Snow Sacred

Snow Sacred
Bagian 7 : Cahaya Yang Redup


__ADS_3

**kling! kling! kling (suara hiasan kristal gantung yang tertiup angin)


"Zuzu" terlihat bibir merah muda pucat seorang wanita "kapan kau kembali" bayangan wanita itu menjauh di iringin kristal gantung yang terus bersuara, angin. semakin berhembus.


"Tidak~ ku mohon....jangan terlalu jauh"


bayangan semakin cepat berlalu


"ZUZU TOLONG AKUU....!!!! Aaaa!! " wanita itu berteriak nyaring dan diseret pergi. "Zuzu aku benci kau, aku benci!"wanita itu menangis**.


/


.


/


.


/


*"LUNA!! " Sky segera terbangun dari mimpinya,menyentuh keningnya.


"ini hanya mimpi"pikirnya.


Tok.. tok.. tok... "Tuan Sarapan sudah siap mohon segera turun"terdengar suara kepala pelayan tua dari luar.


"Ya ,aku akan segera turun setelah mandi "balas sky segera menuju ke pemandian, mengenakan baju dan pergi ke ruang makan.


"Pagi Sky~" seorang wanita dengan rambut merah muda mendekatinya,hendak menyentuh pipi Sky.


Sky menahan tangan wanita itu "Nona besar Rin kenapa anda disini pagi-pagi sekali"


"Apa yang kau bicarakan Sky kasar sekali seperti orang lain saja , dan juga panggil aku Katya" wanita itu merengek dan cemberut.


Sky mengabaikan wanita itu dan duduk, ia ingin segera menyantap makanannya dan pergi.


"Sky kenapa kau mengabaikanku terus dan terus" Wanita itu mendadak memeluk Sky dari belakang.

__ADS_1


Sky segera bangkit dari duduknya dan menghempas Katya.


"Nona Rin anda adalah 'nona besar' keluarga Rin yang terhormat, bagaimana bisa kau melakukan hal yang tak tau malu seperti tadi, dan lagi kau menerobos mansionku tanpa izin. Katakan..., Siapa yang membiarkanmu masuk kemari" Sky mengeraskan suaranya dengan nada penekanannya.


Segera para pelayan mansion menghentikan pekerjaan dan menghadap tuannya.


"T..tuan...,maafkan saya"kepala pelayan tua menunduk menghadap Sky.


Pelayan yang lain terduduk di lantai mansion ketakutan melihat tuannya marah.tak ada yang berani saling menatap.


"Kepala pelayan Wester ,apa kau sudah lupa siapa tuan dari mansion 'Dewan Pedang Mulia' sekarang?" tanya Sky


"Menjawab pertanyaan tuan, Anda adalah penguasa mansion Dewan Pedang Mulia keluarga Axere"


"jika sudah mengerti kenapa kau biarkan wanita ini masuk seenaknya"


"tapi tuan, menurut wasiat dari tuan dewan sebelumnya teman masa kecil anda, nona besar keluarga Rin adalah tunangan anda yang berarti adalah calon nyonya di kediaman ini"


"mulai sekarang ingatlah ini,wasiat itu sudah aku bekukkan, tidak berlaku, dan ya... calon dari nyonya di kediaman ini bernama Luna 'bukan' Katya"


Katya yang mendengar pernyataan itu terhenyak ,tak percaya baginya menerima kenyataan atas perkataan Sky.


"Permisi yang mulia dewan maaf mengganggu, saya hanya ingin menyampaikan mari kita segera pergi ke pertemuan "


"Baik tunggu aku diluar Regis"


Sky segera berlalu melewati pelayan ,Regis dan mengabaikan keberadaan Katya.


"Tuan Regis tolong bujuk Sky agar tak memperlakukan saya seperti ini, ini ada perjanjian antara dewan pedang mulia sebelumnya dan ayahku. Tapi... dia tidak mau... "


"maaf menyela nona Katya, ini adalah keputusan tuan Sky .Saya tidak ada hak mengatur seorang Dewan,apalagi dewan yang sudah berkonstribusi besar dan memiliki hak mengatur semua keinginan dia pribadi.Secara resmi dia telah membatalkan hubungan pertunangan dengan anda nona, Mohon Maaf nona sudah berada di posisi tidak dapat tawar menawar dengan saya, yang saya dengar hanya tuan Sky seorang"Regis segera berlalu kedepan sambil menunggu tuannya bersiap.


.


.


.

__ADS_1


.


Sky keluar berpakaian dengan rapi dan menawan,Memunculkan aura dari seorang Dewan Pedang Mulia yang sangat kuat.


Ia menunggang kuda putihnya, dia melihat kepintu rumah Katya masih berdiri kaku. Segera ia mengayunkan jarinya seakan memanggil Katya.


Katya bagi Sky memang lah teman masa kecilnya yang berharga, namun di sisi lain Sky harus mengamankan posisi Luna dan menolak keras Katya Rin. Sky membiarkan Katya menunggang kuda bersamanya menuju pertemuan dewan.


.


.


(Aula pertemuan Dewan Knight)


(...) hening*


"Kemana Dewan Axere? mengapa belum juga hadir.."Dewan Telapak Suci, Mevin Sena.


"Dewan Hui apa dia tak mengabarimu? "tanya Dewan Panah Penembus, Seira Vield.


"Hmm.. tidak Dewan Vield"


---(Sky muncul bersama bawahannya di pintu aula)


"Maaf atas keterlambatanku, aku mengalami sedikit masalah di mansion"Jelas Sky tenang


"Dewan Axere lain kali, hormatilah dewan yang lain. Jangan karena kau sudah berkonstribusi besar di Klan ini kau berbuat semena-mena" Dewan Monofu, Pier Rin.


"aku tidak ingin seperti itu, tapi penghalang ku adalah putrimu sendiri "bawahan Sky mendorong Katya masuk ke dalam aula dewan hingga tersungkur ke lantai aula ,kondisinya berantakan.


"Katya apa yang kau lakukan disini! "tegur Pier.


"Ayah... aku... hanya ingin bersama tunanganku, tapi dia memperlakukanku seperti seorang penyusup"Katya menampilkan mimik muka sedih dan berlinang air mata.


"kupertegas dihadapan kalian para dewan,Katya Rin bukan tunanganku saat ini, dia berani menerobos mansion dewan dan berlaku tidak sopan, menggoda laki-laki apakah ajaran di ajarkan pada seorang nona besar di keluarga Rin! "


Seluruh dewan terdiam,mereka tidak tau menahu jika Sky yang biasa diam dan dingin bisa semarah ini.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2