
~Selamat Membaca~
"Hahaha kau pikir sudah menang, setidaknya aku mati dengan membawa kalian semua bersamaku" ucap Drag yang langsung membuka bajunya dan terlihatlah di sana sebuah bom yang bisa meledak kapan saja.
"Matilah kalian semua" sambungnya lagi dengan percaya diri.
DORR
DORR
DORR
DUGH
(KRIIK KRIIK KRIIK)
"Yaelah menang bacot sama gaya doang. Lu pikir gua bodoh lu punya bom juga butuh waktu buat meledak gobl*k. Baru gua tembak 3 kali juga udah mati gak sempet gua nyiksa oi buat pembaca" kesal Alex.
"Kita menang"
"Hidup bos"
"Hidup Genk Sabit Kematian"
Kira-kira begitulah ekspresi dan teriakan kegembiraan para anggota Genk Sabit Kematian menyambut kemenangan telak mereka kali ini.
'Sylph non-aktifkan Skill Hati Beku' telepati nya
[Sudah tuan dan saya akan mengatakan bahwa tuan mendapat PS sebesar 1.526.903.001 dari pembantaian tuan tadi]
Alex yang mendengar hal itupun tidak bisa tidak terkejut dan ingin sekali rasanya dirinya melompat kegirangan namun ia urungkan demi menjaga imagenya di depan seluruh anggota nya.
Kini Alex telah kembali ke dalam mode dingin dan kalemnya meskipun Skill Hati Beku telah di non-aktifkan karena memang sudah pembawaan dari Alex sendiri yang sudah seperti tembok alias datar ketika bersama anggota nya.
"Snake laporkan korban dari pihak kita!" perintahnya
"Dari pihak kita hanya ada
- 4 korban meninggal dunia
- 7 luka ringan dan berat
itu saja bos" jelas Snake
"Apakah dari korban yang meninggal memiliki keluarga?"
"Tidak bos, Rata-rata mereka semua yang ada disini saya rekrut dari jalanan dan mereka juga belum mempunyai pasangan"
"Hah~ untuk seterusnya kalian juga harus mencari pasangan hidup kalian sendiri agar tidak terus terusan di dunia hitam ini"
Padahal di dalam hatinya ia mentertawai nasib mereka 'Hahaha malang bener nasib kalian udah pada tua tapi masih pada jomblo'
"Lalu untuk orang yang kita selamatkan?"
"Ikuti saya bos" ajak Snake.
Kemudian mereka pun berjalan melewati tumpukan berbagai bagian tubuh mayat yang berserakan di mana mana dengan Snake di depan sebagai penunjuk arah.
"Ini mereka bos totalnya ada 5 orang anak, dan 12 orang dewasa yang akan dijual entah organ tubuhnya ataupun dijadikan budak. Dan lagi itu ada beberapa PSK yang tadi dijadikan pemuas nafsu beberapa anggota elit mereka" jelas Snake sembari memperlihatkan kondisi korban yang mereka selamatkan dan yang terakhir para PSK.
Alex yang mendapat jawaban dari Snake hanya mengangguk-anggukkan kepala tanda mengerti.
"Kalian semua telah kami selamatkan dari penderitaan panjang kalian. Bila kalian masih punye keluarga berkumpul dengan keluarga kalian masing-masing" instruksi Alex.
para korban yang mendengar hal tersebut pun mulai mencari keberadaan keluarga mereka dan benar saja hampir semuanya membuat kumpulan orang-orang dalam satu tempat jadi dapat disimpulkan Genk Kabut Darah ini bukan hanya menangkap satu orang tetapi satu keluarga sekaligus.
Sekarang yang tersisa hanyalah seorang pria dewasa dan seorang anak perempuan kecil yang tengah menangis.
__ADS_1
"Hey adik kecil siapa namamu? dimana keluargamu?" tanya Alex yang sudah mendatangi gadis itu sembari mengusap kecil kepalanya.
Gadis tersebut yang merasa di panggil dan diusap kepalanya pun langsung menoleh ke sumber suara dan dilihatnya lah seorang pria memakai topeng yang tak lain adalah Alex.
"Na-namaku Lilia pak dan Hiks hiks ke-keluargaku juga su-dah me-ninggal pak" ucap gadis tersebut yang berucap apa adanya sambil sesekali menangis.
Alex yang mendengar dirinya disebut pak langsung saja wajahnya mengkerut karena merasa dituakan namun ia diam saja karena melihat kondisi gadis tersebut yang memang sedang down dan tanpa sadar ia pun memeluk gadis tersebut selayaknya seorang kakak.
"Hey cantik jangan menangis lagi ya bagaimana kalau kamu jadi adikku saja dan panggil saja aku abang bagaimana?" tanya Alex
Sontak saja raut wajah gadis bernama lilia tersebut langsung berubah kegirangan.
"Benarkah? apakah abang sungguh-sungguh?" tanya Lilia beruntun dengan memasang wajah puppy eyes nya.
'Wah kawai, ingat Lex ingat lu bukan pedofil lu bukan pedofil' batin Alex
"Tentu saja abang bersungguh-sungguh, nanti abang kenalkan dengan ibu baru lilia" jawab Alex sembari mencubit hidung lilia yang terlihat imut itu.
"Yeay asik" girang Lilia yang terus berteriak kegirangan di pelukan Alex hingga tak lama kemudian ia tertidur karena kelelahan, entah apa yang terjadi padanya namun dapat dipastikan itu bukanlah hidup yang mudah.
Merasa Lilia telah tertidur pulas Alex pun berniat untuk pulang dan menyerang Genk selanjutnya beberapa hari setelah ini karena para anggota nya juga butuh istirahat.
"Kalian semua bakar semua mayat ini dan kibarkan bendera kita, terus kita semua kembali" ujar Alex.
Mereka semua pun melaksanakan perintah Alex dan setelah selesai mereka pun berkumpul tak lupa membawa teman mereka baik yang terluka sampai yang mati pun dibawa tak lupa juga para wanita penghibur itu juga dibawa sekaligus.
Merasa sudah berkumpul semua Alex pun dengan segera menteleportasikan mereka semua kembali ke markas.
Alex sekarang sudah merasakan sangat kelelahan karena penggunaan energi secara terus menerus dalam proses perpindahannya terlebih ia membawa banyak orang sekaligus.
"Cobra kau siapkan pemakaman yang layak untuk teman kita yang gugur aku ingin pulang karena sudah sangat lelah." perintah Alex
"Baik bos lalu untuk wanita ini?" tanyanya dengan pandangan yang tak terlepas dari tubuh wanita-wanita itu.
"Kau kurung saja mereka dan berikan makanan yang cukup serta jangan ada yang berani menyentuh mereka bila tidak kuberi izin." jelasnya lagi dengan sedikit nada ancaman.
"B-baik bos akan saya lakukan" sambil berlari melakukan perintah Alex.
Kemudian ia pun pulang dengan diantar anggotanya menggunakan mobil karena ia sudah tidak kuat lagi bahkan hanya untuk mengemudi.
~SKIP PERJALANAN~
Kini Alex telah sampai di mansion nya dan disambut oleh para penjaga. Ia pun langsung masuk ke dalam rumah dan langsung disambut sang ibu dengan tatapan menyelidiknya pasalnya anaknya pergi dari pagi tadi dan pulangnya hampir tengah malam.
"Kemana saja kamu Lex? dan siapa anak orang yang kamu bawa itu?" tanya sang ibu dengan penuh selidik.
"Besok saja ya buk aku ceritain nya Alex udah capek banget. Oh iya gadis yang ku gendong ini namanya Lilia dan ia anak yatim piatu jadi Alex ngangkat dia jadi adek angkat sekalian buat nemenin ibu di mansion ini biar gak bosen" jelas Alex.
"Wah dia sungguh imut sini biar ibu gendong. Kamu pergi saja sana mandi syuh syuh kamu bau" girangnya dengan langsung merebut Lilia dari gendongan Alex.
'Naseb naseb. Ada anak baru anak lamanya di hiraukan 😢' batin Alex.
Alex pun langsung masuk ke kamarnya dan langsung merebahkan badannya.
'Sylph tampilkan status terbaruku'
[****Baik tuan]
[****Memproses..... ]
[Menampilkan Status....
Nama: Alex
**Umur: 17 tahun
Kondisi:Kelelahan**
__ADS_1
Kekuatan: 100
Kecerdasan: 90
LUCK: 999+
Poin Sistem: 1.527.409.001
Poin Stat: 10
>>Inventory:
∆ Barang
>Laptop CRN
>Katana Black Saber
>Pistol 3XX
>Jubah Fulldef
>Topeng Setan
>Boneka Peniru
>kupon pembelian satu buah item di shop secara gratis
- Kupon Upgrade Sistem V. 2
∆Skill
>Skill pemahaman instan
>Skill hacker tingkat tinggi
>Skill Langkah Bayangan
>Skill Teleportasi
>Skill Berpedang Tingkat Tinggi
∆Bela diri
>Silat
>>Kekayaan
> Rp. 275.000.000.000 {275 Milyar bila ada yang kurang paham}
>>Scan
>>Shop
>>Tukar uang(money change********) ]
"Yah aku lupa kalau ada kupon upgrade, Sylph upgrade versimu sekarang!" perintah Alex yang sudah hampir kehilangan kesadaran nya
[Baik tuan sistem akan dinonaktifkan selama 5 jam dimohon agar tuan berhati-hati]
Setelah Sylph selesai berbicara tiba-tiba layar hologram di depannya langsung menghilang begitu pula kesadaran Alex yang telah masuk ke alam mimpi.
________________________________________________________________________________________________
**YO AKHIRNYA BISA UP JUGA SORRY LAMA AUTHOR BENERIN SEMUA CHAPTER NYA DARI AWAL SAMPE AKHIR. KALO MASIH ADA YANG SALAH KOMEN AJA YA
(√) KOMEN (SARAN & KRITIK)
__ADS_1
(√) GIFT (POIN / KOIN)
(√) LIKE**