
saat itu rio sedang melakukan syuting,dia tidak sengaja bertemu dengan laki -laki yang bersama sarah difoto,,,rio pun menghampiri pria itu,saat melihat rio pria itu bergegas pergi dari sana.
rio pun mengejarnya,,,dan dia pun akhirnya menangkap pria itu,,,rio yang masih penasaran dengan kejadian waktu itu langsung menanyakan pria itu.
"cepat kau katakan,,,kenapa saat itu kau bersama dengan isteriku"ucap rio sambil menggenggam kerah baju pria itu
"a,,,aku hanya disuruh saja,"jawab pria itu dengan gugup
"disuruh siapa "bentak rio padanya
"oleh vii,,,"ucapan pria itu pun terputus ketika melihat kedatangan viona yang sedang menghampiri rio
pria itu pun melepaskan tangan rio yang sedang menggenggam kerah bajunya itu
dia pun langsung berlari meninggalkan tempat itu,
rio yang sangat kesal belum mendengar semua penjelasan pria itu,,melampiaskan amarahnya kepada viona,,
"rio,,,apa yang kau lakukan dengan pria itu "tanya viona dengan heran
"kau selalu mengganggu diriku,"jawab rio dengan nada suara teriak
"kenapa kamu marah -marah,,,rio "ucap viona merasa kaget
"sudah kukatakan jangan pernah mengikutiku "jawab rio sangat kesal
rio pun langsung bergegas dari tempat itu dan meninggalkan viona sendiri disana.
melihat rio seperti itu viona pun menangis,,padahal mereka akan segera menikah,namun sikapnya begitu acuh terhadap dirinya.
***disisi lain **
aku bersama ibu terus mencari keberadaan pria yang telah menjebakku itu,kami pun mendatangi apartemen waktu itu.mencari informasi mengenainya
aku dan ibuku pun memasuki gedung itu dan bertanya kepada resepsionis itu,
"permisi,,,mba kami ingin bertanya "ucap ibuku sambil tersenyum
"mau tanya apa,bu "jawabnya dengan ramah
"mas yang dikamar 118 dilantai 8 apa masih tinggal disini "tanya ibuku
"ah,,,mas ilham,,,!,dia jarang sekali nginap diapertemennya itu,,hanya 2 minggu sekali dia kesana."jelas resepsionis itu
"aduh bagaimana yah,,,kami ingin sekali menemui dirinya,,,apa boleh kami meminta alamat rumahnya,,"ucap ibuku
aku yang disana hanya mendengarkan saja percakapan mereka berdua.
"maaf bu,,kami tidak dapat memberi informasi mengenai penghuni apartemen,,itu melanggar prioritas kami "jawab resepsionis itu menjelaskan
"tapi mba,,mas ilham itu belum membayar pesanannya kemarin,,kalau kami tidak meminta uangnya kami sangat rugi,,,masalahnya 200 juta,"ucap ibu membohongi resepsionis itu
__ADS_1
"aaaah,,,,sebanyak itu bu,,,!"jawabnya dengan kaget
aku yang mendengarnya saja tersenyum dengan perkataan ibuku itu,,,pintar sekali ibu berakting di depan resepsionis itu
"baiklah,,,biar aku cari alamatnya itu "ucap resepsionis itu sambil melihat komputernya itu
ibu dan akupun tersenyum karena kami telah berhasil mendapatkan alamat pria itu
setelah mencari alamatnya dikomputer resepsionis itu pun memberitahukan alamat itu kepada kami,
kami yang telah mendapat alamatnya pun langsung bergegas menuju alamat itu
***sesampai disana ***
kami pun tiba disebuah rumah yang cukup bagus,aku yang tidak sabar ingin mendengar penjelasan dari pria itu langsung terburu-buru
mengetuk pintunya itu,
seseorang membukakan pintunya,,,betapa terkejutnya diriku melihat sahabatku vio,tak kusangka vio tinggal ditempat itu,
vio yang takut melihat diriku langsung menutup pintunya,aku pun menghadang pintunya dengan tanganku ini agar tidak tertutup,aku penasaran dengan keberadaannya disana,,
karena alamat yang diberikan oleh resepsionis itu adalah alamat pria yang telah menjebak diriku,namun kenapa vio ada dirumah itu,apa yang dia lakukan saat ini,
"vio katakan padaku,,kalau kau tak terlibat dengan masalahku,,,katakan "ucapku sedikit kesal
"yah,,,aku yang telah merencanakan semua ini,"jawabnya
"karena aku sangat membenci dirimu,kau telah merebut orang yang paling dicintai oleh kakak itu,"jelas kepadaku
"maksud kamu apa,,,vi 'aku tidak mengerti,,,!"tanyaku dengan heran
"viona,,,dia adalah kakakku,,,dia sangat mencintai rio,,sebelum rio dijodohkan olehmu kakakku sangat dekat dengannya,,,namun kau telah hadir diantara mereka berdua,,,maka dari itu hubungan mereka menjadi renggang,,,itu membuat kakakku prustasi,,,bahkan dia ingin bunuh diri "jelas kepadaku
"tapi apa yang kau lakukan ada hal yang sangat buruk,,,kau membuat hubungan sahabatmu berantakan "ucap ibuku dengan kesal
"aku tidak perduli asal kakakku bahagia apa pun akan aku lakukan meski harus mengorbankan kebahagian sahabatku sendiri "jawabnya kepadaku
"dasar perempuan bodoh,,cinta itu tidak dapat dipaksakan,,,jika rio mengetahui hal ini maka kakakmu pun akan dibenci olehnya,"ucap ibuku sambil menampar wajah vio
"maafkan aku sar,,aku telah menghianati persahabatan kita,,,aku tidak bisa melihat kakakku seperti itu,,karena selama ini dialah yang merawat diriku dari kecil,,,"jelasnya kepadaku
vio pun lalu menutup pintu rumahnya itu,
setelah mendengar alasan yang diberikan oleh dirinya,aku dan ibuku pun pergi dari tempat itu,aku tidak ingin luka hatiku menjadi lebih parah dari sebelumnya,,
apa lagi yang telah menjebak diriku adalah sahabatku sendiri,rasanya aku tak percaya jika vio adalah pelaku dari masalah yang kualami,
padahal selama ini dia adalah sahabatku yang selalu mendukung diriku disaat aku sedang terpuruk,,
dia malah menjadi orang yang menusuk diriku dari belakang.
__ADS_1
***disisi lain **
merasa sangat risih dengan kehadiran viona saat pengambilan foto untuk iklan rio pun menjadi sangat marah,dia lalu menarik lengan
viona dan membawa dirinya ke suatu tempat yang sangat sepi,
"sudah kukatakan meski kita akan menikah,bukan berarti kau harus terus bersamaku "teriak rio dengan kesal
"aku ini adalah tunanganmu sudah sewajarnya aku bersama dirimu "jawab viona sambil menangis
dari kejauhan vio yang sedang berada di ruangan itu pun melihat kakaknya sedang bertengkar,vio menjadi sangat kesal dengan rio,
dia pun melampiaskan kekesalannya itu dengan berniat menculik sarah,
***
aku yang sangat terpukul dengan terungkapnya pelaku yang sudah menjebak diriku dalam kehancuran,,mencoba untuk melupakan semua itu,
dengan merelakan rio menjadi suami dari viona,agar sahabatku merasa bahagia Melihat kakaknya menikah dengan orang yang sangat dicintai oleh kakaknya itu.
saat berada didalam kamar vio menghubungi diriku untuk bertemu dengan dirinya di suatu tempat,aku pun menyetujui ajakannya itu.
"sarah,,aku ingin bertemu dengan dirimu "ucap vio
"baiklah aku akan menemuimu "jawabku kepadanya
entah apa yang akan direncanakan oleh vio ketika kami bertemu,,apa dirinya akan mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada diriku dan juga rio,
aku yang telah dihubungi oleh dirinya,,langsung bergegas pergi menuju tempat pertemuan kami,
***
saat disana vio sudah menunggu kedatanganku ini,
"akhirnya kau datang juga sar,"ucap vio
"ada apa kau ingin bertemu dengan aku,"tanyaku dengan wajah heran
"sebelum kita berbicara minumlah dulu,,karena sudah lama kita tidak bertemu "ajakan dirinya kepadaku
karena tidak ingin ditipu untuk kedua kalinya aku pun tidak meminum minuman itu,
"apa kau takut minuman itu aku berikan sesuatu,"tanyanya
"a,,,,aku tidak takut,,aku hanya tidak ingin meminumnya,"jawabku mengalihkan ketakutanku ini
"biar aku yang meminum minumanmu itu,,dan kau minumlah punyaku ini "suruhnya kepadaku
mendengar ucapannya itu akupun mempercayai dan meminum minuman yang vio punya,,
setelah meminumnya ada yang aneh dengan rasanya itu,sepertinya aku telah tertipu oleh vio,,kepala rasanya sangat sakit dan pandanganku perlahan -lahan hilang,,,dan akupun tidak sadarkan diri
__ADS_1
***bersambung ***