
"Ini benar-benar melelahkan..."
Aciel berjalan lemas keluar dari kamar bersama Liliana yang bersemangat, jangan berfikir aneh terlebih dahulu saat melihat wajah cerah Liliana karena hal yang kalian bayangkan tidak seperti itu, aciel mencoba menahan hasrat dirinya hingga pikiran dan mental nya merasa lelah.
Makanya sejak berjalan menuju lantai bawah tempat makan, dia terlihat sangat pucat dan lemas. setelah memesan makanan untuk mereka berdua aciel duduk di meja yang sama bersama Liliana menunggu makanan disajikan.
Oh ya, aciel jadi menyadari bahwa ini adalah makanan pertama kali yang ia beli di dunia lain!, meskipun bar tempat kerja Liliana beberapa kali memberikan makanan untuk dibawa pulang oleh Liliana, kesan nya berbeda Sekarang karena dia yang benar-benar membeli makanan di tempat ini.
Meskipun uang makan mereka di bayar kan oleh Liliana, tapi tetap saja ini kesan nya berbeda!
Saat hidangan itu di sajikan di meja nya bersama minuman biasa, ya... Liliana tidak pernah membiarkan aciel sejak tinggal bersama nya untuk menyentuh alkohol, lagi pula aciel tidak ingin minum minuman itu, sejak penyesalan karena kakaknya dan kejadian waktu itu dia menjadi anak nakal.
Penyebab utama nya adalah alkohol murni karena mahal, ya... meskipun itu bukan alkohol melainkan miras oplosan, intinya dia berubah bersama teman teman buruk nya karena benda itu dan mengecewakan kakak nya Alya, hingga seperti itu, dan masih menyebabkan hati nya sedih melihat kakaknya yang terus menanggung beban dirinya karena yang nakal.
Untungnya saja dia belum pernah mencoba narkotika, bagaimana jika dia menggunakan narkotika saat itu?, berapa banyak kekecewaan yang ditimbulkan kepada kakak tirinya yang baik dan selalu mengurus dirinya?.
Entah apa yang mungkin terjadi jika dia benar benar menyentuh barang itu, mungkin kakak akan membuat resiko dirinya sendiri dan mengeluarkan dirinya dari penjara.
"Aciel...? aciel?"
Suara Liliana membuyar kan lamunan aciel, Liliana tersenyum lembut dan bertanya kepada nya.
"Apa makanan nya tidak sesuai selera mu? mau ku pesan kan yang lain?"
Aciel tersenyum penuh kasih sayang kepada kakak angkatnya ini, Liliana dan Alya adalah orang orang yang berharga baginya, dia bersumpah untuk melindungi mereka apapun yang terjadi!.
"Tidak kak!, ini enak sekali!, terimakasih..."
__ADS_1
Aciel makan dengan lahap, meskipun makanan nya biasa saja, bahkan lebih baik makanan yang ada di bumi daripada di sini tapi karena ini dia makan bersama Liliana dan dia bersikeras membayar nya katanya sebagai seorang kakak yang baik tentu nya saja kebersamaan ini lah yang menjadi bumbu terlezat dari makanan ini.
Saat makan orang orang yang ada di meja sebelah mulai berbincang bincang tentang kerajaan suci, aciel mendengar kan itu dengan seksama.
"Kau tau kan sudah beberapa tahun kabar Saintess akan datang ke bumi tapi tidak pernah ada yang muncul?"
"Benar benar!, kerajaan suci semakin bersemangat mencari informasi tentang Saintess"
"Susah juga ya jika hanya sedikit informasi seputar Saintess yang terpilih"
"Ya, cantik, baik hati, punya kekuatan suci yang kuat"
"Benar itu semua karena berkah Dewi cahaya"
"Tapi apa kah benar dewi cahaya masih ada?"
"Aku tau, tapi di sini hanya daerah terpencil saja, lagi pula dewi cahaya telah meninggalkan dunia ini sejak beberapa ratus tahun yang lalu"
Orang itu menenguk bir nya terlebih dahulu baru melanjutkan.
"Dan sampai saat ini tidak ada orang suci yang terpilih sebagai pelindung dunia"
Orang orang di meja itu terdiam sejenak dan akhirnya kembali melanjutkan pembahasan mereka.
"Kamu ada benarnya juga, karena legenda mengatakan bahwa sejak terjadinya perang terakhir dewi kehilangan kekuatan nya*
"Atau bisa saja menghilang? karena kekuatan nya untuk melindungi dunia setelah perang itu habis"
__ADS_1
"Aku jadi ragu itu hanya cerita legenda buatan kerajaan suci untuk membentuk kerajaan nya atau tidak"
"Kau benar, tapi sejak beberapa tahun terakhir dewi mengirimkan pesan katanya akan ada seorang Saintess yang akan di kirim kan ke dunia ini mempunyai kekuatan suci yang besar, terutama sihir penyembuhan skala luas"
"Lebih tepatnya kekuatan suci dan sihir itu berbeda kan?"
"Ya sih, tapi secara spesifik hampir sama, tapi yang lebih penting nya lagi kerajaan suci memberikan sayembara kepada seluruh masyarakat di kerajaan mana pun jika berhasil menemukan Saintess yang di takdir kan akan di berikan segalanya, harta kekayaan wanita dan lain sebagainya."
"Tentu saja beberapa penipu berusaha maju dan menutupi kekuatan sihir penyembuh calon Saintess dari mata para paus, tapi mana mungkin kerajaan yang telah berdiri sejak awal dunia di ciptakan begitu bodoh, makanya kerajaan suci bisa disebut kejam karena kejadian beberapa waktu lalu karena dianggap remeh oleh para penipu."
"Dan mereka mati secara mengenaskan di tiang salib"
Tiba-tiba saja suasana kelompok orang orang itu seperti ketakutan dan merinding tapi tidak lama kemudian mereka kembali mengobrol topik lain.
Aciel mendengar kan berita dari luar daerah dengan seksama dan mulai terfikir kan tentang title yang ada di layar status nya, jika Liliana benar benar Saintess bukan kah itu bagus untuk nya?
Tapi entah kenapa ada perasaan khawatir yang sangat menggangu nya jika Liliana benar benar di bawa pergi menjadi Saintess di sana, entah apa yang mungkin bisa terjadi jika kerajaan suci menggunakan Saintess sebagai gimmick belaka untuk memperkuat kekuatan nya.
Tapi jika Liliana dimanfaatkan dengan cara lain, aciel benar benar tidak bisa melakukan apapun jika kekuatan nya belum bertambah besar dan sanggup mengambil kembali Liliana. aciel kembali merenungkan percakapan para Hunter itu, mereka adalah orang yang mencari nafkah di guild petualang dan pasti sering berkeliling tempat dan mendapatkan banyak informasi sampai ketika mengatakan kekejaman kerajaan suci kepada penipu membuat mereka terdiam dan terlihat ketakutan.
Indra keenam nya tidak pernah salah, selain melihat hantu setan dan lainnya aciel terkadang mendapatkan perasaan bahaya disaat saat tertentu. seperti di bumi dia tidak boleh lewat jalan ini, atau jangan pergi ke tempat yang akan direncanakan bersama teman teman nya, dan hampir 100 persen Indra keenam nya menolong dirinya terhindar dari kecelakaan besar, seperti saat itu teman teman nya akan mengajak nya pergi liburan sekolah untuk main ke suatu tempat.
Kak alya ragu ragu untuk memberikan nya izin pergi tapi saat motor yang akan disiapkan untuk pergi tiba-tiba rusak membuat nya merasakan perasaan takut yang tak terlukiskan dan memutuskan untuk tidak jadi pergi dengan banyak alasan, dan benar saja kabar yang di terima dari teman teman itu mereka kecelakaan hingga tewas di tempat.
Lebih jika hanya satu atau dua orang ini seluruh kelompok itu, ya mereka teman di daerah lain kami berhubungan lewat internet dengan hobi yang sama yaitu mendaki, bisa disebut kami adalah komunitas besar, jadi Beberapa kali menentukan untuk pergi ke suatu tempat di daerah terdekat, tapi naas kejadian kecelakaan itu sangat tragis.
Beberapa kali aciel bersyukur untuk tidak pergi karena Indra keenam nya dan juga keragu raguan alya juga motor nya yang tiba-tiba rusak.
__ADS_1
Perasaan takut dan kegelisahan hati ini sama persis seperti kecelakaan maut itu, aciel menatap Liliana dengan mata tajam nya memutuskan untuk melindungi identitas Liliana yang mungkin saja disebut sebagai Saintess, makanya dia harus mempercepat kekuatan nya sendiri dan melindungi orang orang yang ia sayangi ini!.