Suamiku Aktor Terkenal

Suamiku Aktor Terkenal
perceraian


__ADS_3

surat perceraianku dengan rio telah ku terima dan kutanda tangani.pengadilan pun telah memutuskan aku dan rio resmi bercerai.meski perceraian ini membuat perasaaanku hancur aku harus tetap bertahan demi putriku


biarlah kami berpisah demi kebaikan kami berdua,aku yang sudah resmi bercerai dengannya memutuskan untuk pergi dari kota bandung dan kembali ke jakarta untuk bertemu dengan nenek serta kakekku.


akupun lalu bergegas pergi menuju rumah kakek dan nenekku itu bersama putri kecilku yang telah kuberi nama carista gunawan.


sesampainya aku pun mengetuk pintu dan seseorang pun membukakan pintunya itu.


"assalamualaikum "ucapku memberikan salam


"walaikumsalam "jawab ibuku


"ibu aku merindukanmu,"ucapku sambil memeluk ibuku itu


"sarah akhirnya kau kembali,"jawabnya dengan membalas pelukanku itu


"dimana nenek dan kakek ,,,bu?"tanyaku tentang keberadaan mereka


"putri siapa ini,sar,,,,?"ucap ibuku dengan heran


"ini cucumu,,,bu,,,,!"jawab aku sambil mengangkat anakku dari dorongan bayi itu


"waaaah,,,,,cantik sekali dia 'sar"ucap ibu sambil mencium bayiku ini


"tentu saja,,,bu"jawabku


"masuklah sar,,ibu akan beri tau kemana nenek dan kakek pergi,,,"suruh ibuku


akupun lalu melangkahkan kaki untuk masuk kedalam rumah dengan menggendong putri kecilku ini,dan akupun lalu duduk disofa ruang tamu.


ibu lalu menyediakan minuman untuk diriku yang sedang haus ini.


"minumlah,,sar'kau pasti haus sekali,"ujarnya menyuruh diriku


"baiklah,,,bu"jawabku sambil meneguk segelas air putih itu


bayi ku pun digendong oleh ibuku ini,sepertinya ibu sangat senang sekali melihat cucunya itu.dia pun telah banyak berubah,


akupun lalu menanyakan keberadaan nenek dan kakek,


"kemana mereka,,,bu"tanyaku dengan penasaran


"mereka berdua telah meninggal,,sar'"jawab ibuku sambil menangis

__ADS_1


"a,,,,,,apa,bu'kapan,,,dan kenapa,bu "tanyaku sambil menangis


"saat mereka mendengar kau digosipkan selingkuh,nenek dan kakek melihat fotomu tanpa busana di berita,sar "ucapnya menjelaskan


"ya ampun,,ini semua salah diriku 'harusnya aku saat itu kesini dan menjelaskan semuanya pada kalian,"jawabku sambil menangis tersedu-sedu


"sudah sar,,,ikhlaskan mereka 'agar mereka tenang dialam sana,"ujar ibuku sambil mengelus pundakku ini


"ini semua salahku,bu"ucapku sambil menangis terus menerus


setelah mendengar berita itu akupun pergi kemakam mereka berdua bersama ibu serta putri kecilku ini


disana aku memperkenalkan putriku pada mereka berdua,,,


aku lega sudah berkunjung ke makam mereka dan memperkenalkan anakku ini,setelah mendoakan mereka aku dan ibuku bergegas pulang kerumah,saat perjalanan kami bertemu dengan rio,


"sarah,,,,"ucap rio memanggil diriku dari kejauhan


"kamu,,,,mas "jawabku sambil menghampiri dirinya


"apa kabar,,,bu"ujar rio memberikan salam kepada ibuku


"baik nak rio,,,,"jawab ibuku sambil menggendong putri itu


"ini adalah anak,,,,,m"jawab ibuku


akupun langsung menutup mulut ibuku agar dirinya tidak memberi taukan tentang putriku kepada rio,karena aku takut rio membawa putriku ini.


rio pun menjadi heran dengan sikapku terhadap ibuku itu,aku dan ibuku pun langsung terburu-buru pergi dari sana.namun rio menarik lenganku ini


"sar,,,sebelum terlambat aku ingin mendengar apa yang telah terjadi saat itu."tanya dirinya


"sudahlah,,,mas 'semua telah berakhir,"jawabku sambil melepaskan tangannya itu


"aku tidak ingin menyesali keputusanku ini,,maka kumohon untuk menjelaskan kejadian saat itu,"tegas dirinya kepadaku


"sudah kukatakan,,,semua telah berakhir,,,jadi aku tidak ingin membahas masa lalu kita.,"jelasku


akupun dan ibu lalu melangkahkan kaki untuk segera pergi dari tempat itu,aku tidak ingin rio menjadi curiga tentang putriku ini,


***sesampai dirumah ***


"sarah kenapa,,,kau tidak memberi tau kepada rio bahwa putrimu ini adalah anaknya."tanya ibuku memastikan

__ADS_1


"aku tidak ingin rio mengetahui kalau carista ini adalah putrinya,,karena aku sangat takut bila dia membawa carista pergi dari diriku,"jawabku menjelaskan


"ibu heran denganmu,,,kenapa tidak kau jelaskan saja mengenai kejadian waktu itu,,,jika dirimu tidak bersalah,"ucap ibuku


"percuma,,,bu'pasti rio dan orang tuanya pun tidak akan percaya,,,lagi pula kami sudah bercerai buat apa menjelaskan semua itu,"jawabku sedikit sedih


"tidak ada yang percuma sar,,,penjelasanmu itu akan menjadi jawaban tentang status putrimu ini,,memang kau ingin jika dia besar tidak memiliki status ayahnya itu."jelas ibuku


"aku mengerti,,,bu'tapi semua itu harus ada buktinya,,,sedangkan aku tidak pernah bertemu dengan laki -laki yang telah menjebak diriku


"kau harus mencari pria itu,,,apa kau masih mengingat wajahnya itu "jawabku ibuku sambil bertanya


"aku masih sangat mengingatnya "jawabku


"kalau begitu besok kita cari bersama "ucap ibuku


"baiklah bu,,ya sudah aku ingin tidur dulu,karena sudah larut malam 'ibu juga harus tidur "jawabku sambil menyuruh ibu


"ya sudah,,,selamat malam,,,"jawab ibu sambil mencium keningku dan putriku


akhirnya kami pun pergi tidur,,,


***keesokan harinya ***


mentari pagi menyinari ruang kamar tidurku hingga aku terbangun,,saat aku melihat kearah sampingku carista sudah tiada,,,aku pun sangat terkejut melihat putriku tak ada dikamar,,,aku lalu berlari keluar kamar mencari putriku itu,ternyata carista digendong oleh ibuku,yang saat ini berada diruang tamu,


akupun sangat lega melihat dia bersama ibu,,aku takut sekali kehilangan putriku itu,,,karena hanya dialah satu -satunya yang tersisa dari cinta kami berdua.


dia adalah sebuah anugerah yang diberikan oleh sang pencipta untuk diriku,,,dia juga yang membuat aku tegar menghadapi semua masalah ini.


***


"rupanya kau sudah bangun "ucap ibuku itu


"aku kaget saat melihat carista sudah tidak ada dikamar,,,bu"jawabku menjelaskan


"hahaha,,,,,kau ini'habis tadi dia menangis dan kaupun masih tertidur,,,maka itu ibu langsung mengendongnya keluar "ucap ibuku


"ibu membuatku sangat takut "jawabku sedikit lega


kami pun lalu bersarapan bersama


***bersambung ***

__ADS_1


__ADS_2