Story Of The King Summoner Aciel

Story Of The King Summoner Aciel
Penambahan MP


__ADS_3

Setelah makan malam mereka kembali ke kamar bersiap untuk tidur, saat beberapa waktu berlalu aciel belum bisa tidur karena notifikasi pesan yang terus berdering nyaring di dalam kepala nya, yaitu karena poin experience dari membunuh slime terus bertambah saat dia hendak memejamkan mata.


Jadi dia mengeluh, tapi tetap bersemangat karena jebakan nya berhasil, aciel memandangi layar status di depan mata nya yang terus menambah poin experience, senyuman kecil rasa bangga terbentuk di bibirnya ia segera memikirkan apa yang harus ia tukar di kemampuan nya?.


...----------------...


Kontribusi pertukaran poin :1


Kekuatan : 70+


Kecepatan : 50+


Ketahanan : 42+


Potensi : 100+


Kecerdasan : 80 +


...----------------...


Lalu ada juga toko di layar status nya yang menukar poin experience nya menjadi skill atau obat dan bahan lain bahkan deskripsi kegunaannya juga beragam, tapi masalahnya adalah harganya sangat mahal.


Rasanya dia bisa saja muntah darah karena mengumpulkan poin ini untuk menukar di toko jika kekuatan nya masih segini saja, tapi matanya tetap dengan seksama mencari barang dan memasukkan nya ke dalam keranjang agar dia ingat.


Seperti satu set baju yang cantik untuk Liliana, setelah dia membaca efek nya itu sangat bagus efek pertahanan Sangat kuat, pemulihan kemampuan, penghalang efek serangan sihir, dan lainnya, Aciel mendecak kan lidah nya saat melihat harga poin experience dari set baju tempur itu dan menaruhnya di keranjang belanja toko terlebih dahulu.


Lalu mencari barang berguna lainnya, tentu saja sekarang ini dia lebih membutuhkan poin untuk meningkatkan mana nya yaitu MP lebih besar, karena batas milik nya sekarang adalah 100 dia ingin segera meningkatkan nya hingga ribuan atau ratusan jika bisa dalam sekejap.


Tapi itu tidak mungkin karena ramuan nya hanya satu botol kecil lebih mahal di banding kan dengan satu set pakaian Liliana yang ia pilih untuk nanti di keranjang belanja nya, dia menyadari bahwa sekarang dia adalah anak miskin.


"Jadi begini rasanya tercekik oleh uang..."


Aciel menganggukkan kepalanya membayangkan kakak nya alya yang berusaha mati matian mencari uang saat itu, dia bahkan tidak bisa membeli makanan kecil favoritnya karena tercekik oleh keadaan kami dan mementingkan biaya hidup aciel sendiri.

__ADS_1


"Hah ...."


Sekarang dia tidak mood lagi untuk mencari barang barang di layar toko dan mulai berencana untuk tidur, mari pikirkan besok saat kepalanya telah jernih, masa depannya tergantung pada hari ini, pemilihan nya untuk menjadi kuat.


...****************...


Saat pagi hari mereka segera menjual slime yang ditangkap kemarin, kenapa mereka tidak langsung menjual bangkai slime dan memilih untuk menyimpannya di tempat khusus di dalam penginapan?, karena saat malam hari guild sudah tutup dan slime adalah monster yang tidak berbau meskipun telah mati.


Jadi tidak masalah menyimpan nya sementara di tempat khusus yang di sediakan oleh penginapan, mereka membawa dua tas penuh berisi monster-monster itu, untungnya saja di dalam inventory milik Aciel sudah ada kartu identitas guild jadi dia perlu berbohong karena mengaku-ngaku sebagai Hunter karena alasan lupa ingatan.


Aciel sekali lagi bersyukur karena malaikat-nim telah mempersiapkan identitasnya di dunia ini, jika tidak bisa masalah nanti, Liliana juga mempunyai kartu Hunter meskipun itu bukan untuk menjadi pemburu monster yang aktif seperti Hunter biasanya, tapi di seluruh kerajaan diwajibkan mempunyai kartu identitas dari Hunter karena hampir semua orang bisa memiliki sihir dan menjadi petarung Meskipun tidak aktif tapi itu diperlukan untuk mengidentifikasi diri jika terjadi sesuatu.


Pemerintah disini cukup pintar, Meskipun tidak mempunyai kartu identitas penduduk yang dikeluarkan dari kerajaan langsung Mereka mewajibkan seluruh orang untuk mendaftar ke guild, jika sudah mencapai usia dewasa.


Jadi mereka menjual monster-monster itu dengan mudah lalu tanpa membeli barang apapun di sekitar pasar mereka langsung menuju ke hutan tempat mereka memasang perangkap tadinya menyarankan untuk pergi ke sana saat menjelang sore ke malam saja, soalnya di khawatir kan perangkap yang dipasang tidak mengenai satu pun slime.


Tapi Aciel meyakinkan Liliana bahwa perangkap nya berhasil, meskipun berkata dengan nada bercanda mengatakan bahwa instingnya bagus pada akhirnya Liliana percaya, dan menuju ke sana. padahal Liliana berencana untuk berkeliling pasar terlebih dahulu, jadi mungkin lain kali Liliana bisa mengajak aciel berjalan jalan di tempat yang ramai ini.


Karena di daerah sini lebih ramai dibandingkan dengan tempat tinggal mereka yang berhadapan langsung dengan hutan kematian, saat berjalan menuju hutan kembali dan menemukan perangkap yang penuh, Liliana berteriak riang dan Langsung menghitung pendapatan yang mungkin di dapat jika menjual nya.


Aciel bersemangat dalam hati nya dan dia jadi terfikir kan belum membeli apapun untuk meningkatkan kekuatan nya, saat tas ransel mereka kembali penuh dengan monster slime Liliana bertanya kepada nya.


"Aciel, apa kamu ingin berkeliling sebentar dan memburu beberapa monster lain di hutan?"


Aciel berfikir sejenak dan memutuskan untuk membeli peningkatan mana sekarang dan mencoba untuk melakukan summoner, dengan membeli ramuan peningkatan MP yang harganya selangit meskipun hanya menambahkan 100, dia bahkan bisa membayar ini dengan mencicil, membuat nya merasa sakit hati karena poin experience yang di kumpul kan semalam langsung terkuras bahkan dia masih berhutang.


"Tunggu Liliana aku ingin mencoba sesuatu..."


Liliana mengangguk kan kepala nya dan membalas.


"Mari beristirahat sejenak..."


Akhirnya mereka duduk bersama di bawah pohon rindang sambil memakan bekal dendeng yang di beli Liliana terlebih dahulu di penginapan, saat akan minum aciel mengeluarkan botol kaca dari dalam tas selempang nya mengeluarkan barang yang dia beli dari shop dan langsung meminumnya dengan sekali tegukan.

__ADS_1


Itu adalah pontion penambahan MP, aciel terdiam sejenak dan mencoba merasakan perasaan yang berbeda dari tubuhnya jika meminum itu, tapi dia tidak merasa kan apapun bahkan di layar status game nya tidak ada penambahan MP dan membuatnya semakin kesal, apakah ramuan itu penipuan!?


Tapi sebelum dia bisa marah tiba-tiba saja layar status nya bersinar dan merubah tulisan di MP nya.


...----------------...


Job : Summoner / Necomander Kelelahan : 10


Title : (Adik angkat sang dewi cahaya), (jiwa dari dunia lain mendapatkan berkah Tuhan yang maha kuasa)


HP : 100 Status : Jomblo


------------------ Tinggi : 187 cm


MP : 200 Berat : 75


_____________________________________________


Kekuatan : 70


Kecepatan : 50


Ketahanan : 42


Potensi : 100


Kecerdasan : 80


...----------------...


Rasa bahagia membuncah di dalam dadanya dia langsung mencoba buku panduan yang ada di dalam inventory menyamar kan nya keluar dari dalam tas selempang nya dan mencari panduan summoner, meskipun Liliana terlihat penasaran tapi dia tidak bertanya-tanya karena aciel pernah mencoba bertanya kepada nya tentang barang barang miliknya yang mengandung ilusi di mata orang orang.


Dan jawabannya mengejutkan seperti pedang nya yang bagus atau buku panduan ini, di mata Liliana dan orang lain ini terlihat seperti sampah dan barang rongsokan, apalagi saat di pegang oleh orang lain tidak akan bisa di pakai oleh nya selain Aciel.

__ADS_1


Tapi karena aciel sering menggunakan barang barang aneh itu Liliana berfikir mungkin benda benda rongsokan itu adalah kesayangan milik aciel, jadi dia tidak banyak bertanya lagi.


__ADS_2