
kondisi viona saat ini sangat memperhatinkan,,,sehingga dia mengalami koma,dokter berkata kalau pelurunya masih di dalam tubuh viona,,,jika peluru itu diambil maka viona tidak dapat tertolong begitu juga jika tidak diambil,,
kondisi ini begitu sulit untuk dirinya,karena viona berada diposisi tersulit antara hidup dan mati,mendengar ucapan dokter rio pun sangat merasa bersalah jika saja rio tidak melibatkan kepolisian semua ini tidak akan terjadi.
sarah yang merasa kalau viona benar -benar begitu mencintai rio dia pun meminta rio untuk menikahi viona,agar keinginannya selama ini terwujud.
rio pun awalnya menolak keinginan sarah,namun sarah terus menerus meyakinkan rio bahwa dengan mewujudkan keinginan viona itu akan membuat viona akan merasa bahagia,meski nantinya dirinya akan meninggal,
setelah memikirkan ucapan sarah akhirnya rio menyetujui keinginan sarah,merekapun meminta izin kepada pihak rumah sakit untuk mengadakan pernikahan disana,meski viona dalam kondisi koma,
akhirnya pihak rumah sakit pun menyetujui permintaan rio dan sarah,tidak hanya itu saja rio dan sarah pun meminta izin kepada kepolisian untuk membawa vio datang kerumah sakit ,untuk menyaksikan ijab kobul kakaknya itu ,
dan rio pun menelepon pak penghulu untuk menikahkan mereka ,
semua orang yang dibutuhkan telah hadir kecuali orang tua rio ,karena mereka sedang berada diaustralia ,
rio pun mengucapkan ijab kobul didepan orang -orang yang telah diundangnya,termaksud para dokter dan perawat ,
"saya terima nikahnya viona binti asparudin dengan mas kawin cincin emas dibayar tunai "ucap rio dengan lancar
"sah,,,,!"tanya pak penghulu
"sah,,,!!!!"jawab serentak orang yang berada disana termaksud sarah
"sekarang kalian sudah resmi menjadi suami istri ,,"ucap pak penghulu
viona yang tidak berdaya pun tiba -tiba meneteskan air mati dipipinya itu ,aku yang menyaksikan pernikahan rio dengannya begitu bahagia meski sedikit hatiku merasa sakit tapi ini adalah hal yang terbaik untuk viona saat ini ,
vio yang menyaksikan pernikahan kakaknya pun menangis terus menerus
"maafkan aku ka,,,kalau saja aku mendengarkan ucapanmu semua ini tidak akan terjadi ,,aku sangat menyayangimu ka ,,aku harap kau cepat sadar ,"jelas vio sambil menangis dan memeluk viona
setelah ijab kobul selesai viopun ditahan kembali oleh polisi,,,mereka pun pergi dari rumah sakit ,,,aku bersama rio masih menemani viona yang masih koma ,,
"makasih mas,kamu telah mengabulkan keinginan yang selama ini viona impikan ,,"ucapku sambil menggenggam tangan rio
"ini semua aku lakukan untuk dirimu dan untuk berterima kasih kepada viona yang telah membantuku bertemu denganmu kembali ,"jelas rio
"aku senang mendengarnya mas ,,,!pabila viona tidak selamat setidaknya kita telah membuat dirinya bahagia ,"ucapku sambil tersenyum
__ADS_1
"kau benar ,,,!sudah lama dia memperjuangkan diriku menjadi miliknya ,,namun tidak pernah tercapai "jawab rio menjelaskan
saat kami berbicara salah satu perawat berlari melewati kami yang sedang duduk didepan ruangan viona,perawat itu terus menerus memanggil dokter untuk keruangan viona berada.
aku dan rio sangat khawatir dengan keadaan viona saat ini,,kami takut terjadi sesuatu dengannya,,
"dokter,,,cepat kemari'pasien jantungnya tidak berdetak,,"ucap perawat itu
"cepat kau ambil peralatannya,,"perintah dokter
perawat itu pun menutup hordeng ruangan itu agar kami tidak melihatnya,,
tak lama kemudian dokter pun keluar dari ruangan itu,,dia mengatakan kepada kami kalau viona ingin bertemu dengan kami,,
kami begitu heran kenapa viona dalam kondisi seperti itu ingin bertemu dengan kami apa yang ingin dikatakan oleh viona,,,kami pun memasuki ruangannya itu
"vi,,,ada apa kau ingin berbicara dengan kami,"tanya rio sambil menggenggam tangan viona
aku sempat cemburu melihat rio menggenggam tangan viona,,rasanya begitu sakit hatiku ini,mereka memang seharusnya seperti itu,karena viona saat ini adalah istri dari rio sedangkan aku hanya mantan istrinya
"rio,,,sarah,,,!terimakasih atas apa yang kalian lakukan,,,aku mohon kepadamu sarah untuk membebaskan adikku vio,,dan kepadamu rio terimakasih sudah ingin menjadi suamiku,,mungkin ini adalah terakhir kalinya aku bicara kepada kalian,,karena aku sudah tidak kuat,,,satu hal lagi aku mohon kepada kalian untuk bersatu kembali,,tolong kalian kabulkan permintaanku yang terakhir kali,"jelasnya dengan nada suara lemas
saat mengungkapkan semua isi perasaannya itu, viona pun telah meninggal,,aku dan rio sangat terpukul ketika viona telah meninggal,,
"kakakkkkkkk,,,,kenapa kau tinggalkan aku sendiri,,,aku membutuhkanmu disampingku,"ucap vio sambil menangisi kepergian kakaknya itu
"sudahlah vio,,ikhlaskan kakakmu agar dia tenang dialamnya,,"ucapku
vio terus menerus menangisi kepergian viona,,setelah pemakaman selesai vio pun segera dibawa kembali oleh polisi,
rasanya memang begitu sangat sakit ketika kita kehilangan seseorang yang sangat sayangi,,namun kita juga harus mengikhlaskan kepergiannya,,karena itu akan membuat mudah perjalanan mereka diakhirat.
aku dan rio pun kembali untuk pulang kerumah,,rio yang tidak suka melihatku pulang sendiri dia pun mengantarkan aku pulang kerumahku,
***setelah sampai dirumah ***
"makasih mas,sudah mengantarkan aku,"ucapku
"kamu hati -hati ya'sar,"jawab rio sambil membelai rambutku ini
__ADS_1
"iya,,,mas'kamu juga,"jawabku sambil tersenyum kepadanya
rio pun bergegas kembali pulang kerumah,,saat memasuki mobil yang dikendarainya ibuku dengan membawa carista datang menghampiri kami berdua.
rio yang melihatnya begitu sangat bahagia dan dia pun lalu memohon kepada ibuku untuk menggendong putrinya itu.
"ibu,,,boleh aku menggendongnya,,!"ucapnya sambil mengulurkan tangannya itu
"sar,,,bagaimana,,,?"tanya ibu kepadaku
aku pun menganggukkan kepalaku menyetujui keinginan rio untuk menggendong putrinya itu,,dan akhirnya pun carista putri kecilku digendong oleh ayahnya,
Aku dan ibuku yang melihat kebersamaan mereka begitu sangat bahagia,aku melihat kalau rio sangat menyayangi putrinya itu.
"sar,apa kalian sudah baikan,,,?"tanya ibuku dengan heran
"ya bu,,,"jelasku singkat
"bagaimana bisa,,sar"tanya ibuku penasaran
"ceritanya panjang,,,nanti akan aku ceritakan "jelasku kepada ibuku
rio yang asyik menggendong putrinya itu tidak memperdulikan aku serta ibuku yang sedang mengobrol,sepertinya dia begitu menyukai anaknya itu,,sehingga dia pun lupa untuk pulang kerumahnya itu.
"mas,,,sebaiknya kau pulang 'karena sudah malam,"ujarku menyuruhnya
"sebentar lagi sar,,!aku masih ingin bersama putriku ini,"jawabnya tidak memperdulikan suruhanku itu
"tapi mas,,,kasihan carista harus tidur,,,besok kau bisa kembali untuk menemuinya lagi,"jelasku kepadanya
"benar kata sarah,,putrimu harus tidur karena sudah malam,"ucap ibu sambil mengambil carista darinya
rio sedikit kecewa karena harus berpisah dengan putrinya itu,karena selama ini dia belum pernah menggendong putrinya itu karena perpisahan kami,
"kalau begitu aku pulang sar,,,besok janji ya aku diizinkan bertemu putri kecilku itu "ujar rio memastikannya
"tentu mas,,,kamu hati -hati dijalan "jawabku sambil memegang tangannya itu
"baiklah,,,aku pulang,"jawabnya dengan singkat
__ADS_1
rio pun bergegas pulang kerumahnya,,aku pun masuk kedalam rumah,
***bersambung ***