
KHUSUS AREA 🔞 DISARANKAN UNTUK YANG SUDAH BERUMUR 18+. DOSA DITANGGUNG MASING-MASING 🤣
~Selamat Membaca~
Kini semua orang telah duduk dengan manis dikursi masing-masing termasuk Rose yang kini sudah dianggap keluarga baru mereka.
Untuk orang yang diperintah oleh Rena juga sudah kembali dan membawa pesanan nya.
Karena semua sudah siap semuanya pun mulai makan malam nya dengan bersama-sama dan seperti biasa tidak ada yang berbicara selama makan hingga makan malam tersebut berakhir.
Setelah selesai barulah mereka mulai bicara untuk mencairkan suasana.
"Jadi nak Rose dimana orang tuamu?" tanya Rena yang penasaran tentang latar belakang calon menantu.
Rose yang ditanya begitu ekpresi nya langsung berubah suram ketika mengingat kondisi orang tuanya.
"I-Ibu saya baru meninggal 2 bulan lalu dan ayah saya pergi meninggalkan kami dan menikah lagi dengan wanita yang lebih kaya" jawab Rose dengan badan bergetar.
Alex yang melihat itupun langsung refleks memeluk Rose dengan lembut. Alex juga merasa kehangatan dan kelembutan kulit Rose yang langsung membuat ia seketika menjadi sedikit berpikir liar namun langsung ia tepis.
Begitu pula yang dirasakan ketika dipeluk oleh Alex rasanya sangat nyaman ketika dipeluk dan serasa tidak mau melepaskan pelukan tersebut.
"M-maafkan ibu Rose ibu tidak bermaksud... "
"Tenang saja buk aku tidak apa-apa"
"Hah syukurlah yasudah kalian pergi tidur saja Rose kamu tidur dengan Alex ya" perkataan yang langsung membuat Alex kaget.
"Apa tidak terlalu cepat buk? bahkan kita belum menikah, dan bagaimana deng-... "
"Baik buk, tidak apa apa Alex lagian ini hanya tidur saja" sanggah Rose yang berusaha meyakinkan Alex.
"Hah baiklah, kalau begitu kami tidur dulu ibu, Lilia"
"Saya juga bu, Lilia"
"Lilia mau ikut tidur dengan kakak juga dong" pintanya dengan wajah memelas nya.
"Kamu tidur dengan ibu aja ya. Biarin kakak kalian berdua dulu" nasehat Rena yang langsung membuat si Lilia mangut mangut.
Kemudian Alex membawa Rose ke dalam kamarnya yang sangat luas dengan kasur king size nya.
Namun tak lama kemudian Alex merasa tubuhnya menjadi panas karenanya Alex memutuskan untuk mandi dulu sedangkan Rose menunggu dengan duduk ditepi ranjang.
Sekitar 10 menit kemudian Alex keluar dengan hanya menggunakan handuk dan setelah mandi ternyata rasa panasnya tidak menghilang sama sekali bahkan semakin menjadi-jadi. Alex juga langsung melihat ke arah Rose ternyata wajahnya sudah sangat merah padam selain melihat bentuk tubuh Alex yang bagus tapi juga entah kenapa dia merasakan panas seperti Alex.
Terlebih tatapan nya yang menatap Alex seperti binatang buas menatap mangsanya. Dan secara tiba-tiba Rose langsung menarik Alex berbaring di kasur dengan Rose duduk diatasnya.
"M-maafkan a-aku Alex aku tidak bisa mengontrol tubuhku en-ntah kenapa rasanya panas sekali" jelas Rose dengan sedikit terbata-bata.
"Ternyata kau juga merasakannya hah hah" ucap Alex. Namun ia masih sedikit aneh dengan posisinya yang kini bisa dibilang sangat intim terlebih dengan tubuh indah Rose yang hampir sempurna itu.
__ADS_1
Mereka berusaha melawan panas ditubuh mereka dan dorongan untuk melakukan hal-hal berbau intim namun sangat sulit entah kenapa mereka telah hilang kendali atas tubuh mereka sendiri. Hingga tak lama pandangan Alex melihat sang ibu yang mengintip dari pintu yang terbuka bersama Lilia.
"Ibu tolong kami, entah kenapa tubuh kami panas sekali" pinta Alex.
"Maafkan ibu sayang, hihi ibu tadi memasukkan
obat perangsang di dalam makanan kalian. Jadi Alex jangan terlalu kasar ya mainnya dan cepat berikan ibu cucu. Ibu akan kunci pintunya ya" jawab Rena yang benar saja langsung mengunci pintu kamar tersebut.
"Ibu kenapa kita tidak masuk saja ke dalam bersama kakak" tanya Lilia.
"Hihi biarkan saja kakakmu itu bekerja dulu dengan tenang jadi kita jangan mengganggu mereka. Lebih baik kita tidur. oke?" jelas Rena
"hmm baik buk" keduanya pun langsung pergi meninggalkan tempat dua pasangan itu yang masih tak percaya dengan perkataan sang ibu yang ternyata ini telah direncanakan.
~Kembali ke MC~
Keduanya masih tak percaya dengan perkataan sang ibu bahwa ini sudah direncanakan sedari tadi oleh sang ibu.
'Sylph tolong kami'
[Baik tuan Sylph sudah selesai dengan tugas tuan. Saya telah memasukkan pil kuat ke dalam tubuh tuan agar kuat dan Sistem juga akan non-aktif selama 8 jam untuk tuan beraksi jadi tuan jangan khawatir ☺. Ganbatte]
Alex hanya bisa memasang ekspresi datar ketika mendengar perkataan sistemnya bukannya membantu namun malah membuat kondisi nya semakin tidak menguntungkan.
Kini tampak tampilan Rose yang setengah terbuka bahkan Alex sudah telanjang dan memperlihatkan tombaknya yang telah tegak.
"A-alex aku sudah tidak tahan lagi" ucap Rose yang sudah termakan nafsu langsung membuka seluruh pakaiannya.
Rose tidak menjawab tapi langsung memajukan dadanya hingga menutupi wajah Alex sedangkan Alex yang mendapat jawaban tidak menyia-nyiakan kesempatan langsung meremas dua buah gunung tersebut sekalian mengemut keduanya secara bergantian.
Ahh~
Satu desahan lolos dari mulut Rose yang membuat nafsu Alex kian membuncah, ia pun langsung menyudahi kegiatannya di gunung kembar Rose dan langsung membalikkan tubuhnya dengan ia kini berada di atas menindih tubuh Rose.
Alex pun melihat ke arah Rose untuk meminta persetujuan Rose untuk mengambil kesuciannya. Rose pun melihat terlebih dahulu tombak Alex dan sedikit mengelus nya kemudian langsung mengangguk pertanda mengizinkan Alex untuk melakukannya karena nafsunya sudah tidak bisa ditahan.
Alex yang telah mendapat izin mulai melakukannya dengan perlahan-lahan agar tidak membuat Rose terlalu sakit.
Setelah beberapa saat akhirnya kesucian Rose pun berhasil dijebol Alex dengan usaha ekstra dan tampak darah keluar dari sela-sela **** ********** Rose.
"S-sakit" keluh Rose.
"Apa kita lanjutkan besok saja?" tanya Alex yang kasihan melihat wajah Rose yang tampak sangat kesakitan namun Rose menolak dengan menggeleng.
"Baiklah akan aku gerakkan" ucap Alex.
Kemudian Alex mulai memulai kegiatan nya yang mulanya perlahan-lahan berubah temponya menjadi semakin cepat.
Suara desahan Rose menggema di kamar tersebut setiap Alex menggempur dengan kuat ditambah Alex juga tak ketinggalan mencium Rose dengan penuh nafsu dan tangannya juga tak tinggal diam dengan memainkan gunung kembarnya.
Suara desahan Rose semakin cepat terdengar diikuti klimaks yang sudah dekat.
__ADS_1
"A-aku kelua-r" ucap Alex.
"A-ku juga" ucap Rose
Dan lama kemudian keduanya mencapai klimaks bersamaan
Keduanya pun menghentikan kegiatan mereka sesaat untuk mengambil nafas kemudian mereka melanjutkannya kembali dengan berbagai macam posisi maupun gaya hingga menjelang pagi hari.
________________________________________________
________________________________________________
HEHEHE JANGAN DIHUJAT YA KALO GAK SESUAI EKSPEKTASI SOALNYA AUTHOR ADA PENGALAMAN CUMA CARI REFERENSI DARI NOVEL NOVEL SEBELAH 😂.
**OH IYA SEBENARNYA INI UDAH AUTHOR REVISI LAGI KARENA DUA CHAPTER YANG AUTHOR BUAT DI TOLAK NOVELTOON GARA-GARA TERLALU VULGAR MUNGKIN 🤣.
INI ADA SCREENSHOT BUAT YANG MAU TAU CERITA ASLINYA INTINYA GAK TERLALU JAUH JUGA**.
OKE GITU AJA YE😂 JANGAN LUPA SELALU:
(√) LIKE
(√) KOMEN (SARAN&KRITIK)
(√) GIFT (POIN/KOIN)
(√) FAVORIT
(√) RATE ⭐5
__ADS_1