex mendengar perkataan Alex yang sangat meyakinkan. Setelah masalah selesai mereka pun masuk ke kelas untuk belajar.


Alex pun masuk ke kelasnya dan seperti biasa ia selalu disapa oleh Sabrina. Alex yang sudah terbiasa pun membalas sapaan tersebut. Kini pelajaran pun telah di mulai dan Alex dengan fokusnya memperhatikan penjelasan guru hingga selesai.


~SKIP PELAJARAN SELESAI~

__ADS_1


Kini jam pelajaran telah usai dan waktunya istirahat. Seperti biasa Alex akan selalu ke kantin bersama dengan Sabrina.


Selesai mereka makan mereka pun kembali ke kelas dan tak lama belum pertanda pelajaran dimulai pun berbunyi. Dan lagi Alex akan selalu fokus memperhatikan penjelasan guru di depannya hingga selesai.


~SKIP PELAJARAN SELESAI~


Kini pelajaran telah selesai dan siswa mulai berangsur-angsur pulang ke rumah masing masing begitu pula dengan Alex.


"Yaudah Lex aku pulang dulu ya" ucap Sabrina sembari melambaikan tangan dan masuk ke dalam mobil.


Sementara itu sang sopir yang melihat hal itu pun langsung terpikir sesuatu.


'Hmm mencurigakan sebaiknya aku memberi tahu bos besar mengenai ini' batin sang sopir yang melihat tingkah Sabrina.


Setelah kepergian Sabrina Alex pun berjalan menuju sebuah mobil dimana Snake telah menunggunya. Sembari berjalan ia pun berbicara dengan sistem miliknya.


'Sylph sebaiknya setelah ini apa yang harus kulakukan?' tanyanya yang sedang tidak mengetahui akan melakukan apa setelah ini.


'Hmm🤔 ide yang bagus, tapi apakah kau mempunyai saran orang yang tepat untuk pekerjaan itu dan yang terpenting dia tidak akan pernah membelot" tanya Alex


[Sylph menyarankan untuk merekrut orang yang dulu tuan selamatkan dari para preman, karena orang itu memiliki kriteria yang tuan ditambah saat itu tuan pernah menyelamatkan dirinya Sylph jamin dia tidak akan berusaha membelot] Sylph


'Oh maksudmu adalah Bima kan? Baiklah aku rasa apa yang kau katakan itu memang benar Sylph. Tolong berikan aku data data mengenai Bima secara terperinci. ' perintah Alex.


Sylph yang mendengar perintah tuannya pun langsung saja menjalankan sesuai yang diperintah Alex. Tak lama Sylph pun telah selesai mencari dan langsung memberikan data tentang Bima kepada Alex.


Alex yang telah mendapat data tentang Bima pun langsung membacanya. Namun betapa terkejutnya ia ketika melihat data data pribadi Bima disitu dituliskan bila ia memiliki seorang ibu yang tengah sakit sementara itu sang ayah pergi meninggalkan mereka ketika mengetahui sang istri sakit dan memilih mencari istri baru.


Alex yang melihat itu pun merasa geram dengan ayah Bima yang melepaskan tanggung jawabnya begitu saja. Setelah dirasa cukup melihat lihat Alex pun melihat alamat rumah Bima beserta sang ibu dan ketika ia kembali sadar ia telah sampai di depan mobil miliknya.

__ADS_1


Ia pun langsung masuk dan duduk, setelahnya ia pun langsung memerintah kan Snake untuk pergi menuju alamat rumah milik Bima tinggal.


"Bos ada urusan apa ke sana bos?" tanya Snake meskipun dengan ragu.


"Sudah tak perlu banyak tanya langsung saja kesana nanti kau juga tau sendiri" ucap Alex dingin yang masih terbawa emosi ketika membaca data pribadi Bima tadi.


Sementara itu Snake yang mendengar perkataan Alex dan melihat wajah Alex yang tengah dalam mood yang buruk tanpa banyak tanya lagi langsung menjalankan mobilnya menuju tujuan.


Perjalanan pun memakan waktu sekitar 25 menit dan Snake terpaksa memberhentikan mobilnya di tepi jalan karena rumah yang dituju Alex terletak di dalam gang yang hanya bisa dilewati mobil.


Setelah memarkirkan mobil dan memastikan mobil terkunci mereka pun masuk ke dalam gang dan masuk lebih ke dalam lagi sesuai arahan sistem hingga mereka menemukan sebuah rumah yang sudah tak layak huni bahkan bisa roboh kapan saja.


Alex yang melihat itu pun seperti teringat akan kehidupan ia sebelum mendapatkan sistem yang tak jauh berbeda dengan kondisi di depannya kini. Setelah merasa yakin bahwa itu adalah rumahnya Alex pun mendekat rumah tersebut dan mengetuk pintu reot itu.


"Permisi" ucap Alex dengan sopan.


Tak lama keluar lah seorang pemuda yang dulu pernah diselamatkan oleh Alex dari preman dan tampak dari wajahnya bahwa ia sangat terkejut melihat orang yang menyelamatkan ia dulu datang ke rumahnya.


"Kamu..... "


______________________________________________


______________________________________________


**MAAF UP NYA TELAT DAN JUGA MAAF SEMALAM. AUTHOR GAK SEMPAT UPDATE. PINGGANG AUTHOR ENCOK 🤣.


OKE JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS DENGAN CARA:


(√) KOMEN BAIK SARAN ATAU KRITIK DAN JUGA BILA ADA TYPO TOLONG KOMEN AJA YA

__ADS_1


(√) VOTE DAN RATE BINTANG 5 BILA TIDAK KEBERATAN


(√) LIKE TERUS KARYA AUTHOR BIAR MAKIN SEMANGAT NULISNYA**


__ADS_2