Suamiku Aktor Terkenal

Suamiku Aktor Terkenal
kembalinya rio


__ADS_3

setelah menyelesaikan pekerjaannya berkeliling kota,riopun kembali kerumah,aku sangat senang dan sangat takut saat rio kembali,disisi lain aku senang suamiku sudah kembali,dan disisi lain lagi aku begitu takut jika rio tau kalau aku telah dinodai laki-laki lain,dia pasti akan meninggalkan diriku dan menceraikanku.


aku bingung dengan perasaan yang selalu menghantui jiwaku dan pikiranku ini,alasan apa yang akan aku berikan jika dia mengetahuinya,rio pasti menganggap aku ini wanita murahan,apa lagi dia tau ibuku pekerja malam.


***ting....tong ***


terdengar bunyi suara bel,lalu seseorang dibawah membukakan pintu.aku pun berlari menuju kebawah,rasanya sangat senang sekali melihat suamiku telah kembali


"mas,,,aku merindukanmu,"ucapku sambil memeluk dirinya itu


"aku juga sar,,bagaimana keadaanmu",tanya dirinya


"aku baik mas,"ucapku sambil tersenyum padanya


"syukurlah 'jika keadaanmu baik,oo,,,ya tadi didepan ada kurier yang mengantar amplop ini,"jawabnya sambil menunjukkan sebuah amplop berwarna coklat dihadapanku


"amplop apa itu,mas "tanyaku


"entahlah,aku kira punyamu atau orangtuaku "jawabnya sedikit bingung


"coba kau baca untuk siapa,mas "ucapku


"emmmm,,,ternyata ini untukku"jawabnya


"kau ini aneh,mungkin kau terlalu lelah'lebih baik kau istirahat dulu "ucapku menyuruhnya


"baiklah,"jawabnya


**kamipun melangkah menuju kamar,


"mas,apa kamu mau mandi dulu atau langsung istrahat "tanyaku


"sepertinya aku istrahat saja dulu,karena penerbangan membuatku begitu lelah ",jawabnya sambil membaringkan tubuhnya kekasur


"waaaaah,,,,,kamu enak banget ya mas 'bisa menaiki pesawat,"ujarku sedikit iri pada suamiku itu


"nnt aku ajak kamu pergi kebali,,,setelah aku dapat transferan dari atasanku "jawabnya dengan keadaan menutup mata


"apa kau serius,mas'klau begitu jangan bohong ya,mas "tanyaku dengan nada suara bahagia


ucapannya itu membuat aku sedikit melupakan kejadian saat itu,aku senang melihat rio kembali lagi,tapi aku bingung amplop itu berisi apa ya,apa itu tentang pekerjaan suamiku itu.


meski aku penasaran dengan isi amplop itu,aku tidak berani untuk membukanya,karena itu akan membuat rio menilai diriku begitu lancang,


akupun pergi meninggalkannya untuk memasak makanan agar setelah beristirahat dia dapat memakan makanan itu.


***beberapa saat kemudian***


setelah masakanku selesai,aku lalu membangunkan rio yang sedang tertidur pulas,saat itu kondisi rumah sangat sepi,karena mertuaku sedang pergi dalam rangka santunan kepanti asuhan sedangkan bibi iyem sedang berpulang kampung,


hanya ada satpam dan penjaga kebun,


aku lalu pergi keatas untuk membangunkan rio,


"mas,,,,mas 'bangun ",ucapku sambil menggoyangkan tubuh suamiku itu


"memang ini jam berapa ",tanya rio dengan mata masih terpejam

__ADS_1


"ayo,mas'ini sudah jam 5 sore,dari kau kembali kau belum sempat makan dan juga mandi ",ucapku sambil menarik lengan suamiku itu


"baiiiiiiik "jawabnya dengan nada suara masih mengantuk


"cepat aku sudah memasak makanan kesukaanmu itu,mas "ujarku menyuruhnya agar cepat bangun dari tempat tidur itu


"kau ini sar,mengganggu saja"jawabnya sambil menarik hidungku ini


"aw,,,,!,sakit tau mas,"ucapku sedikit manja terhadapnya


"sar,aku sudah mau banget nih,sudah hampir 2 minggu kita tidak melakukannya,terakhir pas kita malam pertama saja,bolehkan "tanyanya sambil menatap tubuhku ini


"gimana yahhhh,,,,,,!emmmm,,,,"ucapku


"ayolah sar,mumpung mamah dan papaku tidak ada dirumah,"ajaknya


"kamu ini mas,genit sekali ",ucapku sedikit malu akan sikapnya itu


"jadi kau menolak keinginanku ini,klau begitu biar aku yang duluan "jawabnya sambil menggendong tubuhku ini,"


akhirnya kami pun melakukan hubungan suami istri,


***keesok harinya ***


sinar mentari pagi menyinari mataku sehingga akupun terbangun dari tidurku ini,


saat ku menoleh kesamping aku melihat rio masih terbaring nyenyak dikasur,saat itu kondisi kami berdua tanpa busana,


karena sudah 2 minggu lamanya kami tidak bertemu,kamipun melampiaskan kerinduan kami diatas ranjang.


aku lalu menutupi tubuhku ini dengan handuk dan pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan diriku yang sudah dipenuhi keringatku ini.


"mas,,,,mas 'ayo bangun "ucapku sambil menggoyangkan tubuhnya itu


"apa sudah pagi,sar "jawab rio dalam keadaan mata tertutup


"iya,,,,!cepat kau mandi lalu kita sarapan,"ujarku sambil menarik lengannya itu


"baiklaaah,,,,"jawabnya dengan nada suara sedikit mengantuk


diapun lalu melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya itu yang telah banyak berkeringat karena pertempuran kami semalam,


"mas aku duluan ya kebawah,"ucapku


"ya sudah 'nanti aku menyusul setelah selesai mandi,satu lagi sar'tolong buatkanku susu coklat ya,"ucapnya menyuruhku


"baik mas"jawabku


seketika akupun bergegas turun kebawah untuk membuatkan sarapan serta segelas susu coklat untuknya,


tak lama aku menyelesaikan masakanku ini,riopun turun dari atas.dia lalu menghampiri ku yang sedang berada diruang makan,


"sini mas,,,,!aku sudah membuatkan roti bakar keju mozarela serta segelas susu coklat untukmu,"ucapku dengan tersenyum


"waaaah,,,,!kelihatannya enak,"jawabnya sambil menatap masakanku itu


"tentu saja mas,silahkan kau memakannya ",kataku sambil mendorong piring kearah dirinya yg sedang duduk didepanku itu

__ADS_1


"makacih sar,kamu memang istri yang berbakti"jawabnya sambil memegang telapak tanganku ini


"sudah tugasku,mas'melakukan hal seperti ini,"ucapku


kamipun sarapan bersama,tak lama kemudian mamah papahnya rio kembali pulang,


***ting,,,,tong***


terdengar suara bel berbunyi,


"sepertinya ada yang datang,"ucap rio


"biar aku saja yang membukakan pintunya,,,,mas' lanjutkan saja sarapannya "jawabku sambil berdiri dan bergegas melangkah kearah pintu depan.


"makacih sayang ",ucapnya


***setelah membuka pintu***


"mamah dan papah sudah pulang "tanyaku dengan senang


"gimana sar kabarmu,"ucap ibu mertuaku itu


"baik mah,,,,mamah dan papah sendiri bagaimana kabarnya,"tanyaku kepada mereka


"mama dan papah baik,,sar"jawab ibu mertuaku itu


"oo,,,ya'sar,dimana rio"tanya ayah mertuaku


"rio sedang sarapan,pah "jawabku


"waaah,,,apa dia bawakan sesuatu untuk mamah,sar"tanya ibu mertuaku sambil berjalan keruang makan


"tentu saja mah,rio mana mungkin tidak membawa oleh-oleh untuk kita "jawabku


***sesampai diruang makan***


"rio,,,mamah kangen bangat sama kamu "ucap mertuaku sambil memeluk rio


"mamah,,,aku juga merindukannya,"jawab rio


"kamu sehat,nak"tanya ayah mertuaku


"alhamdulillah pah,aku sangat sehat ",jawab rio memastikannya


"waaaah,,,,sepertinya enak sekali roti bakar ini,,"ujar mamah mertuaku


"ayo mah'pah,kita sarapan bersama "ajakku kepada mereka


kamipun lalu sarapan bersama-sama,sambil berbincang -bincang tentang pekerjaan rio selama ini


sebagai seorang aktor terkenal rio harus merelakan waktu bersama keluarga,demi kesuksesan bersama.


sebagai seorang istri akupun harus mengerti dan menerima pekerjaan suamiku itu .


karena aku yakin tidak mudah menjadi dirinya,rio pun harus menghabiskan waktu bersama sutradara dan kru-krunya,


hal itu tidak mudah bagi dirinya,terkadang jika pekerjaan yang diperankan oleh dirinya tidak menaiki raeting,dia pun merasa kecewa dan gagal,belum lagi dia mendapat teguran dari produsernya,

__ADS_1


dia pun harus menghadapi fans -fans diluar sana,ruangnya begitu sempit sehingga apa pun yang dia lakukan diluar rumah harus selalu berhati-hati karena setiap media selalu mengawasinya secara diam-diam.


***bersambung***


__ADS_2